NovelToon NovelToon
Terjebak Cinta Kakak Tingkat

Terjebak Cinta Kakak Tingkat

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:755.2k
Nilai: 5
Nama Author: Avralia

Cerita ini menceritakan tentang kehidupan seorang mahasiswa baru di sebuah Universitas di Indonesia.

Seorang gadis broken home yang sederhana, yang memiliki sifat arogan, jutek, dan enggan dekat dengan laki-laki. Sejauh ini, dia selalu menghindar dari para lelaki yang mendekatinya. dia tidak ingin dekat dengan lelaki2 itu. Hal ini, disebabkan karena dia sangat kecewa kepada papanya yang telah meninggalkan dia dan mamanya demi wanita lain. Hingga dia menutup rapat hatinya, untuk menghindari lelaki-lelaki yang mendekatinya. Dia memasang wajah arogan dan sangat jutek. sebenarnya, dia sangat manis apalagi kalau tersenyum. Sayangnya, senyuman itu hanya berlaku untuk orang terdekatnya

di sisi lain, ada seorang pria tampan yang selalu menganggap semua wanita itu sama. mengejar pria hanya memandang harta dan rupa, yahh karena selama hidupnya para gadis yang mendekatinya hanya selalu memikirkan wajah tampan dan kekayaannya saja. Baginya, hanya Maminya lah wanita yang berbeda.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Avralia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Om Rendi

Aluna sudah sembuh, kini dia sudah menjalani aktifitasnya seperti biasa. Dia sudah mulai kuliah dan kerja di cafe milik Rey, tentu saja kegiatannya selalu diawasi oleh Rey, entah itu Rey sendiri yang selalu di sampingnya atau kadang anak buah Rey ketika Rey ada kepentingan

Hubungan Talia bersama Ken semakin dekat, mereka sering menghabiskan waktu bersama. Ya, walau status mereka belum jelas. Tapi, akhir-akhir ini Talia dibuat bingung dengan Ann yang semakin sering menggombalinya. Talia tidak ambil pusing, karena dia berpikir Ann memang seperti itu pada wanita manapun

Sesil, dia masih sama. Tetap sendiri, dia tidak ingin dekat dengan siapapun.

-di kampus-

Saat ini Talia sedang berjalan sendirian menyusuri koridor kampus, setelah turun dari mobil Rey tadi. Dia ingin segera menemui kedua sahabatnya yang sudah sampai lebih dulu. Tiba-tiba langkahnya berhenti karena suara yang mengejutkannya

"Cantikk!!"

Talia menoleh, dia tau betul siapa itu

"Hai kak" sapa Talia

"Buru buru banget?" Tanya Ann saat melihat Talia berjalan tergesa gesa

"Iya nih, mau cepet-cepet ketemu Aluna sama Sesil" Jawab Talia. Mereka sedang berjalan beriringan sekarang

"Lo berangkat sama Ken terus ya?" Tanya Ann

"Iya kak, gue kemanaa-mana sering sama Kak Ken sekarang hehe" Jawab Talia cengengesan. Dia senang sekali, karena Rey membantunya dan membuat dia lebih sering bersama dengan Ken

"Kapan sama gue nya?" Tanya Ann spontan

"Hah?" Talia merasa aneh dengan pertanyaan Ann

"Kapan jalan sama gue?" Ann memperjelas ucapannya

Talia berpikir

"Kalau ada waktu ya kak?" Talia menghindar, dia sedikit tidak enak pada Ann. Tapi dia juga tidak mau jalan berdua saja dengan Ann, dia tidak mau usahanya mendekati Ken selama ini akan siasia jika Ken melihatnya bersama Ann

"Kalo sama Ken selalu ada waktu" Ann menggerutu yang masih bisa didengar oleh Talia

Talia tersenyum

"Hehe iyadong kan cinta nya sama Kak Ken" Jawab Talia, tanpa dosa

"Secinta itu lo sama Ken?"

Talia mengangguk

"Kalo ada yang cinta sama lo lebih besar dari cinta lo pada Ken, apa mungkin lo kasih orang itu kesempatan?" Tanya Ann sambil menatap nanar kedepan

Talia menghentikan langkahnya sebentar, dia bingung dengan ucapan Ann

Lalu Talia tergelak

"Memangnya ada?" Ucap Talia masih tertawa

"Ada"

"Siapa?"

