NovelToon NovelToon
BIMA LOVERS

BIMA LOVERS

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi
Popularitas:1M
Nilai: 4.9
Nama Author: NOVIA IP

Bimatara Reza Winajaya tumbuh menjadi pria tampan yang amat di kagumi semua wanita yang melihat. Tapi kisah cintanya tidak semulus di bayangkan banyak orang. Meski fisik mendukung tapi soal wanita dia kurang beruntung.

Banyak orang yang mencintai tapi cintanya hanya untuk wanita di masa lalunya. Clara Mariana Argata.

Pertemuan dengan wanita yang mirip wanita di masa lalu menghantuinya. Ciara Hanaria Azata. Memiliki banyak rahasia yang wanita itu sembunyikan. Hingga wanita itu diam-diam mengagumi Bima saat pertemuan pertama.

Apa Bima akan melupakan sosok wanita yang di cintai selama hidupnya? Atau wanita yang mirip dengan masa lalunya yang akan mengubah segalanya, menjadi cinta baru...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NOVIA IP, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Terkejut

Selamat membaca

Jangan lupa Vote, Komen dan Jempolnya (👍)

Cuma bisa update sampai 1000 kata

Biasanya di atas 2000 kata tapi apa daya aku kurang mood beginilah jadinya

Pendek

***

Hana mulai tidak nyaman dengan antriannya namun hanya tinggal satu antrian lagi. Sesekali dia menoleh ke belakang untuk sekedar melihat keberadaan keponakan kesayangan. Takut-takut kalau Tyana di culik. Amit-amit kalau hal itu terjadi. Ia menjauhkan pikiran negatif dan melihat Tyana sedang duduk di temani satu wanita dan satu pria. Hana khawatir namun di lihatnya Tyana tampak senang begitu akrab tapi siapa? 

Kedua orang tersebut tidak bisa di kenalinya karena duduk membelakangi.

Mereka siapa, semoga bukan orang jahat. 

Sekarang giliran Hana berhadapan dengan pedagang gulali, meminta Mamang tersebut untuk membuatkan gulali dengan cepat dengan alasan yang masuk akal. Tidak lama dua gulali sudah berada di tangannya kemudian tidak lupa membayar.

Hana berjalan cepat menghampiri Tyana. Semakin dekat, Ia menyadari kalau Tyana sudah menoleh ke arah Hana dengan senyum merekah. 

"Tante… " Seru Tyana membuat kedua orang di sampingnya ikut menoleh. 

Hana dan keduanya terkejut dan tidak menyangka kalau dua orang di samping Tyana orang yang di kenalinya. Hana bisa melihat pria di hadapannya tampak terkejut. Oh my god, ini pasti mimpi? Yang benar saja. Hana tidak pungkiri kalau dia dan keduanya satu komplek namun anehnya kenapa kedua orang tersebut begitu akrab? 

"Hana... "

"Pak Bima… "

Ucap mereka bersamaan membuat Tyana bingung dan Nabila hanya bisa tersenyum dengan apa yang di lihatnya sekarang. 

"Tante Hana, udah beli gulalinya?" Celoteh Tyana mendekati Hana.

Hana mengangguk. "Ini gulali yang kamu mau." tukas Hana sambil memberikan gulali pada Tyana. Sesekali menoleh ke arah Bima yang masih diam melihatnya. 

"Makasih." Balas Tyana senang mencium bau wangi akan gulali putih seperti kapas di tangannya.

Hana tersenyum.

"Kamu...Tantenya…Tya?" Tanya Bima masih terkejut, dunia begitu sempit ternyata Hana adalah Tante yang sering gadis kecil itu bicarakan. Merasa sesuatu yang aneh menjalar ke dalam hatinya. Entah itu apa?

"I-iya, Pak Bima kenal sama Tya?"

"Iya."

"Oh."

Merasa canggung membuat keadaan terasa tidak biasa, dan Nabila tersenyum simpul melihat di antara kedua orang itu hanya diam.

"Tante sama Om saling kenal?" tanya Tyana menyadari akan pertemuan mereka saling.

Keduanya mengangguk.

"Pak Bima atasan Tante di kantor." Jelas Hana.

Tyana mengangguk, mengerti.

"Tante kamu sekretaris Om di kantor."

"Oh." Singkat Tyana. Sebenarnya tidak paham tapi intinya mereka saling kenal.

