Seorang anak perempuan yang baru lulus SMA bersedia untuk dijodohkan dengan laki - laki yang usia empat tahun diatasnya.
Laki - laki ini sudah memiliki seorang kekasih yang berada dalam kampus yang sama. Impian kekasihnya sangat tinggi sehingga membuatnya ditinggalkan pergi ke Iuar negeri.
Laki - laki yang patah hati ini menyetujui perjodohan yang diberikan orang tuanya tanpa mengetahui siapa perempuan yang dijodohkannya.
Orangtua mereka menyiapkan kencan buta untuk mereka. Mereka pergi ke restoran yang dianjurkan orangtuanya.
Yang sampai di restoran pertama kali adalah sang laki - laki.
"Kau.. tidak mungkin,"kata Doni berdiri dari tempat duduk
"Tidak mungkin.. Bagaimana bisa ?"jawab Ruri sambil menggeleng - gelengkan kepala
Untuk mengetahui kisah selanjutnya. Silahkan baca lebih lanjut. Saran dan Kritik yang membangun sangat dibutuhkan.
Selamat membaca
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lia Taz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Janjian di Dua Tempat
"Bisa ga idup lu tu ga dipengaruhi drama. Heran banget gue,"kata Rindu sambil narok sambel di nasinya
"Maksud lo ?"tanya Ria balik
"Tu penggemar fanatik lo,"jawab Rindu
"Maklum laa gue khan cantik pasti ada tu fans berat gue,"balas Ria
"Noo cantik lu liat tu kaca sendok. Biasa ajaa kalii,"jawab Rindu sewot
"Gila yaa kalian di tempat makan aja bertengkar,"kata Ruri
"Sorry dehh. Abis Rindu mancing ni. La tau gue kesel abis dengan Sopian tadi,"kata Ria
"Abiss kita jadi bahan candaan satu kelas muluu,"sahut Rindu
"Mau gimana...dia itu satu kelas dengan kita kecuali dia pindah atau elu sudah punya pacar,"celoteh Ruri sambil ngirup kuah bakso.
"Lu benar Rur, gue cukup cari pacar khan,"kata Ria seperti berpikir keras
Mereka akhirnya kembali kelas setelah istirahat usai.
Mereka sengaja memilih kursi paling depan karena mereka suka dengan materi yang diberikan yaitu membuat cerita pendek dengan tema tertentu.
Mereka pulang seperti biasanya. Dita tidak lagi peduli alasan kenapa mobil Tio selalu berada di dekatnya. Lambat laun Dita sudah terbiasa.
"Lohh tumben mobil tu anak ga ada,"batin Dita sambil melihat sekelilingnya.
"Tumben yaa mobil Tio ga ada ?"tanya Ria heran
"Mereka ga ke kampus. Kalo ga salah mereka lagi menemui dosen di hotel katanya ada workshop gitu deh,"jawab Ruri
Mereka semua menatap ke arahnya dengan pandangan heran. Ruri sadar bahwa dia salah ngomong tadi di hadapan teman-temannya.
"Dapat info darimana kok akurat banget,"kata Ria penasaran
"Itu dari kak Intan,"jawab Ruri kikuk
"Ohh yang biang gosip itu,"kata Dita sensitif
"Seperti itulah,"lanjut Ruri
Mereka akhirnya masuk ke dalam mobil kemudian Dita mengeluarkan hp yang berisi daftar playlist musik kesukaannya.
"Hari kalian jadi khan menemaniku,"kata Dita
"Jadi dong,"jawab Ria
Ruri hanya tersenyum ke arahnya.
"Kita ketemuan di mall saja ya,"kata Ruri
"Oke,"jawab Dita
****
Ruri langsung ke kamarnya.
"Ruri, ingat hari ini kamu ada kencan dengan Doni,"kata Ibunya Ruri di depan pintu kamarnya
"Iya ma,"jawab Ruri
Ruri langsung menghubungi Doni.
