Kisah seorang mantan cassanova dan juga ketua mafia, diselingi komedi.
Baca dulu novel pertama author yang berjudul "My Ice Girls Saranghae..."🤗
Darren Ferguso seorang mantan play boy sejati memutuskan mengakhiri masa lajangnya dengan seorang gadis yang berhasil membuatnya bertekuk lutut.
Gadis unik yang membuatnya terpana akan kepandaiannya dalam bela diri. Gadis itu bukan gadis sembarangan.
Rasa bahagia tak mampu mereka sembunyikan, karena pernikahan mereka tinggal menghitung hari. Namun rona bahagia itu seakan sirna kala masa lalu Darren kembali ke dalam kehidupan pria itu.
Wanita yang berhasil membuat Darren mengeluarkan sisi liarnya sebagai seorang laki-laki.
"Darren aku merindukanmu!"
Tanpa menunggu lama wanita itu menubruk tubuh tegap pria berjambang tipis itu. Wangi lembut nan menggairahkan menguar dari tubuh wanita itu. Wangi yang sangat ia rindukan. Hingga membuat pria matang itu lupa diri.
Tanpa mereka sadari, seorang gadis mematung menyaksikan cal
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon AniitaLee_, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Oppa is My brother
Andai oppa Sean bukan kakakku, pasti aku akan memacarinya. Oppa tampan, mapan kurang apa lagi ? Aku rasa tidak ada. Tapi aku penasaran, kenapa sampai saat ini oppa tak kunjung mengenalkan wanitanya kepadaku? Sebenarnya tipe wanita oppa itu seperti apa?
Sona pun bermonolog dalam hati. Sepanjang perjalanan gadis itu hanya diam dan mengikuti apa yang kakaknya minta. Meski sebenarnya ia sedikit merasa aneh akan perhatian sang kakak.
Tak lama mobil yang di tumpangi oleh kakak beradik itu berhenti di sebuah butik ternama langganan para artis papan atas.
“Oppa, kenapa kita datang ke sini?”
“Belanja,” jawab Sean dengan entengnya.
Sona semakin tak mengerti, semenjak kapan oppanya mempunyai hobby baru yaitu berbelanja? Biasanya pria tampan itu hanya ingin terima jadi saja tanpa ingin bersusah payah mencari kebutuhannya sendiri. Karena sudah ada maid yang mengatur semua kebutuhan yang ia perlukan.
Sean pun melangkah ke depan terlebih dahulu, sedangkan Sona mengekori sang kakak dari belakang.
Melihat ada tamu VVIP datang menyapa butik mereka, seorang manager dan beberapa karyawan butik menyambut kedatang Sean dan Sona dengan ramah dan penuh senyum.
“Annyeonghaseyo tuan dan nona, sudah berkenan mampir ke butik kami. Apakah ada yang bisa kami bantu?” tanya manager tersebut dengan ramah dan senyum merekah yang tak luntur.
“Tolong carikan gaun yang terbaik di butik ini untuknya,” tunjuk Sean kearah Sona.
“Heh? Sona?”
Sona yang di maksud oleh Sean pun hanya melongo. Gadis itu fikir oppa-nya lah yang ingin berbelanja pakaian, tapi ternyata oppa-nya akan belanja untuk dirinya.
“Mari nona, kami akan membantu mencarikan gaun terbaik dan tercantik di butik kami ini,” ajak sang manager butik sambil mengaitkan lengan Sona yang masih belum bisa memahami maksud dan tujuan sang kakak mengajaknya untuk berbelanja.
Sang manager pun membawa Sona ke ruang ganti, seluruh pegawai butik membawa gaun cantik rancangan desainer terbaik mereka. Sedangkan Sean hanya menunggu di ruang tunggu sambil memainkan gadgetnya. Dan anak buahnya menjaga di luar.
Kunjungan Sean kali ini VVIP, jadi tidak ada pelanggan lain yang datang ke butik itu kecuali dirinya dan Sona.
Sona pun mencoba gaun pertama, gaun berwarna silver yang di lengkapi aksesoris tile berbentuk perpaduan antara kemben dan baby doll. Sona pun melangkah keluar ruang ganti untuk menunjukkan kepada sang kakak, mana gaun yang pantas untuknya.
