NovelToon NovelToon
Pernikahan Rahasia Dengan Mantan

Pernikahan Rahasia Dengan Mantan

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Peran wanita dan peran pria sama-sama hebat / Romansa
Popularitas:59.5k
Nilai: 5
Nama Author: Desifa

Serena Laurent, seorang wanita yang pernah terluka cinta, terpaksa meninggalkan semuanya setelah difitnah mantan pacarnya, Logan Winston. Bertahun-tahun kemudian, mereka bertemu lagi dalam keadaan yang tidak terduga, Logan telah menikah karena perjodohan, justru tidak bisa melupakan Serena dan ingin memilikinya kembali.

Dengan dalih dendam, Logan menebus Serena kepada pemilik Club malam dimana Serena Bekerja untuk menebus hutang ayahnya, kemudian memaksa Serena untuk menikah dengannya secara diam-diam.

Namun, Semakin lama Serena semakin terjebak dalam permainan cinta yang berbahaya. Logan mulai menunjukkan sisi lain dirinya, dan Serena mulai merasakan perasaan yang sudah lama ia kubur.

Apakah Serena akan menjadi korban racun cinta kedua, ataukah menemukan jalan keluar untuk lepas dari pernikahan rahasia mereka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Desifa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 29.

"Apa yang kau lakukan, Elena?" Logan bertanya, pria itu bingung dengan suasana dibalkon, Elena menyiapkan makan malam romantis tapi Logan merasa sedikit pun tidak senang. Mungkin saja kalau yang menyiapkannya Serena, perasaan Logan akan berbeda.

Elena tersenyum melihat kedatangan pria yang ditunggu-tunggu, sebenarnya bukan dia yang menyiapkannya tapi Elena menyuruh orang. Elena juga sengaja memakai dress yang sexy supaya dinner semakin romantis. Dia sudah membayangkan kalau malam ini akan menghabiskan waktu dengan Logan sepanjang malam.

"Kamu suda tiba Logan. Aku sudah menyiapkan semua ini untuk kita makan malam, ayo duduk!"

"Aku sudah makan!" Balas Logan dengan cepat. Pria itu tidak berminat maka Logan membalikkan badannya berniat pergi, tapi Elena dengan cepat berdiri kemudian menahan salah satu lengannya.

"Logan, malam ini saja temani aku makan! Lusa kita kan sudah harus pergi, jadi anggap saja ini ucapan terimakasih ku, karena kamu sudah menemaniku menjenguk Daddyku!" Ucap Elena setengah memelas, ia mengusap lengan Logan dengan lembut supaya pria itu luluh padanya.

Sebenarnya Logan enggan, tapi pria itu akhirnya menuruti keinginan Elena untuk makan malam dengannya. Logan membalik badan dan melepaskan tangan Elena, pria itu berjalan menuju kursi lalu duduk.

"Aku tidak lapar, kau makan saja!" Pria itu hanya meneguk air putih, karena tadi dia sudah minum satu botol, Logan tidak berniat mabuk kemudian melakukan kesalahan.

Elena mengangguk, sembari makan dan melirik Logan, diam-diam wanita itu tersenyum licik melihat Logan meminum air putih didalam gelas, meskipun tidak menikmati makanan yang disajikan.

Lima menit.

Sepuluh menit.

Lima belas menit.

Logan merasa kedua matanya berkunang-kunang, mulai pusing secara perlahan-lahan, jika efek dari minuman yang diminum di klub seharusnya dari tadi, tapi Logan tidak mengetahui kenapa tiba-tiba kepalanya terasa sangat pusing. Ada gelenyar aneh yang mengalir di aliran darahnya, membuat darahnya seperti berdesir.

Pria itu menundukkan kepala seraya memijat pelipisnya, kenapa bisa perasaannya jadi berubah tiba-tiba. Padahal tadi tidak seperti itu, sekarang Logan merasakan pergantian suhu, yang semula dingin berubah panas dan membuatnya gerah.

