Apa jadinya jika seorang Ustadz mencintai gadis yang di anggap hanya gadis biasa tapi ternyata penuh dengan rahasia dan yang paling penting dia adalah seorang Mafia
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nurusysyifa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 30. Penculikan 2
Dalam keadaan tak sadarkan diri Tasya di bawa ke sebuah bangunan tua yang sangat jauh dari kota , rumah yang sudah sangat rapuh dan tak terawat lagi , debu di mana-mana sarang Laba-laba berjajar di setiap dinding bangunan itu daun-daun pohon berserakan di setiap sudut lantai
Tasya di ikat di sebuah kursi yang sebenarnya sudah mulai rapuh karena termakan usia, penjagaan sangat ketat di setiap lorong bangunan itu meskipun mereka tidak pernah tau siapa yang mereka hadapi sekarang namun penjagaan sangatlah ketat
Mereka tidak pernah berpikir bahwa ternyata perempuan yang mereka bawa adalah musuh mereka dan mungkin akan sangat mudah untuk mengantarkan nyawa mereka kepada sang Pencipta mereka
" gimana kak Vito, apa dia sudah sadar " tanya seorang gadis yang tak lain adalah Enjel
" belum dia masih dalam pengaruh obat, mungkin sebentar lagi dia akan sadar " jawab Vito, " sebenarnya apa yang kamu inginkan atas gadis itu " tanya Vito
" aku tak pernah menginginkan gadis itu tapi pak Fahmi lah yang aku inginkan,dengan kepergian gadis itu aku akan mudah mendapatkan pak Fahmi, terus apa yang kakak inginkan dari gadis ini " tanya balik Enjel
" aku hanya menginginkan tubuhnya yang sangat mulus itu, aku sangat penasaran dengannya, " ucap Vito sembari membayangkan betapa indahnya tubuh Tasya
" setelah aku mendapatkan nya terserah mau kau apakan dia, tapi yang jelas sebelum itu jangan pernah menyakitinya karena aku tidak mau melihat kulitnya terluka sedikitpun saat aku akan bersenang-senang dengannya apa kamu paham " ucap Vito
" terserah kakak, mau kakak apakan gadis itu, hahahaha " tawa Enjel lepas
" tapi kamu harus ingat setelah kamu mendapatkan Fahmi, perusahaannya adalah bagianku" ucap Vito tegas
" baiklah, " jawab Enjel
Mendengar suara pembicaraan yang sangat keras Tasya perlahan-lahan mulai membuka matanya, dilihat nya setiap sudut dari ruangan itu tempat yang begitu kotor dan asing bagi Tasya membuatnya sedikit bingung
" dimana aku, ini di mana, bukankah tadi aku ada di hotel " ucap Tasya serak
" jangan-jangan aku di culik tapi siapa yang berani melakukan ini, aku pastikan mereka nggak akan selamat, mereka telah berani membangunkan seekor Harimau, maka mereka harus menanggung semua perbuatan mereka " ucap Tasya geram
" oh ternyata pengantin baru sudah bangun rupanya " ucap Enjel yang tiba-tiba datang bersama Vito di belakangnya
" mau apa kalian " bentak Tasya
" jangan marah-marah sayang, di sini kamu akan bersenang-senang " ucap Enjel sembari memegang dagu Tasya
" lepaskan, " teriak Tasya
" jangan galak-galak sayang, sebentar lagi kamu akan benar-benar merasakan rasanya menjadi pengantin baru di sini," ucap Enjel sinis
" apa maksud kamu " tanya Tasya
" iya sayang sebentar lagi kau akan merasakan manisnya menjadi pengantin baru tapi bukan dengan suamimu, karena apa,?suamimu itu adalah milikku" hahaha " ucap enjel yang dilanjutkan tawa kemenangan
" jangan mimpi kamu, kalian tidak tau, kalian telah berurusan dengan orang yang salah " ucap Tasya tegas sembari mengeluarkan senyuman mautnya
" au..... au... aku sangat takut , hahaha " tawa enjel
" Hai cantik, apa kabarmu sayang sudah lama aku sangat merindukan mu aku ingin sekali menyentuh setiap semua kulit mulus ini, sayang sekarang kau adalah milikku " ucap Vito pelan sembari mengusap pelan wajah Tasya
" lepaskan tangan kotormu dariku, aku pastikan kau akan membayar semuanya, " ucap Tasya kesal
" iya sayang aku akan membayarnya dengan kenikmatan yang akan kau berikan padaku, " ucap Vito
" jangan harap kau bisa menyentuhku, ucap Tasya
" aku pastikan akan bisa menyentuh semua yang kau miliki ini sayang, " ucap Vito
" cuih.... ucap Tasya sembari meludahi wajah Vito yang pas ada di depannya
