Hanya karena jatuh miskin, pertunangannya dibatalkan dan nama baik orang tuanya dihina di depan mata. Zhao Gou tidak lagi sudi menunduk. Di malam yang gelap, ia lenyap meninggalkan desa pengasingan, melangkah masuk ke Lembah Kematian yang ditakuti para kultivator. Tempat di mana warisan kuno dan ilmu terlarang menunggunya.
Ketika ia kembali dengan topeng misterius dan pedang berdarah, dunia persilatan terperanjat—siapakah sosok mengerikan yang siap meratakan klan-klan besar ini?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon LanzT0k3, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Benturan Dua Generasi
Bab 29: Benturan Dua Generasi
Gemuruh raungan angin beracun membakar atmosfer Aula Utama Sekte Awan Langit. Pedang Darah Raksasa sepanjang belasan meter menukik deras dari angkasa bagaikan meteor maut yang membawa kehancuran mutlak. Hawa panas ekstrem dari energi Core Formation Tahap Pertengahan milik Zhao Zhentian melelehkan tiang-tiang pualam di sekitarnya, menekan bumi hingga retak membentuk cekungan raksasa.
"Matilah kau, Bocah Iblis!" raung Zhao Zhentian dari atas udara, matanya memerah penuh kebuasan.
Ketua Sekte Feng Wuji yang berdiri tak jauh dari sana membelalakkan matanya tajam. Ia menyalurkan seluruh energi Core Formation-nya, melangkah maju untuk menahan hantaman mematikan tersebut. "Zhao Gou, mundur! Biar aku yang menahan serangan ini!"
"Tidak perlu, Ketua Sekte!" suara Zhao Gou meluncur tenang namun begitu perkasa, memotong badai angin dengan tekanan batin yang amat sangat tinggi.
Zhao Gou tidak berpaling sedikit pun. Sepasang mata berwarna ungu keemasan miliknya berkilat tajam di bawah pendaran cahaya merah membara. "Pria ini adalah hutang darah keluargaku. Tiga tahun lalu dia meracuni Ayahku di Kota Megah... dan hari ini, biarkan aku sendiri yang memenggal lehernya!"
Feng Wuji tersentak kaku. Sebelum ia sempat membalas, tubuh Zhao Gou telah menerjang lurus ke depan, menyongsong Pedang Darah Raksasa tersebut secara terbuka!
"Bocah sombong!" teriak Zhao Zhentian tertawa gila. "Kau pikir tingkat Foundation Establishment milikmu sanggup menyentuh ranah Core Formation murni?! Hancurlah menjadi abu!"
BUMMM
Zhao Gou menghentakkan kakinya ke lantai pualam. Seluruh Tulang Naga Kuno di dalam tubuhnya meledak dalam raungan naga purba yang menggetarkan fondasi istana!
Siklus kedua Kitab Pembakar Jiwa Naga berputar pada kecepatan puncak. Dari dalam pori-pori kulit tangannya, benang-benang cahaya ungu keemasan meletup keluar, membungkus kedua tangannya dengan lapisan Sisik Naga Emas mikroskopis yang tebal dan memancarkan dominasi mutlak.
Zhao Gou merentangkan kedua tangannya ke atas udara, melancarkan satu gerakan paling brutal—menangkap bilah Pedang Darah Raksasa tersebut dengan tangan telanjang!
BOOMMM
Gelombang kejut dahsyat bercampur percikan api dan darah meledak gila-gilaan di tengah aula!
Bumi di bawah kaki Zhao Gou retak dan runtuh seluas puluhan meter. Batu-batu pualam hancur menjadi debu halus, menenggelamkan kedua kaki Zhao Gou hingga batas betis. Badai tekanan Qi yang terhempas merobek jubah-jubah murid sekte yang berada puluhan langkah di belakangnya.
Namun, saat debu merah perlahan tersapu oleh pusaran angin... seluruh orang di dalam aula mendadak lupa caranya bernapas.
Pedang Darah Raksasa milik pakar Core Formation yang sanggup meratakan sebuah bukit batu... terhenti total di udara!
Dua telapak tangan Zhao Gou yang terbungkus Sisik Naga Emas cengkeram erat bilah pedang raksasa itu! Hawa panas yang sanggup melelehkan besi tempa sama sekali tidak sanggup menembus pertahanan mutlak dari Tulang Naga Kuno milik Zhao Gou!
"Apa—?! Bagaimana mungkin?!" pekik Zhao Zhentian dari atas udara, dadanya bergemuruh oleh rasa syok yang tak terbayangkan. Matanya membelalak lebar bagaikan melihat hantu! "Tangan telanjang?! Kau menahan teknik puncak Core Formation milikku hanya dengan tangan telanjang?!"
Xie Yanfeng di balik reruntuhan tiang menutupi mulutnya dengan kedua tangan, air mata penyesalan dan ketakutan mengalir deras. Kekuatan yang ditunjukkan Zhao Gou telah melampaui seluruh imajinasi manusia biasa di Kota Awan Biru.
Di tengah tatapan horor ribuan pasang mata, Zhao Gou menundukkan kepalanya sedikit. Sudut bibirnya mengukir garis senyuman dingin yang amat sangat pekat—sebuah senyuman algojo yang menatap mangsa yang terdesak.
"Zhao Zhentian..." bisik Zhao Gou pelan, suaranya jernih menembus gema ledakan. "Tiga tahun lalu di Kota Megah, kau menggunakan racun kotor karena kau tahu bahwa secara bakat dan kekuatan murni, cabang keluargaku jauh melampaui kalian semua."