"Logan, kamu kenapa?" Elena pura-pura bertanya dengan panik melihat kecemasan pada suaminya.

Logan mendongak, ya, sekarang dia paham, ini pasti pekerjaan Elena, wanita itu sudah melakukan sesuatu padanya. "Apa yang kau lakukan padaku, Elena?" Logan membentak dengan marah.

Sudah Elena tebak kalau Logan pasti bisa berpikir kalau dia dijebak. "Aku tidak melakukan apapun, Logan! Aku hanya cuma mau kita menghabiskan malam disini sebagai suami dan istri!" Balas Elena tersenyum, wanita itu berdiri mendekati Logan dan menyentuh pundaknya.

Detik itu juga pria itu menepis kasar tangan Elena kemudian berdiri, "Jangan pernah mengharapkan apapun akan terjadi malam ini! Ingat kesepakatan yang telah kita lakukan, pernikahan kita hanyalah status dan bisnis!" Balas Logan kemudian melangkah pergi dengan sempoyongan, meskipun melihat Elena membuat badannya semakin memanas, tapi Lohan tidak mau melampiaskan nafsunya kepada wanita itu yang seharusnya bertanggung jawab.

"Aku tidak perduli kalau pernikahan kita hanyalah status dan bisnis, tapi aku menginginkan kamu dihidupku, Logan!" Elena mengejar lalu menahan tangan Logan, pria itu berhenti tapi menepis tangan Elena.

Tidak kehabisan akal, Elena tau kalau obat perangsang dosis sedang yang dia masukkan kedalam air putih yang diminum Logan telah merasuki tubuh pria itu dan menyebar, Elena menarik tali dress-nya lalu menyentakkannya hingga jatuh, tinggal seonggok kain lingerie hitam tipis yang menampakkan kulitnya tanpa penutup dada dan area bawah.

Elena tersenyum menggoda lalu memegang kedua lengan Logan, sepertinya melihat tubuhnya yang sexy Logan mulai terlena. Pria itu menatapnya dengan tatapan gelap dan dalam, Elena mulai menggoda, membelai wajah tampannya lalu tangannya turun merambat ke leher, mencium leher pria itu sembari tangannya membuka kancing kemeja atasnya.

Pria itu memejamkan matanya, Logan merasa semakin tidak bisa mengendalikan dirinya sendiri, dia pria normal yang dalam kondisi setengah sadar, disuguhi pemandangan seorang wanita penggoda seperti Elena.

Logan merasakan jari-jari lembut menyentuh dadanya, membuat gerakan lalu merasakan sapuan basah dari lidah Elena. Pusat tubuhnya semakin menegang dan sulit dikendalikan, tidah tahan lagi pria itu mendorong Elena keranjang besar yang sudah melambai-lambai dibelakang wanita itu.

Elena tersenyum puas, Logan mendorongnya sampai terjerembab diatas kasur, Elena menaikkan posisi tidurnya semakin keatas lalu Logan menyusul naik keranjang dan menindihnya, mulai menyerang Elena dengan ganas. "Sialan! Kau licik Elena!" Logan marah. Tapi dia sudah dikuasai dengan nafsu akibat obat sialan itu, seharusnya dia tidak percaya pada Elena tadi. Pria itu bangun lalu menarik ikat pinggangnya lepas, lalu menyerang Elena kembali.

"Kita akan bersenang-senang, kamu akan puas denganku, sayang..." Elena mendorong pria itu hingga terlentang lalu ganti dia yang mendominasi.

Semua kancing kemeja Logan telah dibuka, otot-otot perut dengan gurat yang luar biasa sempurna nampak jelas, kekar berotot dan pastinya kuat. Elena memberikan banyak tanda dari atas hingga bawah, tidak terlewatkan, dia mau Logan menjadi miliknya satu-satunya.