" berani-beraninya kamu meludahi ku, pengawal kasih dia makan, agar dia bisa kuat saat bersenang-senang denganku " panggil Vito
Vito pun keluar dengan Enjel dengan wajah kesal, setelah Vito keluar pengawal masuk dan memberikan pada Tasya yang di tunjukkan oleh Vito, pengawal melepaskan ikatan yang ada di tangan Tasya agar bisa makan dan setelah itu keluar meninggalkan Tasya dan mengunci pintu ruangan itu
" aku harus bisa keluar dan sepertinya aku juga harus menghadapinya sendiri karena aku juga tidak bisa memanggil teman-teman ku, untung saja cincin ini aku pakai, karena hanya inilah senjata yang aku punya saat ini " ucap Tasya
Tasya mulai berjalan mengendap-endap ke pintu dan berusaha membukanya dengan besi kecil yang ada di situ, tak butuh waktu lama Tasya sudah berhasil membuka pintu itu, melihat ada seorang penjaga yang ada di depan pintu Tasya pun mulai beraksi
Tasya memukul orang itu dari belakang dan seketika orang itu sudah tak sadarkan diri
" kalian akan menanggung semua perbuatan kalian " ucap Tasya sinis
" meskipun aku tidak bisa memanggil teman-teman aku berharap kak Joe bisa melacak ku melalui GPS yang ada di cincin ini " ucap Tasya sembari melihat cincin yang ada di jarinya itu
Tasya kembali berjalan untuk mencari pintu keluar dari tempat itu, saat Tasya jalan ternyata Vito sudah keburu memergokinya, Vito pun memanggil semua bawahannya untuk segera menangkap Tasya lagi
" kamu mau kemana sayang, kita belum bersenang-senang di sini, setelah kita bersenang-senang aku akan mengantarkan mu pulang kepada suamimu ucap Vito
" oh benarkah, ok aku Terima tawaran mu lagian aku juga sudah lama tidak bersenang-senang " jawab Tasya dengan senyuman mautnya
" tapi sepertinya bukan kamu yang akan bersenang-senang tapi akulah yang akan bersenang-senang " sambung Tasya dengan senyum yang tak sedikitpun memperlihatkan ketakutan
" apa maksudmu " tanya Vito karena merasa ada yang aneh dengan Tasya yang tak merasa takut sedikitpun
" ayolah, kesenangan akan aku mulai sekarang " ucap Tasya yang sudah siap menghadapi mereka semua
" penjaga tangkap dia dan bawa dia kembali masuk, " ucap Vito keras
penjaga pun satu persatu mendekati Tasya, dengan gerakan secepat kilat Tasya mulai memainkan kaki dan tangannya, dengan dua kibasan dua orang yang hendak menangkap Tasya terlempar dan terjatuh tepat di kaki Vito dan sudah tak bernyawa, Vito pun sangat terkejut melihat kemampuan Tasya yang jauh lebih tinggi dari orang-orang yang sudah dilatih olehnya
Vito pun kembali menyuruh orang-orangnya sekitar lima belas orang untuk melumpuhkan Tasya, namun ternyata mereka semua pun berhasil dilumpuhkan terlebih dahulu oleh Tasya
" gimana pak Vito yang terhormat, apa masih mau bersenang-senang denganku, " tanya Tasya sinis
" siapa sebenarnya kamu" jawab Vito keras
" pak Vito tidak perlu tau siapa saya, tapi yang jelas saya tau semua tentang anda, ketua dari geng serigala pak Vito , plok.... plok.... plok... ucap Tasya diteruskan bertepuk tangan
" dari mana kamu tau itu, " tanya Vito kesal
" hanya orang bodoh yang tidak akan tau siapa bapak " jawab Tasya
" jadi kamu sudah tau sekarang rasakan ini " ucap Vito dan langsung menyerang Tasya mereka saling beradu kekuatan meskipun Vito jauh di bawahnya namun Tasya sedikit kewalahan oleh Vito, dan ternyata Vito menggunakan sebuah pisau kecil yang sudah di beri racun,dan pisau itu mengenai pundak Tasya, Tasya pun seketika mulai kehilangan keseimbangannya namun dia berusaha untuk tetap bertahan,
buk......
terdengar keras Vito memukul perut Tasya, Tasya tak bisa menghindarinya lagi dan akhirnya Tasya pun terjatuh,
" hahahaha ternyata hanya segitu kemampuan kamu, sekarang kita akan benar-benar bersenang-senang sayang, " ucap Vito dan mulai mendekati Tasya yang sudah mulai terpengaruh oleh racun dari Vito
" aku harus kuat aku tak akan biarkan dia menyentuhku sedikitpun " batin Tasya
Vito sudah mulai berjongkok di sebelah Tasya, dan dengan gerakan cepat Tasya mememcet bagian tengah cincin yang ia pakai dan segera memukul perut Vito dengan cincin itu yang ternyata adalah senjata untuk melumpuhkan lawan
bruk....
