NovelToon NovelToon
GHOST VILLA

GHOST VILLA

Status: tamat
Genre:Misteri / Horor / Indigo / Eksplorasi-misteri dan gaib / Teen / Desas-desus Villa / Roh Supernatural / Rumahhantu / Tamat
Popularitas:4.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: Riumi

[Season 2 dari Ghost School]
[Proses Revisi]

Sekelompok remaja sedang menikmati hari liburan mereka ke suatu tempat yang sangat indah, banyak pepohonan yang rindang, udara yang sejuk dan asri, kebun teh yang terlihat begitu luas sejauh mata memandang untuk melepas penat sesaat.

Namun hari liburan itu malah menjadi petaka bagi mereka, bertemu dengan sesuatu yang diluar nalar, membantu mereka yang tak kasat mata untuk keluar dari tempat itu.

Jika kalian tidak memahami alurnya, saya sarankan untuk membaca ghost school terlebih dahulu. Selamat membaca❤

On Ig: @ry_riuu

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Riumi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CHAPTER {28}

Saat ini Echa masih bersama Mira, mendengarkan cerita masa lalunya yang begitu kelam dan tanpa kasih sayang dari keluarganya, bahkan saat dirinya menghilang pun tak ada dari keluarganya yang mencari Mira hingga detik ini, keluarga seolah memang tidak peduli dengan hadir ataupun tidaknya Mira dalam kehidupan mereka.

"Gaida itu ida ya?" tanya Echa.

"Iya, dia seseorang yang paling ngertiin. keadaan kakak, apapun yang kakak hadapin di dunia ini, dia selalu menjadi orang pertama yang membantu kakak baik itu dalam suka maupun dalam duka," jawab Mira dengan suara yang sedikit menahan tangisannya.

"Kakak tau sifat Gaida yang sekarang?" tanya Echa.

"Tau, aku tau semuanya tentang Gaida yang sekarang, bahkan aku tidak mengenali Gaida saat ini, dulu aku mengenalnya sebagai gadis cantik, baik, ramah, tidak pernah sedih sedikitpun, senyuman selalu terukir di bibirnya, tapi kenapa dia bisa berubah secara tiba-tiba seperti itu?" tanya Mira sambil menjelaskan tentang pandangannya terhadap Gaida.

"Mungkin Gaida udah kehilangan kakak, jadi dia agak menutup dirinya dari dunia luar," jawab Echa.

"Sekarang Gaida lebih sering main biola di kamarnya, nada-nadanya mengalun indah hingga terdengar sampai ke vila ini, aku sering menari mendengar alunan yang sangat indah itu," ucap Mira dengan senyuman yang sedikit tercetak jelas di bibirnya.

"Pasti itu berat banget ya kak," ucap Echa sambil menatap ke adha Mira yang sedang merapat kosong je arah depan.

"Kenapa kakak gak ngelawan aja?" tanya Echa yang merasa kesal saat mendengar cerita dari Mira.

"Ca, apapun yang udah keluarga kita lakuin sama kita, anggap aja itu sebagai didikan dari mereka untuk menjadi dewasa," jawab Mira dengan tatapan pedihnya.

"Iya juga sih, Caca juga pernah berada di posisi kayak kakak, dimana orang yang Caca sayang pergi tiba-tiba," ucap Echa.

"Jadikan semua yang Caca jalanin itu sebagai pelajaran," ujar Mira.

"Oh iya kak, Caca mau tanya lagi boleh gak?" tanya Echa sambil menatap Mira.

"Apa?" tanya Mira.

"Dinding pembatas itu bahaya ya?" tanya Echa ragu-ragu.

"Mungkin, tergantung bagaimana kalian melihatnya," jawab Mira.

"Maksud kakak?" tanya Echa bingung.

"Dinding pembatas itu di tanam emang untuk menyangkal mahluk tak kasat mata agar tidak masuk begitu saja ke vila ini, tapi bagi kalian dinding ini akan menjadi penyelamat sekaligus petaka," jawab Mira.

"Penyelamatnya?" tanya Echa.

"Kalian akan terhadap dari yang kayak kakak gini, aura negatif yang menempel dalam tubuh kalian akan hilang bersamaan dengan kaki yang menginjak vila ini, kalian juga akan terhindar dari hal-hal buruk yang selalu mengintai di sekitar kalian," jawab Mira.

"Petaka nya?" tanya Echa penasaran.

"Petaka nya, kemungkinan aura atau bahkan kemampuan yang kalian miliki dapat di serap oleh dinding pembatas itu sebagai kekuatannya dalam menyangkal sosok beraura negatif," jawab Mira.

"Kalau dinding itu ambil energi kita, gak bakalan bahayakan?" tanya Echa.

"Bahaya, jika kalian terlalu lama disini, kemungkinan salah satu dari kalian akan ada yang kehilangan nyawanya." jawab Mira dengan tatapan sedihnya.

"Kehilangan nyawa?" tanya Echa kaget.

"Iya, anggap aja itu sebagai tumbal," jawab Mira.

"Biar gak ada orang yang kehilangan nyawa disini gimana?" tanya Echa.

"Cuman dia yang bisa menghancurkan dinding pembatas itu," jawab Mira dengan tatapan yang sulit diartikan.

"Dia? siapa?" tanya Echa bingung dengan perkataan yang baru saja di lontarkan oleh Mira.

Namun saat Mira ingin menjawab pertanyaan Echa, Tiba-tiba saja semua tema-tamannya datang dari luar sambil membawa banyak sekali cemilan yang ada di tangannya.

......................

...Katakan semuanya itu hanya mimpi burk ku. ...

...•Echa aprilia anjani. ...

1
Sri Supeni
wah kok bertele2
Sri Supeni
judulnya serem🤭
y u l l i e
tamat nih season 2 nya .... next teror.... but thaxs ya thoooorrr
Kamilah Mariyatul Munawaroh
terusannya apa judulnya
𝗝𝗔𝗧𝗜ᴾᵁᵀᴿᴼ
masih mencerna kejadian yg di alami Echa
Sekar Sari
visual nya beda ya dari bisul yang di ghost school, aku kira bakal sama
Imliyana Syafi'i
/Kiss//Kiss//Kiss//Kiss//Kiss//Kiss/
anggi ferfetty
Luar biasa
anggi ferfetty
aku kirain bara udh prgi 1th yg lalu,, ehh tau tau nya bru 1hri doang
Kiki Ade Lina
yaallah Shila selalu ngakak kalau ada dia , udh berapa kali nih aku baca novelnya ah candu syekali
someone
di sekap?
someone
berasa jadi artis ya shil 😭
someone
aroma" pelet nih
Bunda'a Glang
Tim baca ulang kembali
Inang Nurhidayat27
knapa nda bisa di buka season 3 nya
Ali Andi
q
miraa
😭😭😭
miraa
ngakak bngt 😭
Indy
tingkat skill author di atas dewa..
kereeeenn banget buat novelnya..😍
Indy
lanjuuuuttt...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!