NovelToon NovelToon
Bersaing Cinta Dengan Ustadz

Bersaing Cinta Dengan Ustadz

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Tamat
Popularitas:1.6M
Nilai: 4.8
Nama Author: Noor Hidayati

Novel ini adalah sekuel dari novel religi yang berjudul "Menikahi Calon Suami Kakak'Ku" Sekaligus Sekuel dari novel romantis "Perjalanan Cinta Sang duda"

Menceritakan tentang Zayn Athallah seorang Model yang di hukum dengan di masukan ke pondok pesantren terpencil karena pergaulannya yang tidak bisa lagi di tangani oleh orang tuanya, Membuat Zayn harus menjalani hari-harinya yang berbanding terbalik dengan kehidupan glamor yang sebelumnya Ia jalani.

Kehidupan yang sangat membosankan di pesantren membuat Zayn terus berbuat onar agar Ia di keluarkan dari pesantren. Namun saat Ia menjalani hukuman terakhirnya, Zayn melihat Faza putri dari Pak Kiai dan jatuh cinta pada pandangan pertama.

"Lalu bagaimana reaksi Pak Kiai saat mengetahui santrinya yang terkenal paling bandel dan selalu berbuat onar mencintai putrinya?"

Dan bagaimana dengan Faza, Akankah Ia membalas cinta Zayn, Atau Faza lebih memilih Ustadz Adnan sesuai keinginan Abi'nya?

📌 IKUTI TERUS "BERSAING CINTA DENGAN USTADZ"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Noor Hidayati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Wisata Religi 4 Wali

Dengan setengah berlari Faza langsung memegang tangan Mbak Anna. Faza tidak dapat menyembunyikan perasaannya yang kini tengah berbunga-bunga. Dengan sesekali menoleh ke belakang, Faza terus menuruni anak tangga sembari menyembunyikannya wajahnya di lengan Mbak Anna yang di anggapnya seperti Kakak sendiri.

Zayn yang terus melangkah di belakangnya terseyum bahagia melihat gadis pujaannya yang semakin menampakkan perasaannya.

Setelah perjalanan yang melelahkan sekaligus membahagiakan untuk dua insan yang sedang kasmaran akhirnya mereka sampai ke parkiran Bus.

Ustadz Andan terhenyak melihat Faza naik ke Bus yang di ikuti Zayn di belakangnya, Perasaannya mulai menduga-duga apa yang sudah mereka lakukan sehingga wajah keduanya terlihat begitu berseri-seri,

Ustadz Andan semakin resah dan merasa tidak aman dengan nasib pernikahannya dengan Ning Faza.

"Sudah kumpul semua?" tanya Pak Supir mengagetkan pandangan Ustadz Adnan pada Faza.

"Sudah Insya Allah." jawab Pak Kiai sambil melihat-lihat ke belakang.

Bus pun meninggalkan Sunan Muria dan melanjutkan perjalanannya.

Di tengah perjalanan.

Statusnya yang masih sebagai musafir atau masih dalam perjalanan jauh, Membuat Pak Kiai kembali menghentikan Supir Bus untuk melaksanakan Shalat Jamak Takhir dan Qashar terlebih dahulu.

"Tadz bacaannya sama nggak sama yang tadi siang?" tanya Zayn pada Ustadz di sebelahnya.

"Beda dong tadi siang kan jamak taqdim dan sekarang jamak takhir, Jamak taqdim diartikan sebagai sholat jamak yang dikerjakan pada waktu sholat paling awal. Sedangkan sholat jamak takhir dapat dikerjakan pada waktu sholat yang terakhir. Perbedaannya lagi, Ketika mengerjakan salat jamak qashar, Berarti dua raka'at untuk Isya baru salam di lanjut 3 rakaat untuk Maghrib.

Dan untuk bacaan niatnya sebagai berikut :

"Usholli fardhol isya'i rok'ataini majmuu'an bil maghribi jam'a ta'khiiri qoshron lillaahi ta'aala".

Artinya: "Aku berniat salat fardhu Isya dua rakaat digabungkan dengan salat maghrib dengan jamak takhir, Di ringkas karena Allah Ta'aala."

"Faham Tadz, Terimakasih ya."

"Sama-sama Zayn."

Setelah mendapat penjelasan, Zayn menyusul rombongan turun dan melaksanakan shalat sesuai yang sudah Ustadz ajarkan.

