NovelToon NovelToon
Cinta Ini Aku Yang Salah

Cinta Ini Aku Yang Salah

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:150.2k
Nilai: 4.4
Nama Author: Ika Yuniati

Nura Kusuma, Gadis cantik 23 tahun. Ia anak yatim piatu dari seorang pembantu pasangan Anton Kusuma(almarhum) dan Santi ayu(almarhum).

Saat usia 2 tahun, Ia tinggal bersama Alex Rudiart. Yang tak lain adalah majikan dari orangtuanya.

Sampai suatu ketika Alex meninggal. Dan Nura yang membuat nya meninggal.
Hingga teman masa kecilnya Leon. Anak pertama Alex. Membenci dirinya setengah mati.

Leon dan Nura saling mencintai, Namun karena kejadian ini. Leon menyiksa Nura guna membalas kan dendam karena telah membunuh ayahnya.

Apakah Benar Nura tega membunuh Alex.
Lalu bagaimana dengan cinta mereka.

Simak novel ini ya teman-teman.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ika Yuniati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pulang

Di dalam mobil

Clara menggenggam erat kemudi mobil. Hatinya gelisah dan otaknya berusaha berfikir.

"Leon mulai curiga padaku ? Bagiamana bisa dia membahas masalah gula. Aku harus mencari cara. Aku tidak mau di penjara"

Ia mengeluarkan ponselnya hendak menghubungi Stefey.

"Nomor yang anda tuju sedang sibuk, Silahkan tinggalkan pesan setelah bunyi ...."

"Sialan... kemana wanita itu "

Rumah Sakit

Leon meraih ponselnya di atas meja dan menghubungi asisten pribadinya.

"Boy.... aku ingin kau kemari sekarang ! Jangan lupa bawakan cek yang ada di atas meja kerja ku!"

Nura melihat ke arah Leon dan terus menggeleng kan kepalanya. Hanya air mata yang bisa menemani kesedihan nya.

"Tidak mau ! aku tidak mau !aku tidak akan pergi !"

"Itu urusan kamu ! Mulai sekarang pintu rumah terkunci untuk mu!"

"Le... Leon... aku ... aku mau di penjara. Biarkan aku di penjara saja, supaya kamu mau memaafkan aku. Tapi aku mohon, ijinkan aku merawat mu untuk terakhir kali. "

Nura terus menatap Leon yang tak mau memandang dirinya. Ia masih sujud memohon pada Leon.

Tak lama Bi Tutik datang dengan membawa baju ganti.

"Nona Nura.... Nona kenapa..? Ayo bangun!"

Ucap Bi Tutik hendak membantu Nura berdiri.

"Tolong bawa wanita ini keluar Bi!"

Ucap Leon yang masih tak mau menatap Nura.

Bi Tutik melihat Leon sejenak, seakan mengerti maksud Leon dan membawa Nura keluar.

"Nona... ayo kita keluar dulu. Ini akan memperburuk kondisi tuan Leon"

Nura berdiri dan mengusap air matanya.

"Ja... jangan lupa makan bubur ayam nya.!"

Pesan Nura.

Leon semakin meneteskan air mata. Hatinya sakit amat sakit. Kenapa Nura masih baik pada nya.

Leon melihat punggung Nura yang semakin menjauh.

Ia mengarahkan tangannya, Ingin meraih tubuh Nura dan memeluknya. Tapi itu hanya sebuah bayangan.

Nura menceritakan semuanya pada Bi Tutik perlahan.

Bi Tutik hanya memeluknya dan menenangkan nya.

"Nona... bagaimana kalau nona di rumah bibi dulu untuk istirahat ?"

Nura mengangguk kan kepalanya. Badannya terasa lelah dan ingin sekali istirahat.

Tak lama ternyata waktu benar-benar tepat. Angga datang dan melihat Nura duduk dengan Bi Tutik.

"Nura... ada apa dengan mu?"

"Kebetulan, Tuan Angga bisa antar Nona ke rumah saya ?Biarkan dia istirahat. Nanti akan saya susul kesana!"

Ucap Bi Tutik.

"Ke rumah Bibi ? Kenapa tidak pulang ke rumah?"

"Itu nanti biar Nona yang menjelaskan! Saya serahkan Nona Nura ke tuan Angga. Tolong jaga baik-baik. Ini kunci rumah saya. Setelah selesai merawat tuan Leon , saya akan pulang!"

Bi Tutik menyudahi pembicaraan dan masuk menemui Leon.

"Apa Angga datang bi ?"

Tanya Leon.

"Iya tuan ! Saya minta tolong tuan Angga untuk mengantar Nona Nura ke rumah saya. Ada Pak Joni yang mengemudikan mobil"

Jawab bi Tutik sembari menyiapkan makanan.

