Sebuah dunia lain yang disebut Nirwana,begitu indah dan damai selama ratusan tahun,sejak kemunculan kitab kuno peninggalan leluhur yang disebut sebagai pusaka tingkat tinggi,tiba" muncul dan menggemparkan seluruh penghuni Nirwana,Rumor mengatakan siapapun yang mampu mempelajari dan menguasai isi kitab itu akan menjadi kstria terkuat dan menjadi penguasa Dunia,Edward seorang anak yang berasal dari Nirwana harus tersingkirkan dari dunia asalnya karena sebuah tragedi pembantain yang mengorbankan seluruh keluarganya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Widianto, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
5 Naga Penjaga Pusaka Dewa II
"Saat Calista mulai memojokkan salah satu naga itu, kedua naga lainnya mulai mengatur formasi tempur dan menggabungkan kekuatan", naga angin mendatangkan gelombang tornado lalu disusul oleh naga listrik yang mendatangkan listrik bertegangan tinggi, sementara naga bumi yang mulai terdesak oleh serangan Calista masuk ketanah dan menggetarkan tanah", kekuatan ketiga naga itu bersatu membentuk pusaran angin disertai listrik yang menggelegar serta gocangan yang begitu dasyat hingga membuat siapa saja yang ada di dekatnya ikut terseret angin dan hancur terkena Sambaran listrik.
"Saat gelombang besar itu hampir mengenai Calista", Sancala dengan cepat menyambar tubuh Calista dan membawanya pergi dari tempat itu,sesaat kemudian sebuah cahaya putih yang sangat terang terpancar dari tubuh asli Calista dan dibarengi dengan munculnya seseorang tepat dihadapan Calista. Tak lama kemudian Calista mulai tersadar karena sudah berhasil keluar dari dimensi lain", melihat ada seorang pria di dekat nya memakai pakaian hitam dan membawa sebuah pedang katana serta memakai penutup wajah, Calista merasa kawatir dan berfikir kalau orang itu akan mencelakainya", hingga membuatnya gugup dan dengan cepat mengambil pedang miliknya laku mengarahkan pedangnya ke arah orang itu.
Tunggu nona, aku tidak bermaksud jahat pada nona", justru kedatanganku kesini hanya ingin menolong nona.
Siapa kamu sebenarnya", bentak Calista pada orang berpakaian serba hitam itu.
" tenanglah nona.
"Karena Calista terus mengarahkan pedangnya, Sancala membuka penutup wajahnya", dan betapa terkejutnya Calista setelah melihat wajah orang yang selalu dekat dengannya, sebelum bertemu Edward yang menolongnya saat peristiwa perampokan di dalam hutan yang membunuh seluruh pengawalnya.
" ayah", jadi selama ini ayah masih hidup?
Tentu saja nak", ayah selalu mengawasimu dan juga kakakmu .
"Kakak masih hidup?"
"Benar putriku", bahkan ibumu juga masih hidup.
"Lantas dimana mereka sekarang?"
" mereka sedang berada di suatu tempat,jika sudah waktunya ayah pasti akan mengajakmu bertemu mereka.
"Langit yang mulanya berwarna biru", dan awan putih yang menghiasinya serta sinar mentari yang begitu cerah,tiba tiba menghilang dan menjadi gelap gulita seolah hari sudah berubah menjadi malam", cahaya putih yang masih terpancar di seluruh tubuh Edward seolah menjadi penerang dalam gelap, namun Edward masih belum tersadar dari meditasi nya", semua orang yang ada disekitarnya begitu khawatir,terlebih Calista wanita yang selalu dekat dengannya", suara gemuruh dari langit disertai guntur menggelegar cukup keras mengagetkan semua mahluk yang ada di hutan kematian.
" ayah apa yang sebenarnya terjadi?" tanya Calista yang masih bingung dengan apa yang dilihatnya.
" ketiga naga yang kau hadapi tadi akan datang kemari", sebaiknya kau jaga kekasihmu biar ayah, Nagini dan paman Bagula yang akan menghadapi mereka.
"Baik" hati hati ayah.
"Sancala yang sudah tau hal ini akan terjadi, segera mendekati Bagula dan Nagini yang juga masih bingung dengan apa yang terjadi dengan perubahan alam yang begitu cepat, yang seharusnya belum waktunya malam datang.
"Tuan Bagula dan Nona Nagini bersiaplah,sebentar lagi ketiga naga itu akan datang kemari", saat ini ketiga naga itu sedang dalam pengaruh kekuatan jahat.
" pengaruh kekuatan jahat, apa maksudmu?" tanya nagini yang masih belum mengerti dengan perkataan Sancala.
"Nanti aku jelaskan setelah kita berhasil menaklukkan mereka, yang terpenting sekarang kita harus menggunakan seluruh kemampuan kita dan jangan ragu untuk membunuh mereka jika terdesak", Tuan Bagula tolong bersembunyi dulu dan gunakan segel bayangan ini untuk melumpuhkan mereka, aku dan Nona
Nagini akan memancing ketiga naga itu kesini.
"Setelah memberikan sebuah gulungan pada Bagula, Sancala dan Nagini segera menuju kearah suara guntur yang menggelegar", dari langit yang gelap itu tiba tiba muncul sebuah lubang hitam yang sangat besar dan dari lubang itu keluar tiga ekor naga yang cukup besar", melihat kemunculan ketiga naga itu Sancala dan Nagini juga merubah diri mereka menjadi naga, Sancala menjadi sosok naga api yang seluruh sisiknya diselimuti oleh api yang siap membakar siapa saja yang mendekatinya,sementara Nagini berubah menjadi naga es yang seluruh sisiknya berwarna putih dan siap membekukakan apa saja yang dilaluinya.