Hana mengingat kembali ucapan Tyana saat itu, kalau dia bertemu dengan Om Bima alias Om ganteng yang sering Tyana ceritakan dan bodohnya Hana baru sadar kalau nama Bima itu ternyata Bima, Bosnya.

Wah, Tya beruntung sekali…Hana merasa iri kalau Tyana bisa begitu dekat dan tertawa lepas dengan Bima, tidak dengannya galak dan dingin. 

"Pak Bima sama Nabil sedang apa di sini?" tanya Hana, bilang saja dia kepo dengan keberadaan Bosnya. Padahal jujur, Hana masih belum bisa melupakan sikap manis Bima semalam yang membuatnya tidak bisa tidur. My Superhero Galak. 

"Itu… saya sedang, men一"

"Kak Bi lagi cari tukang cilok, tapi kayaknya gak jualan deh." Potong Nabila gemas mendengar kegugupan kakaknya dan mendapati kakaknya melihat tidak suka akan jawabanya. Apa dia salah bicara? 

Bima malu. Apa kata sekretarisnya kalau Bima sedang mencari cemilan cilok, makan itu enak, tapi Bima malu kalau nanti Hana berpikiran yang tidak-tidak tentangnya menyukai cilok. Bilang saja cilok itu bukan makanan elit, apalagi Bima sebagai atasan yang terlihat berwibawa ternyata doyan cilok. Mau di taruh di mana wajahnya. 

Semua gara-gara cilok. 

Mendengar kata cilok membuat Hana menahan senyumnya, ternyata oh ternyata Bos galaknya doyan cilok juga? Hana jadi tahu makanan favoritnya. Setidaknya tahu tentang Bos galak yang memang agak tertutup.

"Tukang ciloknya gak jualan, Pak."

***

Mereka berempat memutuskan untuk duduk di kursi taman yang di mana posisinya saling berhadapan. Hana dan Tyana duduk berdampingan dan begitu pula Bima dan Nabila. Saat memutuskan untuk duduk sebelum mereka memesan lebih dulu minuman dan cemilan. Mereka membeli Thai tea dan Takoyaki sebagai teman obrolan. Nabila dan Tyana terus mengobrol sedangkan kedua orang dewasa masih diam tanpa bersuara. Bima maupun Hana bingung memulai dari mana. 

"Ehm," Suara deheman Bima memecahkan keheningan terutama bagi keduanya. "Aku gak sangka kalau kamu Tante dari Tya." ucapnya sembari mengaduk minuman dengan sedotan. 

Hana menyedot minuman sebelum membalas perkataan Bima, Bosnya. 

"Saya juga menyangka kalau ternyata Om-om yang sering di bicarakan Tya adalah Pak Bima." Tukas Hana.

"Kak Hana kok bisa tahu kalau tukang cilok gak jualan?" tanya Nabila, sama halnya dengan Bima setuju dengan pertanyaan adiknya. 

"Cilok yang biasa ngider di sini memang banyak yang cari dan tahu itu dari para penjual yang memberitahu." Jelas Hana dan melihat kakak-adik manggut-manggut akan penjelasannya. 

Nabila izin menghantar Tyana bermain ayunan tidak jauh dari tempat mereka berada. Hana berasa memiliki keluarga kecil, sedangkan dia dan Bima berperan sebagai orang tua dan dua gadis itu sebagai anaknya. Sungguh khayalan tingkat tinggi bagi Hana. Itu hanya angan-angan saja bukan mimpinya kok. 

Sepeninggalan kedua gadis itu Bima maupun Hana masih diam memperhatikan Tyana dan Nabila sedang bersenang-senang.

"Hana… ?" Bima memecahkan keheningan di antara keduanya. Hana memandang bosnya penuh pertanyaan dan penasaran tentunya. Bima memandang balik sehingga keduanya saling bertatapan.

"Iya, pak?"

"Apa aku boleh bertanya sesuatu?"

"Boleh, tentang apa?"

Pertanyaan di balas pertanyaan membuat Hana gregetan saat membalasnya. 

Jujur saja ini pertama kali mereka mengobrol lebih santai tanpa menyinggung soal kerjaan.

"Ibu dari Tyana kemana? Maaf, saya hanya penasaran sejak awal bertemu dengannya, dia selalu membicarakan Tantenya bukan Ibunya, apa Ibu Tya masih ada?" tanya Bima bukan dia lancang mengurusi urusan orang lain. Tapi entah kenapa ada sesuatu yang mengganjal dirinya. 

