Raya Salsabila wanita yang memiliki IQ di bawah rata-rata, membuat nya menjadi Bully-an teman-temannya, Ia jatuh hati pada seorang Elvano yang memiliki IQ di atas rata-rata, sehingga ia membuat dirinya merasa seakan seperti langit dan Bumi, siapa sangka ia akan menikah dengan pria idamannya itu karena perjodohan , Pernikahan yang sama belum Elvano bayangkan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon fiah MSI probolinggo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 30
Mendengar ucapan El, Raya menatap El dengan tatapan tajam.
''Kenapa menatap ku begitu, jangan berfikir yang berlebihan, Mama yang menyuruhku, Kau jangan besar kepala dulu, '' ucap El yang mulai salah tingkah
''Bener, Mama yang nyuruh? atau jangan-jangan suami ku ini ingin melihat istrinya tampan beda ya... hayooo ngaku... '' goda Raya membuat El. semakin menjadi salah tingkah, El berusaha agar ia bisa menahan senyum nya kala Raya kini bergelayut manja di lengannya.
'Kenapa imut gini sih, Kenapa aku baru menyadari nya, ' bathin El yang semakin tak bisa menahan senyumnya.
''Tuh kan, senyum-senyum, '' goda Raya
seraya memiringkan wajahnya menatap El.
''Kau ini, sudah ayo! nanti kita bisa telat, " ucap El seraya menarik tangan Raya.
Sedangkan yang lainnya juga sudah sibuk berhias diri.
"Apakah akan buang-buang uang jika harus make up ke orang lain?"tanya Raya
"Dia temanku, dia tidak akan meminta bayaran untuk itu, tapi aku harus berangkat duluan, Aku di tunjuk sebagai_"
"Ya, aku tahu... nanti aku juga pasti akan ada di paling belakang, dan kau akan di kerumuni banyak wanita, tebar pesona!" cebik Raya
"Kau cemburu?" tanya El tersenyum
"Tentu, saat kau. bukan milikku saja aku cemburu, apalagi sekarang," ucap Raya sewot
Sungguh El merasa geli dengan kejujuran Raya.
Hingga tanpa di rasa mereka pun sampai di tempat Rere. Rumah minimalis yang banyak gaun indah dan peralatan make up.
"Hai ganteng, you sudah datang, Waw... ini istri You, ?" tanya lelaki yang setengah perempuan itu.
"Ckkk, Jadilah wanita jika di dekat nya, kalau di dekat gua, jadilah lelaki, geli tau, " ucap El yang malah membuat Rere tertawa
"Hahaha, kalau gua jadi laki di hadapan istri lho, ljk takut dia kepincut ma gua ya... ?" goda Rere
Raya yang sedari tadi terkejut melihat penampilan Rere yang ia kita ayalan wanita cantik, tapi ternyata...
"Hai cantik, Kenalkan gue Rendi, Panggil aja Rere seperti suamimu, " Rere mengulurkan tangannya pada Raya, yang mana Raya pun menerimanya
"Raya, " ucap Raya seraya tersenyum
"Idih, giginya bagus banget ce... " ucap Rere
"Ya susah aku cabut dulu ya, nanti Rere yang akan nganterin kamu ke tempat acara, Re... aku titip dia ya, " ucap El pada Rere
"Siap, Bos. Kau tak akan berkedip saat melihat nya nanti, " ucap Rere
"Jangan beri dia pakaian yang kurang bahan, dia mudah kedinginan, " ancam El
"Benarkah gadis cantik?" tanya Rere yang di geleng kan Kepala oleh Raya, membuat El salah tingkah.
"Cih, bilang saja... kau tak. mau berbagi keindahan tubuh istrimu dengan orang lain, pakai alasan mudah kedinginan," sindir Rere
"Ya, sudah sana pergi! gak jadi make up kalau kaj disini terus, " ucap Rere
"Yang natural, jangan menor, " ucap El seraya hendak melangkah kan kakinya.
"Aku pergi dulu, kau bersamanya, " ucap El seraya tersenyum pada Raya
Raya pun menganggukkan kepala nya dan tersenyum, Ia begitu bahagia saat El sudah memperlakukan ia dengan begitu baik.
"Duduklah cantik, " ucap Rere pada Raya
Raya pun duduk di kursi yang sudah Rere sediakan.
