NovelToon NovelToon
Give Me Please Your Love

Give Me Please Your Love

Status: tamat
Genre:Crazy Rich/Konglomerat / Dokter Genius / Suami Tak Berguna / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:43.6k
Nilai: 5
Nama Author: Andrieta rendra

Semenjak Kedamaian telah di dapatkan, kini ada yang berbeda dari sikap Historia.

Griffin selalu saja bertanya apa yang sedang di rasakan oleh istrinya, tetapi Historia tidak mau jujur kepadanya.

Begitu juga dengan Lyla, wanita itu berusaha bangkit dari kesakitannya, berjuang demi buah hatinya. Bertahan dan membesarkan buah cintanya tanpa mendiang Dery.

Ke dua pasangan itu, harus merasakan sakit yang mereka tidak bisa bayangkan sebelumnya.

Apakah yang akan mereka dapatkan? Tidak adakah kebahagian untuk mereka?

Yuk ikuti kisahnya, Ini Season 2 dari Karya Cassino King ya.

Jadi kalau mau Nyambung Baca yang Cassino Kingnya aja dulu. Oke 🙏🏻❤️

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Andrieta rendra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Nicholas Lee

KISAH INI HANYALAH KHAYALAN BELAKA, AKAN ADA ADEGAN - ADEGAN YANG MEMBUAT EMOSI DAN MENAMBAH TENSI, JADI MOHON TINGKAT KESABARANNYA DI TAMBAH YA GENGS 🌊❤️🌹

💐 HAPPY READING 💐

Setelah dua jam berbelanja, kini Lyla dan pria itu terlihat sesang menunggu barang - barang mereka di scan oleh kasir.

“Baik, total semuanya jadi €475,42 ya kak.” Ucap kasir itu.

Membuat Lyla langsung menoleh ke arah pria asing itu. “Iya - iya, aku bayar.” Lirihnya pelan, dengan tersenyum manis. Karena gadis di depannya memberikan kode dengan matanya.

“Yeyyy.” Sorak Lyla, ketika pria itu mengeluarkan kartu debitnya dan membayar semua tagihan Lyla.

Selesai membayar, pria itu juga menawarkan untuk membawakan barag - barang Lyla yang sangat banyak itu.

“Makasih ya,” ucap Lyla dengan tulus.

“Sama - sama,” balas pria itu juga.

“Oh iya, aku gak sopan banget kan, sudah di traktir tapi aku gak tau nama kamu siapa.” Sahut Lyla lagi, mengulurkan tangannya untuk berkenalan dengan pria itu.

Tetapi pria itu hanya tersenyum, dan memperlihatkan tangannya yang penuh dengan barang - barang Lyla. Membuat Lyla kikuk sendiri, karena tidak mendapatkan balasan uluran tangan.

“Nama aku Nicholas, kamu bisa memanggilku dengan sebutan Nich,” jawabnya, menyebutkan namanya membuat Lyla ikut tersenyum mendengarnya.

“Nama aku Kalyla, kamu bisa memanggil aku Lyla.” Ucapnya, memperkenalkan dirinya.

“Oh ya, karena aku sudah nemanin kamu untuk belanja, gimana kalau sekarang kamu nemanin aku buat makan.” Ajaknya, membuat Lyla seketika terdiam dengan raut wajahnya yang suram.

“Lyla,” panggil Nich langsung panik karena takut salah bicara lagi.

“Astaga, aku melupakan mereka.” Gumamnya, langsung melangkah berjalan meninggalkan Nich begitu saja.

Namun karena Nich takut Lyla kenapa - kenapa, secara ibu hamil berjalan sendirian membawa perut besarnya itu. Takut banget ada yang senggol.

“Lyla, kamu mau kemana?” Tanya Nich, berusaha menyusul ibu hamil itu.

“Ini lantai berapa ya? Aku mau ke Hitachi.” Jawabnya, membuat Nich langsung menarik tangannya untuk berhenti sejenak.