•••

Hari Ke Dua.

Setelah makan pagi di hotel rombongan lalu check out menuju ke makam Sunan Bonang di Tuban.

Sunan Bonang memiliki nama asli Mahdum Ibrahim. Ia putra keempat Sunan Ampel dengan ibu Nyai Ageng Manila putri Arya Teja,

Bupati Tuban yang diperkirakan lahir pada 1465 Masehi.

Beberapa silsilah menyebut memiliki darah keturunan Nabi Muhammad melalui jalur Husain bin Ali bin Abi Thalib, menantu nabi.

Sunan Bonang juga dikenal sebagai seniman yang berdakwah dengan menggunakan sejumlah perangkat seni, Termasuk gamelan, Juga karya sastra.

Konon, Raden Makdum Ibrahim adalah penemu salah satu jenis gamelan dengan tonjolan di bagian tengahnya atau yang kerap disebut bonang. Dari situlah julukan Sunan Bonang disematkan kepada Raden Makdum Ibrahim.

Di sini Zayn tidak banyak bertingkah dan ikut khusuk dalam tahlil yang Pak Kiai pimpin. Karena Zayn sadar betul ada waktunya untuk bercanda dan merayu gadis pujaannya.

Setelah selesai berziarah di Makam Sunan Bonang, Perjalanan di lanjutkan ke Makam Sunan Drajat di Lamongan.

Sunan Drajat lahir di Ampeldenta, Surabaya, pada 1470 M dengan nama Raden Qasim sebagai putra termuda Sunan Ampel dengan Nyi Ageng Manila. Ia adalah adik dari Raden Maulana Makdum Ibrahim alias Sunan Bonang.

Sunan Drajat adalah salah seorang anggota Wali Songo, Majelis penyebar agama Islam dalam sejarah Jawa pada abad ke-14 Masehi. Putra bungsu Sunan Ampel ini melakukan dakwah Islam dengan prinsip Pepali Pitu atau 7 Dasar Ajaran, selain melalui seni dan budaya.

Setelah itu perjalanan di lanjutkan ke makam Sunan Giri yang terletak di Desa Giri, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. Komplek makamnya terletak di tengah puncak bukit Giri.

Sunan Giri di masa mudanya bernama Joko Samudro dan dikenal juga dengan Raden Paku. Karena keistimewaannya, Ia diberi nama Ainul Yakin oleh Sunan Ampel.

Sunan Giri berdakwah di Gresik dari tahun 1487 M hingga 1506 M yang merupakan tahun Sunan Giri meninggal dunia.

Perjalanan di lanjutkan ke Sunan Gersik atau Maulana Malik Ibrahim.

Sunan Gresik menjadi wali pertama dalam jajaran Wali Songo.

Sunan Gresik ini memiliki banyak julukan. Mulai dari sebagai bapak para wali hingga penyebar ajaran Islam pertama di pulau Jawa.

Beliau adalah bapak dari Sunan Ampel dan merupakan kakek dari Sunan Bonang dan Sunan Drajat. Tidak diketahui secara pasti tanggal dan tahun kelahiran dari Sunan Gresik, tapi beliau ini meninggal di tahun 1419, tepatnya pada hari Senin 12 Rabbiul Awwal 822 Hijriah.

Jika melihat dari silsilah keturunannya, Sunan Gresik ini merupakan keturunan ke-22 dari Nabi Muhammad SAW melalui Siti Fatimah yang menikah dengan Ali bin Abi Thalib.

Pada malam hari kemudian mereka menuju hotel untuk makan malam sekaligus menginap di sana.

Makan malam yang terpisah membuat Zayn tidak bisa ambil kesempatan untuk mendekati Ning Faza.

Berbeda hal dengan Ustadz Adnan yang di ajak makan satu meja oleh Pak Kiai bersama Orang-orang terdekat Pak Kiai.

Tapi meskipun begitu, Ustadz Adnan bukanlah Zayn yang memiliki banyak cara untuk menarik perhatian Ning Faza. Meskipun Ustadz Adnan berada di dekatnya, Tidak ada satu katapun yang bisa Ia ucapkan untuk memikat hati calon istrinya.

