NovelToon NovelToon
Imam Yang Seperti Bapak

Imam Yang Seperti Bapak

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:268.4k
Nilai: 5
Nama Author: lilinur m

"Diterima ya, Mba. Dijalani saja dulu, banyak shalat dan baca Qur'an. Semoga tugas akhirmu, lekas selesai. Insya Allah, ini keputusan yang baik, Mba. Sepertinya Mas Akbar, anak yang shaleh."

"Iya, Pak, Bu. Saya jalani. Makasih restu dan doanya."

Aku berdiri, pamit. Masuk ke kamar. Kututup pintu, segera sujud syukur kepada Pemilik Semesta.

"Bismillah, semoga aku bisa."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lilinur m, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Persiapan

Sang mentari mulai menampakkan sinar cerahnya. Awan terbang sesuai dengan rute masing-masing. Angin menyebarkan bau khas embun pagi dan tanah yang basah.

Pintu kontrakan Akbar terbuka. Ia sedang bersiap menuju tempat kerja. Kampus tercintanya. Setelah sarapan pagi, dengan lauk tempe bacem dan bubur pedas, Akbar segera membersihkan diri dan bersiap berangkat.

Sudah menjadi kebiasaan Akbar, sebelum berangkat, ia mengirim pesan kepada orang tuanya dan kekasih hatinya. Memberi kabar bahwa ia akan bekerja sampai pukul yang telah ditetapkan oleh jam kantor Akbar.

Masuk ke ruangan, dan melakukan presensi secara elektronik. Lalu masuk ke kelas.

Mulailah Akbar mengajar. Mahasiswa Akbar sangat suka dengannya, disamping memberikan perkuliahan, contoh yang diberikan oleh Akbar juga nyata. Diselingi dengan guyonan yang berkaitan dengan isi materi tentunya.

"Pak Akbar, dengar-dengar, Bapak sebentar lagi mau menikah, ya?" Celetuk salah satu mahasiswi.

"Iya, insya Allah, bulan ini, doakan ya. Minggu depan, saya izin untuk tidak masuk, sudah ada yang menggantikan saya." Jawab Akbar dengan senyum manisnya.

"Wah, selamat ya, Pak. Calon Bapak sangat cantik." Kata Viko, ketua kelas.

"Darimana kamu tahu wajah calon istri saya, Viko?" Tanya Akbar sambil mengernyitkan dahi.

Akbar lupa, kalau ia pernah menjadikan foto Sekar di status media sosialnya.

"Loh, Bapak lupa ya? Kan Bapak yang membuat status kemarin?" Kata Viko tertawa.

"Oya, Bapak sudah lupa." Kata Akbar sambil tertawa malu.

Kurang seminggu, acara pernikahan Sekar dan Akbar dilangsungkan. Berbagai persiapan sudah hampir rampung. Baju yang akan dipakaipun sudah dipesan.

Sekar dan Akbar sepakat untuk mengenakan pakaian adat Palembang dan Jawa. Warna merah untuk Palembang dan hitam dengan aksen emas untuk adat Jawa. Termasuk dengan sungkeman yang dilangsungkan pada prosesi adat nanti.

Untuk acara akad, Sekar mengenakan kebaya berwarna putih dan kain batik lurik cokelat tua. Berbeda dengan Sekar, Akbar akan mengenakan jas berwarna abu-abu.

Di rumah Akbar juga ramai. Keluarga besar Akbar sedang mempersiapkan hantaran dan mahar yang akan dibawa oleh Akbar beserta rombongan nanti.

Bu Suryo memilih dan menyiapkan sendiri barang-barang yang akan dibungkus dengan tangannya sendiri. Bu Suryo adalah perempuan yang baik, anggun dan loyal. Ia akan memberikan apa saja, yang terbaik tentunya kepada siapapun, apalagi kepada calon menantunya, Sekar.

Setelah selesai, Fatih menghampiri Ibunya. Fatih duduk dipangkuan Ibunya sambil memainkan gawai.

