NovelToon NovelToon
Kepentok Perawat Magang

Kepentok Perawat Magang

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Balas Dendam / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:3.3k
Nilai: 5
Nama Author: CovieVy

Teddy Briand Wijaya, adalah pria yang setia. Mencintai 1 wanita semenjak SMA, sampai di usia 34 tahun kenyataan yang membentur dan hampir tidak bisa dipercaya wanita bernama Zarisha Allova, memilih pria lain.

Teddy sempat hancur, pekerjaan tidak fokus, dan memilih berdiri di pinggir dermaga mencoba menenangkan hati.

Ternyata di dermaga, malah menemukan gadis yang sedang menangis sejadi-jadinya. Gara-gara tugas dari konsulernya di rumah sakit jiwa tempat dia magang, ga pernah benar.

"Aku mau bunuh diri!" Teriak gadis Aira Permata Salmi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon CovieVy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

16. Lova bukan Aira

Teddy dan Aira telah berada di sebuah restoran fine dining yang tenang. Suasana mewah itu mendadak bising oleh pekikan cempreng Aira yang asyik mengoceh karena perutnya sudah keroncongan.

"Tau nggak, Om. Sebenarnya malam ini Om Jovan menghukumku. Aku tak boleh makan malam ini. Padahal, perutku udah kelaparan banget. Untung saja Om membawaku kabur dari rumah itu," celotehnya menikmati stik yang dipesankan untuknya.

Teddy hanya menyembunyikan senyum di balik cangkir kopi. 'Seandainya saja, 'dia' yang mengatakan ini semua. Pasti semua akan berbeda,' batinnya terdistorsi pada gadis berpakaian putih abu-abu, yang kali ini terasa semakin mirip dengannya. Hanya saja, karakter mereka berbeda 180 derajat.

Sedang asik menikmati makan malam, ponsel Aira bergetar. Sebuah pesan WhatsApp datang dari Mas Beni.

[ Aira, kamu di mana? Jangan bohong ya, aku tak percaya kamu bisa dapet pacar baru secepat ini. Katakan padaku, kamu hanya lagi manas-manasin aku kan? ]

Aira mendengus jengah, memperlihatkan pesan itu pada Teddy. "Om, si ulat keketnya nge-WA nih. Masih belagu aja dia. Tumben-tumbenan dia ngirim chat duluan. Selama ini, dia ngapain aja? Tau-taunya udah nikah aja," cibir Aira dengan muka masam.

Teddy melirik ponsel itu, lalu menatap Aira datar. "Ambil foto kita berdua. Kirimkan ke dia."

"Hah? Serius, Om?" Mata Aira berbinar. Dengan semangat membara, ia membuka fitur kamera.

Teddy tiba-tiba menggeser duduknya menjadi sangat dekat. Tanpa ragu, tangan kokohnya bergerak merangkul pundak Aira posesif, menarik tubuh gadis itu bersandar di dadanya. Teddy bahkan memberikan senyum yang menawan ke arah kamera, sementara Aira berpose ceria dengan dua jari.

Cekret!

Aira langsung mengirimkan foto estetik penuh kemesraan itu ke kontak Beni, lengkap dengan pesan singkat:

[ Ini, Mas. Lagi nikmati malam berdua. Btw, aku lagi diajak makan malam romantis nih, Mas. Kamu mana pernah mengajakku? Alasannya pengen hemat mulu 😒🤪 ]

[ Kelonin aja istrimu gih! Nanti aku dibilang pelakor lagi? Keluar aja cerita novel online karya istrimu berjudul : Suamiku Selingkuh dengan Pacar Lamanya ]

[ 🤪 ]

Hanya butuh waktu beberapa detik sampai status WhatsApp Beni berubah menjadi Typing... dengan sangat cepat.

[ Aira! ]

[ Aku hanya kasihan sama kamu! ]

[ Masalah istriku, aku hanya terpaksa menikah dengannya. Dia sengaja menjebakku, hingga memaksa aku menikah dengannya ]

Membaca pesan dari Mas Beni, sungguh berbeda dengan foto yang dikirimkan. Wajah pria itu terlihat sangat bahagia saat duduk di atas pelaminan berdua.

Melihat raut wajah Aira tiba-tiba berubah, Teddy langsung menarik ponsel Aira.

"Kamu baper? Kalau masih baper, artinya masih ngarep," sindir Teddy melempar ponsel itu sampai mengeluarkan suara yang cukup keras.

"Aaaahh, hape baru aku!" jerit Aira mendengus mengusap benda itu bagai sesuatu yang disayang.

"Kalau rusak, nanti aku ganti dengan yang lebih canggih kalau ada," guman Teddy enteng. "Sekarang, lebih baik kamu blokir aja. Dari pada malah bener-bener jadi pelakor," guaman Teddy dingin, ternyata dia membaca isi pesan yang ditulis Aira.

. . .