“Ini lantai 5, kita mending naik Lift saja, karena hitachi ada di lantai 2.” Ajak Nich, menggengam tangan Lyla, agar ibu hamil itu tidak lepas dan sembarangan memegang orang lain lagi.

Dengan patuh Lyla mengikuti Nich, masuk ke dalam lift. “Kita di belakang saja.” Ucap Nich lagi, dan kembali Lyla mengikutinya.

Tapi banyak orang yang ikut masuk ke dalam lift, membuat fokus Nich langsung ke arah orang - orang itu. Hingga dia melihat seorang wanita yang mundur - mundur tanpe melihat ke belakang. Nich langsung menghalau dengan tangannya. “Maaf, di belakang ada ibu hamil.” Tegur Nich, membuat Lyla lagi - lagi merasa tesetrum dengan perhatian Nich yang bahkan tidak hanya pada dirinya, tapi pada kandungannya juga.

Tinggg, pintu lift berbunyi, dan Nich memilih untuk menunggu orang - orang keluar lebih dulu baru dia menggandeng Lyla untuk keluar.

“Kok kita bisa akrab gini ya?” Tanya Lyla pada Nich, yang terus menggandeng tanganya.

“Karena kita sefrekuensi mungkin, makanya nyambung.” Jawab Nich dengan santai.

Lyla menganggukan kepalanya mendengar jawaban Nich yang cukup masuk akal. “Memangnya kamu tidak malu gitu menggandeng ibu hamil seperti aku?” Tanya Lyla lagi. Dan membuat Nich langsung menyeritkan keningnya bingung.

“Kenapa aku harus malu?” Tanyanya balik.

“Ya bisa saja, nanti pacar kamu, atau bahkan istri kamu melihat, dan kamu bakal terkena masalah.” Jawab Lyla lagi.

“Aku tidak memiliki ke duanya, dan hidup aku bebas menolong serta membantu siapapun yang aku mau, termasuk itu ibu hamil.” Timpalnya, membuat Lyla merasa senang sendiri mendengarnya.

Sosok pria seperti Nich, pastilah banyak yang menginginkan untuk menjadi istrinya. Pria tampan, tinggi, baik, manis, wajahnya juga persis seperti oppa - oppa korea.

“Hem, kamu asli sini ya?” Tanya Lyla lagi, namun Nich menggelengkan kepalanya.

“Aku asli Korea, hanya saja ada bisnis orang tuaku yang sedang aku jalani di sini, jadi untuk beberapa bulan ke depan aku akan menetap di sini.” Jawab Nich, dengan jujur apa adanya.

“Terus, kamu ke Mall dan ke toko tadi buat apa?” Tanya Lyla akhirnya penasaraan.

“Aku mencarikan kado untuk adik perempuanku yang sedang berulang tahun, rencana minggu ini aku akan pulang sekitar 3 hari dan akan balik ke sini.” Jawab Nich, yang menjawab semua tentang Lyla.

Sampai akhirnya mereka sampai di depan Restoran Hitachi, tempat Lyla meninggalkan Chirsthoper tadi.

“Itu Lyla,” teriak Elizabeth, ketika dia sedang berdiri dengan wajahnya yang sangat panik, melihat Lyla yang akhirnya berhasil mereka temukan.

Tetapi, ke dua mata Lyla terkejut ketika melihat Papah, Mamah, Nenek dan Kekeknya yang juga ada di depan restoran Hitachi bersama dengan Eizabeth dan juga Christhoper.

“Ya ampun Lyla, kamu kemana aja sih Nak, buat Mamah khawatir saja.” Tegur Freya, bahkan sudah menangis karena khawatir dengan keadaan putrinya.

Sudah satu jam mereka mencari Lyla, namun tak kunjung di temukan. Sampai Aiden memaki - maki Elizabeth dan juga Chirsthoper karena tidak becus dalam menjaga putrinya.

