Fb : Wulandari
Ig : mommy_mikayla
Squel Terpaksa Menjadi yang ke 2.
#Bijaklah dalam membaca.
Ini kisah dari KEYRA ANDIRA MAHENDRA putri pertama dari pasangan Andin Arindra dan Kenan Mahendra.
Keyra gadis cantik yang berusia 18 tahun, dengan terpaksa menikah muda dengan seorang pengusaha muda yang bernama Pasha Wiliam Smith yang usianya sudah 27 tahun. Keyra TERPAKSA menikah karena dirinya tidak mau melihat perusahaan yang di kelola oleh ayahnya (Kenan Mahendra) mengalami kebangkrutan.
Pasha menikahi Keyra secara SIRI saja alasannya Pasha tidak mau sampai rekan-rekan bisnisnya ada yang mengetahui kalau dirinya sudah menikah. Apakah alasan Pasha masuk akal?
Sanggupkah Keyra menghadapi Pasha yang terlihat baik, ramah ternyata malah sebaliknya?
Keyra juga selalu di perlakukan buruk oleh mertuanya. Kedatangan Keyra di keluarga SMITH tidak disambut baik.
Penasaran sama kisah Keyra?
Hanya di Terpaksa Menikah.
Rate : 21+
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wulandari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
TM~30
"Kok bayangan Keyra masih ada terus gak ilang-ilang sih dari tadi." Pasha terus mengucek-ngucek kedua matanya. Tetap saja Keyra masih ada di depan matanya. Bahkan Keyra duduk manis di sebelah Pasha.
Muach
Keyra mencium pipi kanan Pasha, "Apakah dengan ini Tuan Pasha masih menganggap kalau aku ini hanya bayangan?"
Pasha menyentuh pipinya yang habis di sun oleh Keyra. Pasha kini percaya kalau Keyra itu beneran ada dan bukan bayangan. Pasha langsung memeluk erat tubuh Keyra. "Bagaimana bisa kamu bisa berada di kamar ini?" tanya Pasha yang begitu erat memeluk tubuh Keyra.
"Bisa dong! Aku kan istri kamu. Istri kontrak maksudnya. Istri yang di butuhkan ketika ada maunya. Nanti setelah bosan, aku sudah siap.di tendang," ucap Keyra.
Pasha melepaskan pelukannya. Kedua tangan Pasha menyentuh wajahnya Keyra, "Kenapa kamu bisa seyakin itu?" tanya Pasha dengan tatapan serius.
"Di hati Tuan Pasha itu cuman ada Adelya bukan Keyra," lirih Keyra tapi sebisa mungkin Keyra tetap tersenyum di depan Pasha.
"Aku sadar itu! Aku tidak boleh memaksakan seseorang yang tidak mencintaiku untuk bisa mencintaiku." Keyra tersenyum tipis. Tangan Keyra juga ikut menyentuh wajah Pasha.
"Tuan Pasha tenang saja! Aku akan bantu Tuan Pasha untuk ikut dalam permainan Adelya. Tuan Pasha tidak perlu merayuku dan mengatakan kata cinta," ucapnya lagi.
Pasha kembali memeluk tubuh Keyra. Di situlah Keyra mulai menitikan air matanya. Keyra terus berusaha menyembunyikan kesedihannya di depan Pasha. Keyra tidak mau di anggap lemah.
"Terimakasih Key." Pasha mengelus-ngelus puncak rambut Keyra.
Keyra menghapus air matanya. Pasha melepaskan pelukannya.
"Bolehkah aku minta sesuatu?" kata Keyra.
"Apa itu Key?" tanya Pasha.
"Jika nanti Tuan Pasha sudah berhasil membuat Adelya dan Faris mendekam di penjara. Aku minta Tuan Pasha bebaskan Keyra dari pernikahan paksa ini," pinta Keyra kepada Pasha.
"Kenapa?" Pasha merasa berat dengan permintaan Keyra.
