NovelToon NovelToon
Penakluk Hati

Penakluk Hati

Status: tamat
Genre:Action / Romantis / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 5
Nama Author: wilda ellen

*Sekuel dari cerita "Ada pelangi sehabis hujan"


Juna, seorang pria yang sangat menggilai pekerjaan, hari-harinya hanya dilalui dengan pekerjaan. Baginya pekerjaan adalah hal yang terpenting dalam hidupnya setelah keluarganya.

Orang tuanya berusaha mencarikan jodoh untuknya. Tapi, setiap wanita yang datang untuk dijodohkan padanya semuanya gagal. Menurut Juna wanita itu tidak ada yang menarik baginya. Padahal wanita yang dijodohkan padanya wanita yang cantik dan tampak seksi.

Wanita seperti apa yang dapat menaklukkan hati Juna? Seorang pria yang menggilai pekerjaan!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon wilda ellen, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Perjumpaan

Dipagi hari Juna sudah bersiap-siap dengan memakai baju kantor nya lengkap. Setelah dia sudah melihat dirinya sudah sempurna, Juna langsung turut n kebawah untuk sarapan bersama keluarganya. Juna melihat keluarganya sudah berkumpul di meja makan.

"Pagi semuanya" sapa Juna dengan wajah bahagia.

"Nak, kamu mau kemana?" tanya Mamanya dengan bingung melihat putra sudah tampak rapi.

"Tentu saja Juna mau pergi ke kantor ma!"ucap Juna

"Tapi kami belum sembuh nak!? mamanya tidak setuju Juna untuk ke kantor, karena dia belum pulih sepenuhnya.

"Aku baik-baik saja,ma!" ucap Juna.

Juna langsung mengambil roti yang dipotongnya. Saat dia mengambil roti, dia melihat Boni akan menghampiri nya.

"Aku berangkat dulu! Boni sudah menjemputku!" ucap Juna sambil mencium pipi mamanya dan papanya, kemudian dia langsung mencium pipi keponakannya.

"Kenapa aku merasa dia tampak bahagia sekali saat ini!" ucap mamanya.

"Namanya lagi jatuh cinta ma!" ucap Maya sambil melayani suaminya.

Kedua orang tuanya langsung melihat kearah Maya. Mereka ingin mendengar penjelasan dari Maya. Maya tahu orang tuanya saat ini butuh penjelasan darinya.

"Kita tunggu saja, kabarnya ma!" ucap Maya.

***

Kini Icha dan kedua sahabatnya sedang berada di kampus mereka. Mereka sudah Ngin bertemu dosen pembimbing mereka. Karena mereka harus menyerahkan skripsi mereka yang telah selesai mereka kerjakan.

Setelah bertemu dengan dosennya, kini wajah mereka tampak bahagia. Karena skripsi mereka tidak ada perbaikan.

"Akhirnya aku bisa tenang! Sekarang waktunya kita bersenang-senang! Gimana?" ucap Isabella setelah mereka sudah di kantin.

"Boleh! Sekarang saja, yuk!" ucap Icha.

"Ya tentu saja, mana mungkin aku mau membiarkan kalian pergi sendiri!" ucap Romi.

***

Kini mereka berada didalam mall, mereka tampak saling senda gurau. Banyak para pengunjung mall, mengagumi kecantikan mereka dan ketampanan Romi.

"Kita makan di resto itu dulu, yuk!" ucap Isabella sambil menunjuk resto yang ingin dikunjunginya.

"Ya, sudah!" ucap Romi.

Saat mereka masuk, mereka disambut ramah dengan pelayan resto. Mereka langsung memilih duduk yang dekat pojokan. Mereka pun langsung memesan makanan yang ingin mereka makan.

Saat mereka lagi menunggu makanan mereka, Icha mendengar namanya dipanggil.

"Kak Icha!" panggil Raisa yang berdiri tidak jauh dari mereka duduk.

"Rai!" gumam Icha dengan kaget.

Apalagi dia melihat ada mama dan suami mamanya. Wajahnya yang tadi tampak bahagia, kini sudah berubah dengan wajah yang kesal. Raisa langsung mendekati Icha, dan di belakang nya mama dan papanya mengikutinya.

"Kakak disini? Kami rindu kakak! Kita makan bareng, yuk!" ucap Raisa dengan senyum.

"Tidak, perlu. Kami mau pergi sekarang!" ucap Icha. Icha langsung melihat kearah ke dua sahabatnya.

"Kita pergi sekarang!" sambung Icha pada kedua sahabatnya.

"Oke!" ucap Isabella dengan senyum.

"Tapi, kak!" ucap Raisa, ketika Icha dan kedua sahabat kakaknya sudah bangkit berdiri.

Icha pergi melewati mamanya begitu saja.

"Apa kamu tidak punya sopan sama sekali?" ucap Mamanya ketika Icha belum jauh darinya.

Icha yang mendengar perkataan mamanya, langsung menghentikan langkahnya. Kedua sahabatnya juga ikut berhenti. Icha langsung memutarkan tubuhnya.

"Apa kita saling kenal, nyonya?" ucap Icha sambil tersenyum.

Mamanya yang mendengar ucap Icha jadi sangat marah, Mamanya ingin mendekati Icha tapi ditahan Raisa. Raisa dan Papanya yang mendengar ucap Icha pun hanya diam saja, mereka menahan tangan Ketrin supaya bisa menahan amarahnya.

"Maaf, saya tidak mengenal anda, makanya saya tidak menyapa anda!" ucap Icha dengan tersenyum.

Ketrin yang mendengar ucapan putrinya itu ditambah dia melihat Icha tersenyum sambil mengucapkannya membuat dia sangat kesal. Ketrin langsung menghempaskan kedua tangan Raisa dan suaminya, dan mendekat kearah Icha.

