seorang remaja cantik dan supel dengan usia 18 tahun masih sekolah disalah satu sekolah kota P.
sosoknya yang sederhana dan pendiam mengakibatkan banyak pria yang jatuh hati terhadap sinta
apalagi dengan latar belakang keluarganya sebagai pemilik minimarket terbesar di kota B. membuat sinta banyak di kejar-kejar oleh pria di kota B.
namun dari sekian banyak pria hanya satu pemuda berusia 20 tahun bernama buyung berhasil mencuri hatinya
buyung orang yang rajin dan pekerja keras, harapan terbesar buyung adalah menjadi orang yang banyak uang agar bisa menikahi sinta dan membahagiakan seluruh keluarganya
dua orang dengan latar belakang keluarga yang sangat jauh berbeda, saling mencintai tetapi terlalu banyak rintangan untuk hidup bahagia dan terlalu sulit untuk bersama
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon buita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
teman lama
sinta hanya terdiam mendengar penuturan dari lina, ia hanya tersenyum.
"alhamdulillah ya lin, teman teman kita dulu udah ada yang sukses, dan semoga dikemudian hari kita akan menyusul" jawab sinta
"aamiin, tapi adi yang suruh aku kesini ketemu kamu sin" jawab lina tiba tiba
"kok gitu lin" jawab sinta bingung
"iya lin, karena adi dari zaman kita SMP sampai sekarang masih suka sama kamu, dan waktu kamu menikah, orang yang sangat hancur hanya dia sin, dia sempat bilang sama aku, adi akan menunggu kamu sampai kamu jadi janda sin, dan ternyata kamu berpisah sama suami mu, adi kembali bangkit dan semangat, dia menuruti semua perkataan mama nya untuk jadi tentara dengan kamu jadi motivasinya" jelas lina
"itu dulu lin, sekarang sudah beda, adi seorang bujangan dan seorang abdi negara, tidak mungkin kalau aku cocok jadi pendamping hidupnya, aku yakin orang tua adi tidak akan merestui hubungan kami dan dulu aku yang ninggalin adi lin, aku yang mutusin adi" jawab sinta agak kecewa dan tanpa ia sadari ia meneteskan air mata.
percakapan mereka terputus ketika ada pelanggan mau membayar belanjaannya dikasir.
"lin tunggu bentar ya, sebentar lagi sinta istirahat, nanti kita lanjut ngobrolnya sambil makan siang ya" pinta sinta
"ok sin, aku tunggu dicafe sebelah ya" jawab lina
setelah selesai mengerjakan pekerjaannya sinta pergi makan siang sekalian menemui lina.
"hai lin, nunggu lama ya, maaf ya tadi ada pelanggan yang gak mau dilayani sama yang lain, maunya sama aku, aku bingung sama pelanggan zaman sekarang ketimbang milih aksesories aja tanyanya banyak banget" jelas sinta
"hahahaa ok gak apa apa sin, itu resiko bekerja ditoko" jawab lina
"hehehee iya lin, oya mau pesan apa" pinta sinta
"aku udah pesan tadi kamu pesan gi, biar samaan makannya" ucap lina
ketika sinta lagi pesan makanan telpon lina berbunyi tapi sinta tidak tau itu telpon dari siapa. saat sinta sudah selesai pesan makanan sinta kembali ketempat duduknya lagi
"sin, tadi adi yang telpon, dia nanyain kamu dan mau minta no kamu, apa boleh aku kasih sin" tanya lina
"aku masih ragu lin, dan sekarang aku ada pacar walaupun hubungan kami jarak jauh, aku tidak mau terjadi salah paham nanti" jelas sinta
"ya udah kalau gitu sin, tapi fikirkan lagi, adi sangat menyayangi mu sin" ucap lina
"iya sllin, nanti aku fikirkan lagi ya" jawab sinta singkat
ketika mereka lagi ngobrol makanan mereka datang, mereka mulai makan tanpa ada yang bersuara lagi, selesai makan sinta kembali ketoko dan lina pun pergi kekampusnya dia masih ada jam setelah makan siang
sinta kurang konsentrasi bekerja karena fikirannya melayang layang kemana mana kadang mikirin adi, kadang mikirin buyung.
flash back
waktu sinta masih duduk dibangku SMP kelas 2, ada seorang laki laki yang mengaguminya dalam diam.
ketika sinta pergi ngaji malam minggu ia dicegat oleh seorang pria didepan rumah ustad.
