NovelToon NovelToon
Dokter Tampan Itu Ayah Anakku

Dokter Tampan Itu Ayah Anakku

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Dokter / Tamat
Popularitas:4.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: Dewi Risnawati

Lyra Ayudia adalah seorang gadis yatim piatu, ayah dan ibunya meninggal dunia karena kecelakaan tunggal, sehingga membuat dia hidup sebatang kara.

Lyra mencoba untuk merantau ke kota besar untuk merubah kehidupannya, karena dia tidak ingin merepotkan Pamannya yaitu adik dari ayahnya.

Namun dia dihadapkan oleh kenyataan yang begitu pahit, berawal dari perkenalan tidak disengaja dengan seorang dokter, sehingga membuat dia lupa diri.

Dan pada akhirnya ada benih cinta satu malam tumbuh dirahimnya, yang sangat memilukan adalah disaat Dokter tampan itu tak mau bertanggung jawab atas kehamilan Lyra.


Akankah Lyra menanggung aib itu sendiri dan bagaimanakah tanggapan dari Paman satu2nya itu?



Yuk baca alur cerita selanjutnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dewi Risnawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mas Arman sakit kepala

"Apakah ada yang ingin kamu ketahui lagi tentang kehidupanku sayang?" tanya mas Arman yang masih memeluk diriku dan membelai rambutku.

"Tidak ada mas, itu sudah cukup bagiku. terimakasih sudah mau menerima segala kekuranganku. aku akan berusaha untuk menjadi yang terbaik buat mas Arman." jawabku dengan tulus sambil melerai pelukannya.

"Sama-sama sayang. jangan pernah menganggap diriku ini pria sempurna karena aku juga mempunyai kekurangan. mari saling melengkapi kekurangan kita masing-masing. percayalah Lyra, hanya kamu wanita satu-satunya dalam hidupku." jelas mas Arman.

Aku tersenyum menatap mata teduh itu. "mas sebelum kita menikah aku boleh nggak pulang ke kampung untuk ziarah ke makam ibu dan ayah? sekalian aku ingin minta izin kepada mereka."

"Tentu saja sayang, nanti mas akan temani kamu. sekalian kita temui paman kamu untuk meminta dia menjadi wali kamu."

"Tapi mas, apakah paman bersedia? karena paman sangat marah kepadaku." lirih ku, aku masih teringat bagaimana paman mengusirku dan menyuruhku untuk menggugurkan kandunganku.

"Kita coba dulu sayang, sebenarnya mas juga kesal dengan pamanmu itu. tapi kita harus mencoba sekali lagi untuk menjalin silaturahmi. karena bagaimanapun juga dia adalah adik ayahmu dan wali nikah kamu akan jatuh kepadanya."

"Hmm, baiklah kalau begitu!"

"Yasudah sekarang kita ke pabrik sebentar ya. habis itu mas antar kamu pulang.setelah itu mas langsung ke kantor polisi karena ada kasus penganiyaan yang harus mas tangani." ucap mas Arman sambil membantuku untuk berdiri. memang sekarang perutku sudah terasa semakin berat karena kandunganku sudah berjalan lima bulan.

"Mau mas gendong lagi?" tanya mas Arman tersenyum jahil, dia tahu jika aku akan menolaknya

"Nggak mas! coba aja kalau berani. aku akan duduk disini seharian." ancamku kepadanya.

"Hehehe... baiklah tuan putri. ayo sekarang kita jalan. Oya kamu mau air kelapa nggak? kata dokter air kelapa itu bagus untuk ibu hamil. dan nanti jika bayinya lahir dia akan bersih tanpa lemak." jelas mas Arman yang seakan sudah mengerti soal ibu hamil padahal dia belum menikah dan apalagi mempunyai anak. ah calon suamiku ini benar-benar membuat hatiku tersenyum geli.

"Masa sih mas? sok tahu deh. aku ingin tertawa deh mas, dengar kamu ngomong begitu." ucapku sambil menahan tawa melihat ekspresi wajahnya.

"Kenapa tertawa sayang? hmm, emang apa yang lucu dari kata-kata mas itu?" tanyanya dengan menggaruk kepalanya yang tidak gatal.

