NovelToon NovelToon
Wanita Pilihan Gus Fatih

Wanita Pilihan Gus Fatih

Status: tamat
Genre:Romansa / Cintapertama / Tamat
Popularitas:186.5k
Nilai: 5
Nama Author: skyl

Gus Fatih diberikan pilihan oleh kedua orang tuanya. Menikahi seorang gadis sholeha yang merupakan seorang ning atau menikahi seorang wanita malam.

Kira-kira siapa yang akan gus Fatih pilih? Apakah gadis sholeha yang pandai agama, atau seorang wanita malam yang hidupnya tak tahu arah?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon skyl, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

~Wanita Pilihan Gus Fatih~ part 30

Panas Fatih semakin tinggi membuat Inara berniat untuk membawa suaminya itu ke dokter. Namun Fatih menolaknya dengan alasan takut di suntik.

"Enggak di suntik, kok."

"Enggak ah, takut. Nanti sembuh juga, sayang."

"Tapi panas mas ini semakin memingkat mas juga enggak bisa tidur. Mending kita ke dokter. Lagian mas sih, biasanya mas yang suka suntik Inara ini malah takut di suntik."

Fatih mendongak ke atas menatap istrinya.

"Itukan beda, sayang. Kalau itu suntikan enak, kamu aja suka kalau ini sakit."

"Pertama mas suntik Inara juga sakit kok. Nanti gitu juga, kalau pertama kali memang sakit kalau udah lama enggak lagi dong. Ayo bangun sayang."

Mereka malah membahas hal yang lain. Emamg aneh pasangan satu ini.

Terdengar suara tangisan membuat Inara menghela napas panjang. Ternyata orang yang ia kira tegas dan sedikit arogan itu, berhati hello Kitty gitu aja nangis. Hilang sudah marga gusnya.

"Apasih? Kok nangis?" tanya Inara memegang kedua pipi suaminya yang panas.

Saat ini Fatih tengah menaroh kepalanya di tengkuk leher Inara. Bahkan Inara juga merasakan panasnya jika bersentuhan dengan Fatih.

"Janji deh, mas enggak bakal di suntik dokter. Kalau dokter mau nyuntik mas biar Inara larang, kalau mas ngeyel terus enggak pengen di bawa ke rumah sakit, mas enggak kasihan sama aku dan dedek? Ikut enggak bisa tidur sebab ngurusin mas kaya gini? Mas kira dedeknya enggak sedih?" Inara berusaha membujuk suaminya agar ingin di bawa ke rumah. "Atau gini aja, kalau mas periksa ke dokter dan dokter menyuntik mas, nanti kalau keadaan mas udah membaik, Inara biarkan mas suntik Inara kapan pun mas mau. Gimana?" Itu hanya spek-spek Inara saja, agar suaminya mengangguk, karena ini aja bujukan yang paling ampuh. Lagian lelaki itu tidak akan sampai di suntik dokter.

"Bohong," ketus Fatih memper-erar pelukannya.

"Janji, kapak Inara bohong sama mas-masku ini? Enggak kan?"

Fatih hanya mengangguk. Inara memang tidan pernah mengikari janji jadi mana mungkin Inara bohong.

"Deal?" tanya Inara.

Dengan ragu, Fatih melepaskan pelukannya dan menautkan jari kelingking mereka. Inara pun tersenyum ceria melihatnya, ia turun dari ranjang dan memakai'kan suaminya baju setelah itu dirinya bersiap memakai cadar.

Inara dan umi Tifa pun membawa Fatih periksa ke rumah sakit. Mereka antri sebentar, Fatih yang kepalanya sakit terus bersandar di bahu Inara. Wajahnya sudah begitu pucat.

Untungnya, bayi yang ada di kandungan Inara tidak rewel membuat uminya bisa merawat sang ayah.

Dengan bersandar di bahu Inara. Fatih juga mengusap perut buncit Inara yang sudah membesar padahal usia kandungannya baru saja memasuki bulan ke tiga.