"Cepet banget lu hubungi gue dah ga tahan ketemu yaa,"kata Doni
"Gue mau bilang resto di mall tempat kita makan, teman gue mau ke mall itu juga sore ini sekaligus ngajak gue ketemuan,"jawab Ruri jengkel
"Ohh gitu tohh, ya udah kita ketemuan aja dengan teman-teman lu,"kata Doni
"Enak jaaa,"jawab Ruri marah
"Jangan marah-marah dong. Jadi gimana ?"tanya Doni
"Gue malah mau minta bantuan lu. Malah lu tanya balik lagi,"jawab Ruri
"Khan yang datang teman lu,"kata Doni enteng
"Udah gue pikiran sendiri kalo gitu,"jawab Ruri langsung mutusin telponnya.
"Ga bisa diandelin,"batin Ruri keki
****
Ruri langsung menemui temannya di mall SuMo.
Mereka janji ketemuan di depan mallnya.
Saat datang Dita dan Rindu sudah menunggu mereka. Ruri datang bersamaan dengan Ria.
"Gimana kalo kita cari hadiahnya dulu ?"tanya Ruri
"Boleh juga. Selesai dari cari hadiah kita baru makan,"jawab Ria
"Makan aja pikiran lu,"sahut Rindu
"Laper dong habis jalan. Ga tau kalo elu,"kata Ria sewot
"Udah jangan bertengkar lagi. Habis itu kita makan,"jawab Dita
"Gimana kalo makan di resto Sewthu aja ?"tanya Ria
"Jangan,"jawab Ruri
"Kenapa ?"tanya Dita
"Gue mau coba resto baru di lantai tiga,"jawab Ruri
"Ahh eluuu ternyata sama kayak gue...lapar juga,"goda Ria
"Oke. Kita di resto lantai tiga,"kata Dita
Mereka mulai mencari-cari hadiah dan akhirnya ketemu juga hadiah yang bagus.
Mereka memesan makanan di resto di lantai tiga.
Doni nge WA Ruri dan bilang dia sudah di tempat janjian mereka.
Ruri bilang dengan teman-temannya mau ke WC.
****
Ruri langsung menemui Doni di resto Sewthu.
Doni sudah tiba duluan dan memesan meja.
"Gue cuma bentar di sini. Jadi ga usah pesen makanan atau minuman,"kata Ruri masih berdiri di depan kursi
"Gue tau karena itu gue pesen minuman aja,"jawab Doni cuek
"Khan gue bilang minuman juga,"lanjut Ruri
"Ortu gue khan kasih uang untuk kencan ini paling ga uangnya sebagian gue gunain benar-benar untuk kencan,"jawab Doni
Ruri langsung merasa tidak enak dan akhirnya duduk sambil menunggu minuman datang.
Sekali author mo nyampein kabar baek.
Kalo Perjodohan untuk Ruri ada lanjutannya...
Namanya Perjodohon Untuk Ruri 2 yanh masih setia di Noveltoon.
Author berharap kalian akan suka dengan ceritanya lanjutan ....
Sekali author ucapin terima kasih karena masih sukaa dengan karya ini.
😘😘😘
Hanya mau memberitahukan Perjodohan Untuk Ruri 2 akan segera kembali awal November ini.
Di cerita ini bukan hanya menceritakan konflik asmara tokoh utama dengan masa lalu maupun keluarga mereka tetapi juga membahas mengenai konflik ketiga temannya.
Semua pertanyaan yang terasa menggantung di Perjodohan Untuk Ruri akan terjawab di Perjodohan Untuk Ruri 2.
Walaupun sepertinya ini janji yang sulit untuk Perjodohan Untuk Ruri 2 .... 1 bab 1 hari. (Ga bisa ditarik lagi sudah diucapkan hufffttthh)
Mohon ditunggunya.
Seee youuuu
Semangaat🆙😍
Semangaat 🆙😍
Salken...
Mampir di novelku ya
GADIS TIGA KARAKTER
jngn lma kma kak up ny ketutup nnti asyik ny gara gara lupa alur nya