NovelToon NovelToon
Garis Darah Naga Purba

Garis Darah Naga Purba

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Action / Fantasi
Popularitas:7k
Nilai: 5
Nama Author: CICAK rawa

Ye Chenlong adalah aib terbesar Klan Ye.

Di hari ujian bakat, ia dinyatakan memiliki bakat kultivasi terburuk sepanjang sejarah. Tunangannya memutuskan pertunangan di depan semua orang, keluarganya mengusirnya tanpa belas kasihan, bahkan nyawanya hampir berakhir di hutan terlarang.

Namun, di ambang kematian...

Darah yang telah tertidur selama ribuan tahun akhirnya terbangun.

Bukan kekuatan yang langsung membuatnya tak terkalahkan, melainkan serpihan ingatan dari leluhur Naga Purba yang menuntunnya menuju teknik kuno, warisan yang hilang, dan rahasia yang sengaja dikubur oleh dunia.

Semakin jauh ia melangkah, semakin banyak kebenaran yang terungkap.

Mengapa Klan Naga Purba dimusnahkan?

Siapa yang memburu seluruh pewaris garis darah naga?

Dan mengapa namanya telah tercatat dalam takdir jauh sebelum ia dilahirkan?

Ketika seluruh dunia menganggapnya sampah...

Tak seorang pun menyadari bahwa naga yang mampu mengguncang langit telah membuka matanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon CICAK rawa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 24:IBLIS BERSAYAP

"pergi dari gua ini...?"

"apa maksudmu senior, malam di luar perlindungan sangatlah berbahaya"

"iblis ini sangat aktif di malam hari.."

"lalu..?"

"bocah manusia, jangan membuat malu dewa ini."

"jika hanya dengan iblis kecil ini saja kau takut, lalu bagaiamana cara aku akan membanggakan kau sebagai rumahku"

ye chenlong terdiam, ia merenung kan kata kata naga kuno.

yang membuatnya ragu bukan hanya tentang dirinya, tapi xiao yu.

xiao yu sedang terluka, tidak mungkin ia akan membawa xiao yu dalam masalah.

Mi ling yang melihat ye chenlong hanya diam sedari tadi dia menghampirinya.

"kak chenlong, ada apa..?"

saat melihat, mu ling.

Ye chenlong memiliki sedikit jalan, walau mu ling terkenal tak terlalu memiliki bakat kultivasi, di klannya maupun di sekte.

tapi ye chenlong tau, mu ling tidaklah lemah.

bahkan walau tau mu ling sangat kuat, dia sendiri sampai sekarang tak tau sekuat apa wanita di depannya ini, bahkan ia sendiri tak yakin akan bertahan dalam satu teknik jika berhadapan dengan wanita di depannya ini.

mu ling yang melihat ye chenlong menatapnya dalam diam, ia sedikit mengerutkan keningnya.

"ada apa...?" tanyanya lagi.

"ling'er, apa aku bisa meminta tolong"

"meminta tolong..?"

ye chenlong mengangguk.

"apa bisa..?"

"tentu, katakan saja"

ye chenlong menatap ke kejauhan, menatap langit yang hampir tenggelam.

"begini, malam ini aku sedikit memiliki kepentingan jadi aku akan keluar, apa kau bisa membantuku menjadi xiao yu dulu"

"dia sedang terluka, jika dia bersamamu di sini itu adalah jalan terbaik untuknya"

"ke luar di malam hari...?"

"apa kau gila..!"

"dengan kekuatanmu sekarang, itu hanya akan bunuh diri"

ye chenlong semakin mendekat.

"ling'er, tolonglah"

"tak bisa...." tegas mu ling.

"ling'er, xiao yu itu satu satunya temanku. jika dia ikut bersamaku itu akan membunuhnya"

"jika begitu, kau tetap tinggal."

"kau memikirkan nyawanya, tapi apa kau tak berpikir tentang nyawamu..!"

"bukan begitu..."

"kau menyuruhku untuk cepat berkembang, dan ini adalah jalanku satu satunya"

"kalo begitu aku akan ikut...."

"ling'er...."

ye chenlong semakin maju, ia memegang pundak mu ling.

"jarang sekali aku memohon seperti ini kepadamu jadi tolong turuti permintaanku kalo ini."

mu ling menepis tangan, ye chenlong.

"baik, tapi jangan sampai kau mati di tempat terkutuk ini"

ye chenlong langsung mengangguk..

"aku janji, aku akan kembali dengan selamat"

mu ling menatap ye chenlong, ia mengarahkan jari telunjuknya langsung ke arah ye chenlong.

"ingat, jangan sampai mati."

"dan satu lagi kau harus kembali sebelum pagi, jika tidak aku akan mengejarmu walau sampai ke alam bawah"

karena sudah mendapatkan ini, ye chenlong langsung meninggalkan tempat itu.

dia tidak berpamitan lagi kepada xiao yu, karena dia tau akan panjang lagi jika dia harus berpamitan dengan xiao yu.

ye chenlong melompat dari satu pohon ke pohon lainnya.