​Setelah puas menikmati malam bersama, Teddy mengantarkan Aira pulang. Sepanjang jalan, bibir Teddy tak henti mengulas senyuman tipis, membayangkan gadis di sampingnya adalah 'dia' di masa lalu. Namun, karena pikirannya yang terlalu terdistorsi, mobil sedan mewah itu tiba-tiba berhenti tepat di depan sebuah rumah yang sama sekali tidak Aira kenal.

​"Kita sudah sampai. Kamu tidur yang nyenyak, mimpi yang indah," ucap Teddy lembut.

​Aira tampak bingung melihat ke kiri dan ke kanan. Tidak terlihat sama sekali pagar rumah Om Jovan yang familier di matanya.

​"Om, ini di mana? Rumah Om, kah?" tanya Aira bingung.

​Teddy tersentak. Kesadarannya seperti ditarik paksa. Ia baru menyadari bahwa tanpa sadar, alam bawah sadarnya telah membawa Aira ke depan rumah seseorang dari masa lalu yang tak bisa lagi ia gapai. Seketika Teddy membeku dan tersenyum kikuk. Ia mengembuskan napas panjang untuk menutupi kegugupannya.

​"Eh, maaf..." ucapnya seraya kembali menarik tuas persneling, melajukan kembali kendaraan itu menuju alamat rumah Om Jovan yang sebenarnya.

​Setelah sampai di tujuan yang asli, seperti biasa Aira bersiap untuk keluar. Ia melepas sabuk pengaman, lalu membalikkan badan menatap Teddy dari samping. Di bawah temaram lampu jalanan malam dan keheningan di dalam kabin mobil, dada Aira tiba-tiba bergemuruh hebat oleh rasa yang tak terbendung. Pertolongan Teddy di depan pamannya, kelembutannya malam ini, hingga rangkulan hangat saat berfoto tadi benar-benar mengikis pembatas di hatinya.

​"Om Teddy..." ucap Aira dengan suara yang sedikit bergetar halus. "Makasih banyak ya buat malam ini. Om udah dengerin semua ocehanku, belain aku di depan Om Jovan, bahkan sampai ikut drama foto untuk dikirim ke Mas Beni."

​Teddy mematikan mesin mobil, lalu membalas tatapan Aira.

​"Kenapa Om bisa baik banget sama aku?" tanya Aira lirih. Sepasang mata bulatnya yang jernih menatap Teddy penuh binar harap.

​Teddy tertegun. Mendengar pertanyaan tulus itu, sepasang mata elangnya perlahan melembut. Ia mengulurkaN tangan kokohnya, menyentuh puncak kepala Aira dengan gerakan yang teramat pelan dan penuh kelembutan.

​Namun, di bawah temaram lampu kabin yang redup, pandangan Teddy mendadak kosong. Wajah Aira di hadapannya seakan tumpang tindih dengan visualisasi wanita lain di kepalanya. Rasa rindu, keinginan untuk memiliki, dan penyesalan yang amat panjang yang ia pendam belasan tahun, runtuh begitu saja malam ini.

​"Karena aku mencintaimu... Lova," bisik Teddy teramat lirih. Matanya menatap Aira, tetapi jiwanya sepenuhnya terkunci pada gadis di masa lalunya.

Deg.

Senyum di bibir Aira membeku seketika.

Kata-kata ceria yang sudah siap meluncur dari tenggorokannya mendadak tersendat di balik tenggorokan. Seketika ia sadar, siapa pemilik nama yang disebut oleh Teddy tadi.

'Bu Lova, istri Dokter Arnold.'

Pria di hadapannya ini benar-benar dengan jelas menyebut nama itu. Bukan namanya.

Aira perlahan mundur, menepis tangan Teddy dari kepalanya dengan sentakan kasar. Dadanya terasa sesak oleh rasa kecewa yang luar biasa hancur.

​Teddy tersentak, kesadarannya kembali pulih seketika saat melihat perubahan drastis pada wajah gadis di depannya. "A-aku—"

​"Kenapa, Om?!" potong Aira, suaranya meninggi dengan air mata yang mulai mengenang di sudut mata. "Kenapa dengan Bu Lova? Om masih memikirkannya? Bukankah Om sendiri yang menyuruhku melupakan orang yang telah menjadi milik orang lain? Tapi nyatanya Om sendiri...?!"

Dengan cepat dan emosi yang membubung, Aira membuka pintu mobil itu dengan kasar. Ia melompat Turun dan segera berlari masuk ke halaman.

Namun, dengan gerakan cepat Teddy ikut turun dari mobil, mengejar dan berhasil menahan pergelangan tangan Aira di dekat pagar. "Dengarkan aku dulu, Aira! Ini tidak seperti apa yang kamu duga!"