"Gue"

Talia mematung, mendengar pengakuan Ann. Mereka sama-sama berhenti, saling pandang. Lalu Talia menggelengkan kepalanya saat kesadarannya kembali

"Hahahaha, Kak gue gak bakal kemakan gombalan lo itu. Lo pasti sering bilang cinta ke mantan-mantan lo" Talia masih tertawa

"Eh itu Aluna Sesil, Kak gue duluan" Talia meninggalkan Ann yang masih mematung

Ken menatap nanar Talia yang perlahan menjauh

"Tapi, gue gak pernah bilang cinta dan gak pernah jatuh cinta pada semua wanita gue. Hanya lo" Gumam Ann lirih

Ann menghela nafasnya panjang. Lalu dia berjalan menuju kelasnya menemui dua sahabatnya

-di cafe-

Sepulang dari kampus, seperti biasa Aluna dan Talia akan bekerja di cafe milik Rey. tadi mereka berangkat diantar Sesil dengan mobilnya, kebetulan Rey dan juga Ken ada kelas tambahan yang tidak bisa ditinggalkan. Sesil juga cukup lama singgah di cafe itu sambil memerhatikan kedua sahabatnya bekerja. Lalu, Sesil kembali pulang saat mamanya sudah menelfon

Saat ini Aluna sedang membersihkan meja yang letaknya di bagian depan cafe. Kegiatan Aluna terhenti saat ada yang memanggilnya

"Nona muda" suara bariton itu begitu menggelegar di telinga Aluna

Aluna menoleh, dapat dilihatnya seorang pria paruh baya yang masih terlihat sangar gagah dengan setelan jas hitamnya dan kaca mata hitam bertengger sempurna di hidung mancungnya

Aluna sedikit bingung

'Siapa dia?'

'Apa dia orang nya Rey?'

Aluna mengingat bahwa Rey selalu menyebut dirinya Nona muda jika di hadapan para anak buahnya

'Tapi wajahnya asing sekali'

'Sebenernya seberapa banyak anak buah Rey ini'

Aluna masih bergelut dengan pikirannya, hingga orang itu membangunkan lamunanya

"Nona muda?" Panggilnya lagi

"Ah..Em iya? Apa yang Rey perintahkan padamu?" Aluna bertanya

Orang itu mengernyitkan dahinya

"Rey?" Tanyanya

Aluna mengangguk

"Bukankah kamu orang suruhan Rey?" Tanya Aluna heran

"Tidak!" Jawabnya cepat

Aluna sedikit berjalan mundur

"Lalu siapa kau?" Sekarang Aluna membentak

"Apa Nona muda lupa padaku?" tanya nya lagi, membuat Aluna semakin bingung saja

"Siapa sih? Dasar gak jelas" Aluna menggerutu sambil beranjak pergi meninggalkan pria tua tidak jelas itu

"Nona muda Sanjaya" Panggilnya menghentikan langkah Aluna

Bagaimana orang ini tau kalau Aluna adalah Nona muda Sanjaya?

'Apa dia orangnya Arman?' Batin Aluna

"Maaf, salah orang. Saya bukan Nona muda Sanjaya" Jawab Aluna begitu dingin

"Apa kamu tidak merindukan om Rendimu ini?"

Sontak saja Aluna menganga

'Om Rendi?'

Dia masih berusaha mengingat ingat

"Tangan kanan Arman Sanjaya" Jawab Aluna masih dengan ekspresdatar

setelah mengingat bahwa pria di hadapannya ini adalah tangan kanan papanya dari dulu. Dulu dia sangat dekat dengan Rendi, Rendi juga sudah menganggap Aluna seperti putrinya sendiri. Waktu Aluna pergi meninggalkan kediaman Sanjaya, sebenarnya Rendi sangat ingin mengejarnya karena kasih sayangnya begitu besar padaa putri kecil boss nya itu. Tapi, dia tidak berdaya. Dia terlalu setia dengan pengabdiannya kepada Arman Sanjaya

"Sudah ingat pada om tampan mu ini, nona?" Ujarnya sambil duduk menyilangkan Kaki nya dan kedua tangan yang dilipat di depan dada

Aluna mendengus

"Ada apa menemuiku?" Tanya Aluna dingin

Jauh di lubuk hatinya, Aluna sangat merindukan Om Rendinya itu. tapi dia juga kecewa padanya, karena dulu waktu dia dan mamanya diperlakukan tidak adil. Rendi hanya diam saja

"Nona, Tuan ingin bertemu denganmu" Ujar Rendi

"Cih tidak sudi. dan aku bukan Nonamu!!" Bentak Aluna

Rendi sedikit sedih, dulu Aluna kecil sangat lembut dan ceria di depan siapapun, sekarang Aluna berubah menjadi sosok yang angkuh dan arogan. Sebenarnya Rendi sudah tau tentang perubahan Aluna, karena Rendi juga selama ini masih sering memantau keadaan Aluna dan mantan nyonya nya itu. Tapi, Rendi tidak tau kalau Aluna akan bersikap sedingin ini saat dengannya

