NovelToon NovelToon
Sky Queen Mafia

Sky Queen Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Balas Dendam / Bad Boy
Popularitas:6.1k
Nilai: 5
Nama Author: Nona Incy

Sky ingin balas dendam pada (Felix) Ayahnya dan mengambil alih seluruh kekuasaan sang Ayah. Dia telah mempersiapkan diri selama bertahun-tahun dan siap untuk melakukan apa saja untuk mencapai tujuannya.

Akankah semua berjalan sesuai dengan rencana ketika Sky harus berurusan dengan Shy yang Arogan.

**

Ayo ramaikan Guys, keluarga Zionathan kembali lagi 🤗

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nona Incy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 22 SQM

Langit pagi ini terlihat sangat cerah seolah tidak pernah terjadi kekacauan pada malam sebelumnya. Di ruang kerja utama kediaman Shy, suasana justru terasa jauh berbeda, dingin dan penuh tekanan yang tidak terlihat.

Shy duduk santai di kursi kerjanya, satu kaki disilangkan, sementara laporan kerugian dari wilayah barat terbuka di atas meja. Kertas-kertas itu dipenuhi angka yang bagi kebanyakan orang akan membuat kepala berdenyut. Tetapi bagi Shy, itu hanya angka… yang bahkan tidak cukup untuk mengusik emosinya.

George berdiri di depan meja, wajahnya jelas menunjukkan amarah yang siap meledak, terlebih melihat sang putra yang begitu santai.

“Dua kapal utama kita hancur, Shy” ucap George dengan suara serak. “Beberapa jalur di lumpuhkan olehnya dan kau… bahkan tidak sama sekali bereaksi dan tetap bisa duduk santai?” George menggeleng tidak percaya, entah bagaimana cara sang putra memimpin organisasi mereka.

Shy mengangkat gelas kopinya, menyesap perlahan sebelum menjawab kalimat Ayahnya. “Reaksi tidak akan memperbaiki apa pun, Dad.” jawabnya begitu santai.

George mengembuskan napas kasar. “Ini bukan tentang reaksi, ini tentang harga diri mu! Dia menyerang mu, Shy. Sky tidak lagi sekadar emosional, dia sudah melewati batas kebaikan mu.”

Shy meletakkan cangkirnya dengan tenang. “Dia memang selalu melewati batasannya, Dad, jadi biarkan saja, masih banyak hal yang lebih penting.”

“Itu bukan alasan untuk membiarkannya, Shy!” bentak George, suaranya meninggi.“Atau jangan-jangan… kau memang tidak berniat melakukan apa-apa dan ingin membuat semua hancur begitu saja?"

Shy menatap ayahnya sekilas, lalu kembali melihat laporan di tangannya. “Bisnis keluarga ini tidak akan runtuh hanya karena dua kapal.”

George tertawa miris. “Jadi sekarang ini tentang uang? Bukan tentang kendali? Bukan tentang kekuasaan?” tawa sinis pria itu terdengar menggelikan bagi Shy.

“Uang, kendali dan kekuasaan,” sahut Shy datar melirik begitu tajam “Semua masih ada di tangan ku, Dad"

“Dan Felix?” sela George “Dia ditembak di depan semua orang. Itu bukan sekadar kerugian bisnis. Shy, tapi penghinaan”

Rahang Shy sedikit mengeras, tetapi ekspresinya tetap tenang. “Belum ada konfirmasi kematian,” jawabnya singkat.

George menyipitkan sebelah matanya. “Kau seperti meragukan kematian Felix dan tidak percaya pada Ayahmu sendiri?" Shy tidak menjawab.Kerena semua kebenarannya hanya George yang tau.

Suasana mendadak hening memenuhi ruangan sebelum George kembali berbicara, kali ini lebih pelan tetapi penuh tekanan.

“Cinta membuatmu lemah, Shy.”

Shy tersenyum tipis, sangat tipis hampir tidak terlihat. “Kalau aku lemah, semua ini sudah lama hancur.”

George menggeleng, jelas tidak puas mendengar jawaban itu. “Atau mungkin… kau hanya menunggu waktu untuk benar-benar hancur, kalau begitu tunggu saja, sampai perempuan itu menghancurkan segalanya..” Tanpa menunggu jawaban, George berbalik dan meninggalkan ruangan putranya.

**

Shy berdiri di balkon kamarnya, menikmati hembusan angin, tetapi kali ini tanpa minuman di tangan, hanya tatapan kosong.

Langkah kaki pelan terdengar dari belakang. Nafla, menghampiri dengan ekspresi tenang yang. Wanita cantik itu berdiri di samping Shy sembari tersenyum tipis.

“Hari ini anginnya terasa lebih tenang,” ucap Nafla

“Tidak semua hal bisa setenang angin,Mom”

Nafla menoleh, menatap putranya dengan penuh arti. “Kau tidak marah.”

