NovelToon NovelToon
Mr.Profesor I LOVE YOU

Mr.Profesor I LOVE YOU

Status: tamat
Genre:Anak Kembar / Dosen / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Cinta Seiring Waktu / Peran wanita dan peran pria sama-sama hebat / Tamat
Popularitas:46k
Nilai: 5
Nama Author: Res_29

seorang gadis bernama elana yang selalu ceria dan bertingkah random,jatuh cinta pada dosennya,dia terus mengganggu dosen tersebut hingga membuat sang dosen jerah dan memutuskan menerima cintanya.

namun sesuatu yang tidak pernah terduga terjadi dan membuat elana hancur,dia tidak menyangka jika sebuah fakta bisa membuatnya benar - benar hancur.

"aku harap setelah ini bahkan takdir tidak akan berniat mempertemukan kita"

"aku minta maaf,aku tidak pernah berniat menyakitimu"

elana pergi dengan perasaan hancur,dia meninggalkan tempat itu dengan air mata yang terus mengalir tanpa henti,hatinya benar - benar seperti di tikam 1000 pisau.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Res_29, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Teriakan menggunjang seisi rumah

Hampir seluruh penjuru dapur berada dalam keadaan berantakan,permukaan kabinet penuh dengan tepung dan hampir di seluruh tempat terdapat peralatan memasak dan bahan - bahan kue yang tergeletak sembarang.

Elana tengah berdiri di samping maria yang tengah berada di depan sebuah mixer,gadis itu memasukkan satu persatu bahan sesuai intruksi dari maria.

Tadinya elana sedang berda di dapur dengan soraya untuk membuat cup cake,namun ibunya tiba - tiba mendapat telfon dari sang ayah yang memintanya untuk melihat sebuah dokumen di ruang kerja ayahnya,sehingga ganti maria yang mengajarinya.

Hari ini elana berencana membuatkan cup cake untuk evan karena pria itu mengajaknya untuk bertemu semalam,dan elana mengatakan akan datang ke apartement pria itu nanti pukul 4 sore,sedangkan sekarang masih pukul 2 siang.

"Apa sudah semuanya",tanya elana saat setelah dia baru saja memasukkan bubuk vanili ke dalam adonan itu

"Sudah non,ini sudah semuanya dan ini sudah bisa di matikan",maria mematikan mixer tersebut dan mengangkat mangkuk aduknya

"Apa sudah bisa di tuang ke cetakan?",tanya elana polos

"Sudah... apa nona muda mau mencobanya?"

Elana mengangguk dan tersenyum senang,dia mengambil mangkuk aduk dari tangan maria dan menuangkan adonan cup cake ke dalam cup cetakan,namun mulut elana memang tidak bisa diam barang sebentar saja.

"Nanti aku akan bilang pada mama untuk memotong gaji bibi maria,enak saja sok - sokan menawariku menuang padahal bibi ingin lari dari pekerjaan kan?",gerutu gadis itu dengan wajah di buat menyebalkan mungkin

Maria yang mendengar sindiran untuknya bukannya bagaimana malah tertawa pelan,dia tidak akan terkejut dengan kelakuan nona mudanya,karena meskipun terdengar seperti sindiran namun elana hanyalah bercanda.

"Sudah selesai",elana girang bahkan sampai mengangkat kedua tangannya

"Sudah?",elana mengangguk dengan wajah polos seperti anak kecil,"kalau begitu saatnya kita memanggangnya"

Maria memasukkan cup cake itu ke dalam oven lalu mengatur suhu dan timernya,"ini akan matang 20 menit lagi,nona bisa tinggalkan saja dulu biar nanti bibi yang mengangkatnya"

Elana menggeleng cepat,"tidak... aku akan menunggunya di sini,bibi maria bisa pergi mengerjakan pekerjaan lain"

"Baiklah kalau begitu bibi ada di dapur belakang,jika ada apa - apa nona muda bisa memanggil bibi"

Elana mengangguk dan maria berlalu pergi ke dapur belakang di mana biasanya di sana di gunakan untuk memasak dan mencuci piring dengan jumlah besar atau yang mungkin tidak akan bisa di lakukan jika di dapur bersih.

Gadis itu menunggu sambil tak henti - hentinya memandangi cup cake yang tengah mengembang di dalam oven dengan mata berbinar,dia sudah membayangkan saat dia membawa cup cake yang di hiasnya dengan cantik kepada evan.

Dia sudah membayangkan bagaimana ekspresi dan respon evan saat menerima kue itu,hingga denting alarm oven berbunyi membuat lamunannya buyar.