Jari-jarinya yang lihai merambat kebawah, menyentuh sesuatu dibalik celana yang menyembul keatas berusaha untuk mencari jalan bebas. "Aku akan membebaskanmu..." Melepaskan pengait celana lalu menurunkan resletingnya, Logan semakin tidak sabar tapi saat matanya terpejam justru bayangan wajah Serena yang marah muncul di kepalanya.

Pria itu mendesis merasakan sapuan lidah hangat yang basah pada permukaan miliknya, entah sejak kapan Elena telah mengeluarkan miliknya hingga tegak besar, menjulang seperti botol sampanye. Elena begitu pandai memainkan miliknya, mengocoknya dengan kedua tangannya lalu memasukkannya kedalam mulut hingga membuat Logan mendesah, kalau yang melakukannya Serena, pasti dia semakin gila.

Serena, satu nama itu membuat Logan tersadar, dia sudah berjanji pada dirinya sendiri bahwa hanya Serena yang akan dia sentuh, setelah pertama kalinya ia meniduri Serena dan sebagai pria pertama yang merasakan madu murni dari kelopak mawar yang ternyata masih bersegel rapi.

Saat Elena telah bersiap-siap mencari posisi yang pas untuk menyatukan tubuh mereka, pria itu mendorong Elena kemudian beranjak turun dari ranjang, memperbaiki celananya lagi.

"Logan! Apa yang kamu lakukan!" Elena bingung, sedikit lagi akan menyatu tadi.

"Aku sudah bilang jangan mengharapkan apapun!" Logan meraih kemejanya, lalu melangkah.

Elena tidak tinggal diam dicampakkan begitu saja, dia turun dari ranjang dengan cepat lalu menahan tangan Logan. "Kamu tidak boleh pergi, Logan!"

Logan menarik tangannya tapi Elena tetap menahannya. "Jangan membuatku bersikap kasar padamu, Elena!" Bentak Logan.

Elena tidak perduli, dia tetap menahan Logan sampai akhirnya batas kesabaran pria itu menepis hingga mendorong Elena hingga jatuh, kepalanya membentur sofa.

Bughh!!!

"Akh!" Elena memekik sakit dengan kepala yang pusing. "Logan!"

Pria itu masuk kedalam kamar mandi lalu menutupnya rapat. Detik berikutnya Elena pingsan.

1
Uba Muhammad Al-varo
semoga Serena secepatnya hamil kembali dan bahagia selamanya
Uba Muhammad Al-varo
logan waspadalah ada orang jahat sedang mengincar mu
Neng Nosita
hadeeeh...siapa lagi itu??? kyknya gak boleh banget mereka bahagia
Blu Lovfres
keluarga toxic 😀😁😀😁🤣
Nasyya
jangan lama2 thor kebusukan elena harus segera terbongkar
Neng Nosita
nah tuh perbuatan elena ternyata bukan logan...
Nasyya
akhir nyaaaaa
Bekti Cah Ceriwiz
author kangen kamu up terus ya
Neng Nosita
Alhamdulillah...author udah up lagi
Blu Lovfres
tetap semangat thor 💪💪
Blu Lovfres
apakah ibunya serina waktu ngidam serina , makan buah si malakama 😭
Blu Lovfres
ini novel alurnya, dua pemeran utama nya, dgn karakter bodoh, dn o'on,
ibarat terlihat orang, tapi mayat berjalan
Blu Lovfres
benci benci kata lawan dari benci ,artinya 😘😘 dasar 22nya gengsi dn saling ego
Ivy
up
Nasyya
lanjut
olyv
jarang up sekali up hanya satu bab lanjut thor
Neng Nosita
eh Serena mu dibawa kemana logan?
Uthie
Balas lagiii Logan 👍👍👍😂
olyv
dihh ngak percaya elena, ayok buktikan logan bungkam mulut busuk elena biar kapok
Nasyya
hahhhhh elena panas dingin, sukurin 🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!