NovelToon NovelToon
Pewaris Kembar Milik Tuan CEO

Pewaris Kembar Milik Tuan CEO

Status: tamat
Genre:Anak Kembar / Lari Saat Hamil / CEO / Romansa / Model / One Night Stand / Tamat
Popularitas:24.4k
Nilai: 5
Nama Author: sisakata

Kaileya telah susah payah bangkit dari keterpurukan masa lalu, kini berhasil membangun kariernya. Namun, sekarang dia dihadapkan dengan pilihan sulit. Dirinya harus memilih antara karier atau buah hati karena atas desakan agensinya.

Bagaimana caranya ia harus bisa memilih antara dua pilihan yang begitu sulit?

Ditengah perjuangan melawan semua tantangan. Justin Killer seorang laki-laki dari masa lalu yang kehadirannya tak pernah diinginkan, kini kembali ke dalam hidupnya. Dia mencoba masuk untuk menjadi bagian di antara Kaileya dan kedua anaknya.

Lantas, langkah apa yang harus Kaileya ambil? Apakah dia akan meninggalkan kariernya? Ataukah dia akan meninggalkan buah hatinya demi mempertahankan karier?

Lalu, apakah kehadiran Justin akan diterima kembali oleh Kaileya atau malah sebaliknya?


Tolong Dibaca Setiap Bab Baru Update, ya!
Jangan ditabung. Don't be silent readers 🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sisakata, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 30

“Baik, Dok, terima kasih banyak,” ucap Justin pada dokter yang baru saja selesai memeriksa keadaan Kaileya.

“Iya, sama-sama. Tolong diperhatikan lagi suhu tubuhnya, ya,” pesan dokter tersebut sebelum akhirnya beliau memasuki mobil dan beranjak pulang.

Justin sekarang baru saja mengantarkan dokter panggilannya yang akan pulang. Setelah dokter tersebut hilang dari pandangan, Justin kembali ke kamarnya untuk melihat istrinya.

Begitu tiba di kamar, Justin melihat jika Kaileya masih belum memejamkan matanya. Ia menghampiri sang istri yang bergelung dalam selimut.

Begitu setelah dokter memeriksa Kaileya, langsung datang seorang asisten rumah tangga yang membawakan bubur sarapan untuk Kaileya, sebelum wanita itu minum obat.

“Gimana, habis minum obat udah enakan?” tanya Justin mengusap lembut kepala Kaileya.

“Udah.” Kaileya menyahuti pelan. “Kamu gak ke kantor?”

“Gimana aku mau ke kantor, Sayang, di saat kalian bertiga sakit gini,” sahut Justin sambil terkekeh, tetapi penuh kekhawatiran.

“Maaf … maaf semalam aku gak pulang,” sesal Kaileya karena ia harus terkurung di sana.

“Iya, Sayang, kamu istirahat dulu, ya.” Justin kembali mengusap mata istrinya agar terpejam. “Kamu gak di apa-apain, kan, sama OB itu?” tanya Justin was-was.

Sedari tadi pikirannya ikut bercabang mengenai apa saja yang sudah terjadi pada istrinya. Meski dokter juga sudah mengatakan jika demam pada Kaileya terjadi karena wanita itu tertidur di atas lantai dingin tanpa alas semalaman. Namun, tetap saja Justin akan memikirkan istrinya, yang berada di dalam satu ruangan dengan seorang pria yang bahkan pria itu tidak mengenakan pakaiannya.

Kaileya menggelengkan kepalanya dan mencoba menceritakan apa yang sudah terjadi antara ia dan OB tersebut tadi malam.

Tadi malam di dapur perusahaan.

Malam semakin larut dan tanpa mereka ketahui jika di luar sana sedang hujan deras. Kaileya yang tertidur langsung di lantai dan tanpa adanya alas, ditambah lagi dengan suasana sejuk malam hari menembus tulang. Hal itu membuat pertahanan tubuh Kaileya melemah, wanita itu menggigil karena terlalu lama tertidur di lantai.

Pria ob tersebut ketika melihat Kaileya sudah menggigil berat, berinsiatif membuka bajunya untuk diberikan pada Kaileya, sebagai penutup sebagian tubuhnya. Tidak ada cara lain, hanya hal itulah yang bisa laki-laki itu lakukan untuk membantu Kaileya.

Hingga matahari hari menyambut pagi, tiba-tiba pintu dapur terbuka dan seketika langsung ramai akan pegawai-pegawai yang berdatangan untuk melihat apa yang terjadi pada Kaileya dan OB tersebut. Padahal keduanya tidak melakukan apa pun, bahkan mereka semalam tertidur dengan posisi yang sangat berjarak.

