NovelToon NovelToon
Sugar Baby Tuan Jasson

Sugar Baby Tuan Jasson

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Patahhati / Mafia / Tamat
Popularitas:375.6k
Nilai: 5
Nama Author: novita jungkook

Bianca vander veken mengalami trauma dengan pernikahan, Hingga datang lah pria berusia matang yang mampu membuat nya tidak bisa tidur dengan tenang.

"Bagai mana jika kita menikah selama satu tahun saja, Jika kau memang tidak cocok maka kita bisa berpisah." Tawar jasson.

"Bukan pernikahan yang ku takut kan tuan jasson, Perceraian lah yang tidak ingin aku alami." Jawab bianca tersenyum kecut.

Mampu kah jasson merayu dokter cantik ini untuk menjadi istri nya, Karena jasson tidak ingin jika bianca hanya menjadi sugar baby nya lagi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#30

Rasa lelah di tubuh dan pikiran kini bercampur aduk dalam diri bianca, Ucapan gara yang akan menjodoh kan diri nya. Terngiang ngiang dalam otak nya.

''Metting pun lama sekali.'' Rutuk bianca karena baru usai setelah hampir dua jam.

Sebelum rapat tadi ia mendapat pasien yang harus di operasi, Sehingga bianca merasa sungguh capek.

''Kenapa banyak sekali panggilan dari lukas ?!'' Heran bianca saat membuka ponsel.

Panggilan sebanyak seratus empat puluh dan pesan semua dari lukas, Tanpa menelepon balik. Bianca langsung menyambar kunci mobil untuk menuju rumah jasson.

''Ada apa dengan nya ya ?'' Batin bianca resah sambil mengendarai mobil.

Ponsel sengaja bianca tinggal kan di rumah sakit, Karena alat pelacak yang gara taruh berada di ponsel itu.

Satu jam kemudian.

Mobil bianca memasuki pekarangan mansion jasson, Bodyguard menunduk hormat saat bianca turun dari mobil.

''Tuan mu ada ?'' Tanya bianca.

''Ada nona, Namun seperti nya tuan sedang marah.'' Jawab bodyguard.

''Kenapa ?''

''Tidak tau nona, Lukas dan big sedang menenang kan nya di dalam.''

Sedikit berlari bianca memasuki mansion jasson, Bukan main terkejut nya bianca ketika melihat mansion yang sudah seperti kapal di hantam badai.

''Ada apa ini ?'' Heran bianca panik.

Sampai di ujung tangga pun semua barang pecah dan berantakan, Tidak terlihat tiga manusia yang di cari nya.

Pyaar.

Suara kaca pecah membuat bianca menoleh, Di ruangan untuk menonton. Tampak jasson sedang amuk amukan memecah kan kaca.

''Ada apa dengan mu jasson ?!'' Teriak bianca mendekat.

Big dan lukas menghelai nafas lega ketika melihat kedatangan pawang nya macan, Sedang kan jasson membung muka.

''Hey kenapa kau paling kan wajah mu ?'' Tanya bianca kaget.

''Mau apa kau datang kesini ?!'' Sinis jasson.

''Apa aku tidak boleh datang kerumah kekasih ku ?'' Tanya bianca pelan sembari memberi isyarat agar dua anak buah jasson menjauh.

''Saat di sini kau mengakui kalau aku kekasih mu bianca! Tapi tadi saat ada draka dan gara kau tidak mengakui hubungan kita!'' Bentak jasson lantang.

Jantung bianca seakan mau lepas karena bentakan jasson, Dia tidak pernah di bentak oleh siapa pun sebelum nya.

''Kenapa kau membentak ku jasson ?" Tanya bianca gemetar menahan tangis.

"Aku baru membentak mu saja kau sudah terluka, Lalu bagai mana dengan ku bianca ?!" Teriak jasson.

"Lalu aku harus bagai mana jasson ? Aku bingung untuk menjawab daddy." Ujar bianca.

"Jika kau memang mencintai ku, Kau akan mengatakan nya tadi saat gara bertanya." Ucap jasson pelan.