"sin, mau kemana" ucap pria tersebut
sinta melihat siapa pria yang berani memcegatnya itu ternyata ia adi. pria yang abru dikenal sinta dan sinta tidak suka dengannya
"mau apa kamu" jawab sinta ketus
"ti…tidak sin, cuma mau ngobrol aja" jawab adi gugup
"aku mau pulang, mau nyelesaikan pekerjaan rumah yang diberi dari sekolah tqdi" tolak sinta halus
"ya udah ayuk aku antar" jawab adi
"gak perlu rumah ku dekat dari sini, tu didepan sana" jawab sinta sambil menunjuk ke arah rumahnya dan sambil pergi
adi cuma diam saja menatap punggung sinta pergi dari hadapannya.
tetapi adi tidak menyerah sampai disitu dia selalu berusaha untuk mendapatkan hati sinta, adi pun berusaha meyakinkan sinta.
sampai akhirnya sinta sedikit luluh dan membuka hati untuk adi. sebenarnya sinta tidak suka dengan adi, karena adi lebih pendek dari dirinya.
"sin, kasih aku kesempatan untuk mengenalmu, aku tidak akan minta kamu jadi pacar aku karena kita juga masih kecil masih sekolah, aku hanya mau menjadi teman kamu dan menjga kamu dengan baik" pinta adi
"baiklah adi, kita berteman" jawab sinta apa adanya.
akhirnya mereka berteman makin lama mereka semakin akrab, sampai akhirnya sinta harus pergi sekolah kekota lain
"adi aku minta maaf kalau tidak bisa membalas rasa suka mu untuk aku, aku mau pergi pindah sekolah dan kemungkinan besar kita tidak akan pernah bisa bersama untuk selamanya, terima kasih untuk semua kebaikan mu selama ini" pamit sinta
"iya sin, aku ngerti, jaga dirimu baik baik ya" jawab adi tersenyum untuk menutupi rasa sedihnya yang akan kehilangan sinta.
akhirnya mereka pun berpisah sampai saat ini tidak pernah ketemu lagi.
flash off
akhirnya sinta menyelesaikan semua pekerjaannya saat ini, ia memutuskan untuk pulang kerumahnya. setibanya sinta dirumah sinta menelpon mama nya
tuttt… tuttt…
"ada apa sin" sapa mama
"assalamualaikum ma, bukan ada apa" jawab sinta ketus
"waalaikumsalam, mama lagi sibuk ini banyak pelanggan hari ini, gimana kerjaan kamu" tanya mama
"alhamdulillah lancar ma, ma sinta mau resign kerja, karna 3 bulan lagi sinta kan sudah mulai untuk daftar kulia sinta mau ambil bimble untuk masuk keperguruan tinggi boleh ma" jelas sinta
"boleh, apapun keputusan mu mama akan dukung" jawab mama singkat
"terima kasih ma, sinta tutup dulu untuk nelpon orang yang punya toko, assalamualaikum" ucap sinta
"waalaikumsalam" jawab mama
sekarang sinta nelpon orang punya toko untuk pengunduran diri dan akan berhenti bekerja setelah beberapa hari kemudian, semua penjelasan sinta diterima oleh atasannya, sekarang sinta minta tolong kepada omnya untuk mendaftarkan dirinya bimble. setelah urusannya semua selesai sinta kembali kerumahnya, saat sinta lagi istirahat telponnya berbunyi
"assalamualaikum" salam sinta
"waalaikumsalam dek, udah makan belum, lagi apa sekarang sayang abang" tanya buyung
"udah makan tadi ditempat kerja, sekrang lagi capek mau tidur, banyak kegiatan seharian ini" jawab sinta ketus
"ooo ya udah sekrang istirahat ya dek" jawab buyung pelan karena merasa sinta lagi tidak mau diganggu
"iya, assalamualaikum" jawab sinta singkat dan menutup telpon
buyung termenung merasakan perubahan sikap sinta yang jadi jutek dan terlalu egois, kadang ia kualahan menghadapi sifat sinta yang dingin. tapi ia tepis semua itu karena rasa sayangnya ia memutuskan untuk menelpon sinta lagi nanti malam
sekarang buyung pergi kekampus untuk menyelesaikan skripsinya.
ketika malam hari buyung mencoba untuk menghubungi sinta tapi tidak ada jawaban dari sinta sudah berapa kali ia menelpon tidak juga dijawab dan pesan yang ia kirim juga tidak dibalas oleh sinta. sampai pukul 11 malam baru diangkat oleh sinta
"halo" sapa sinta ketus
"assalamualaikum dek, adek udh tidur" jawab buyung pelan
"belum, baru pulang dari rumah tante" ketus sinta
"ooo kok gak ngomong sama abang, abang dari tadi belponjn adek" buyung mulai sewot
"gak ada kerjaan lain selain nelpon terus bang, kalau kayak gini sinta gak tahan, mending kita putus aja" jawab sinta dengan nada tinggi
****hai teman teman pembaca sekalian*****
mohon komentar, masukan dan sarannya untuk kelanjutan novel ini. dan juga mohon like nya teman teman semua.
terima kasih 👸👸🙏🙏
Lanjut up ya
Mampir juga yuk di "Mr. Mafia or Mr. Psychopath?"
Semangat.
yuk mampir di "Mr. Mafia or Mr. Psychopath?" juga ya
Semangat
salam dari "My Bos CEO" kutunggu kehadirannya 🤗