Saat ia mengidap penyakit tumor otak pun, ayahnya tidak peduli, istri menceraikannya, dengan sisa tabungan yang ia punya, ia pergi ke rumah sakit untuk operasi, sayangnya ia mati di meja operasi.
Keajaiban pun datang, ia mendapatkan kesempatan hidup sekali lagi dan kendapatkan sistem untuk menjadi dokter hebat.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon less22, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
2
"Hadiah perkenalan? Hadiah apa ini?" tanya Arka kebingungan, memandang layar sistem dengan mata yang penuh pertanyaan.
[Ini adalah hadiah dari sistem, silakan di Terima]
"Bagaimana aku menerimanya?" tanya Arka kebingungan.
[Silakan sentuh layar di depan Anda, maka akan muncul secara otomatis]
Arka pun menyentuh layar tersebut, dan tiba-tiba muncul dua buah potion.
"Apa yang harus aku lakukan dengan potion ini? Apa aku harus meminumnya?" tanya Arka penasaran.
[Benar, potion yang Anda Terima penyembuhan hanya 10%, jika Anda ingin mendapatkan penyembuhan lainnya, Anda harus menggunakan poin, dan poin itu Anda dapatkan dari menyelesaikan misi]
"Misi apa itu?" tanya Adnan bertambah penasaran.
[Misi utama adalah menyembuhkan para pasien, tapi ada misi tersembunyi dan misi sekunder yang harus di selesaikan, salah satunya misi penyelamatan]
Arka mengangguk-angguk, ia tak sabar untuk meminum potion tersebut, ia pun meneguk potion tersebut, dan perlahan-lahan tumor di otaknya mulai mengecil, perlahan-lahan kulitnya sedikit lebih cerah dari sebelumnya.
"Wah, potion ini sangat luar biasa, penyembuhan sangat cepat dan efektif, walau hanya 10%.
"Terima kasih sistem," ucap Arka tak percaya dengan apa yang ia alami saat ini.
[Baiklah, hadiah yang terakhir adalah pemberian kemampuan medis instan, Siap-siap menerimanya]
"Eh, ada hadiah lain lagi?" tanya Arka mengangkat alisnya, merasa terkagum-kagum.
Memuat...
Loading...
Mulai.
0%...
10%...
20%...
30%...
40%...
50%...
60%...
70%...
80%...
90%...
100%...
Selesai.
Tiba-tiba saja di kepala Arka merasa seperti sudah belajar tentang medis, ia melihat kedua tangannya. "Aku... aku seorang dokter sekarang? Aku... aku bisa menyelamatkan seseorang?" tanya Arka melihat kedua tangannya antara kagum dan tak percaya.
[Ada beberapa cara pengobatan yang bisa Anda lakukan, yaitu dengan nadi kehidupan, akupuntur, ramuan herbal, pijatan dan potion yang bisa Anda beli di toko sistem (obat ini tidak terbatas). Tapi Anda tidak perlu khawatir, selagi Anda memiliki poin yang cukup banyak, Anda bisa melakukannya. Poin juga bisa untuk menambah pengetahuan yang lebih banyak]
Arka mengangguk-angguk sambil tersenyum puas, ternyata sistem sehebat ini.
Cek status kehidupan:
Kategori Status: %
[Sehat Sempurna \= 90-100%. Tubuh dan jiwa sehat, tidak ada masalah apapun. ]
[Sehat\= 70-89% Sedikit kelelahan atau gejala ringan, cepat pulih].
[Sedang Sakit \=40-69%. Ada penyakit/cedera sedang, membutuhkan perawatan rutin].
[Kritis \=10-39.% Kondisi berbahaya, membutuhkan tindakan darurat untuk menghindari kematian.]
[Sangat Kritis \=1-9%. Kondisi sangat berbahaya, kemungkinan kematian tinggi meskipun ada perawatan].
[Mati \=0% Aliran energi dan fungsi tubuh berhenti sepenuhnya].
Arka penasaran dengan status kehidupan, ia pun mendekati salah satu mayat yang tepat di sampingnya, ia pun memegang tangan mayat itu dengan ragu-ragu dan sedikit takut untuk mengetes status kehidupan.
Ting!
Status pasien:
Status Kesehatan:0%
Status kehidupan\= 0%
Tahan tubuh\=0%
Kondisi fisik\=0%
Kesehatan mental\=0%
Kesadaran\=0%
"Ternyata begitu, hanya dengan menyentuhnya, aku bisa tahu jika dia sudah meninggal," kata Arka merasa bawah dirinya kini telah menjadi luar biasa.
Arka di kamar mayat tersebut hanya berbalut selembar kain putih tanpa busana sehelai pun.
"Ah, terpaksa kain putih ini kujadikan penutup badan," gumam Arka, suaranya parau dan bergetar.
Dengan cekatan, ia merobek kain kafan itu menjadi beberapa bagian, lalu mengikat ujung-ujungnya sedemikian rupa hingga membentuk pakaian darurat.
"Aku harus segera keluar dari sini sebelum ada yang sadar aku bernapas lagi," bisik Arka pada dirinya sendiri.
Arka menyelinap ke dekat pintu. Ia memegang gagang pintu yang dingin, perlahan memutarnya, lalu menongolkan kepalanya untuk memantau situasi.
Koridor di luar tampak sepi. Namun, saat ia hendak melangkahkan kaki kelur, engsel pintu berderit. Seorang penjaga malam berseragam serba biru berjalan mendekat sambil membawa senter dan papan dada.
Langkah mereka berdua terhenti seketika. Mata sang penjaga membelalak sempurna saat menatap Arka yang berdiri dengan wajah pucat dan pakaian dari kain kafan acak-acakan.
"Ka-kamu... ha-hantu, hantuuuuuu!" pekik penjaga kamar mayat itu histeris.
Tangannya gemetar hebat hingga papan dadanya jatuh ke lantai. Tanpa berpikir panjang, ia berbalik arah dan lari pontang-panting menyusuri koridor.
"Hei! Tunggu! Aku bukan... ah, percuma!" seru Arka frustrasi.
Arka tertegun sejenak karena Suara teriakan penjaga itu pasti akan memanggil keamanan.
Ia langsung berlari melintasi koridor rumah sakit yang dingin dan sepi. Ia harus melarikan diri secepatnya sebelum menimbulkan kerusuhan atau ditangkap karena dianggap penyusup gila.
Saat Arka sedang sibuk mencari jalan keluar, sebuah sistem muncul di depannya.
[Ting!]
[Misi Baru Diaktifkan]
[Target: Menyelamatkan seorang pasien yang belum meninggal, tetapi telah dinyatakan meninggal oleh tim dokter]
Arka mendadak menghentikan langkahnya di persimpangan koridor, napasnya terengah-engah.
"Eh, apa ini misinya?" tanya Arka kebingungan, menatap layar transparan yang hanya bisa dilihat oleh matanya sendiri.
[Benar, Anda harus menyelamatkan nyawanya. Jika gagal, nyawa target akan benar-benar melayang dan ikatan Sistem dengan Anda akan tidak stabil.]