Plak..

Tangan Ketrin mendarat di pipi Icha. Tamparannya sangat keras, sehingga semua pengunjung yang di resto melihatnya. Dari sudut bibi Icha tampak langsung mengeluarkan darah, dan Icha langsung memegang pipinya yang memerah. Begitu juga kedua sahabatnya itu langsung mendekati Icha, sambil menatap Ketrin.

Icha langsung menatap mama dengan tajam. Mamanya, Raisa dan Rizki papa tirinya, melihat tatapan tajam Icha dan dingin membuat mereka terkejut. Ini pertama kalinya mereka melihat tatapan Icha seperti itu.

"Cuih...Apa kamu sudah puas?" ucap Icha dengan dingin.

"Apa kalian belum puas menyiksa saya selama ini? Padahal itu adalah rumah papa saya! Tapi, saya tidak pernah merasakan kalau itu adalah rumah papa saya sendiri, seakan saya hanyalah seseorang yang numpang dirumah orang lain" ucap Icha dengan dingin.

Mendengar ucap Icha, membuat mamanya semakin tambah kesal. Dia langsung ingin menampar Icha. Tapi, sebelum tangannya mendarat ke pipi Icha, kedua sahabatnya langsung menjadi tameng bagi Icha. Sehingga tangan Ketrin masih bergelantungan di udara. Romi dan Isabella langsung menatap tajam ke Ketrin.

"Apa tante belum puas menyiksanya? Apa anda seorang ibu yang tidak punya hati? Saya bingung tante ini mamanya yang melahirkan nya atau bukan sih?" ucap Isabella dengan kesal.

"Bukan!" Ucap Icha dengan cepat sambil menggeser kan kedua sahabatnya ke samping. Karena telah berdiri di depannya, sebagai tamengnya.

"Dia bukanlah wanita yang melahirkan ku! Kalian, tidak perlu bertanya lagi padanya. Hari ini adalah hari terakhir, anda menampar pipi, ku!" ucap Icha setelah berdiri didepan mamanya.

Semuanya pelanggan pada menatap mereka, dan sekalian berbisik-bisik tentang mereka. Setelah mengatakannya, Icha langsung ingin perhi. Kedua sahabatnya juga mengikuti Ucha dari belakang. Tapi sebelum menjauh Icha membalikkan tubuhnya lagi.

"Satu hal lagi, aku akan mengambil yang akan menjadi hak, ku!" ucap Icha dengan tatapan tajam.

Mendengar ucap Icha, membuat mereka jadi kaget. Apalagi melihat tatapan Icha kepada mereka seperti itu.

***

Setelah kepergian Icha, mereka duduk yang ditempati Icha. Ketrin terus memanah tangannya yang digunakannya untuk menampar Icha tadi. Apalagi dia terus mengingat denagn ucapan Icha padany. Dan apalagi ketika tatapan Icha yang tajam dan dingin padanya.

Ini pertama kalinya dia melihat tatapan Icha seperti itu.Sebenarnya,. dari awal dia hanya kesal saja, ketika Icha hanya melewati dirinya saja. Seakan Icha membuat dia adalah orang asing. Dia langsung menampar Icha ketika mendengar ucapan Icha yang sudah keterlaluan pikirnya.

"Ma, sudah lupakan saja! Kita makan dulu!" ucap Raisa pada Ketrin karena dia melihat mamanya terus diam saja.

Padahal makanannya sudah ada didepan mereka.

"Benar sayang, kamu makan lah!" ucap Rizki sambil menggemgam tangan istrinya itu.

Ketrin langsung melihat kearah suami dan putrinya itu. Dia langsung memasangkan senyumnya itu pada putri dan suaminya itu.

Rizky sebenarnya tidak tenang, tapi dia memaksakan senyum. Dia terus memikirkan ucap Icha yang akan mengambil semua haknya.

***

1
Anyta Djami Lay
icha hamil
Anyta Djami Lay
masuk jebakan
Anyta Djami Lay
jangan biarkan steven berhasil menculik icha
Anyta Djami Lay
ahhhh tenyata si steven yg dibayar untuk menculik icha....
jangan sampai dia berhasil dsn merusak semuanya....
pernikahan icha dan juna
Anyta Djami Lay
good job leo.
icha untuk kali ini saja jangan protes ya...
walaupun kamu jago karate tapi kamu tetaplah seorang gadis...yg butuh perlindungan
Anyta Djami Lay
dasar ayah tiri tdak tau diri, gila harta dan jabatan juga kekuasaan....

ahhhh jangan sampai icha diculik ya....
khan mau married sama kak juna
Anyta Djami Lay
siapa pria asing itu????
jangan bilang kalau dia jahat
Anyta Djami Lay
cemburu sama leo
Anyta Djami Lay
juna cemburu sama leo
Anyta Djami Lay
jadian aja sekalian
Iiq Rahmawaty
knpa ga beli motor aja gitu . kn udh sukses
Evi 060989
up
Ria
sedih
Ria
semangat
Jeankoeh Tuuk
terus thor
bunda syifa
hati" bang Steve ada jebakan Batman
Anjar Angel Part II
cerita y bagus..tp kalimat y suka nambah atau kurang kadang typo..typo msh mending.. hrs teliti ya thor 🤗 biar enak baca y
Lalas Nuraida Nuraids
akhirnya Icha hidup bahagia dan mendapatkan cinta tulus dari suami dan mertuanya...
Lalas Nuraida Nuraids
bahagianya Icha dan Juna memiliki baby Rudiart Charles....
Lalas Nuraida Nuraids
melahirkan memang butuh perjuangan ,,,
yg sangat berat dan taruhannya nyawa...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!