"Kamu tahu nggak sih mas. kata-kata kamu barusan seperti iklan sabun, bersih kinclong tanpa noda berlemak. hahaha... benar nggak sih mas. hmmm." aku tertawa dan berlari kecil meninggalkan dia yang masih diam di tempatnya.

"Hehehe, jahat banget sih kamu sama calon suami sendiri. awas ya." dia ikut berlari dan mengejar ku.

Hari ini aku sangat bahagia. aku bisa tertawa lepas, sejenak kurasakan beban dan nyeri di dadaku mereda, ya kembali lagi itu semua karena hadirnya pria baik itu di dalam kehidupanku, selamat tinggal masa lalu, aku telah menguburmu disini tenanglah di dasar lautan ini, jangan datang lagi dalam kehidupanku. biarkan aku bahagia bersama dia yang akan menggantikanmu di dalam hatiku.

***

Kini kami kembali ketujuan mas Arman, untuk mengunjungi pabrik karetnya yang sudah beberapa hari ini ia tinggalkan. disepanjang perjalanan dia selalu menggenggam tanganku seakan ia tak mau melepaskannya.

"Awwh... hass.. kepalaku sakit sekali!" ringis mas Arman sambil memegang kepalanya.

"Mas Arman kenapa?" tanyaku khawatir karena aku melihat dia sedang menahan sakit.

"Tuan, apakah jam sepuluh ini tuan sudah minum obat?" tiba-tiba supir mas Arman memberhentikan mobilnya dia begitu panik saat melihat mas Arman menahan sakit.

"Ah belum pak, tolong ambilkan obat saya dalam koper bawaan saya tadi." jawab mas Arman dengan ringisannya. dan supir itu bergegas membuka bagasi mobil untuk mengambil obat yang mas Arman minta.

Aku hanya bisa memberikan pijatan pelan di kepalanya. emang mas Arman sakit apa ya?kenapa sepertinya dia meminum obat rutin.

Tidak perlu lama supir itu memberikan obat kepada mas Arman. dia segera meminum obat itu. setelah beberapa menit mas Arman baru bisa lebih tenang.dia menyandarkan kepalanya di bahuku.

"Ayo kita jalan lagi pak. titahnya kepada supir yang tadi begitu panik saat melihat mas Arman menahan sakit.

"Tapi Tuan, apakah tuan yakin ingin ke pabrik sekarang, apa lebih baik kita pulang saja agar tuan bisa istirahat."

"Tidak perlu pak, saya sudah merasa lebih baik." jawabnya. sebenarnya aku juga sepemikiran dengan pak supir. karena aku melihat wajah mas Arman begitu pucat.

"Mas, sepertinya apa yang dikatakan pak supir benar. lebih baik kita pulang dan kamu bisa istirahat. mungkin mas terlalu kecapean."

"Tidak apa-apa sayang, kamu tidak perlu khawatir. ini hanya sakit biasa." jawabnya pelan

"Sebenarnya mas sakit apa? kenapa sepertinya kamu minum obat rutin mas?" akhirnya aku beranikan untuk bertanya, karena aku sangat khawatir dan takut terjadi sesuatu kepadanya.

"Kamu tidak perlu khawatir sayang. mas tidak sakit apa2 hanya sakit kepala biasa." dia kembali duduk dan menatapku dan meyakinkan aku.

"Apakah itu benar? mas jangan sembunyikan apapun dariku! aku tidak mau terjadi sesuatu kepadamu mas." lirih ku menatap mata sayu itu.

"Oke sayang, mas tidak akan menyembunyikan apapun darimu." dia tersenyum dan mengecup tanganku.

***

POV Arman

Maafkan aku sayang. maaf jika aku telah berbohong kepadamu. aku tidak mau kamu ikut merasakan sakitku,aku tahu saat ini kamu belum bisa memberikan hatimu untukku tapi aku percaya bahwa sekarang kamu sudah mulai takut kehilanganku.