Saat geliran mereka. Fatih ingin meminta kedua wanita kesayangannya untuk pulang aja, sebab baru saja masuk ke ruangan ia sudah melihat suntik di meja dokter.

"Habibati kita pulang aja, ayo. Umi kita pulang aja." Seperti anak kecil Fatih menarik ujung gamis Inara, tapi Inara tidak peduli dan juga menarik Fatih masuk ke dalam ruangan.

Tubuh Fatih bergetar hebat dan menaiki brankar. Tangannya terus meremas tangan Inara yang terus dia pegang sedari tadi.

"Suami saya demam sudah dua hari dok. Terus demamnya enggak turun-turun. Awalnya saya kira itu biasa terjadi kepada suami jika istrinya hamil, sebab kemarin suami saya juga mual dan muntah hebat dok," jelas Inara.

Dokter mengangguk saja. Dan mulai memeriksa Fatih, Fatih terus berdo'a dalam hatinya semoga saja dokter tidak menyuntiknya, tapi jika dia tidak di suntik, nanti enggak bisa nyuntik sang istri kapan pun dia mau dong. Arghh, hidup ini memang kadang-kadang, pikir Fatih.

Beberapa saat kemudian, dokter sudah selesai memeriksa Fatih dan menyuruh lelaki itu turun dari brankar dan duduk di kursi.

Dokter pun menjelaskan apa yang menyebabkan Fatih seperti ini. Dan masalahnya tidak serius. Fatih menghela napas saat dirinya tak di suntik.

"Baim dok kalau seperti itu. Ini di minum tiga kali sehari kan? Dan jika sudah lebih membaik, enggak usah di minum lagi?" tanya Inara membuat sang dokter mengangguk.

Mereka bertiga pun kembali ke rumah. Sesampainya di rumah Inara menyuruh suaminya untuk meminum obat. Namun, Fatih tak ingin jika obat itu tidak di haluskan. Inara pun mengaluskan obat itu dan baru lah calon ayah itu meminumnya.

Entahlah, Inara merasa melihat gambarannya di masa depan jika dirinya mengurus anak mereka. Gimana nanti jika Inara harus merawat suami dan anaknya, yang sama-sama rewel mungkin Inara sudah tewas di tempat di buat mereka.

1
Surati
bagus
pretty girl's
luar biasa
Hardi Hardi
Luar biasa
Umi Maryam
masa ada emang daun hidung yah ?kalau daun telinga mah ada ,nah itu banyak kata yg keliru.
Umi Maryam
thor maaf banyak sekali tifo nya terus banyak kata2 yg ga ngerti ,padahal cerita nya bagus tapi sayang banyak tifo nya.
Sri Mulyani: dimaklumi saja umi
total 1 replies
Andriyati
nisa itu
•§¢•four10/Bila
ku pikir Fatir tetap hidup tapi ternyata dia meninggal
•§¢•four10/Bila
innalilahi wainnailaihi roji'un
Nendah Wenda
menarik
falea sezi
bukannya Rosulullah istrinya banyak ya
skyladel: iya kak, tapi sebelum ibunda Khadijah wafat, Rosul tidak memiliki istri selain ibunda Khadijah. Rosul memiliki istri lagi setelah ibunda Khadijah wafat dan di situlah Rosul melakukan poligami 🙏 itu yg author tau sih, enggak tau benar apa enggak, jadi yg author tulis sesuai yang Author cari tau
total 1 replies
falea sezi
typo. thor. haduh klien kali
falea sezi
farhan manusia serakah
falea sezi
farhan jahat bgt tau
falea sezi
effort kali
falea sezi
surprise kali
falea sezi
lebay bgt nanas di larang bodoh meski dikit ngeyel bgt sih jd orang gk bersukur dpet suami baik sok bgt ne cwek
falea sezi
pdhl Fatir baik lo
•§¢•four10/Bila
Yeee selamat ya buat Fatih dan Inara akan jadi orang tua
•§¢•four10/Bila
wah hamil ini si Inara 😁
•§¢•four10/Bila
untung Fatih Padang CCTV tadi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!