maaf saya ini novel pertama saya maaf kalo jelek yah hahahaahahha
.
.
.
.
.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon I_R_E_F, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
CH.30
ketika perlatan medis ia copot semua dari seluruh tubuhnya ia mulai agak baikan
"uhuk uhuk anak muda apa kamu yang menolongku"ucap yu zi yang masi terbatuk batuk
"istirahatkan dirimu dulu pak tua , dan tolong jangan cabut dulu jarum jarum emas yang ada di tubuhmu"ucap Jono
"baiklah uhuk uhuk"ucap yu zi yang mulai agak mendingan
Jono berjalan keluar dan membuka pintunya
setelah membuka pintu diluar banyak orang yang dari tadi mundar mandir sedang menunggu Jono mengobati ayah sekaligus kakek
yu ziang yang melihat pintu terbuka memperlihatkan soerang pemuda berjalan kepadanya dengan keadaan muram
"nak apa kamu berhasil atau tidak"ucap yu ziang dengan panik menanyakan kepada Jono
jono di tanya tapi tidak ada respon sama sekali
ana yang melihat itu menangis dan berlari kearah Jono dengan wajah yang bergelimang air mata
"Jono hikh Jono hikh apakah kakek su~"sebelum berbicara lebih jauh Jono memotong perkataan ana
"tidak kakek mu selamat lihat lah sendiri"ucaop Jono mengarahkan pandanganya kearah pintu yu zi
semua orang yang tadinya bermuka muram ,berubah total dengan senyuman dan berlari kearah tempat yu zi
ketika mereka masuk , mereka dikagetkan dengan kondisi yu zi yang sedang duduk di tempat tidur sedang memakan buah buahan
"ayah apa kamu sudah sembuh"ucao yu ziang berlari kepada yu zi dan memeluknya
"hhhhhh kau ini sudah dewasa , dan apa kau tidak malu di lihat oleh banyak orang, lagian aku sudah tua"ucap yu zi yang melihat yu ziang memeluknya hingga menangis kencang
semua orang yang melihat itu hanya tertawa terkikik kikik
"ana apa itu kamu"ucao yu zi melihat ana
"hmmm iya kakek hikh hikh"ucao ana menangis
"hhhh cucu kakek sudah besar ternyata"ucap YUZU mengelus rambut ana
sedangkan Jono yang melihat itu hanya diam
ia hanya menunggu untuk keluarga ini berbincang bincang dulu
setelah beberapa menit
Jono menghampiri mereka dengan senyuman di wajahnya
yu zi yang melihat anak muda yang menyelamatkan nya berjalan menuju arahnya dengan senyuman di wajah
ia langsung memandangnya dan berkata
"anak muda apa niatmu menolongku"ucao yu zi bertanya kepada Jono
"hhhhh pak tua aku kesini hanya untuk membatu dan kebetulan ada orang tua di keluarga ini sedang sakit yah sekalian kutolong saja"ucap Jono dengan santai
semua orang hanya mendengarkan saja, dan yu zi kemudian maju
"ayah ia adalah teman putriku , ia akan membatu kita mengalahkan keluarga Burhan"ucap yu ziang
"Burhan , apa Burhan sialan itu Ingin menyerang"ucap yu zi dengan wajah kesal
"tidak tidak ayah , besok adalah pertandingan penentuan keluarga, kalau kita kalah keluarga yu akan di ambil ahli oleh Burhan "ucap yu ziang berkata dengan nada sedih
"tenang saja anak ku orang tua ini sudah sembuh dan besok kita akan lihat"
"kalau begitu ana antar anak muda ini kekamar tamu"ucao yu zi menyuruh ana mengantarkan Jono kekamar
"baik kek"ucao ana mengantarkan Jono kekamar tamu
ana berjalan menuju Jono dan menggenggam tanganya
"ayo ikut aku"ucap ana
"kemana"ucap Jono
"ikut saja"ucap ana menatik tangan Jono
mereka berdua berjalan menuju keluar kamar yu zi dan berbincang bincang layaknya kekasih dan sampai di satu kamar bawah
setelah itu mereka berdua memasuki kamar tersebut
'apa aku akan di perkosa yah' pikir Jono
setelah masuk ana duduk di tempat tidur dan di ikuti Jono
"Jon aku mau berterima kasih berkat mu kakekku selamat "ucap ana
cup
ketika Jono sedang bertatapan dengan ana , ana mencium bibir Jono, Jono yang tidak tau apa yang ana lakukan , hanya menikmati saja
"itu adalah ciuman pertama ku"ucap dengan malu
"hhh kupikir gadis seperti Muh sangat dingin, dan ternyata agresif"ucap Jono membisik di telinga ana
ana yang mendengar itu mencubit Jono dengan kencang
"auuuuuu sakit tau"ucap kesakitan Jono tapi pura pura hehehe
"rasakan itu dan aku berharap lebih padamu soal besok"ucap ana yang tadi dengan wajah senang berganti muram
"kau bisa mengandalkan ku"balas Jono
"terima kasih"
"kalau begitu aku pergi dulu"ucao ana lalu berlari menuju arah luar
"dasar wanita"ucap Jono
ia pun membaringkan tubuhnya ke tempat tidur dan memikirkan ahli bela diri kelurga Burhan apakah begitu kuat
othor nya o'on atau gimana
terlalu terburu buru.ga ada kisah ini dan itu😓😓