"senior, sekarang ke mana aku harus pergi"

"pusat alam ini"

"pusat alam..?"

"ya....."

"aku tak tau di mana itu, tapi ala seperti ini pasti memiliki pusat. kau bisa menayangkan dengan jiwa yang ada di pedangmu, kemungkinan dia tau"

ye chenlong beralih, mengeluarkan pedang usangnya.

"leluhur....."

tak lama, sinar kecil muncul dari batu di dekat pengangan pedang.

"ada apa nak..." jawabnya.

"leluhur, apa anda tau di mana pusat alam ini..?"

"pusat alam...?"

"ada apa kau mencari pusat alam...?"

"aku berencana untuk berlatih, di sana leluhur.."

sinar di pedang langsung bersinar, siluet ye yuanzi muncul menghadang langkah ye chenlong.

ini menyebabkan ye chenlong langsung berhenti di dahan pohon.

"apa kau yakin nak.."

"pusat alam, bukanlah tempat sembarangan"

"di alam ini yang di dominasi iblis, hampir setiap iblis berada di sana untuk menyerap energi alam ini"

mendengar ini, ye chenlong malah mengangguk yakin.

keraguannya tadi kini langsung menghilang, entah apa yang ia pikirkan tapi kini temannya benar benar sudah bulat untuk pergi ke sana.

"aku yakin leluhur..."

"apa anda tau di mana tempat itu"

melihat keyakinan di mata ye chenlong, ye yuanzi sedikit mengangguk.

"baiklah, aku akan menuntunmu."

"kau baiklah ke pedang, aku akan membawamu ke sana".

saat itu, ye yuanzi kembali masuk ke dalam pedang.

pedang usang itu bergetar, melepaskan diri dari genggaman ye chenlong.

ye chenlong melompat, ke atas pedang itu.

pedang itu melesat dengan cepat membelah angin malam.

dari atas pedang itu, ye chenlong menatap barusan iblis yang berada di bawah, bahkan di tempat ia bertarung sebelumnya.

kini sudah di penuhi oleh iblis.

"nak fokus" ucap ye yuanzi dari dalam pedang.

bug....

ye chenlong telat merespon, tanpa ia sadari tubuhnya sudah melayang ke bawah.

"sial" umpatnya.

sebelum ye chenlong jatuh, pedang usang sudah terlebih dulu menahan tubuhnya.

perlahan ia mulai berdiri, tatapannya mengarah ke atas.

menatap sosok dengan 4 taring keluar dari mulut, tubuhnya bersisik dengan cairan hijau terus keluar dari sana, kepalanya sangat mirip dengan kepala babi, namun ada sayap yang mengepak di belakangnya.

ye chenlong mengeluarkan pedang lain dari cincin penyimpanannya.

tatapannya tertuju ke arah iblis di depan.

bus.....

pedang yang ia pijah bergoyang.

ye chenlong melesat meninggalkan pedang itu.

arrrrr.......

iblis itu meraung langsung ke arah ye chenlong.

hal ini membuat para iblis di bawah menatap ke udara.

ye chenlong tak mempedulikan raungan itu.

ia langsung menebaskan pedangnya ke arah iblis itu.

tring.....

pedang ye chenlong berhenti, sisik sisik di tangan iblis itu menimbulkan percikan api saat menangkap pedang ye chenlong.

"keras sekali" batin ye chenlong.

Arrrr......

sosok itu kembali meraung, sedangkan ye chenlong berusaha menarik pedangnya kembali.

genggaman tangan iblis itu mengeras.

trang.....

pedang ye chenlong langsung pecah berkeping keping bagaikan sebuh kaca terhantar batu.

bersamaan dengan itu tangan iblis itu, juga mengayun.

bug...

arg....

pukulan itu langsung menghantam tepat di perut ye chenlong.

darah menyiprat dari mulutnya...

ye chenlong terpental jauh di udara, tubuhnya berputar beberapa kali.

wus....

Wus.......

sayap iblis kembali mengepak, di kepalan ke tiga.

iblis itu langsung melesat, hanya meninggalkan ledakan hyper sonic karena kecepatan yang melampaui kecepatan suara.

1
Aman Wijaya
gaaas terus Ye Chen long
Aman Wijaya
terus lanjut Thor semangat semangat semangat
Aman Wijaya
mantab pooolll lanjut terus Thor
Aman Wijaya
lanjut
Aman Wijaya
menarik ceritanya lanjut terus Thor
Aman Wijaya
jooooz pooolll lanjut terus
Aman Wijaya
lanjut Thor
Andira
🙂
Ilham Yono
/Joyful//Facepalm/
Ilham Yono
foto? udah ada kamera di jaman itu????
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!