Justin mengangguk paham setelah mendengar cerita istrinya. Ia sudah yakin jika istrinya tidak akan bermain kotor di belakangnya, buktinya saja meskipun mereka berpisah sekian lama, wanita itu tetap setia menyendiri, hingga tiba sampai waktunya Justin datang dan mempersunting Kaileya sebagai istri.

Siapa yang berani ngurung kamu di sana, Kailey? batin Justin bertanya-tanya.

“Kenapa gak telpon aku, biar aku jemput?” tanya Justin lagi mengajak istrinya bicara. Namun, Justin tidak mendengar balasan apa pun dari istrinya.

Justin menoleh pada Kaileya yang ternyata wanita itu sudah pulas tertidur dengan kepalanya berada dalam pangkuan Justin.

“Cepat sembuh, Sayang.” Justin mencium lama kening istrinya.

Justin membenarkan letak posisi tidur istrinya agar kembali nyaman, tiba-tiba ponselnya berdering dan nama Kevin-lah yang tertera di sana.

“Iya, ada apa?” tanya Justin begitu sambungan tersambung.

“Gimana Kaileya?”

“Udah mendingan, udah diperiksakan dokter juga,” balas Justin pada rekan istrinya.

“Istri lo dikurung di dapur ternyata,” beritahu Kevin setelah ia mengetahui kebenaran jika Kaileya dikurung oleh Vineta.

“Siapa yang berani ngelakuin itu sama istri gue?” tanya Justin sudah tersulut emosi, tetapi ia mencoba meredam suaranya agar tidur Kaileya tidak terganggu.

“Lo tenang aja, atasan gue udah ngambil alih dia. Ini mau diproses anaknya,” jawab Kevin. “Yaudah, gue tutup dulu, masih ada kerjaan.”

Justin mengangguk dari seberang telepon dan langsung menyimpan ponselnya di atas nakas.

“Tenang, Sayang, yang jahat sama kamu akan mendapatkan ganjarannya.”

***

“Keputusan saya sudah mutlak, jika kamu saya pecat jadi model agensi ini. Kesalahan kamu benar-benar fatal Vineta. Bagaimana bisa kamu seorang model bermain kotor dengan pria hidung belang di malam hari,” tandas Arya tak percaya dengan kelakuan modelnya yang satu ini.

Padahal jika dibandingkan dengan Kaileya, Vineta-lah yang lebih dahulu berada di agensi ini. Namun, nyatanya lama keberadaan seseorang tidak menjamin itu sifat keaslian seseorang.

“Pak, tolong pertimbangkan lagi, saya tidak bisa kehilangan pekerjaan saya,” keluh Vineta memohon-mohon pada atasannya.

“Tidak, apalagi kau sudah mencemari nama baik Kaileya. Kau pantas mendapat hukuman ini. Ini ada baiknya karena Kaileya tidak membawa nama mu ke ranah hukum atas pidana pencemaran nama baik. Jika tidak, maka kamu akan lebih hancur daripada ini, karena kamu nantinya akan dianggap sebagai seorang narapidana, apalagi dengan bukti yang mengarahkan pada kesalahan mu itu sudah cukup jelas.” Arya kembali menjelaskan pada Vineta panjang lebar.

“Pak, saya bisa meminta maaf pada Kaileya,” mohon Vineta lagi, ia masih berharap jika keputusan Arya bisa diubah.

“Tidak, dengan kamu menjadi wanita malam, maka itu sangat mengancam nama baik agensi ini. Sedari penandatanganan kontrak sudah kita sepakati jika ada di antara model ketahuan melakukan hal yang tidak senonoh, maka akan langsung dikeluarkan dari agensi dan kontrak di antara kita selesai,” final Arya menatap tajam Vineta

Setelah mengatakan hal itu kedua bodyguard Arya membawa tubuh Vineta menuju luar ruangan. Tidak banyak yang mengetahui keputusan dan berita ini, karena hal semacam ini baru akan diumumkan nanti setelah keadaan benar-benar membaik.

Vineta berjalan menuju lantai sepuluh untuk mengambil tas dan barangnya. Namun, begitu sampai di sana ia di hadang oleh Mira.

“Bagaimana keputusan pak Arya? Kamu diapakan?” tanya Mira sengaja ingin memanasi Vineta.

“Gak usah ikut campur!” bentak Vineta mendorong bahu Mira sedikit keras dan langsung berlalu dari hadapan Mira.

Mira yang melihat itu hanya terkekeh pelan sambil menggelengkan kepalanya. “Mari kita lihat, berita baru akan muncul.”

***

Hai, selamat sore. Ini Grace Agency.

Kami ingin menyatakan jika bahwasannya model kami atas nama ‘Alvineta Draka’ sudah resmi keluar dari agensi kami.

Oleh karena itu, apa pun hal yang nantinya bersangkutan dengan 'Alvineta Draka', hal itu tidak lagi menjadi dari urusan agensi kami, karena kami tidak lagi menaungi model tersebut.