Elana segera membuka pintu oven namun karena saking bahagianya melihat cup cakenya yang mengembang sempurna sehingga dia lupa memakai oven mitt,gadis itu langsung mengangkat loyang cup cake dengan tangan kosong dan alhasil tangannya pun terbakar.

"Aakkhh... MAMAAAAAA",Teriak elana tanpa sengaja menjatuhkan loyang cup cakenya membuat kue itu jatuh ke lantai

Maria yang mendengar jeritan nona mudanya langsung berlari begitu saja meninggalkan piring yang tengah di cucinya,dengan panik dia menghampiri elana dan melihat gadis itu yang meringkuk di depan oven sambil menangis,dia juga melihat loyang cup cake yang terbalik di lantai,sehingga dia tau apa yang sudah terjadi.

"Nona baik - baik saja?di mana yang sakit?",tanya maria cemas sambil mengangkat bahu elana

Elana menunjukkan tangannya yang nampak memerah di bagian beberapa jari dan telapak tangan bagian dalam,maria segera menyeret sang nona muda ke wastafel yang menyalakan kran untuk membasuh luka bakar itu dengan membiarkannya di air mengalir.

Maria segera berlari mengambil salep untuk luka bakar di kotak p3k yang berada di bawah tangga.

Elana masih terisak lirih,meski rasa panas dan perih yang dia rasakan sudah sedikit berkurang karena dinginnya air,ini adalah pertama kalinya dia cedera di dapur,dan andai saja ayahnya tau maka mungkin oven beserta loyang yang menyebabkan putrinya itu cedera akan di buang begitu saja.

Sejak kecil ayah elana akan selalu melindungi gadis itu,bahkan semut saja akan langsung di pukul jika berani menggigit putrinya,gadis itu mulai berubah menjadi tomboy dan bar - bar saat masuk ke sekolah taman kanak - kanan di rumah kakek neneknya.

Karena tuan raymond dulunya juga suka balapan motor sehingga menurun pada elana dan kakeknya itu membiarkan cucunya memiliki jiwa petualang meski istrinya selalu memprotesnya.

"Ada apa siang - siang kau berteriak?",seru kevin yang datang ketika mendengar jeritan cempreng dari sang adik yang sangat mengganggu pendengarannya mana kala dia sedang berada di dalam ruang gym

"Ada apa el?"soraya juga segera meninggalkan ruangan kerja suaminya saat mendengar jeritan sang putri

Pria tua di rumah itu juga segera keluar dari kamarnya dengan terburu - buru saat mendengar teriakan sang cucu kesayangan padahal dirinya tadi tengah terlelap tidur dengan sang istri tercintanya.

Beberapa asisten rumah tangga di rumah itu juga berbondong - bondong datang ke arah dapur saat mendengar teriakan nona muda rumah itu,mengira ada sesuatu hal buruk yang terjadi dengan anak kesayangan majikannya tersebut.

"Aku lupa menggunakan oven mitt saat mengangkat loyang itu",jawab elana sambil menunjuk loyang yang terbalik di lantai dengan dagunya,suaranya benar - benar melas

"Sayang seharusnya kau hati - hati",soraya mendekati elana dan memegang tangan gadis itu,melihatnya dengan tatapan sendu

"Ck... hanya begitu saja kau membuat seisi rumah heboh",kesal kevin yang langsung memekik saat mendapat pukulan di belakang kepalanya dari sang kakek yang baru saja sampai di dapur,"aduh... Kakek"

"Diam",ujar tuan raymond ketus kepada kevin,lalu segera menghampiri elana,"kau baik - baik saja sayang?,dimana yang terluka?"

Elana menunjukkan luka bakarnya dengan wajah cemberut dan di buat semelas mungkin,semua orang yang ada di sana hanya bisa melihat dengan melongo elana yang mulai memainkan dramanya,mereka benar - benar ingin mimisan rasanya.

"Oh sayang lihatlah tangan cantik ini jadi terluka",tuan raymond meniup -niup pelan luka elana membuat gadis itu tertawa geli

"Maaf tuan ini salepnya",maria memberikan salep pada tuan raymond dan segera pria tua itu mengoleskannya pada luka sang cucu kesayangannya

"Dasar ratu drama.. lagi pula untuk apa kau ada di dapur?tumben sekali?setan koki mana yang merasukimu?apa setan tikus radatuli si cacing kremi itu?"kevin terus mencecar elana dengan nada yang mengejek hingga tuan raymond menatapnya tajam namun di abaikan oleh pria itu

"Benar sayang memangnya tumben sekali kau berada di dapur apalagi membuat kue,untuk apa?",tanya tuan raymond penasaran

"Dia ingin memberikan kue buatannya pada crushnya ayah",soraya menyahuti

"Crush apa?siapa sebenarnya pria yang kau sukai?apa kau benar - benar jadi bayi gula pria tua?apa kau kekurangan uang hah?",lagi - lagi kevin mencecar elana dengan banyak pertanyaan

"Diam... kunci mulutmu itu atau kakek yang akan menguncinya",ujar tuan raymond membuat kevin langsung memutar bola matanya malas

Di mata kakeknya elana adalah segalanya,bahkan pria tua itu mungkin bisa saja mengusir soraya yang notabenenya sendiri jika berani membuat elana terluka barang sekecil apapun.