"Sudah selesai, Bu?". Tanya Fatih, meletakan gawainya di meja.

"Sudah, ada apa, Nak?"

"Bu, Fatih mau cerita, Ibu mau mendengarkan?"

"Iya, silakan. Tentang apa, Nak?" Tanya Ibunya sambil mengusap kepala Fatih.

"Bu, kalau tahun depan, Fatih menikah dengan Alina, apakah Ibu dan Bapak mengizinkan?"

"Beri Ibu alasan mengapa harus Alina dan tahun depan?" Kata Ibu Suryo.

Sebenarnya Ibunya senang kalau Alina dengan Fatih, tapi Bapaknya pasti belum mengizinkan.

"Alina sholelah, Bu, kaya Mba Sekar. Alina juga sopan dan hormat kepada Bapak, Ibu. Alina mau diajak susah, Bu. Fatih sudab bercerita dengan Alina, dan mengajak menikah, jawabannya menunggu restu, begitu jawabannya, Bu."

"Ibu sudah tahu. Sekarang, kamu istirahat, besok jemput Mas Akbar dengan Alina, nanti Ibu yang cerita dengan Bapak."

"Siap, Ibuku sayang. Terima kasih, Bu." Ujar Fatih sambil mencium kening Ibunya.

"Jangan cium dan pegang istriku!" Teriak Pak Suryo, yang baru saja pulang kerja.

"Posesif sekali, Bapak. Iyakan, Bu." Kata Fatih tetap memegang lengan Ibunya.

"Hei, anak muda, kamu besok akan merasakan sendiri, bagaimana bila Alina dicium oleh orang lain." Kata Bapak terkekeh.

"Ayo sayang kita tidur, cari pahala, inikan malam Jum'at." Goda Pak Suryo sambil melirik Fatih yang kebingungan.

Setelah bunyi pintu ditutup, barulah ia sadar, bahwa Bapaknya sudah merestui hubungannya dengan Alina. Ah, senangnya!

Sebentar, malam Jum'at? Pahala?

Bapaaaakkk.

Maaf baru up, terima kasih sudah membaca dan meluangkan waktunya. Sehat selalu. Aamiin.

1
Suyatno Galih
disn othor sll menyebut desa asal dan domisili, ku kenal Ambal Mirit Kebumen Jateng---Makmur p rimau Banyuasin Sumsel benar or salh thor
Eny Hidayati
kata hati yang sama...
Eny Hidayati
ujian hidup selalu ada ...
Eny Hidayati
sahabat selalu ikut gembira untuk sahabatnya...
Eny Hidayati
mode on going ...
Eny Hidayati
Bapak ibu Suryo sepertinya baik, orangnya tidak sok ...
Eny Hidayati
seneng banget lamaran diterima...
Eny Hidayati
masih menyimak...
Eny Hidayati
nembung itu namanya...
Eny Hidayati
berlanjut berarti...
Eny Hidayati
sama2 berdebar ...
Eny Hidayati
mohon maaf sebelumnya... masih bingung pov-nya ... tapi aq nikmati saja karena adanya begitu ... tetap semangat Thor.
Eny Hidayati
memasak itu yg paling ditakuti kalo keasinan ...se buyar-buyarnya pokoknya...
Eny Hidayati
Akbar pasti terkejut dan tentu ingat itu adik tingkat .
Eny Hidayati
Bapaknya Sekar itu disebut orang yang nyungkani ...
Surya Langit
bagus
Eny Hidayati
pesawat melangit... seperti melangitnya sebuah harapan ...
Eny Hidayati
menyimak ceritamu Thor... AQ semangat membaca... Author semangat menulis... sehat selalu Thor...
Aminah Mimin
maaf perasaan waktu USG anak nya kembar kok waktu lahiran cm 1
Kimie Meonk
colon imam pilihan jga so sweet loh.. aq rekomend... bgt dh...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!