NovelToon NovelToon
The Legend Of Hu Jin

The Legend Of Hu Jin

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Epik Petualangan / Wuxia / Tamat
Popularitas:7k
Nilai: 5
Nama Author: Danzo28

Terbuang saat bayi dan nyaris tewas di Hutan Terlarang, Hu Jin tumbuh tanpa mengetahui identitas aslinya sebagai Putra Mahkota Kerajaan Timur.

​Ditolak oleh dunia dan diasuh oleh Dewi Es dari Sekte Teratai, Hu Jin bangkit membuktikan dirinya melalui Tulang Kaisar Langit—bakat mitologi yang mengguncang semesta. Namun, alih-alih menjadi alat politik sekte, ia memilih pergi menantang alam liar demi membebaskan gurunya dan merebut kembali takdir yang dirampas!

​Mampukah pangeran yang terbuang ini menaklukkan benua dan kembali sebagai Dewa Pedang Es Kuno?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Danzo28, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Akhir Laga Final dan Sang Juara Sejati

Cahaya menyilaukan perlahan meredup, menyisakan debu kristal yang berhamburan di atas panggung batu pualam yang kini tampak seperti reruntuhan perang kuno.

​Pusaran Qi yang sempat mengamuk dahsyat perlahan menenangkan diri. Di tengah arena, kedua sosok jenius itu masih berdiri tegak, meski napas mereka kini tersengal hebat.

​Su Qing'er terengah-engah. Jubah putih-keemasannya sedikit koyak di bagian lengan, dan pendar Meridian Cahaya Kuno di tubuhnya meredup, pertanda energi yang ia keluarkan nyaris mencapai titik nadir. Di hadapannya, Hu Jin berdiri dengan Pedang Hitam Kuno yang masih terhunus. Ujung pedang itu mengeluarkan hawa dingin yang perlahan menstabilkan kembali atmosfer di sekitar mereka.

​Pukulan pamungkas tadi adalah benturan antara cahaya suci dan kekuatan naga es kuno. Hasilnya jelas terlihat: jaring cahaya Su Qing'er telah hancur sepenuhnya, sementara Hu Jin berdiri tegak tanpa goresan berarti.

​Su Qing'er menatap pedang Hu Jin yang berada hanya beberapa senti dari lehernya. Ia tersenyum getir, namun binar matanya justru memancarkan kekaguman yang jujur.

​"Aku kalah," bisik Su Qing'er halus, suaranya terdengar jernih di tengah stadion yang mendadak sunyi senyap. "Kekuatanmu... bukan sekadar energi murni. Itu adalah perpaduan antara kehendak dan ketenangan yang belum pernah kulihat sebelumnya."

​Hu Jin menyarungkan pedang hitamnya dengan gerakan anggun, lalu membungkuk hormat. "Nona Su, pertarungan tadi sangat mencerahkan. Kecepatan dan kemurnian cahayamu hampir membuatku tak sanggup menahan diri."

​Su Qing'er tertawa kecil, meskipun tubuhnya terasa lemas. "Kau terlalu merendah. Aku tahu kau menahan banyak kekuatan agar tidak melukaiku. Terima kasih, Hu Jin."

​BUMMM

​Sang Wasit Arena melompat ke tengah panggung, suaranya menggelegar ke seluruh penjuru kawah arena.

​"Pemenang Laga Final Agung... Sang Juara Ujian Tiga Sekte Besar tahun ini adalah... PANGERAN ES!"

​PECAH

​Seluruh stadion meledak dalam sorak-sorai yang seolah mampu meruntuhkan langit! Nama "Pangeran Es" diteriakkan berkali-kali oleh ratusan ribu penonton. Warga sipil, pengembara bebas, hingga murid-murid sekte menengah yang tadinya diremehkan, kini merasa terwakili oleh kemenangan luar biasa dari seorang "kultivator tanpa sekte" ini.

​Di Tribun VIP, Qian Renxue berdiri perlahan. Ia tidak berteriak, tidak pula menunjukkan ekspresi berlebihan. Namun, di balik wajah dinginnya, ia memejamkan mata sejenak, membiarkan rasa bangga yang luar biasa menghangatkan hatinya. Anak itu telah membuktikan segalanya.