“Oppa! Look me!” cuit Sona mengalihkan atensi Sean dari gadget pintarnya. Namun Sean pun langsung menggeleng dan kembali memainkan gadgetnya.
Sona pun nampak lesu. Lagian ia sedikit menyesali kenapa tubuhnya tak menonjol sedikit saja. Sona nampak memegang buah melonnya yang ukurannya pas di tangannya.
“Huh, kecil apa cup-nya yang terlalu besar ya? Astaga kenapa badanku semakin kerempeng saja sih?” Keluh Sona yang baru menyadari selepas sakit berat badannya sedikit berkurang.
“Jangan berkecil hati nona, kami masih punya banyak gaun cantik rancangan desainer terbaik kami. Kami akan mencarikan yang pas dengan ukuran tubuh anda,” hibur sang manager yang menyadari raut kesedihan Sona.
“Baiklah, aku akan mencoba yang mana lagi?”
Kali ini sang manager butik memberikan sebuah gaun khas musim panas di negara Korea. Yaitu dress panjang dengan motif bunga.
Sona nampak cantik dalam balutan itu. Lalu sang manager menyuruhnya keluar ruang ganti untuk menunjukkan kepada Sean.
“Oppa! Look me!” cuit Sona lagi.
Sesaat Sean pun terpukau akan kecantikan adiknya Sona, namun sedetik kemudian ia menilai dress yang adiknya kenakan terlalu berlebihan.
“No.”
Balas Sean singkat padat dan berisi. Sona pun menghentak-hentakkan kakinya saking kesalnya atas tanggapan yang oppa-nya berikan. Lalu gadis itu pun berbalik ke ruang ganti untuk mencoba dress atau gaun selanjutnya.
“Dasar manusia batu, seleranya seperti apa sih? Aku sudah lelah mencoba gaun dan dress-dress ini,” gerutu Sona sambil mencebikkan bibir bawahnya.
“Tenang nona, kami masih punya gaun andalan kami yang masih fresh baru saja selesai di desain. Sebentar kami akan ambilkan.”
Tak lama sang manager butik itu membawa sebuah gaun cantik. Berwarna putih dengan bahu yang terbuka, namun tidak menampakan belahan melonnya. Dan di hiasi sleyer yang mengelilingi area dadanya.
Sona pun merasa sudah tidak antusias lagi, karena gaun dan dress yang ia kenakan semua mendapat penolakan dari sang kakak. Ia pun sudah pasrah dan menyerah jika gaun terakhir ini di tolak kembali oleh kakaknya, maka Sona akan memilih pulang.
“Lihat! Anda cantik sekali nona, tuan muda Sean pasti akan semakin mencintai anda!” celetuk sang manager dengan semangat.
“Mencintai aku?” tanya balik Sona.
“Tentu saja, bukankah anda calon istrinya? Setahu saya selama ini tuan Sean jarang membawa seorang gadis ke butik kami ini. Melihat tuan Sean membawa anda, kami sangat bahagia. Apalagi kalian nampak cocok satu sama lain,” ungkap sang manager dengan jujur.
“ Mwo? Kami cocok? Tapi maaf, oppa adalah kakakku miss bukan kekasihku,” ujar Sona menjelaskan.
“Mwo?? Ma..maaf nona, kami fikir anda adalah calon istri tuan muda Sean,” ucap sang manager dengan menyesal.
Bukan hanya manager saja yang berfikiran seperti itu. Bahkan Seluruh pegawai butik itu memikirkan hal yang sama. Karena ini moment langka seorang Sean membawa seorang gadis. Kepergian Sona dari Korea dan menetap di Indonesia membuat sebagian warga Korea tidak tahu bahwa Sean memiliki adik perempuan. Karena Sona memang jarang di expos ke publik oleh ayahnya demi menjaga keselamatan gadis itu.
**Bersambung....
Bonus pict Sean ya gaess biar kehaluan kita semakin haqiqi...🤭**
By your side, hadir
Saling dukung yuk, #By Your Side
Yuk saling dukung ^By Your Side^ jangan lupa mampir ya
halo kak yuk kita saling dukung #by side you