NovelToon NovelToon
Bos Perkasa Mengejar Istri Nakal yang Kabur

Bos Perkasa Mengejar Istri Nakal yang Kabur

Status: tamat
Genre:Lari Saat Hamil / Penyesalan Suami / Dijodohkan Orang Tua / Tamat
Popularitas:228k
Nilai: 5
Nama Author: misshel

Demi terbebas dari tekanan Melia—ibunya, Olla memutuskan menikah dengan pria pilihan Melia bernama Alvin. Seorang pengusaha muda yang begitu kaku dan sombong.


Ia memberikan semuanya, agar di hari yang sama dia bisa melarikan diri dan hidup bebas.


Namun, kaburnya Olla setelah malam pertama, justru membawa petaka bagi Alvin Perkasa. Bagi Alvin, Olla adalah syarat mutlak agar dia bisa merebut kembali perusahaan warisan milik ibunya yang kini dikuasai oleh ayah dan kakak tirinya.

Bermacam cara Alvin lakukan, hingga akhirnya dia berhasil menemukan Olla, tetapi wanita itu justru selalu berhasil kabur setiap kali Alvin berusaha membawanya kembali.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon misshel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dia Putri Seorang Pembual, Jadi Jangan Heran!

"Ya ampun, Kakak Ipar!" Olla langsung melepas tangan dari cekalan pria dibelakangnya. Senyumnya cerah seketika.

Dia tidak tau kenapa tapi seharusnya kabur akan cukup mudah. Pria ini pasti ingin Alvin menukar dirinya dengan perusahaan itu. Tapi ini tidak akan semudah menculik bayi. Olla punya mulut, dan salah jika menculiknya di sini. Meski bukan lagi dokter di sini, tetap saja akan ada yang menolong jika dia berteriak.

"Kakak Ipar membuatku kaget," ujar Olla seraya mengulurkan tangan. "Kemarin belum sempat basa basi untuk kenalan, kan? Aku merasa nggak sopan sebagai keluarga baru."

Olla semakin melebarkan senyumnya. "Alvin di dalam, Kak ... bawa sekompi tentara atau apa lah namanya buat jaga aku."

Demian tentu tahu semua itu berkat video yang beredar. Agak konyol anak itu ya! Harusnya, yang berharga tidak dibiarkan menarik perhatian semua orang. Ini malah menjadi trending di dunia maya. Demian bahkan tidak perlu repot mencari alamat yang ditulis di foto tadi kan?

Demian terkekeh pelan, sehingga Olla sedikit ketakutan, akan tetapi dia ikut tertawa agar rasa takutnya tidak kentara.

"Kau tau, seharusnya kau menolak Alvin setelah semua uang yang kau nikmati setahun terakhir."

Maksudnya? Oh, tidak ... ia sama sekali tidak menyentuh uang dalam bentuk pecahan apapun dari keluarga ini. Olla langsung mencibir.

"Mama?" Olla tidak perlu pura-pura tidak tahu. "Sayangnya, saya harus berbangga diri karena setahun terakhir, saya menumpang makan di catering teman! Kalau tidak, pasti saya sudah seperti babbi saking banyaknya uang yang Kakak Ipar gelontorkan ke Mama!"

Demian mana percaya? Wanita ini pengangguran setelah dipecat dari rumah sakit ini. Uang dari mana lagi jika tidak menjual diri atau mengemis ke Alvin atau dirinya?

"Silakan berbangga, Olla, tapi yang sudah diberi tentu akan diminta kembali—"

"Maaf saya koreksi, Kakak!" Olla mendekat selangkah, mengusap pundak Demian yang langsung ditepis kasar oleh Demian. Tawa kecil Olla terdengar melihat betapa gusar Demian ini. Sensitif dan terkesan arogan. Pria model begini mudah dipermainkan harga diri dan egonya. Olla paham dengan mudah—tidak tahu alasannya apa.

"Uang yang anda berikan pada orang lain, tidak bisa anda tagih ke saya. Lagipula, kita baru bertemu kemarin, jadi bagaimana anda mengatakan hal seperti ini? Bukankah ini agak menakutkan?"

Demian tidak peduli, baginya sama saja uang itu diberikan pada siapa selama jaminan ada didepan mata.

"Bawa dia!" perintah Demian pada anak buahnya.

"Oh, wait-wait!" Olla seketika mengangkat tangannya. Ia tahu, ini bukan saatnya bicara baik-baik pada Demian. "Satu yang pasti, sekalipun saya mati, tidak akan berarti apa-apa untuk Alvin, karena kami menikah karena perjanjian yang menguntungkan satu sama lain."