"Sakit"

Leon memukul dadanya, entah kenapa sakit disana setelah mendengar jawaban bi Tutik. Tapi Leon hanya bisa menahan nya untuk saat ini.

"Maaf merepotkan bibi sementara waktu ini!"

"Tidak apa tuan. Saya senang membantunya"

"Kalau saya boleh tau , kira-kira kapan tuan akan membuat Nyonya Clara masuk penjara ? Maaf saya sudah lancang tuan"

Tanya bi Tutik kepo.

Leon dan Bi Tutik berencana tidak melibatkan Nura dalam hal ini.

Leon tak ingin Nura dalam bahaya karena kegilaan Clara.

"Aku tidak akan terburu-buru membawa dia ke penjara. Aku punya cara sendiri!"

"Tuan... saya harap ini tidak akan berlangsung terlalu lama. Saya tidak tega melihat Nona Nura"

Leon terdiam dan meneteskan air matanya.

"Saya lebih tidak tega"

Didalam mobil

"Nura.... kenapa dari tadi kamu diam terus. Coba bicara!"

Tanya Angga

"Apa sebaiknya tidak pulang ke rumah dulu ?"

Tanya Angga berulang.

Nura menggelengkan kepalanya. Ia masih diam tak mau banyak berfikir. Saat ini hatinya masih sakit tak ingin terganggu.

Sampailah mereka di rumah Bi Tutik.

"Nura.. apa perlu aku temani ?"

Nura hanya menggelengkan kepala dan masuk ke dalam rumah. Ia mengunci pintu dan membiarkan Angga ada di luar. Ia langsung mencari tempat tidur dan mengistirahatkan tubuhnya.

"Nura... jika butuh sesuatu cepat hubungi aku!"

Teriak Angga.

"Sebenarnya ada apa dengan semua ini ?"

Angga masih tak mengerti apa yang terjadi.

Rumah sakit

"Bi... tolong urus surat keluar rumah sakit sekarang!"

Perintah Leon

"Tapi tuan ? Tuan masih harus di rawat!"

"Aku punya banyak tugas. Tolong lakukan saja!"

"Baik Tuan !"

Jawab bi Tutik patuh.

Tak lama boy datang dengan membawa cek yang Leon minta.

"Selamat siang tuan Leon, Ini cek yang anda minta!"

Ucapnya sembari menyerahkan cek kosong.

"Terimakasih boy , Apakah kau sudah pecat wanita itu ?( Stefy)"

"Sesuai perintah tuan"

Jawabnya sopan.

"Aku mau kamu perhatikan wanita itu. Aku dengar penabrak bisa bebas bersyarat. Kamu cari tau dimana mereka tinggal. Aku ingin menemui mereka!"

"Tapi tuan anda ?"

"Tidak masalah ! aku masih bisa berjalan dengan kursi roda"

"Baik tuan!"

Tak lama Angga datang menemui Leon.

"Kak.... kau apakan Nura kali ini?"

Angga datang dengan sejuta pertanyaan di kepalnya.

Leon masih sibuk dengan ponselnya.

"Kak.... apa sekarang waktunya untukku merebut Nura dari mu ?"

Leon kesal mendengar ocehan Angga. Ia meremas ponselnya kuat. Dan menghela nafas ringan.

Mengarahkan pandangan nya pada Angga.

Dan menatap tajam dengan mata elangnya.

"Angga... sampai kapan pun Nura adalah milik ku.! Tidak ada seorang pun yang boleh dan bisa merebut nya dariku."

"A.... bukankah kau saat ini seharusnya ada di kantor ? Mengganti kan aku ? Heh... sepertinya kamu begitu punya banyak waktu"

Angga mengatur emosinya dan menghela nafas berat.

Dan berlalu pergi meninggalkan Leon dengan kesal hati.

"Hah.... Angga Angga. Bagaimana mungkin aku membiarkan Nura kamu rebut. Apalagi ibu kamu seorang pembunuh! Itu akan sangat membahayakannya. Sampai kapan pun, aku tidak akan pernah membiarkan Nura dengan laki-laki manapun!"

Ucap Leon setelah Angga menghilang dari pandangannya.

**Rumah Alex

Pagi Hari**

Nura datang dan masuk ke kamarnya. Ia mengemasi barang secukupnya , pakaian yang bisa ia bawa untuk pergi.

Ia melihat seisi kamar dan matanya mulai berkaca-kaca. Tempat ia tumbuh selama bertahun-tahun, Pada akhirnya harus ia tinggalkan.

Nura pergi dengan satu tas besar di tangannya.

Melihat ruang kerja Alex. Ia berhenti sejenak dan masuk kedalam.

Ia melihat foto Alex tersenyum, masih terpajang rapi di atas meja kerja.

Nura membungkukkan badannya. Tanpa terasa air matanya mengalir hingga terjatuh di atas lantai.