Faza yang merasa bosan meminta izin untuk kembali ke kamar terlebih dahulu. Ustadz Andan yang melihatnya serasa ingin ikut beranjak dari duduknya. Namun rasa tidak enaknya pada Pak Kiai membuatnya kembali duduk dan hanya bisa melihat calon istrinya pergi meninggalkan meja makan.

Kesempatan ini diambil oleh Zayn yang langsung berlari mengejarnya.

Setelah berada di lorong hotel yang cukup sepi, Zayn menghentikan langkah Ning Faza.

"Ning Faza..."

"Mas Zayn..." Faza menoleh kesana-kemari takut menjadi fitnah dan salah faham bagi orang yang melihatnya.

"Jangan khawatir, Aku hanya ingin mengatakan besok hari terakhir kita berziarah, Itu artinya hari terakhir kita bisa dekat seperti ini, Setelah pulang dari Ziarah, Pernikahan mu akan di siapkan dan tidak lama pernikahan mu akan di langsungkan. Lakukanlah kembali Shalat Istikharah untuk memantapkan hati mu, Karena hanya dengan itu kamu bisa menentukan jawaban dari segala kebimbangan di hati mu selama ini."

Ning Faza terdiam menatap Zayn, Ucapannya seolah membuat dirinya ingin menghentikan waktu agar kebersamaan mereka tidak cepat berakhir.

"Ning Faza, Jangan memandang ku seperti itu, Atau malam ini kamu tidak akan bisa tidur karena terbayang wajahku."

Ning Faza segera mengalihkan pandangannya, Ia benar-benar merasa malu karena tidak bisa menahan perasaannya yang ingin terus menatap Pria yang bukan mahramnya.

Zayn terseyum dengan gaya khasnya, Meskipun Ning Faza telah menyembunyikan wajahnya namun Zayn sudah sempat melihat pipinya yang merona.

Bersambung...

1
Usmi Usmi
aku nangis loh Thor baca bab ini😭
Itsmenoor (Author Gragas): Yuk dilanjut lagi nangisnya,
Eh bacanya 😅
total 1 replies
Indah Setyorini
jgn di masukin ati thor...namanya juga org banyak..macem² bae mintanya..
btw q ndiri juga penasaran ma adnan ngajarin saki..semangat thor m
Itsmenoor (Author Gragas): makasih semangatnya say ❤️
total 1 replies
anita
waaah ustadz kang ngadu jg ya
anita
duuuuuwwwwwaaaaaarrrrrr....
anita
andai hukum islam boleh mnikah 2 bagi seorang wanita pasti q akan memilih kduanya,wkwkwk
Itsmenoor (Author Gragas): wkwkwk Ane juga 🤣
total 1 replies
anita
zayn ...zayn...
anita
weeeh zayn lgsg gercep nich
anita
klo maksiat syariah ada gk kak?wkwkwk🤣🤣🤣
anita
langsung gk tedeng aling2 zayn,drpd kdahuluan ustadz adnan
anita
cie..cie.
jgn taubat krn jtuh cinta liat cewek,ntar d tolak cewek taubatnya jd batal
anita
ini zayn ya allooooohhh....waktu mamanya hamil dia ngidam apa????ndableg😅😅😅
anita
bc awal sdh bengek thor..thor..krg ajar bianget zaynnnnn🤣🤣🤣🤣
anita
ingat prtma mondokne si sulung,malah gk bs senyum sm skali andai gk malu mungkin dah meraung2 nangis,tp sy sndri yg akhirnya nyerah
ALIKA🥰🥰CHEN ZHE YUAN.LIN YI
seson 3😁😁
fitri
selain gombalan syariah, ada jg lho gibah syariah 😂😂
Rika Hari
Biasa
Emy Bundanya Aisyah
aq jd penasaran sama othor, tau kota kebumen, apa othor juga orang kebumen😀, samaan dg aq dong thor.. aq org kebumen ini 😀, skrg juga masih disini 🤭
Emy Bundanya Aisyah: 😍😍 subhanallah.. salam kenal juga , btw msh menetapkah atau ikut suami say
total 2 replies
Angga Pratama
kakinibagusba ngetkakakusu suka banget kalo😍😍
R_3DHE 💪('ω'💪)
ini yang gadis adnan apa sakina🤭🤭🤭
R_3DHE 💪('ω'💪)
gimana malam pertama sakinah dan adnan ya... 😂😂😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!