"Bagula yang menyaksikan,pertarungan lima naga itu begitu takjub dan heran", karena seharusnya kelima naga itu adalah saudara dan saling melindungi satu sama lain dan memiliki tugas untuk menjaga pusaka dewa,entah apa yang membuat mereka bisa tercerai berai dan saling bertarung.
Ketiga naga itu menyerang Sancala dan juga Nagini secara bertubi-tubi", Sancala menangkis serangan naga petir dengan ekornya dan membuat semua pepohonan yang ada disekitarnya terbakar dan tumbang,sementara Nagini harus menghadapi naga angin dan juga naga bumi.
"Naga angin dengan kecepatannya", terus menyerang Nagini dan berusaha memojokkannya, dengan kemampuannya yang mampu mendinginkan udara dan membuat bongkahan es", Nagini membuat pisau es dan melemparkannya pada Naga angin untuk menyulitkan pergerakannya.
"Sementara naga bumi yang tak bisa bertarung di udara", mengumpulkan batu- batu yang ada di tanah maupun didalam tanah dan dilemparkan ke Nagini dengan kecepatan tinggi,mendapat serangan bertubi-tubi dari kedua lawannya Nagini terus menghindar dan mencari titik buta gerakan lawannya", sesekali Nagini memancing kemarahan kedua Naga itu agar formasi serangan yang mereka buat tak setabil dan bisa dipatahkannya.
"Sancala dan naga petir berputar-putar di udara dan saling serang dengan kekuatan mereka masing-masing", hingga membuat udara disekitarnya menjadi panas dan Sambaran petir ada dimana- mana,Bagula terus mengamati pertarungan para naga itu dan sesekali melihat ke arah Edward dan Calista yang sedang berlindung dibawah reruntuhan goa yang telah hancur.
Tiba-tiba sebuah sambaran petir mengarah pada Calista yang sedang berada didekat Edward",namun anehnya sambaran petir itu tak mampu melukai tubuh gadis cantik itu, cahaya putih yang terpancar dari tubuh Edward seolah ikut melindunginya dari serangan apapun yang mengarah padanya.
"Bagula yang melihat kejadian itu awalnya merasa khawatir dan ingin menyelamatkan gadis itu, namun setelah melihat bahwa cahaya putih yang menyelimuti tubuh tuannya bereaksi lebih cepat dan mampu menangkis sambaran petir itu", Bagula merasa sedikit lega dan terus mengamati pertarungan para naga itu dan menyiapkan perangkap sesuai perintah Sancala.
"Nagini akhirnya berhasil membuat naga angin dan naga bumi marah,dan serangan kedua naga itu jadi tidak beraturan", merasakan kekuatan besar yang dikeluarkan oleh kedua naga itu, Nagini terus menghindar dan sesekali membuat perisai es untuk melindungi dirinya dari serangan yang bertubi- tubi dari kedua lawannya itu.
Melihat kesempatan yang sangat bagus itu", Nagini tak menyia-nyiakannya, dia menggiring kedua lawannya itu kearah Bagula yang sudah selesai membuat segel bayangan sesuai dengan petunjuk yang ada di gulungan yang diberikan Sancala padanya.
Kedua naga itu terbang mengikuti Nagini sambil mengeluarkan Serangan serangan yang mematikan", dan membuat hutan yang mulanya rimbun dipenuhi pepohonan yang sangat lebat kini menjadi sebuah tanah lapang yang sangat luas dan banyak cekungan di tanah,hanya beberapa pohon yang masih berdiri kokoh di area hutan itu.
"Saat hampir sampai di area segel bayangan yang di buat Bagula", Nagini mencoba jurus barunya yang dia dapatkan selama menjaga goa tempat penyimpanan pusaka dewa yang ada di hutan kematian", bayangan Nagini menjadi banyak dan menyulitkan penglihatan kedua naga yang mengejarnya,sementara tubuh aslinya bersembunyi di suatu tempat", tak ingin terkecoh dengan jurus aneh Nagini, kedua naga itu menyatukan kekuatan dan menghancurkan semua bayangan Nagini.
Akan tetapi kekuatan kedua naga itu tak mampu menghancurkan semua bayangan Nagini", masih ada beberapa yang terus berlari ke arah segel bayangan,saat mulai masuk ke area segel bayangan, mereka semua telah dirasuki oleh sesuatu", kedua naga itu tak menghiraukan meski kekuatan mereka mulai melemah dan tubuh mereka mulai kaku,mereka terus mengejar bayangan Nagini dan akhirnya kedua naga itu berhasil menangkap bayangan Nagini.
Melihat Nagini berhasil di tangkap oleh kedua naga itu", Bagula merasa khawatir dan berusaha untuk menyelamatkannya,namun ada yang aneh dengan tubuh Nagini, saat naga angin mencabik- cabik tubuh Nagini tak ada darah yang keluar dari tubuhnya,tubuh naga putih milik Nagini kaku dan menjadi bongkahan es", Saat Bagula ingin menyelamatkan Nagini,tiba-tiba dari arah belakang seorang wanita cantik menarik tangannya dan Bagula hilang bersama wanita itu.
-----------------------
Suka baca cerita fantasi apa lagi dua dunia yang ada kisah cintanya?
Bisa baca novel aku judulnya "Kisah Cinta Dua Dunia. " bisa di lihat di profil ku...
Dijamin rekomendasi banget...
Terimakasih ditunggu dukungannya...
Semoga Author makin lancar nulisnya...
titipan salam dari "Kamu Milikiku"