​Di sisi lain, para tetua Sekte Pedang Langit dan Sekte Awan tampak terdiam seribu bahasa. Mereka menatap Hu Jin dengan tatapan yang kini berubah dari benci menjadi waspada—dan bagi sebagian orang, rasa takut yang mulai tumbuh.

​Zhao Feng, yang duduk di barisan pengamat istana, mencengkeram pegangan kursinya hingga retak. Matanya menatap Hu Jin dengan kebencian yang mendidih. Bocah itu... bagaimana mungkin dia bisa menjadi sekuat ini dalam waktu dua tahun? Jika dibiarkan, dia akan menjadi ancaman terbesar bagi takhtaku.

​Malam harinya, perayaan penutupan ujian digelar dengan pesta kembang api yang membakar langit Kota Teratai Hitam.

​Di sebuah paviliun tinggi yang terisolasi, Hu Jin berdiri memandang kota. Ia baru saja menerima hadiah utama turnamen: sebuah kotak kayu kuno berisi Pil Inti Surgawi tingkat tinggi dan sebuah Peta Kuno Benua Timur.

​Suara langkah kaki anggun terdengar di belakangnya. Qian Renxue hadir tanpa pengawal, berdiri di samping muridnya.

​"Kau telah membuktikan dirimu, Hu Jin," ucap Qian Renxue lembut. "Tapi ingat, kemenangan ini hanyalah permulaan. Seluruh Benua Timur sekarang menatapmu dengan rasa waspada, termasuk para pengkhianat di Kerajaan Timur."

​Hu Jin mengangguk, sorot matanya menatap tajam ke arah cakrawala. "Aku tahu, Guru. Pertarungan yang sebenarnya bukan terjadi di arena, melainkan di istana yang telah mereka kotori."

​"Apa rencanamu setelah ini?" tanya Qian Renxue.

​Hu Jin terdiam sejenak. "Aku akan mengantar Ayah dan Jenderal Gu ke tempat yang lebih aman. Setelah itu, aku akan pergi ke wilayah Terlarang di Ujung Utara untuk mencari rahasia terakhir dari sisa-sisa Tulang Kaisar. Aku merasa... ada sesuatu yang memanggilku dari sana."

​Qian Renxue menatap pemuda itu dengan tatapan yang sulit diartikan. Ada rasa berat hati untuk melepas sang murid kembali ke bahaya, namun ia tahu, Hu Jin bukan lagi bocah yang perlu disembunyikan di balik jubahnya.

​"Pergilah. Tapi berjanji padaku, jangan pernah kehilangan kemanusiaanmu di tengah jalan setapak yang penuh darah ini," bisik Qian Renxue, menyentuh lengan Hu Jin dengan jemari dinginnya.

​"Aku berjanji, Guru."

​Saat fajar tiba, sang juara Ujian Tiga Sekte itu menghilang dari Kota Teratai Hitam tanpa pamit pada keramaian. Ia kembali melangkah ke dalam dunia luar, menyongsong takdirnya sebagai Putra Mahkota yang akan menebus dosa-dosa kerajaan dan mengembalikan kehormatan rakyatnya.

​Di balik punggungnya, Pedang Hitam Kuno bergetar halus, seolah turut merasakan detak jantung tuannya yang kini telah siap membakar dunia demi keadilan!

1
yos helmi
😄😄😄😄😄
yos helmi
🤭🤭🤭🤭🤭🤭
yos helmi
🙏🙏🙏🙏🙏🙏
yos helmi
👍👍👍👍👍👍
yos helmi
😍😍😍😍😍😍
yos helmi
💪💪💪💪💪💪
yos helmi
🤣🤣🤣🤣🤣
yos helmi
😄😄😄😄😄
yos helmi
🤭🤭🤭🤭🤭
yos helmi
🙏🙏🙏🙏🙏
yos helmi
👍👍👍👍👍
yos helmi
😍😍😍😍😍
yos helmi
💪💪💪💪💪
yos helmi
🤣🤣🤣🤣🤣
yos helmi
😄😄😄😄😄😄
yos helmi
🤭🤭🤭🤭🤭
yos helmi
🙏🙏🙏🙏🙏
yos helmi
👍👍👍👍👍
yos helmi
😍😍😍😍😍
yos helmi
💪💪💪💪💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!