"Nona, kumohon. Temui Tuan sebentar saja" pintanya lagi

"Tidak akan!" Bentak Aluna

Rendi menghela nafasnya

'Keras kepala sekali, sama seperti papanya' batin Rendi

"Pikirkan sekali lagi, Nona"

Aluna diam

"Dan apa benar kamu tidak rindu padaku?" Tanya Rendi lagi

Dia sangat yakin kalau Aluna merindukannya

"Untuk apa? Buang waktu" Sarkas Aluna

"Lalu apa tidak rindu pada Rehan?" Tanya nya lagi

Rehan adalah putra dari Rendi, Aluna dulu selalu bermain bersama Rehan. Aluna sudah menganggap Rehan seperti kakaknya sendiri, begitupula Rehan dia juga sudah menganggap Aluna seperti adiknya sendiri. Rehan saat itu sangat sedih, saat Aluna pergi. Sejak itu, mereka tidak pernah bertemu. Rehan selalu mengingat Aluna kecilnya itu, Rehan juga diam-diam memantau semua kegiatan Aluna. Tidak ingin ikut campur, Rehan hanya ingin memastikan kalau adiknya baik-baik sajaa. Rehan dan Aluna terpaut usia 4 tahun

Aluna terdiam, mendapat pertanyaan itu

"Bagaimana kabarnya?" Tanya Aluna spontan

Rendi tersenyum mendengarnya

"Dia sangat merindukanmu dan dia sangat menyayangimu" Jawab Rendi

"Itu bukan jawaban pertanyaanku" Aluna masih saja ketus

"Dia baik, dia akan segera menikah"

Aluna tersenyum, senang rasanya mendengar Kakaknya itu akan menikah dan hidup bahagia

"Tapi belum tahu kapan" Sambung Rendi

"Apa maksudmu?" Tanya Aluna bingung

"Dia akan menikah, kalau kamu mau bertemu dengannya" Jawab Rendi

Rehan memang sudah memiliki kekasih, dia sudah melamarnya. Tapi, dia akan menikah setelah dia bertemu dengan Aluna dia ingin adiknya juga memberi restu untuknya. Untung saja, kekasih Rehan sangat baik hati. Dia sabar menunggu, dan memberi kekuatan Rehan saat Rehan berusaha mengumpulkan niatnya untuk menemui adik kecilnya

Aluna tertegun

'Kak Rehan' Lirihnya

"Aku akan menemuinya" Jawab Aluna mantap

Rendi tersenyum lagi

"Lalu, bagaimana kabarmu setelah kejadian di toilet kampusmu, nona?" tanya Rendi lagi. Dia masihh ingin ngobrol dengan gadis cantik yang sudah dia anggap sebagai putrinya

Aluna mengernyitkan dahinya

"Bagaimana om bisa tau?" Tanya Aluna

Rendi tersenyum lagi, karena Aluna sudah menyebutnya dengan 'om' tidak menggunakan kata ganti 'Kamu' atau 'Kau' lagi

"Apa om menguntitku? Apa Arman yang menyuruh? Berani sekali dia" Ujar Aluna geram

"Aku tidak menguntitmu, dan papamu juga tidak melakukannya" Jawab Rendi

"Dia bukan papaku" ketus Aluna

"Lalu? tau darimana?" Tanya Aluna lagi

"Aku memang tidak menguntitmu, tapi kakakmu itu yang melakukan. Dia mengerahkan anak buahnya sendiri untuk selalu memantau keadaanmu"

Aluna terharu melihat Rehan sangat perhatian padanya. Padahal, tadi dia berharap Arman yang menguntitnya. Tapi, sepertinya papa nya itu memang tidak memperdulikannya

"Baiklah, jika sudah aku mau lanjut bekerja. Pergilah om" Ucap Aluna, merasa tidak enak dengan karyawan lain. dia mengobrol cukup lama

"Yasudah, nanti Rehan akan menghubungimu"

Aluna mengangguk

Rendi lalu meninggalkan cafe

Di seberang sana, sudah ada yang melaporkan pada Rey tentang kejadian ini

"Tuan muda, Nona muda ditemui oleh tangan kanan Tuan Arman Sanjaya, yang tidak lain adalah Tuan Rendi Hutama" Lapor anak buah Rey yang sudah ditugaskan Rey