Padahal jika tidak ada elana maka semua cucunya akan di sayangi sama rata,apalagi kevin yang sukses di usia muda,pria tua itu selaku memamerkannya pada semua rekan bisnisnya,tapi jika ada elana maka semuanya akan di anggap tidak ada atau tidak nampak sama sekali.

"Sayang kamu tidak perlu mengejar pria sampai seperti ini,beli saja di toki roti jika ingin memberikan pria itu cup cake",ucap tuan raymond

"Tapi ini berbeda kakek,jika buatanku sendiri maka akan lebih special",elana berkata sambil menghentakkan kakinya seperti anak kecil yang tengah merajuk kardna di larang melakukan sesuatu

"Kejar saja crushmu itu sampai kau dapat,lalu setelah itu aku tidak akan membiarkannya masuk ke rumah ini barang selangkahpun",seru kevin yang langsung mendapat lemparan sandal dari tuan raymond

"Sudah - sudah sana kamu pergi dari dapur ini sebelum semuanya hancur",soraya segera mengusir mereka semua namun elana menatapanya dengan sendu dan berkata,"mama.."gadis itu cemberut dengan mata penuh permohonan

"Pergilah.. mama akan melakukannya sendiri"

Semua orang pergi dari dapur dan hanya tersisa soraya serta maria,soraya segera membuat kembalu cup cake dari awal sedangkan maria segera membereskan kekacauan yang ada.

Bagaimanapun dia adalah seorang ibu yang sangat mengerti putrinya,dia juga pernah muda dan pernah ada di fase - fase kasmaran seperti elana,jadi setidaknya dia bisa sedikit membantu putrinya itu dengan membuatkan apa yang di inginkan sang putri,yaitu beberapa cup cake special untuk di berikan pada crushnya.

1
rachma yunita
/Sob//Sob//Sob//Sob/Marcell......
rachma yunita
jangan sad ending dong thor...
Ayas Arus
buat marchel sehat dan sembuh y kak
Res_29: enaknya buat sembuh gak ya/Grin/
total 1 replies
Ayas Arus
semangt kakak.. ceritanya bagus
Ayas Arus
bisa2 nya ya mlah asyik sndri, sdgkn d rumhnya pada nangis semua
Ayas Arus
mnyingkirkn elana g mudah, ada kevin n marchel, srta kakeh reymon.. yg ada joyce yg d geprek dluan
Res_29
baru sadar aku kalau di bab ini tulisanku berantakan,nanti aku revisi kalau udah selesai semua ya
Devi Handayani
jangan jangan pak evan adiknya marchel.... oohh noooooo😲😲😲😲😲😲😲
Devi Handayani
cieee... pak evan mulai perhatian ama si tengil elena😁😁😁😁😁😁
Res_29: ikuti terus ketengilan elana yuk...
total 1 replies
Devi Handayani
ya ampun elll... usaha bgt sih kamyuu/Chuckle//Chuckle//Chuckle//Chuckle/
Devi Handayani
aduh Elena ga tau apa.... lagi jadi bahan ghibah babang babang ganteng di depan nohhh/Proud//Proud//Proud//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Devi Handayani
dicium... modar kamu elena/Sneer//Sneer//Sneer//Sneer/
Devi Handayani
lanjut thorr😊😊😊
Devi Handayani
oohh elanabjadilah anak penurut papamuu hehhehe😁😁😁😁😁😁
Devi Handayani
hmm ada marchel jangan jangan/Shy//Shy//Shy//Shy/
Devi Handayani
Bagus thorr... alur ceritanya menarik aku mulai tertarik😍😍😍😍😍
Res_29
nanti terjawab ya kak nikahnya umur berapa,terus ikuti updatenya,dari prolog ini menjelaskan bahwa cerita selanjutnya adalah cerita kenangan si wanita paruh baya ini.penyebutan paruh baya mohon di maafkan jika kurang pas di lihat usia yang di jelaskan di cerita
Devi Handayani
wanita paruh baya.... emang nikahnya umur brp??? /Shy//Shy//Shy//Shy/
Everdays TM
lanjut seru
Any
lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!