"Aku takut jika daddy akan murka." Jawab bianca.

"Berarti kau tidak mencintai ku bi, Kau tidak mau menghadapi rintangan nya!" Bentak jasson.

"Aku mencintai mu jasson, Aku takut jika jujur maka daddy pasti akan menghajar mu." Teriak bianca.

Hati jasson mencelos ketika mendengar jawaban bianca, Ternyata bianca tidak ingin jika ia sampai terluka di hajar gara.

"Sebentar lagi mereka akan berpelukan." Bisik big pelan.

"Tau dari mana kau ?" Heran lukas juga berbisik.

"Aku melihat di film lah, Jika sudah bertengkar maka akan berpelukan lalu ranjang pun bergoyang." Jawab big santai.

"Hais, Dasar tukang nonton sinetron." Ejek lukas kesal.

"Terserah kau saja lah bi." Ujar jasson meninggal kan bianca.

Bianca tercengang karena seperti nya jasson sungguh terluka, Bahkan kini jasson hanya melewati nya.

"Jadi aku harus bagai mana jasson ? Aku bingung sekarang." Ucap bianca menyambar tangan jasson.

"Aku juga tidak tau, Kau juga tidak punya nyali untuk mengakui hubungan kita." Jawab jasson melepas kan tangan bianca.

"Beri aku waktu ya." Pinta bianca.

"Terserah."

Tinggal lah bianca yang termenung karena jasson benar benar meninggal kan dia, Karena jasson memang ingin gara segera tau hubungan mereka.

"Tebakan mu salah big." Bisik lukas.

"Iya, Masa ending nya begini." Rutuk big kesal sendiri.

"Bisakah kalian diam! Sejak tadi bergosip saja!" Bentak bianca.

"Maaf kan kami nona." Ujar big dan lukas sambil melarikan diri.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Mansion vander veken tampak ramai karena gara sekeluarga sedang mengadakan pesta BBQ, Bianca memasuki mansion dengan wajah lelah nya.

"Bi sudah pulang sayang, Ayo kumpul sini." Ajak joana memanggil putri sulung nya.

"Bianca lelah mom, Nanti saja jika sudah mandi." Tolak bianca.

"Jangan menolak dong sayang, Kita baru meraya kan kepulangan nya jessica." Ujar joana menarik tangan bianca.

"Cih, Tau pulang dia." Sahut bianca.

"Bi."

Bianca menutup mulut karena sudah mendapat peringatan dari mommy nya, Di halaman tampak jessica dan daddy mereka sedang bercanda.

"Malam dad." Sapa bianca.

"Malam sayang, Kenapa baru pulang nak ?" Tanya gara langsung berdiri menyambut anak nya.

"Tadi ada operasi dan juga rapat dadakan." Jawab bianca.

"Ya sudah, Kalau lelah langsung istirahat saja." Ujar gara yang sangat perhatian.

"Kita kan sedang merayakan kepulangan nya jessi sayang, Masa bianca langsung masuk kamar." Ujar joana menuang kan orange jus untuk bianca.

"Benar kata mommy dad, Masa tuan putri pulang bianca malah langsung tidur." Sindir bianca.

Joana menoleh kearah bianca, Ia langsung paham jika bianca sedang menyindir nya. Permasalahan mereka selalu tentang iri karena kasih sayang, Bianca iri pada jessi yang sangat di sayangi oleh joana. Jessica iri pada bianca yang sangat di sayangi oleh gara.

"Jika memang lelah masuk saja kamar mu, Aku juga tidak butuh kau ada di sini." Ketus jessica.

"Jessi."

Meski suara gara masih pelan, Namun jessica langsung menunduk karena sang daddy pasti akan murka.

"Ya sudah, Bianca masuk kamar ya." Ujar joana mengelus pundak anak nya.

"No mom." Tolak bianca cepat.

Jika sudah begini, Orang tua mereka hanya bisa menghelai nafas pasrah. Kedua putri mereka sama sama keras kepala.