Rendi memang sudah memiliki perusahaan sendiri yang dia bangun selama ini di samping dia bekerja pada Arman, Hutama corp yang berkembang di dunia properti. Hutama corp juga sudah terkenal dimana mana, apalagi dengan ketegasan seorang Rehan Hutama. Tetapi, semua itu Rehan yang mengurusnya. Karena dia masih tetap setia pada janjinya mengabdi pada Arman, sampai maut menjemput salah satu dari mereka berdua

"Biarkan saja" Jawab Rey santai

TBC

1
Qaisaa Nazarudin
Rey juniorbakal Launching👏🏻👏🏻👏🏻
Qaisaa Nazarudin
Cih terus Aura apa kabar?? untung aja Aura meninggal🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️Kalo Aura hidup dan sehat apa kamu masih mau bilang akan melajang seumur hidup kalo gak ketemu dgn Angel🤣🤣😂😂Ngeles aja kamu🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️
Qaisaa Nazarudin
#Wkwkwk dunia begitu sempit kah,,
Qaisaa Nazarudin
Tuh kan Angel yg sama yg Rey usir ke luar negri atas sikap Angel ke Aluna waktu itu,Rey memberikan Angel 2 pilihan pergi keluar megri atau perusahaan keluarga nya hancur,Ternyata di luar negri dia bertemu dgn Alex..wkwkwk begitu sempit kah??😅😅😂
Qaisaa Nazarudin
Hikmah di sebalik kematian Aura,Kalo Aura masih hidup pasti alex akan bersama Aura,maka dia gak akan pernah ketemu dgn Angel dan memiliki si pricess Jen..
Qaisaa Nazarudin
Angel terlalu Egois dan keras kepala,kamu yg nerima keadaan,lalu kenapa Alex yg disalah kan..
Qaisaa Nazarudin
Alex memiliki kuasa dinegara nya dan juga mempunyai ratusan anak buah,baru menemukan keberadaan Angel dan Jen setelah 5 tahun??🤣🤣🤣🤣🤣kekuasaan mcm apa itu,,Biasanya orang yg punya kuasa dan banyak anak buahnya hak sampe sebulan udah ketemu,paling lama juga hanya 3 bulan,dengan kekuasaan keluarga yg dimiliki,,😂😂
Qaisaa Nazarudin
Waahh di sogok dgn mainan nih bocah,pantesan cepat tanggap kalo Alex itu Daddy nya🤣🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
wkwkwk mau lari kemana lagi kamu ngel,,Alex lagi gercep sama anaknya😅😅
Qaisaa Nazarudin
Nah kan bener itu Alex,,dari mana Alex bisa tau kalo itu Angel??kan dia gak kenal wajah nya juga gak tau namanya juga,?🤔🤔
Qaisaa Nazarudin
Lho kok Angel,,Angel kan cewek yg selalu ganggu Rey yg nempel2 si Rey,yg di usir Rey keluar negeri,Kok Alex bisa kenal??
Qaisaa Nazarudin
Lho kok bisa di nawa kabur?kan tdi dipesta permikahannya Rey dan Aluna,dan anaknya tdi kan bersama Alex??🤔🤔
Qaisaa Nazarudin
Tunggu tunggu apa jangan2 Alex dgn ini cewek yg waktu malam itu di jotel ya,,Apa kah Alex laku2 yg meninggalkan cardname dan Chek nya di hotel waktu itu??Omg omg😱😱😱
Qaisaa Nazarudin
Pasti Eleora ni kan??
Qaisaa Nazarudin
Tapi Talia lah paling awal tunangan nya sama Ann..😅
Qaisaa Nazarudin
Nah kan ku bilang juga apa,,Dasar si Rey bikin Luna Jantungan aja😅😅😅😂
Qaisaa Nazarudin
Aku percaya pasti ini akal akalan Rey nih,,Dia bikin surprise utk Aluna pasti deh,,gak mungkin perusahaan yg lebih penting dr Aluna,,,😂😂😜
Qaisaa Nazarudin
Lah pantesan Ken bisa menukan Sesil,Aku juga sempat kaget,kok bisa Ken menemukan Sesil,Tau dari mana gitu,,,😅😅
Qaisaa Nazarudin
Wkwkwk,,,Kalah besar kamu Rey,kamu yg pacaran dulu dgn Aluna yp malah Talia dan Ann yg nikah dulu,dan sekarang di susuli oleh Ken,,Dan Rey apa kabar??!!🤣🤣😜😜
Qaisaa Nazarudin
Lho Thor kok Alex sama Aura sih??jangan dong🙏🏻🙏🏻🙏🏻
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!