Sekian informasi hari ini, tetap nantikan peluncuran produk baru kami bersama model-model terbaik kami lainnya!!!

Semua para pengguna media sosial bisa melihat motif pengumuman dari Grace Agency, bahkan banyak akun netizen dan akun gosip yang ikut berpartisipasi dalam membalas dan menanggapi berita baru tersebut.

Begitu pula dengan seluruh karyawan yang ada di Grace Agency yang ikut gempar dengan berita yang baru saja diunggah oleh admin pusat agensi. Padahal pagi tadi mereka baru saja melihat bagaimana lincah dan cakapnya seorang Alvineta Draka menghujam kata-kata yang tak patut untuk Kaileya.

Lain halnya dengan Justin yang baru saja diberitahukan oleh Kevin untuk membuka akun media sosial agensi istrinya. Benar saja Justin juga melihat jika perempuan yang sudah mengurung istrinya ternyata kini sudah tidak bernaung di agensi tersebut lagi.

“Itu balasannya kalau berbuat jahat sama orang,” cibir Justin terbawa suasana ketika membaca balasan- balasan komentar para netizen.

“Siapa yang jahat, Mas?” tanya Kaileya dengan suara parau. Wanita itu baru saja bangun dari tidurnya.

“Eh, Sayang, udah bangun, masih sakit kepalanya?” tanya Justin mengesampingkan ponselnya terlebih dahulu.

Kaileya merespon pertanyaan suaminya dengan anggukan. “Siapa yang jahat, Mas?”

Kaileya kembali mengulang pertanyaannya dan kini panggilan yang ia berikan juga sedikit berbeda. Menurutnya setelah melihat Justin yang begitu peduli pada dirinya dan si kembar, mendorong dirinya untuk memberikan panggilan baru pada suami dadakan-nya itu.

“Oh, ini, Sayang, model yang jebak kamu itu, udah dikeluarin dari agensi,” ujar Justin sambil memperlihatkan isi dari informasi tersebut pada istrinya.

Kaileya sedikit menajamkan pandangannya untuk melihat itu supaya lebih jelas.

“Vineta? Jadi, dia yang bikin aku terkurung?”

Kaileya tak menyangka jika Vineta yang mengurung dirinya. Memang benar jika ia dan wanita itu tidak pernah akut, tetapi jika hukuman sampai hilang pekerjaan, Kaileya rasa bukan hanya itu yang menjadi pertimbangan sehingga rekannya sekaligus yang menjadi rivalnya itu dikeluarkan oleh agensi.

“Iya, dia orang yang udah bikin kesayangan aku sakit,” kata Justin lembut dan langsung memeluk istrinya kembali.

“Si kembar di mana, Mas?”

Justin tersenyum senang karena ia tersadar jika Kaileya sudah memberikannya panggilan baru.

“Ada di kamar. Makasih, ya, Sayang, panggilan barunya.”

1
Kirana di Nabastala
Luar biasa
sisakata
🌹🌹🌹🌹
sisakata
/Angry//Angry//Angry/
sisakata
makin 🥰🥰🥰aja
sisakata
Assalamualaikum semuanya. aku double up hari ini. makasih banyak yang udah mampir m, semoga selalu bahagia ya. 💚💚 jangan lupa tinggalkan jejak kalian, mari kita berteman. ini karya pertama aku di NT mohon dukungannya teman-teman,
sisakata
🥳🥳🥳🥳
sisakata: /CoolGuy/
total 1 replies
sisakata
🤗🤗
Lylia07
apakah dia daddynya si kembar 😭
sisakata: huhu, gak tauu, tunggu lagii yaa/Grin//Facepalm/
total 1 replies
Lylia07
bagus kak. bikin penasaran. semangat❤️‍🔥
sisakata: makasih udah mampir. Alhamdulillah kalau suka, nunggu up bab baru yaaa
total 1 replies
sisakata
up lagi
Miss Yune
Semangat Thor. 🥰 lanjut
sisakata: wah... siap kak😯🙆
total 1 replies
sisakata
Ini cerita seru banget. Komplit banget deh pokoknya. Monggo dicoba Guys 💚
sisakata: konfliknya seru dan mudah dipahami 🥰🥰
total 1 replies
sisakata
Hai, kak. terima kasih udah mampir dan suka sama cerita ini, tunggu part selanjutnya ya!!!🤗
Tsumugi Kotobuki
Gak berasa capek.
sisakata: baca lagi karya aku kak, aku udah update lagi /Determined/
total 3 replies
Eirlys
Pulang kerja langsung baca cerita, seru banget!
sisakata: baca lagi karya aku kak,
aku udah update lagi /Joyful/
total 4 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!