"Bukankah Tuan tidak mencintaiku? Jadi untuk apa mempertahankan pernikahan tanpa ada cinta," ucap Keyra sendu.
Pasha malah diam dan terpaku. Keyra bangkit dari dudukya, "Keyra buat sarapan dulu." Keyra pun keluar dari kamarnya Pasha.
...........
"Pasha pernikahan kamu dengan Adelya sudah mama urus. Tinggal viting baju pengantin. Siang ini kamu ajak Adel pergi ke butik," kata Mama Pina.
"Iya Mah," jawab Pasha pasrah.
Keyra sedari tadi terus mengaduk-ngaduk makanannya. Keyra harus terbiasa dari sekarang, nantinya di ruang makan akan nambah satu lagi anggota. Yaitu Adelya.
"Keyra duluan," sahut Keyra yang bangkit dari duduknya. Keyra tidak menghabiskan makanannya. Keyra pun dengan langkah gontai menuju kamarnya Pasha.
"Pasha juga duluan!" Pasha ikut bangkit dan menyusul Keyra.
Di dalam kamar, Keyra duduk termenung di tepi ranjang. Tak lama Pasha datang menyusul. Pasha duduk di sebelah Keyra.
"Ada yang cemburu sepertinya," goda Pasha.
"Apaan sih! PD banget," ketus Keyra yang langsung mengembungkan kedua pipinya.
Pasha memegang tangan Keyra lalu menciumnya, "Key aku senang kalau kamu cemburu. Itu artinya-?"
"Apaan sih!" sentak Keyra yang langsung menepis tangan Pasha yang memegang tangannya.
"Aku itu lagi datang bulan. Mangkanya jadi sensian. Bukan cemburu." Keyra mengelak.
"Oh!"
"Nanti siang kamu juga ikut ke butik," kata Pasha seraya mengacak-ngacak puncak rambut Keyra.
"Nanti akan ada supir yang menjemput kamu."
"Ish ngapain Keyra harus ikut?" tanya Keyra.
"Kamu lupa? Katanya kamu mau bantu aku panas-panasin Adel. Sekarang aku mau ke KUA. Aku mau membatalkan pernikahan aku dengan Adelya. Aku akan mencari penghulu gadungan dan membuat surat nikah yang palsu. Aku juga akan mendaptarkan pernikahan kita. Tapi harus melewati sidang Itsbat dulu," kata Pasha panjang lebar.
"Kamu yakin mau mendaptarkan pernikahan kita?" tanya Keyra.
"Iya! Kenapa? Apa aku salah ingin mempertahankan pernikahan kita. Apa aku salah ingin meresmikan pernikahan kita? Key, aku emang belum mencintai kamu. Tapi entah kenapa jika kau pergi hidupku hampa. Key, percayalah suatu saat nanti cinta itu akan hadir dengan sendirinya," kata Pasha begitu lembut. Lalu Pasha m'eluUmat bibir ranum istrinya.
"Aku tidak akan melepaskan boneka mungilku. Aku tidak akan pernah bosan hidup bersamamu. Kamy itu lucu, kamu itu menggemaskan. Awalnya aku menikahimu karena ingin balas dendam. Tapi, aku malah terjebak dengan permainan ku sendiri."
Keyra terus saja menohok. Keyra masih tidak percaya dengan apa yang dia dengar.
"Aku pergi dulu!" Pasha kembali mengacak-ngacak puncak rambut Keyra.
"Awas jangan kabur lagi," kata Pasha.
"Iya! Tuan hati-hati." Keyra meraih tangan kanan Pasha lalu mencium punggung tangan Pasha.
Keyra, aku sadar kalau rasa ini adalah rasa cinta dan sayang. Tapi aku belum sepenuhnya yakin. Separuh hatiku masih ada Adelya. Aku ingin menghapus tentang Adelya. Agar di hatiku cuman kamu seorang nantinya.
a delay ngk jelas aja, udh matre, tatakan lendir beikas aja bikin jijei