Awal bertemu Tyana mata dan senyumnya mengingatkan dengan seseorang yang telah membuat patah hati begitu dalam. Begitu pula pertemuan pertamanya dengan Hana, mereka mempunyai rupa yang sama hanya saja ada yang membedakan keduanya, entah itu apa. Awalnya Bima tidak ingin mencari tahu tapi dia penasaran akan sesuatu untuk di pastikannya. Kenapa segalanya mengarah pada seseorang di masa lalunya. Apa kemiripan keduanya karena mereka punya hubungan darah? Atau memang pemikiran Bima yang terlalu jauh.

Cukup kaget mendengar ungkapan Bima perihal Ibu Tyana. Apa yang di katakan Bosnya benar, memang Tyana selama ini selalu bersamanya. Bukan Ibunya yang memang sudah tidak ada. Tyana lahir dan mendapatkan kasih sayang kakaknya hanya sampai umur dua tahun saja setelahnya kakaknya meninggal. Ini yang membuat Hana menyesali pernah iri pada kakaknya yang selalu mendapatkan kasih sayang. Memang nyatanya kakaknya sangat membutuhkan perhatian lebih. Yang membuat Hana sesali kenapa dia baru mengetahui semuanya saat kakaknya merasa kesakitan. Ia merasa bukan adik yang baik.

"Karena Ibunya sudah meninggal dunia, pak."

Bima terkejut dan menyesal telah membuka luka lama, Hana. Wanita itu menunduk sedih. 

"Maaf… "

"Pak Bima gak salah. Itu sudah lama. Kakak saya sudah tenang di sana." Hana tersenyum lirih. "Sebenarnya kakak saya bukan hanya kakak bagi saya dia juga adalah belahan hati saya. Kami kembar." Tambah Hana bercerita. Hana tidak tahu kenapa dia begitu lancar menceritakan semuanya pada Bosnya yang bukan siapa-siapa selain atasan di kantor.

"Kembar?" Beo Bima terkejut.

Kembar? Hana ternyata memiliki kembaran? Pertanyaan begitu saja keluar dalam benak Bima.

"Siapa nama kembaranmu?"

Bima melontarkan pertanyaan begitu saja membuat Hana mengerut keningnya. Bukan hanya banyak tanya ternyata benar kalau Bosnya itu punya kekepoan tingkat langit ke-7 bukan hoax tapi faktanya begitu. Dasar Bos kepo. 

***

Maaf ya guys akhir-akhir ini slow update

Bima Lovers belum masuk konflik cz, banyak rasa yang bawal aku buka dikit-dikit

Di tambah orang di masa lalu akan kembali dengan konflik baru. **So, di tunggu cerita selanjutnya

Maaf gak bisa bales komen kalian meski aku yang minta 😁**

Terima kasih

1
reea
blangkar or brankar bukan trolly thor🤣😭
Vy Maniez
saya sudah baca berulang x tapi belum ada jga lanjutannya.
Hardiana Rahim
othorrnya kmana ini?sdh brp tahun ini gk prnh up?mirisnya/Grimace//Smug/
ros
ceritanya gantung belum di selesaikan
adm dome
udah 1thn ga ad update an thor.
Desi Nofita Sari
ad yg tau thornya kemn
Desi Nofita Sari
kemna si author nya kok gak pernah up date n gak ad keterangan juga, padahal suka sm novel karya thor
Zulfha Barawas
halo thor .. apa kabar .. kangen cerita nya .. udab lama gak up 😭😭😭😭
Desi Nofita Sari
kok blm update juga kaj
Desi Nofita Sari
kemna kah gerangan author ini kok gak update2, msh ditunggu untuk selesai ni thor, kmu sehat kan
Desi Nofita Sari
kak thor kok gak up2 si kasih tau dong kenapa,,,, kamu sehatkan
Herlan Budiman
ini author'y kmna ya? ko ga pernah d lanjut
Khey Rachmat
kok ga update lg thor sudah mau setahun.. aku kangen bima
Hana Rohana
gantung ,bolak balik cek ga ada up terus
Lia ajalah 💋
otor ba'a kabanyo nih...kok gak pernah up lagi,gantung deh ceritanya tor ✌️😥
Anonim
Lanjut thor penasaran dengan cerita selanjutnya
Anonim
bima
Anonim
Yang A thor
Anonim
Visual siapa thor?
Desi Nofita Sari
thor knm ni da lm banget gak up date
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!