Jari-jemari Zhao Gou yang terbungkus Sisik Naga Emas mengencangkan cengkeramannya pada bilah Pedang Darah Raksasa.
KREK KREKKK
Retakan-retakan emas menjalar cepat di sepanjang permukaan pedang raksasa milik Zhao Zhentian!
"Dan hari ini..." lanjut Zhao Gou, matanya menyala dalam pendaran ungu keemasan yang makin membara, "...aku akan membuktikan bahwa tanpa racun murahanku, kalian semua di Faksi Utama hanyalah sampah tak berguna!"
Brakkk
Zhao Gou memutarkan pergelangan tangannya, meremukkan Pedang Darah Raksasa tersebut menjadi ribuan serpihan energi merah yang meledak hancur di udara!
"Khmm!"
Zhao Zhentian memuntahkan seteguk darah segar akibat hancurnya teknik inti miliknya secara paksa. Tubuhnya terlempar mundur sepuluh langkah di udara sebelum mendarat kaku di atas panggung yang runtuh, napasnya tersengal-sengal kaku.
Rasa malu, murka, dan ketakutan naluriah mendadak merayapi seluruh pembuluh darah pakar Core Formation tersebut. Pria yang selama ini dipuja di Kota Megah kini terdesak oleh seorang pemuda yang tiga tahun lalu dipandangnya sebagai cacing buangan!
"Bocah iblis... Kau benar-benar memaksa aku melakukan ini!" raung Zhao Zhentian dengan wajah yang membiru gila.
Pria paruh baya itu menyapu dadanya secara brutal, merobek zirah emas yang dikenakannya. Dari dalam saku rahasianya, Zhao Zhentian mengeluarkan sebuah botol batu berwarna hitam kelam, lalu menelan pil obat berwarna merah darah di dalamnya tanpa ragu sedikit pun!
Pil Pembakar Darah—pil terlarang tingkat tinggi yang membakar separuh usia harapan hidup penggunanya untuk menyuntikkan lonjakan kekuatan gila secara instan!
BUMMM
Pendaran cahaya merah darah yang sepuluh kali lebih pekat dan beracun meledak dari tubuh Zhao Zhentian! Pembuluh darah di leher dan wajahnya menonjol hitam kaku, matanya berubah menjadi merah membara tanpa pupil putih. Tekanan auranya melompat tajam dari Core Formation Tahap Pertengahan menuju ambang Core Formation Puncak!
Uap darah tebal menguar dari tubuh Zhao Zhentian, membakar udara di sekitarnya hingga berbau amis murni.
"Mati! KITA SEMUA AKAN MATI HARI INI!" teriak Zhao Zhentian histeris, suaranya telah berubah menjadi raungan monster yang kehilangan kewarasan.
Ia merentangkan kedua tangannya, menarik seluruh uap darah bercampur residu racun dari mayat-mayat pengawal zirah emas yang tewas di panggung. Sebuah wujud naga darah buatan sepanjang puluhan meter terbentuk di atas kepalanya, memancarkan bau busuk dan hawa kematian yang sanggup melumpuhkan jiwa!
Ketua Sekte Feng Wuji membelalakkan matanya panik. "Zhao Gou, hati-hati! Dia membakar esensi darahnya! Serangan itu mengandung Racun Pembakar Jiwa yang amat sangat pekat!"
Namun, Zhao Gou justru melangkah maju satu tindak menuju pusat badai uap darah tersebut.
Ia melepaskan jubah hitamnya yang terkoyak, menyingkapkan tubuh tegapnya yang kini dilapisi oleh jalur-jalur pembuluh darah emas yang menyala terang. Tulang Naga Kuno di dalam dadanya bergetar dalam ritme yang sempurna, menyerap aura pembunuhan di sekitarnya menjadi bahan bakar murni.
Melalui kemampuan Mata Naga Ilahi, Zhao Gou menatap lurus menembus pusaran naga darah raksasa milik Zhao Zhentian, mengunci tepat pada Dantian dan simpul energi utama di dalam dada pembunuh ayahnya tersebut.
"Membakar esensi darahmu?" bisik Zhao Gou dengan suara yang bergema bagaikan penjemput maut di tengah kegelapan malam.
Ia menyilangkan kedua tangannya di depan dada, menarik seluruh energi Qi Naga Kuno dari Dantian-nya hingga membentuk pusaran emas keemasan yang amat sangat murni di sekitar tubuhnya.
"Zhao Zhentian... mari kita akhiri permainan membosankan ini!"
jgn ada campuran kata sombong...
"jika aq menjadi penerus sekte, kdepannya musuh²ku akan menargetkan kalian, dan aq tidak ingin hal itu'terjadi"... gitu aja udh ngeh....
klo g mati... cerita ini akan terus berulang² layaknya sinetron...
sedang othor perbaiki bab ini
selamat membaca 🥳🥳
ini wajib djelaskan...
apakah darah naganya bisa mendeteksi racun skecil apapun...??
ttp semangt...💪💪💪
dikotori oleh keserakahan klan...
pada ahirnya, yg terjadi KORBAN PERASAAN.🤣🤣🤣
disaat seseorg kesusahan, terjepit...
jgn pojokkan dia.
krna ktika dia bangkit .. semua sdh terlambat.
adu taktik...bikan tiktok...