Aku tidak mau melihat kamu bersedih, jika bisa aku tidak akan memberi tahumu tentang penyakit kangker otak yang kini sedang menggerogoti tubuhku. aku tidak sanggup melihat tangismu. biarkanlah kusimpan semua ini sampai waktu yang menentukan.

Maafkan atas kekuranganku. tapi biarkan aku membahagiakanmu disisa Waktuku. kuharap saat aku pergi nanti kamu sudah menjadi wanita yang sangat tegar dalam menghadapi semua masalah hidup ini.

Jika aku boleh meminta aku ingin diberikan waktu yang lebih lama lagi. aku ingin selalu ada untukmu. aku ingin menjagamu dan anak yang ada dalam kandunganmu, dia sudah ku anggap sebagai anak kandungku.tapi apakah aku salah jika aku juga menginginkan anak dari benihku sendiri? ah apa yang sedang aku pikirkan?itu tidak akan mungkin pria penyakitan sepertiku bisa memberimu keturunan.

Terkadang aku hanya bisa tersenyum getir. tak ada yang bisa aku perbuat. semua usaha telah aku lakukan, dan aku juga telah mencoba pengobatan di luar negeri namun hasilnya tetap sama. karena aku telah terlambat mengetahui penyakit ini sehingga aku mengetahuinya telah stadium akhir.

POV end

Bersambung..

untuk hari ini author up dua bab ya. tanda terima kasih author dengan segala dukungan yang reader berikan. sekali lagi terimakasih banyak 🙏🙏🥰😘

1
Katherina Ajawaila
maka nya Yandra, jgn jual duluan jd Fat borong deh semuanya. mmg enak senep kan🤭
Katherina Ajawaila
keren lah. Outhour, perasan Yandra mmg rada gesrek, suka" dia aja apa ngk punya hati ya itu org, main tikung aja seperti ngk punya hati 🤭
Katherina Ajawaila
trus air susu keluar nya gimana thour, 🤭
Katherina Ajawaila
bukan nya ngk bagus ya kalau lg hamil tapi msh nyusuin yg di luar kan itu sdh jd darah lg 🤭
Katherina Ajawaila
kena para dokter pada gesrek ya otak nya kebanyakkan hadapin pasien gawat bermasalah ya jd otak lurus aja giliran jatuh cinta, lupa sm yg lain 🤭
Katherina Ajawaila
sabar Fat, pasti kamu nanti yg jd unggulan nya 🤭
Katherina Ajawaila
outhour kasihan amat, ampun lah sedih banget 😭
Katherina Ajawaila
seru banget outhour, serem " gimana lah baru habis Partus, skrng isi pula 🤭
Katherina Ajawaila
keren Outhour,sedih mmg liat org sakit cancer stadium akhir proses nya 😭😭
Katherina Ajawaila
lyra, rasa nya ya ndra gimana perasaan nya anak yg di gendong nya anak mereka berdua tapi do'ain PP ya, yg gendong malah ayah nya langsung, /Sob/
Katherina Ajawaila
sedih amat outhour, aku jd ingat adeku juga pernah di posisi seperti ini, /Sob//Sob//Sob/
Katherina Ajawaila
Yandra, sebenarnya tutup in groginya, karna ada lyra di situ sm Rsndra
Katherina Ajawaila
kasihan Yandra, mesti nya Rendra ada ade nya jgn kiss" an ke, bathin loh biar bagaimana kan lalki" normal 🤭
Katherina Ajawaila
terharu kebahagian yg tak terduga. outhour bisa an aja bikin yg baca kebawa, /Sob/
Katherina Ajawaila
nanti pasti penelitian PP Malik jd obat penawar buat Rendra ya, semoga ya thour🤭
Katherina Ajawaila
outhour ceritanya keren lah, pokoknya TOP
Katherina Ajawaila
liat tandanya donk mm anggi, semoga mmg benar🤣
Katherina Ajawaila
kasihan amat ya Thour, setres banget, 🙃
Katherina Ajawaila
lyra kamu malah ngk tau yg OP kamu bantu lahiran mantan kamu PP nya anak mu, belum di kbrin sm suami nya pasti Arman Posesif😆
Katherina Ajawaila
Arman tes drive dengan telolet 🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!