“Lyla.” Sentak Aiden, langsung menarik Lyla dari sebelah Nich. Menatap Nich dengan penuh curiga.

“Papah, Mamah, semuanya maafin Lyla yah, tadi Lyla terlalu asik dalam belanja sampai Lyla tidak ingat sama kalian.” Ucap Lyla penuh dengan penyesalan.

“Kamu dari mana sih La? Aku tadi suruh kamu tinggal sebentar, karena aku mau ke toilet, lalu kamu kemana?” Tanya Elizabeth, yang terlihat sudah menangis dan matanya yang bengkak karena mendapat amukan dari Aiden.

“Maafin aku ya, semuanya, maafin aku. Tapi aku baik - baik saja kok.” Jawab Lyla, tidak tahu harus berkata apa lagi, untuk menebus semua kesalahannya.

“Kamu siapa?” Tanya Arnon pada Nich. Yang sejak tadi dia lihat menggandengn tangan Lyla.

“Sa, saya -“

“Dia teman Lyla Kek, tadi Lyla salah narik orang, Lyla kira itu Elizabeth, taunya bukan dan akhirnya kita berkenalan, dan Nich mengatakan akan meneraktir Lyla, makanya Lyla dan Nich asik berbelanja memilih - milih barang sampai lupa akan semuanya.” Jelas Lyla, pada semua keluarganya agar Nich yang sudah baik kepadanya tidak di salahkan dan di marahi oleh Kakeknya.

“Maafkan saya, karena saya sudah membawa Lyla untuk berbelania, sehingga membuat kalian khawatir.” Ucap Nich, yang sebenarnya bingung dengan keadaan ini.

Ini pertama kalinya dia melihat, seorang wanita berbelanja namun satu keluarganya datang ke Mall.

“Tadi kata mau makan di Restoran jepang, kenapa kalian malah jalan - jalan, sampai menyebabkan Lyla tersesat dan bertemu orang asing?!” Sentak Aiden pada Chirsthoper dan Elizabeth.

“Maaf Uncle, tadi di sini sangat ramai, jadi butuh antri.” Jelas Chirsthoper pada pamannya.

“Harusnya kalian bilang! Biar saya beli restoran ini!” Tegas Aiden lagi.

“Berani - beraninya dia suruh putriku untuk mengantri.” Lirihnya lagi. Membuat semua yang ada di situ merasa pusing sendiri dengan bapak tua itu.

Lyla menatap Nich yang sedih dan kebingungan akan situasi ini. Dan dia langsung melepaskan gengaman tangan papahnya, dan berjalan mendekati Nich. “Sudah Nich, ini bukan salah kamu kok, jangan tegang gitu dong.” Ucapnya, agar Nich bisa sedikit merasa rileks.

Lalu dia mengambil barang - barangnya yang ada di tangan Nich, dan memberikannya pada pengawal papahnya.

“Bagaimana sebagai ucapan maaf dan terima kasih aku, kamu ikut makan sama aku,” ajaknya, dan langsung menarik tangan Nich, tanpa persetujuan dari Nich itu sendiri maupun keluarganya.

“Papah, beli Restorannya!” Perintah Lyla pada Papahnya, karena dia sudah tidak mau mengantri di luar.

*To Be Continue. **

Hey - hey, kenalin nih, pemain baru kita. Wkwkwk, Namanya Bang Nicholas. Gantengkan. Wkwkwk biarlah ya. Kali2 Mimin kenalin Oppa - Oppa korea. Biar gak bosan liat roti sobek mulu wkwkwk.

**Note : teman-teman, kalau bisa babnya jangan di tabung ya, karena itu akan berpengaruh dengan Level yang akan Mimin dapatkan nanti ***🙏🏻🙏🏻* dan Akan mimin pastikan bahwa karya ini bukanlah promosi, dan akan selalu ada di sini sampai tamat.