"Lagi pula apa capek nya sih, Hanya membedah orang dan mendengar kan para pemegang saham berbicara." Ketus jessica.

"Membedah orang itu ada resiko nya jessi, Karena nyawa seseorang ada di tangan kita dan itu adalah tanggung jawab." Nasihat joana pelan.

"Ya kan kalau meninggal berarti nasip nya dia mom." Sahut jessica tengil.

"Perempuan yang hanya bisa mengharap kan uang dari sugar daddy nya mana tau tanggung jawab! Karena yang ia tau hanya membuka celana dan meng*ngk*ng!" Sinis bianca.

"Jaga bicara mu bianca!" Sentak gara.

Bianca terdiam sambil menunduk karena takut, Sedang kan jessica membuang muka karena malu.

"Masuk lah kamar mu bi." Titah joana lagi.

Joana tidak ingin jika pertengkaran mereka semakin menjadi, Bianca dengan cepat menyambar jas putih nya dan masuk kedalam.

"Maaf kan kakak mu ya." Ujar joana memegang tangan jessica.

"Iya mom." Angguk jessica malu.

Gara menatap jessica yang tertunduk, Niat untuk mengorek hubungan antara jessica dan jasson langsung buyar karena pertengkaran kecil mereka.

"Makan lah." Gara menngangsur kan daging yang sudah matang.

"Terima kasih dad." Jessica menerima piring nya.

"Oh ya jess, Mommy ingin menyaran kan mu untuk kembali bersekolah sesuai jurusan yang ingin jessi ambil." Ujar joana.

"Jessi tidak ingin sekolah mom, Lagi pula usaha jessi di butik cukup lumayan." Sahut jessica.

"Butik ?" Kaget gara dan joana.

"Iya, Meski tidak besar. Tapi bisa untuk menghidupi jessi." Ujar jessica tersenyum senang.

"Tidak masalah besar atau kecil, Yang penting ada kemauan untuk bekerja. Dan untuk masalah biaya hidup, Jessica kan belum menikah. Jadi jessi masih tanggung jawab daddy." Ujar gara bangga pada jessica.

Rasa bahagia menyelip di hati jessica, Sudah lama ia tidak merasakan bahagia nya berkumpul bersama orang tua.

1
Zainuri Zaira
tulisan sekertaris harusx sekretaris 🤭
Zainuri Zaira
bianca jgn sma jassoon itu lh.
cari laki2 lain yg baik
Zainuri Zaira
lah murahan kali bianca msa serahkan perawan ..adikx di pakai cihh
Zainuri Zaira
carilah laki2 yg baik utk bianca jgn jasson. lma2 jijik jga bacax masa 2 kk adek kongsi 1 laki2 .biarkan jason mati
Emilia Josephine
kok tamat thor
mifta
mosok ada suwara helikopter g denger sih
Nur Bahagia
ahhh aku kecewaaaaa 😵😵😵
Nur Bahagia
sialan nih Jassin.. Ada mulu.. jangan gampangan ya Bi
Nur Bahagia
hettt jangan posesif kamu Dulloh
Nur Bahagia
apa iyaaa.. gw catet nih kata2 mu dulloh 😏
Nur Bahagia
ternyata jessica sangat menyedihkan.. kasian 🥺
Nur Bahagia
Jassin gila.. kasar kek nya
Nur Bahagia
yahhh harusnya Bianca jangan di gituin dulu.. tp tunggu nanti kalo udah sah jadi suami istri
Nur Bahagia
ohhh jesslyn dan niko dua orang yg berbeda toh 🤣🤣🤣
Nur Bahagia
namanya siapa sih aslinya, niko jesslyn kah? 🤔
Nur Bahagia
dam semoga kau menemukan jodoh yg terbaik juga Hito
Nur Bahagia
deruloh 🤭 mungkin masih sodara sama saepulloh 😅
Nur Bahagia
ngerii bangeettt 😱
Nur Bahagia
🤣
Nur Bahagia
dan akan semakin tidak akur jika jessica tau kalo Jason ngincer bianca
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!