“Marah tidak akan mengubah tindakan Sky.”

“Tidak?” Nafla mengangguk pelan. “Tapi diam juga bukan solusi.” Shy terdiam.

“Menurutmu kenapa dia melakukan semua itu?” tanya Nafla menoleh kearah putranya.

“Dia kehilangan kendali,” jawab Shy singkat.

Nafla tersenyum tipis. “Atau dia sedang berusaha mendapatkan kembali sesuatu yang pernah hilang.” Shy sedikit menoleh guna melihat sang Ibu.

“Dia menembak Felix,” lanjut Nafla. “Itu bukan keputusan mudah, Itu artinya dia sudah melangkah terlalu jauh… tanpa rencana untuk kembali.”

“Dia sudah tau konsekuensinya, Mom,” sahut Shy.

“Ya,” Nafla kembali mengangguk. “Dan tetap melakukannya, apa kau tau kenapa?” Shy tidak menjawab. Nafla melangkah sedikit lebih dekat. “Karena dia ingin kau melihatnya.” Shy menghela napas pelan.

“Semua yang dia lakukan, menghancurkan kapalmu, memicu perang, bahkan mempertaruhkan nyawanya sendiri…” Nafla melanjutkan dengan suara lembut, “itu bukan tentang kekuasaan atau mengambil alih wilayah"

“Lalu tentang apa?” tanya Shy, meski nadanya tetap datar.

“Perhatian,” jawab Nafla tanpa ragu. “Dia ingin kau menatapnya lagi seperti dulu.” Kali ini Shy terdiam cukup lama.

“Dia memilih jalannya sendiri,” jawab pria tampan itu.

“Dan kau juga,” ujar Nafla. “Sekarang yang menjadi pertanyaannya apakah kau akan terus membiarkan jalan kalian saling menghancur kan?”

Shy memejamkan matanya untuk sesaat. “Aku akan menemuinya.”

Nafla tersenyum tipis. “Itu keputusan yang tepat. Pergilah dan buat dia kembali menjadi Queen mu”

**

Suasana di dermaga Black Wolf masih dipenuhi sisa-sisa kehancuran. Bau asap dan kayu terbakar masih terasa di udara.

Sky berdiri di tepi dermaga, memandang laut dengan tatapan kosong. Senjatanya masih tergenggam di tangan, seolah menjadi satu-satu nya hal yang memberinya rasa aman.

Langkah kaki berat terdengar dari belakang.

Tanpa menoleh, Sky sudah tahu siapa yang datang.

“Kau akhirnya datang,” ucapnya dengan suara yang begitu dingin.

Shy berhenti beberapa langkah di belakangnya. “Aku datang karena kau yang memanggilku.”

Sky tertawa pelan “Aku tidak memanggil mu. Aku sedang menghancurkan sesuatu yang kau miliki."

Shy menatap punggung perempuan itu “Kau selalu tau cara menarik perhatian ku, Sky.”

Sky berbalik dengan cepat, tatapan matanya tajam, dia sangat kesal dan rasa cemburu itu masih menjadi bahan bakar untuk emosinya

“Jangan bicara Seolah-olah aku membutuhkan perhatianmu, kau tidak... "

“Aku tau lebih dari yang kau kira.” sela Shy

“Tidak!!..Kalau kau mengerti, kau tidak akan diam saat aku hampir mati!” Shy terdiam, dia paling malas untuk menjelaskan sesuatu yang sebenarnya cukup mudah dibaca oleh Sky.

“Katakan padaku,” lanjut Sky, suaranya mulai bergetar, “apa aku sudah tidak berarti apa-apa lagi bagimu?”

Shy menatapnya lurus. “Kau sangat berarti.”

“Lalu kenapa?” desak Sky. “Kenapa kau memperlakukanku seperti orang asing?!”

“Karena itu satu-satunya cara untuk membuatmu tetap hidup dan bukannya kau sendiri yang memintaku untuk menjauh?." Sky terdiam untuk sesaat.

“Daddy ku mengawasi setiap pergerakan ku” lanjut Shy, dia maju satu langkah.

“Jadi aku kelemahanmu?” gumam Sky pelan. Shy tidak menjawab, tapi tatapannya cukup untuk memberikan jawaban.

Sky tertawa seakan tidak percaya. “Lucu sekali… aku menghancurkan duniamu agar kau melihatku… dan ternyata selama ini kau justru melindungiku dengan cara menjauh.”

“Dan kau membalasnya dengan menghancurkan bisnisku.” jawab Shy

“Setidaknya itu membuatmu datang, padaku” ujar Sky, Shy menghela napas panjang.

“Kau ingin perhatian dariku?” tanyanya.

Sky menatapnya, matanya memerah. “Aku ingin kau jujur.” Hening sejenak.