"Paman... terimakasih....hiks...hiks... terimakasih banyak paman sudah baik sama Nura selama ini"

Ia berdiri dan mengusap air matanya. Ia masih menatap bingkai foto itu

"Maaf... hiks...hiks... Nura tidak bisa membalas banyak kebaikan Paman"

Nura pergi dan sampailah Ia di lantai bawah. Ia melihat ternyata Leon sudah pulang dari rumah sakit.

"Leon..."

Ingin rasanya ia berlari dan memeluknya. Tapi Nura ingat akan apa yang Leon ucapkan. Langkahnya terhenti dan menggenggam erat tas yang ia bawa.

Ia menunduk tak berani menatap Leon.

Mendengar suara mobil datang, Clara yang sedari tadi di dalam kamar lantas berlari keluar.

"Kenapa wanita sialan ini bisa ada di sini ? Dia bawa tas ? Apa dia mau pergi ?"

Batin Clara yang melihat Nura berdiri dekat dengan tangga. Tak menyadari kedatangannya.

"Leon.... kau sudah pulang. Syukurlah Tante ikut senang"

Ucap ceria Clara mencari muka.

Leon hanya mengacuhkan dan meminta Bi Tutik untuk terus mendorong kursi rodanya.

"Sialan... sudah cacat masih aja belagu!"

Hai-hai readers terus dukung Novel ini ya. Jangan lupa like dan komen nya. Dan jangan lupa nyalakan tombol hati, supaya kalian gak ketinggalan up terbaru dari novel ini🤗

1
Oh Dewi
Mampir ah...
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu, searchnya pakek tanda kurung biar gak melenceng yaa
Meliala Kolompoy
benerr2..sadiisssss...kayaknya ada kelainan niihh
🌟Putju🌟
jangan lama lama up-nya ya kk, ditunggu kelanjutannya kk
Meliala Kolompoy
astagaa..thoorr..thoorr udah UP nya lama..ceritanya msih mutrr2 di sekap mnyekap aja..knapa hidup nura dn leon ga habis2 nya dgn oenderitaan..dn air mata..aq aja baca smpe hati tercekat..apa ada di dunia nyata hidup sprti itu..balasdendam ga abis2..duuhh leon..leon yg sabar yaa..en buat nura kamu yg kuat sabar..yaaa...
buat thor tetap semangaattt buat alur cerita nyasemoga ga cape en pusing muter2...nya😂😅🤭😜🤣🤣💪💪✌✌
🌟Putju🌟
tetap semangat kk, ditunggu up selanjutnya
Umie Irbie
waduuuuh,. makin rame aja cetitanya

sempet lupa siiii sama alurnya,. 😀
Meliala Kolompoy
akhirnyaa..thor UP jga...
bnyakin UP nya doong thor..kan ydh lma ga UPnta..
Ika Yuniati: Hai kakak... terimakasih banyak masih setia sama novel ini🥺🥺. Author terharu banget. makasih udah kasi semangat sama author. Author akan terus berusaha 😁
total 1 replies
Lutfi Ivansah Kahtami
lanjut thoorr 😍💪
Meliala Kolompoy
haii yhor...mampir nengok kmu nih....apaka kabar lanjutannya...
UP doong
salam sehat buat mu thor
Amoy Aja
lanjutty
HIATUS
bagus thoor ceritanya 😍😍
mampir juga yuk ke karya aku, kita sama2 suport rating &like ❤
Julita
semangat ya Thor

aku udah 20 like mendarat. jangan lupa mampir balik👉cinta segitiga 👉love from instagram like dan vote nya ja
Ai
next up! semangat nulisnya thorr🤗
.
.
.
salam dari "Diakah Jodohku, Jodohku dari Kakaku "☺
Jangan lupa tinggalkan jejak
Ai
next up! semangat nulisnya thorr🤗
.
.
.
salam dari "Diakah Jodohku, Jodohku dari Kakaku "☺
Jangan lupa tinggalkan jejak 😉
Meliala Kolompoy
up
Meliala Kolompoy
jenapa sih si Nura sllu begitu si thorr....ga sabaran ga intropeksi diri..kenapa aq pikir si nura egois yaa....
semangatt thorr...
coba pelan doing ajarain nura dewasaa dikiittt...
Meliala Kolompoy
lanjuutt thor
@M⃠ⁿꫝieʸᵃɴᵉᵉʰʜɪᴀᴛ𓆊🎯™☂⃝⃞⃟ᶜᶠ
salam kenal kakak

cinta pak bos hadir😘

semangat terusss💪
Nurdiana Tjotjona
lanjuuutt thor
Meliala Kolompoy
kasihan si angga ya thorr..dioeralat aja pdhal hatinya baikk...

.
.
.
.
semangatt thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!