​Aira menarik tangannya dengan sentakan keras hingga terlepas. "Lepas! Nggak ada lagi yang perlu dijelaskan! Di antara kita ini sebenarnya memang tak memiliki hubungan apa-apa. Om boleh pergi dan jangan pernah temui aku lagi! Terima kasih untuk semuanya . . ."

Aira memutar badan dan air matanya terjatuh begitu saja. 'Apa yang kamu pikirkan Aira? Kamu mengharapkannya? Tapi, dalam hati dan pikirannya masih dipenuhi oleh nama lain, bukan namamu,' batinnya sembari terus melangkah masuk ke dalam rumah itu.

Teddy menyugar rambutnya penuh emosi menatap punggung Aira yang makin menjauh.

*Bersambung*

1
sryharty
juragan sawit boosss
sepadan lah juragan dan boss besar besanan,,si Jovan dan keluarga nya bakalan kebakaran jenggot
Anbu Hasna
ngakak bgt baca Jovan menderita. ceritain ke anak istrimu, Van. biar mereka juga ikut menderita karena iri 🤣🤣
sryharty
berasa lg cosplay jadi suami siaga ya pak bujang lapuk,,
sryharty
🤭semangat Ra,,
kerjain sekalian si bujang lapuk,,biar kamu puasss🤭🤭🤭
SoVay: spt kata emaknya ya kak, terserah mau diapain😭🤣
total 1 replies
sryharty
jiaaah pak bujang lapuk pocecif amat
SoVay: aku gak mau makin lapuk 😭
total 1 replies
Dewi kunti
heleeeeehhh dah posesif aj nich bujang lapuk😂😂😂😂😂😂
SoVay: sssstt, nanti dibaca anak nakal itu 🤣🤣 bisa nyebur ke kolam yg dikelilingin sawit 🤣
total 3 replies
sryharty
awas Aira hati2 kamu mau di manfaatkan sama si weri
jiaaah ada yg pengen jadi mokondo ternyata,,wes mending sama om2 bujang lapuk Aya Ra
pasti nanti kamu di ratukan sama bujang lapuk dan orang tuanya
SoVay: mokondo di balik profesi 😚
total 1 replies
sryharty
udah kamu diam saja ted,,biarkan sang nyonya yg ambil alih buat meluluh kan sang calon mantu,,kamu diem dan banyak berdoa saja biar jalan nya lancar
SoVay: /Facepalm/ gimana ya kak 🤣 tapi emang cuma bisa diem aja utk saat ini
total 1 replies
sryharty
jangan luluh dulu Aira
bikin ted2 merana dulu 😁
sryharty
calon mantu mu emang unik buk
sryharty
bagus cerita nya
SoVay: terima kasih kak, udah bantu kasih rate
total 1 replies
sryharty
mantaaapppp
calon mertua langsung gercep ga tuh
SoVay: harus, yg pnting ditangkap dulu 😭
total 1 replies
Anbu Hasna
emaknya Teddy lebih peka 🤣🤣
Anbu Hasna: bener tuh... Lova aja dah anak 2🤣🤣
total 2 replies
sryharty
jodoh mah ga kemana
SoVay: makasi ya kak, udah pantengin jodoh ciptaan aku utk bulan ini 🤣 kalau masih ada vote, boleh bagi ke sini ya. kasian bgt mereka masih 0 🙈
total 1 replies
Enisensi klara
Kayaknya seru nih ,aku mampir kk salam kenal
SoVay: yuk kak, lanjutkan kak 😚
total 1 replies
Dewi kunti
emang enak 😂😂😂😂😂 sokoooooooorrrr jd disuruh bersih2 biar gak cm bisa usiiiiiillll
Dewi kunti: tadi ad kriting pa daun ya😂🙈🙈🙈🙈🙈
total 2 replies
Anbu Hasna
SEMANGAT💪💪
SoVay: makasi ya kak ❤️
total 1 replies
Anbu Hasna
menangkan Teddy dong, Thor...
inikah novel tentang dia. biar Aira makin klepek2 dan nahan Teddy dekat dia. jadi sama-sama move on😍😍
SoVay: wkwkwkw..tunggu ya kak, benar syekali. ini bukan cerita Arnold lg, ini dia yg jd fokus cerita kita
total 2 replies
Eva Karmita
yaelaaahhhh Ted....!!
Yakin kamu bisa ngalahin Arnold si dokter gemulai, jadi deg"an aku 🤣🤣🤣 memangnya kamu ngerti di bidang kejiwaan 🥺 awas entar salah revisi habislah Aira di marahi lagi 🤣🤣
Eva Karmita: ya tapi sepil tipis" juga keseruan pak dokter mengurus anak"nya ya ...
total 2 replies
ari sachio
taddy....km ak menyesali perbuatan km dulu klo km tau klo ank pertama lova keguguran akibat sedikit bykny terpengaruh olh sikap km dulu.jd baikny jgn byk berkicau kaya burung merak.brisikkk!🤭
ari sachio: 🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭
total 4 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!