“Aku tidak pernah berhenti peduli,” ucap Shy pada akhirnya, Air mata Sky jatuh tanpa bisa ditahan lagi.

“Tapi di dunia kita” lanjut Shy, “Kepedulian bisa membunuh.” Sky menundukkan kepalanya.

Shy melangkah lebih dekat. “Aku tidak akan membiarkan itu terjadi.”

“Kenapa?” tanya Sky setengah berbisik,

Shy menatapnya begitu dalam.“Karena kau masih milikku, bahkan ketika aku tidak bisa menunjukkannya” Sky terdiam, napasnya tercekat.

Dan untuk pertama kalinya sejak kekacauan itu dimulai, amarah dalam dirinya perlahan berubah menjadi sesuatu yang hangat, dia salah paham dengan perilaku Shy.

1
nuri.
lanjuttt thorr
❤️❤️ Vandri Beloved ❤️❤️
dari dulu dodol.. kamu selalu salah paham pada Shy dari dulu, bukan baru tadi atau kemarin... dan kamu baru sadar semua itu.???? kalau kamu tidak mengerti tentang strategi yang dilakukan olh Shy, maka kamu belum atau sebenarnya tidak pantas menjadi seorang mafia.... karena dunia mafia tidak mengenal kata2 dan perlakuan romantis....
❤️❤️ Vandri Beloved ❤️❤️
nah loh mau ngomong apa lagi sekarang kalau itu adalah semua kebenaranya ... 😂😂😂
❤️❤️ Vandri Beloved ❤️❤️
dih dasar aneh...
❤️❤️ Vandri Beloved ❤️❤️
nah bener tuh pikir lo... siapa yang memulai lebih dulu....
❤️❤️ Vandri Beloved ❤️❤️
memang dia udah gak waras sepertinya... karena cemburu dan perasaan kalah karena diabaikan juga ditinggalkan oleh shy, sekarang ngamuk kemanan2.. 🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️
❤️❤️ Vandri Beloved ❤️❤️
waaahh bener2 keturunan mafia asli di... hebat... 🤭🤭🤭
❤️❤️ Vandri Beloved ❤️❤️
rasain.... baru nyesel setelah ditinggal pergi...
❤️❤️ Vandri Beloved ❤️❤️
god job Jegran... hajar dia,kasih dia paham biar dia ngerti siapa yang telah menyia2kan Shy... setelah dulu dengan brutalnya Shy terus mengejarmu... dia juga punya harga diri kalau terus menerus ditolak, ngapain terus menunggu yang gakjelas kan... 🤭🤭🤭
❤️❤️ Vandri Beloved ❤️❤️
maunya kamu, kalau shy mya ga mau gimana?? 🤣🤣🤣🤣
❤️❤️ Vandri Beloved ❤️❤️
lah kamu aru nyadar toh... hello kemarin2 kamu kemana aja saat shy pasang badan buat kamu.... sok sok an nolak segala bentuk batuan yg shy berikan, tapi ujung2nya tetap saja butuh shy... dasar aneh...
❤️❤️ Vandri Beloved ❤️❤️
lanjut kak...
partini
🤦🤦🤦🤦 sky why you be come stupid aduhhh cemburu mu itu loh aihhh sang queen mafia no Brian hancur sendiri
anonim
cuekin gantian biar shy kelimpungan
partini
udah ga usah perduli lah sky ,tadi kan dah bilang jergan dia lebih suka dada yg super gede sedangkan katanya dadamu rata 🤭,, sama berondong juga is ok ngapain ngrep yg dewasa kalau goblo*
❤️❤️ Vandri Beloved ❤️❤️
nah loh kan baru juga mulai udah ketahuan aja...... kamu terlalu mencurigakan sih..... baru dari toilet langsung keadaan berubah. siapapun juga pastiii akan tahu siapa pelakunya, karena mereka bukan orang2 biasa... mereka sudah tidak asing dengan trik murahan seperti itu sky.. 🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️
❤️❤️ Vandri Beloved ❤️❤️
haaahhh dasar bodoh. kamu sky .. 🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️
❤️❤️ Vandri Beloved ❤️❤️
kamu masih perlu latihan lagi dalam mengendalikan perasaanmu. sky .... coba minta berlatih lah pada shy.... dia juaranya akting.... kamu masih kalah dengan nya...... masih kurang pantas disebut queen mafia kalau kamu masih bersikap kekanak2an karena dengan tidak langsung kamu memperlihatkan kelemahan mu sendiri....
❤️❤️ Vandri Beloved ❤️❤️
jadinya malah kamu yang terbakar sky....🤣🤣🤣🤣🤣
❤️❤️ Vandri Beloved ❤️❤️
sepertinya alasan yang jelas pertama deh.... 🤭🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!