Demian tidak bisa tidak terkejut akan kata-kata yang blak-blakan itu.

Olla sedikit mengejek. "Sial sekali bukan, Kak?!"

Demian bingung. Ia tidak tahu apa ini benar atau tidak. Tapi ia hanya heran kenapa sampai Alvin menyewa orang untuk menjaga Olla dan anaknya?

"Tolong pikirkan bagaimana Alvin mempermainkan Kakak selama ini ... ini hanya jebakan lain lelaki itu agar anda terpancing dan bingung." Olla melirik kiri kanan. Sungguh ia jumpalitan dalam hati dan berharap Demian percaya ucapannya. Ia sudah tidak bisa lagi tenang mengingat Alvin yang tidak mau datang membantunya.

Sialan kan pria itu! Maunya apa coba? Bawa orang sepleton tadi buat apa kalau pas kesulitan begini, malah nggak ada yang nongol satupun!

"Ah, ya ampun!" Olla seketika mendapatkan ide buat kabur. "Kakak, bisa tolong antar saya ke markas partai P? Saya harus menemui Pak Galih untuk koordinasi soal pengobatan dan pembangunan fasilitas kesehatan di desa yang saya pegang."

Olla melihat kiri kanan, pura-pura panik. "Aku udah pasti telat ikut briefing, dan pasti nggak bisa kembali ke desa secepatnya ini. Ini gara-gara Alvin bajingan yang terus minta dilayani sampai aku harus ke dokter buat benerin badan dan nggak hamil!"

Demian menyipit, menatap Olla teliti. Reaksi wanita ini kelihatan menyakinkan. Jadi dia memutuskan percaya dalam hitungan detik.

"Kapan kamu ke desa?"

Olla menatap Demian terkejut, seolah malu gerutuannya terdengar oleh Demian. "Lusa saya berangkat, kata Alvin masih ada satu dua hal yang harus diselesaikan sebelum kami pisah. Dan siapa tau sebelum kembali saya bisa ketemu keluarga besar kalian! Itung-itung nambah kenalan. Saya butuh koneksi setelah selesai di desa nanti, Kak!"

"Aku bisa bantu asal kamu nggak balik kerja sama Alvin lagi!" Demian akhirnya punya celah.

"Oke, Kakak Ipar ... tapi beneran carikan aku tempat kerja, ya! Kalau perlu kakak buat rumah sakit juga, aku yakin, Kakak sukses di bidang itu!" Olla menjilat.

"Tapi kalau kamu ingkar, anak kamu yang aku habisi! Aku udah tau dimana anak kamu kamu sembunyikan!" ancam Demian dengan muka sangat serius.

Olla mengangguk dan menggenggam tangan Demian yang semuanya bengkak itu. "Tentu Kakak Ipar. Pasti aku tepati janji! Makasih ya, Kak!"

Demian menarik tangannya kasar lalu menuju mobil. Membiarkan Olla mengikutinya ketakutan.

"Kak, apa nggak masalah saya satu mobil sama Kakak Ipar? Saya merasa nggak pantas!" Duh, Olla takut sebenarnya, tapi sudah terlanjur bilang juga. Gimana ini?

Demian mencibir sinis. Olla pasti merasa rendah dan hina di dekatnya. Ia dengan pongah berkata, "kamu harusnya tau sejak awal betapa hebat kami ini! Sebuah kehormatan bagimu karena bisa duduk sebelahan sama kasta tinggi sepertiku!"

Olla tidak membuang waktu lagi, lalu duduk seperti orang yang rendah diri. Uh, semoga nggak terjadi apa-apa. Ini agak menegangkan.

Alvin melihat semua itu tapi ia sengaja membiarkan Olla berusaha sendiri. Ia dan Devon sudah mengatur agar Demian teralihkan. Namun kesalahannya sendiri membawa Demian dengan mudah menemukan Olla.

Tapi ia heran dengan apa yang Olla katakan sampai Demian percaya semudah itu. Agak aneh saja kelihatannya. Tapi tidak juga. Demian memang dungu dan Olla sungguh pintar mengelabui. Entahlah siapa yang paling unggul di sini?

Alvin tersenyum licik. "Dia adalah anak seorang pembual, jadi jangan rendah diri jika kau keliru menilainya!"