"Ini yang jatuh duluan siapa, ?" tanya Rere
"Aku, " ucap Raya tersenyum membaur Rere terkejut
"What! Kau cantik sayang... kau jatuh cinta duluan sama kutukupret itu, ?" tanya Rere
"Tiga tahun aku mengejar cintanya kak hehehhe, " jawab Raya jujur meski malu
"Beruntung banget tuh laki, Tapi nih ce... El lelaki yang baik, bertanggung jawab dan aku yakin, Jika El tipe lelaki yang setia, " ucap Rere seraya menghias wajah Raya
"Aku juga yakin itu kak, " ucap Raya
...----------------...
sedangkan di sebuah gedung sudah banyak anak yang datang mulai dari anak kelas 1 hingga kelas 3 termasuk geng dari Lola.
"Wah... El sudah datang, Keren banget sih, cowok gue, " seru Lola
"Idih, kapan kalian jadian, ?" ucap Astrid
'' Malam ini, aku akan menyatakan perasaan ku di hadapan semua anak-anak, Aku yakin ... El tak akan pernah bisa menolak pesonaku, '' ucap Lola percaya diri
''Yakin lu, mau ngungkapin perasaan lo di hadapan banyak orang, Gimana kalau El menolak? Bukankah itu sama saja mempermalukan diri lo sendiri, '' ucap Astrid
''Itu sudah resiko As... Kalau gue gak nyatain perasaan gue, sampai kapan gue nyimpen nya, Iya kalau El. kuliah disini, Karena gue denger... El. akan lanjut kuliah ke luar negeri, bayangin... cewek luar Negeri cantik, jika El menerima cinta gue kan enak, masih ada harapan, '' ucapan bodoh itu keluar dari Lola
'' Saran gue jangan deh Lola, gimana ya... kalau emang El itu tertarik sama elu, hanya saja dia tidak mau mengungkapkan, Itu otomatis El setiap hari itu deket lah sama elu, tapi nyatanya ... jangankan deket, bertutur siapa saja sama lu kayaknya dia ogah, ''ucap Rima ceplas-ceplos
'' setuju tuh sama Rima jangan deh jangan mempermalukan diri cukup Raya aja yang ngejar-ngejar Elvano, sampai saat ini, Raya hanya bisa mencintai kan? bikin malu tau gak'' ucap Astrid
''Nah, bener. Mana ada cewek yang ngejar-ngejar cowok, Meskipun Astrid juga begitu pada Devan, tapi masih ada dalam. bagasan normal, gak malu-maluin amat, '' Ucap Rima
Banyak para Anak-anak yang meminta foto bersama El, sebagai Kenang-kenangan.
''Dimana Raya, Kenapa jam segini belum datang, Cih... dia bilang El sudah menjadi miliknya, nyatanya... Dia datang sendiri, '' gumam Amel
'' Raya belum datang?'' tanya Devan
''Belum, dia bilang sudah menjadi kekasihnya El, nyatanya apa? El datang sendiri, dia juga mengatakan kalau Kak Devan itu adalah calon kayaknya Benarkah?'' tanya Amrl pada Devan. ''Apakah kau tidak percaya dengan perkataan sahabatmu, Apakah pernah Raya berbohong padamu? seharusnya kau percaya itu bahwa setiap apa yang Raya katakan itu adalah kebenaran, Aku memang calon Kakaknya Raya, '' ucapan Devan tentu membuat Amel sangat terkejut.
''Lalu, tentang EL dan Raya?'' tanya Amel
''Kau. perhatikan saja nanti di acara ini aku tahu... ada sedikit yang bisa kau ketahui." ucap Devan seraa tersenyum, Bersamaan dengan itu, sebuah mobil baru saja sampai di depan gedung, El sangat mengenali mobil itu, ya Itu adalah mobil Rere yang kini sudah membawa Raya ke tempat acara nantinya, El menatap mobil itu, ia ragu akan keputusannya apakah ia akan menghampiri Raya atau tidak, tapi jika Raya tidak di datangi, otomatis Devan akan mengakhirinya dan memegang tangannya, dan tidak menginginkan itu, dengan langkah cepat dan menuju ke arah mobil yang mana Rere sudah membukakan pintu belakang yang diduduki oleh Raya, semua mata terkejut, Karena El sendiri yang datang dan mengambil tangannya wanita itu, yang kini berdiri di dekat El.
walaupun sakit hati saat saat raya
mengabaikan perasaan Devan
tapi ujung-ujungnya El menjadi suaminya/Wilt/
walaupun sakit hati saat saat raya
mengabaikan perasaan Devan
tapi ujung-ujungnya El menjadi suaminya
Lanjutkn thor
Jangan lama ya thor
aku tunggu setiap hari,tp gk kunjung update