*Dan Jangan lupa yah, dukunganya🥰 jangan Sinder.*

*Woy sedekah woy!!!! Jempolnya itu di goyangk'an jempolnya**😎*

Jangan pelit! Mimin, jangan jadi pembaca gelap woy, legal **😭Like,Komen,Hadiah,Dukungan dan Votenya ya semua para pembaca yang terhormat, jangan lupa biar Mimin lebih rajin lagi Updatenya****😘😘

**Kalo malas-malasan entar Mimin juga malas-malasan loh ***😭😭😭*

*Terima kasih**🙏🏻🙏🏻*

1
lafieryrubyjane_
kakkk author cerita bibble yang manaa
Dia Amalia
sadarrrrrr daddy mario🤣🤣🤣
ir
apa lanjutannya tort
ʕ´•ᴥ•`ʔ
aku perna juga sampai kepikiran di dlm mobil jenazah berharap papa bisa bangun lagi, hanya tidur saja harapan tinggal harapan terima kenyatan bahwa tidak akan bisa bangun lagi tu selama lama nya
HR_junior
Brati disini yg bener2 iblis si kintan ya iblis berkedok lugu
𝑽𝒆𝒂𝒏 𝑽𝒆𝒓𝒐𝒏𝒊𝒌𝒂
ditunggu cerita selanjutnya min 😄
Gita Sianturi
ya Thor di tunggu kelanjutannya karya mu Thor tetap semangat yaa
Susi Yati
di tunggu kak kelanjutan cerita nya.
𝓐𝔂⃝❥ 𐝥𐔎𐒻𐀁🍒⃞⃟🦅OFF☘𝓡𝓳
ok thor di tunggu kelanjutan nya... semangat
𝓐𝔂⃝❥ 𐝥𐔎𐒻𐀁🍒⃞⃟🦅OFF☘𝓡𝓳
semangat....
𝓐𝔂⃝❥ 𐝥𐔎𐒻𐀁🍒⃞⃟🦅OFF☘𝓡𝓳
di kira in lyla balikan sm griffin thor... kangen sm cerita2 yg prtama spt mario sm eden. buat karya baru ttg keluarga mafia lg thor...
Uciha Rere: Siap kak. Nanti balik lagi ya kak. Tenang masih dalam penulisan kak heheheh
total 1 replies
𝑽𝒆𝒂𝒏 𝑽𝒆𝒓𝒐𝒏𝒊𝒌𝒂
di cerita ini lbh condong cerita yg lbh kalem,, sejujurnya aku kangen cerita mafia dan psychopatmu min,, menurutku kamu lbh spesialis di bidang mafia dan psychopat 🤭,, tetep semangat lanjut cerita y min 🙂
𝑽𝒆𝒂𝒏 𝑽𝒆𝒓𝒐𝒏𝒊𝒌𝒂: sama2 min 🤗😉💕
total 12 replies
Sofi Navita
semoga ini awal kebahagiaanmu lyla
𝑽𝒆𝒂𝒏 𝑽𝒆𝒓𝒐𝒏𝒊𝒌𝒂
babang Aiden jd hot grandpa 🤭
Uciha Rere
Cuman kakak boleh mampir di karya judul yang lain kak. Orang tuanya Griffin mungkin, atau orang tuanya Lyla kak 🙏🏻
Uciha Rere
Heheh. Belum ya kak. Ceritanya masih on going kak
Miftea
kak kok nanggung sih...lanjutannya judulnya apa kak
KIA❤️
keren👍
𝑐𝑖𝑛𝑑𝑦 𝐴𝑛𝑒𝑙𝑖𝑎
Thor kapan sih di up
𝑽𝒆𝒂𝒏 𝑽𝒆𝒓𝒐𝒏𝒊𝒌𝒂
mulai tumbuh benih2 cinta nih 🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!