Vito terjatuh dan tak sadarkan diri
Tasya berusaha keras untuk segera pergi dari tempat itu, Tasya keluar dengan merambat dari dinding ke dinding lain entah racun apa yang membuatnya seperti ini pikir Tasya
Tasya sampai di luar bangunan itu dan bergegas pergi menggunakan mobil yang mereka buat membawa Tasya kesitu
perlahan-lahan Tasya menjalankan mobilnya, karena jarak Tasya lebih dekat dengan hotel yang ia gunakan untuk pernikahannya makan ia putuskan untuk menuju hotel itu
" aku harus tetap bisa bertahan, aku nggak boleh pingsan, aku harus secepatnya sampai di hotel " ucap Tasya yang mulai lemah karena luka yang ada di pundaknya dan juga racun
dengan susah payah, dan dengan sedikit kesadaran akhirnya Tasya sampai di hotel, Tasya turun dari mobil dan mulai berjalan dengan tertatih-tatih, petugas keamanan yang melihat Tasya langsung berlari kearahnya untuk membantu Tasya
" Bu... apa yang terjadi sama Bu Tasya, " tanya petugas itu
" pak bagas tolong bantu aku masuk " pinta Tasya pada orang itu yang ternyata bernama pak Bagas
" baik Bu , pelan-pelan Bu " ucap pak Bagas yang memang sudah paham bahwa yang ia tolong adalah bosnya sendiri
pak Bagas pun membawa masuk Tasya , saat sampai di ruang aula ternyata semua keluarga Fahmi tengah berada di sana begitu pula dengan Fahmi
" pak Fahmi.... !!! panggil pak Bagas
Fahmi pun melihat ke arah pak Bagas , dan begitu terkejutnya Fahmi melihat istrinya yang tengah ia khawatirkan berjalan dengan susah payah dan di papah oleh pak Bagas
" astaghfirullah Ana,.....!!! teriak pak Fahmi dan berlari mendekati Tasya
saat Fahmi sudah di depan Tasya tiba-tiba tubuh Tasya tak mampu lagi untuk berdiri dan akhirnya Tasya terjatuh pas di pelukan Fahmi
Tasya terasa sangat lemah tubuhnya seakan tak mampu lagi bergerak entah racun apa yang Vito gunakan dan mengenainya itu
" aku harus secepatnya menemukan obat untuk ini, kalau tidak mungkin aku akan lumpuh , aku yakin dengan meminum obat yang kemarin akan membuatku bertahan setengah jam namun aku tak tau setelahnya, jadi dalam waktu itu aku harus membuat obat secepatnya " batin Tasya
" pak tolong bawa aku ke rumah sakit Natas
secepatnya, waktuku tidak banyak " ucap Tasya menahan sakitnya sendiri
" baik, " jawab Fahmi dan dengan air mata yang sedari tadi membasahi pipi Fahmi
" ustadz Farhan tolong anterin kami ke rumah sakit Natas secepatnya " pinta Fahmi
" baik ustadz " jawab Farhan
dan akhirnya merekapun berangkat ke rumah sakit Natas sedangkan Umi dan Abi akan menyusul mereka setelah Adiba tenang, karena Adiba terus menangis setelah melihat keadaan bundanya yang tak berdaya itu
ORG YG HEBAT BELADIRINYA AKN MMPUNYAI INSTING YG KUAT JIKA ADA BAHAYA MNGANCAM, MSKI ITU SERANGN MNDADAK DARI BLAKANG, TPI TASYA SRING KCOLONGN. DARI VITO, JONES, DN TRAKHIR EVAN & RIDWAN.
AIRIN MMG HRS DILATIH KERAS AGAR JDI WANITA KUAT & TANGGUH, TPI LIAT JUDUL NOVEL CINTA UNTUK AIRIN, DITIAP BABNYA KYKNYA AIRIN MSH BLM TANGGUH, MSH KCOLONGN..