1
YPermana
miss ini kapan dilanjut?? 🥺🥺🥺
Daniah Andini
astagaaa, aku sudah sejauh ini, ternyata Hiatus setahun lamanya?
ada apa dengan kak misshel?
tumben2an ini
Daniah Andini
POV Olla: pegang erat aku vin, jangan pernah lepaskan, kalau kamu melepasku aku yang akan mencengkerammu menemprlimu bagai lintah agar kamu tak mudah melepasku
Daniah Andini
panji semoga berusaha menyelamatkan nyawa ool
Daniah Andini
sukurin sajalah, habis keras kepala bgt
Daniah Andini
Andika tidak waras yah, Alvin bukannya anaknya, sedang Demian hanya anak bawaan
Daniah Andini
Karena tujuan pernikahannya dari awal sudah salah, Ola capek ke ibunya, Alvin untuk syarat mengambil harta warisan ibunya
Sofiyana Sofi
karyamu sungguh bagus banget thor,, dilanjutin aja ceritanya thor,, biar pembacanya senang,, semoga autor selalu sehat, dan dapat update terus ceritanya.. kami para pembaca selalu mengunggu karya² u thor.. lanjutin ya Thor agar tidak menggantung ceritanya.. satu² dulu yg diselesaikan ceritanya thor,,
Rita Tanti
Luar biasa
Ayachi
Thorrr, Lanjutin dong thorr karyanya yang ini, plisss, gantung bangettt😭 udah hmpir setahun loh thorrr karyanya ga up lgi, pliss thorr up lgi😭🙏🥺💞
Ayachi
Thorr udah setahun lohh😭 kenapa ga di lanjuttin?😭 Hubungan Olla dan Alvin Masi dalam kesalahpahaman, Alvin pikir Olla Masi ingin bebas sperti saat olla belum mencintainya dulu, TPI Alvin ga TW Olla udah ada rasa sama dia, teruss Olla pake lupa lgi taruhan yg dia buat sama Alvin mengenai Wika, jdinya Olla mikir Alvin ga butuh dia lgi... Waduhh stidaknya jangan gantungin disaat mereka hubungan mereka belum baik² sja dong thorrr 😭 mana Alvin Masi belum sadarkan diri lgi, dihh gantung banget... mana udah setahun lagi, ini beneran ga mw dilanjutkan Thorr?😭 ceritanya lebih menarik dari kisahnya Dinka jujur😭💞
Ayachi
sindrom Stockholm klo ga salah
Ayachi
ANJIRRttt sakit jiwa, gada hati. Rill udah gada hati, ga tau diri, ga tau malu lagi. HEYY! Andika is just Grace's driver! Cuma gelandangan yg di angkat derajatnya dan apa? bukannya bersyukur dan berterimakasih malah ngelunjak, membunuh, bahkan tanpa belas kasih menyiksa anak kandung hanya karena lahir dari wanita yg dia ambil harta dan nyawanya, udah gitu tiap peringatan kematian Grace malah berpesta pora. GILAAA Rill sih GILAA. Rumah sakit jiwa atau penjara harusnya tempatnya
Ayachi
Jelas Olla emosi pas tahu, Damian dan Andika dengan tega meracuni orang² di desa demi mempertahankan harta yg bukan milik mereka, entah gimana Olla bisa tahu
Ayachi
Jika di logika kan, Cinta tidak ada kaitannya dengan bisnis, bisnis yah bisnis itu hal material yg tidak bisa di hubungkan dengan perasaan pribadi seseorang yg bersifat privasi, dalam bisnis jika memakai perasaan tanpa melihat keuntungan yah bukan bisnis menguntungkan malah merugikan dan hanya orang bodoh yg melakukan bisnis tapi mau merugi.

Hanya karena wasiat harus memiliki pasangan baru dapat mewarisi bisnis tersebut, bukti nyata seperti buku nikah sudah cukup untuk memenuhi syarat. Hal seperti cinta tidak dapat dijadikan syarat karena sesungguhnya perasaan adalah suatu hal yg tak bisa di lihat, bisa dibuktikan tapi tetap tidak diketahui bukti tersebut tulus atau tidak.

Jadi, si tua Andika dan Damian kalian yg tidak memiliki perasaan dan hanya dibutakan harta harusnya lebih paham hal tersebut tapi malah sok² bijak/baik + sok tau menilai pernikahan seseorang demi mempertahankan yg bukan milik kalian. Sudah Jelas Tololnya + tak Tau malunya deh😏
Ayachi
Si Alvin mau sok²an kuat nahan gitu, emng Lo Cassanova, yg pro? Rasain tuh lemes dibuat olla
Ayachi
Oll, brani Skali kmu😭 Polisi loh itu yg kamu ancemm😭😭
'Nchie
ya kalian memang serasi. Olla Alvin ..sama di curangi keluarga sendiri
'Nchie
jangan metong dong Olla kasian Alvin...meskipun sama2 gilanya tapi kalian cocok😂
'Nchie
cerita Olla malah seru banyak ngakaknya...Sony . Sony ..kasian banget kamu 🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!