NovelToon NovelToon
PELAKOR ISTIMEWA

PELAKOR ISTIMEWA

Status: tamat
Genre:Mafia / Hamil di luar nikah / Selingkuh / Pelakor / POV Pelakor / Tamat
Popularitas:1.5M
Nilai: 4.7
Nama Author: Meta Janush

Belinda Alexandra Amani dijual oleh ayahnya pada seorang pria asing saat ia berusia tujuh belas tahun. Dia dikurung dalam kamar gelap, kaki serta tangannya dirantai dan matanya ditutup kain hitam. Hampir setiap malam dia disiksa.

Setelah dilepaskan dari tempat terkutuk itu, Bella dijual kembali ke Nightclub sebagai pembayar hutang ayahnya. Empat tahun kemudian dia bertemu kembali dengan pria yang merenggut kesuciannya.

Pria itu bernama Dante Sebastian, seorang pria beristri dan sudah memiliki seorang anak.

“Sejak kapan kau bekerja disini?” Dante melontarkan pertanyaan sambil tangannya menyentuh tubuh gadis itu. Tangannya mengusap kulit lembut dan mulus Bella.

“Ehmm…..sejak tiga setengah tahun lalu!” jawab Bella dengan jujur.

“Kenapa kau bekerja disini? Apa kau kekurangan uang?”

Trauma, dendam dan keinginan untuk membalas orang-orang yg menghancurkannya. Tapi takdir membuatnya menjadi orang ketiga untuk membalaskan dendam dan merebut kembali miliknya.

PELAKOR ISTIMEW

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Meta Janush, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 29. PERINTAH DANTE

“Tidak! Dalam mimpipun aku tidak berani!” jawab Barack.

“Kalau begitu lakukan saja semua yang tadi kuperintahkan!”

Klikk…..Dante langsung memutuskan sambungan telepon tanpa menunggu lagi.

“Issshhhh!” Barack mendengus lalu merebahkan kembali tubuhnya diatas kasur yang empuk. Dia masih bermalas-malasan tapi dia segera bangun lalu mencuci muka. Melakukan rutinitas paginya sebelum melaksanakan perintah Dante. “Dante…..Dante! Pagi-pagi kau sudah memberiku kerjaan!” ujar Barack lagi melangkah keluar dari kamarnya menuju kamar lain yang tak jauh dari ruangannya.

“Selamat pagi, Tuan!” sapa pengawal yang berdiri didepan pintu.

“Buka pintunya!” perintah Barack sambil memasukkan ponsel kedalam skau celananya.

“Baik, Tuan.” para pengawal itupun membuka pintu.

“Kau mau apalagi, ha?” tanya Julian mendelik pada Barack.

‘Dia sudah membuatku babak belur, sekarang mau apalagi dia? Belinda kau harus bertanggung jawab atas semua yang mereka lakukan padaku! Akan kubalas kau nanti! Saat aku bebas dari sini aku takkan melupakan semua ini! Suatu saat kau harus membayarnya Belinda begitupun kau Dante Sebastian! Aku tidak akan pernah melupakan semua teman-temanmu!’ ucap Julian dalam hati.

Semua dendam dan kemarahannya menumpuk dalam hati, meskipun saat ini Julian belum memiliki kemampuan apapun untuk melawan Dante tapi jauh didaar hatinya dia sudah memutuskan untuk membalasnya dan akan berperang melawannya.

“Aku tidak akan mengganggumu.” jawab Barack.

“Lalu apa yang kau inginkan lagi dariku?”

“Aku?” Barack tersenyum sini dan menggelengkan kepala. “Aku tidak ingin apa-apa tapi Dante menginginkan informasi darimu.” ujar Barack mengambil kursi dan duduk dihadapan Julian.

“Aku sudah memberikan semua informasi yang dia mau. Sudah kukatakan semua yang kuketahui. Apalagi yang diinginkannya sekarang?” tanya Julian frustasi dan detak jantungnya semakin tak teratur mengingat Dante masih menginginkan sesuatu darinya membuatnya semakin ketakutan seakan-akan malaikat maut akan segera datang mencabut nyawanya. Dia tidak mau mati sebelum membalasnya.

“Dia hanya ingin tahu siapa Sarah Azalea?”

‘Sarah Azalea? Apakah Dante sudah tahu mengenai rencanaku untuk anak itu? Aku harus hati-hati mulai sekarang tapi sebaiknya kutanyakan saja dulu apa yang mereka inginkan dari Sarah! Jangan sampai aku salah bicara dan membuat Wendy gagal mendapatkan Sarah! Bisik hati Julian yang mulai takut jika rencananya gagal. Dia sangat menginginkan Sarah untuk menjadi pengganti Bella.

“Apa setelah aku menjawab pertanyaanmu, aku akan dibebaskan?” tanya Julian yang sejak kemarin disekap dirumah Barack.

“Tidak!” jawab Barack menolak keras dan menggelengkan kepalanya. “Sebelum Dante memintaku untuk melepaskanmu maka aku tidak akan melepaskanmu! Tapi kalau kau tidak menjawab pertanyaanku siapa Sarah Azalea maka kepalamu akan melayang!” ancam Barack.

“Ah tidak….tidak…..bukan kepalamu! Tapi istrimu Madam Wendy! Aku akan memotong kepalanya dan membawakan padamu! Hanya dalam hitungan sepuluh menit, dia akan mati tanpa kepala!”

“Dia adik Belinda alias Bella!” jawab Julian cepat tak mau ambil resiko.

Barack memegang dagunya dan menggangguk-anggukkan kepala.

“Jadi Sarah itu adiknya ya?”

“Iya, itu adiknya.”

“Diam! Aku tidak bertanya padamu!” teriak Barack lalu melirik Julian. “Aku sedang bergumam sendiri!” ujarnya lagi sambil tersenyum tipis lalu dia mendekati Julian yang duduk terikat di kursi.

“Katakan dimana dia sekarang! Dimana aku bisa menemukannya.” ucap Barack menambahkan. Tak ingin ada kesalahpahaman sehingga dia memperbaiki kalimatnya agar mudah dimengerti Julian.

‘Sial! Kalau aku membohonginya, dia pasti akan tahu! Bagaimanapun aku harus bisa mendapatkan Sarah! Aku akan cari cara agar gadis itu bisa jadi milikku dan menghasilkan uang banyak untuk club! Lebih baik aku mengalah saja sekarang sampai aku punya kekuatan untuk melawan!’

Julian berkata-kata dalam hatinya, karena dia tidak punya pilihan lain maka Julian memberitahu Barack semuanya tentang Sarah termasuk dimana gadis itu bersekolah.

“Bagus! Karena kau mau bekerjasama maka pagi ini kau berhak mendapatkan sarapan!” ujar Barack sebelum dia keluar dari ruangan itu.

“Maaf Tuan….Tuan Hans sudah ada dibawah menunggu anda!” ucap pengawal saat Barack baru saja menutup pintu ruangan.

“Kapan dia datang?"

“Baru saja, Tuan!” jawab pengawalnya.

“Ah….kebetulan sekali ini!” ujar Barack. Dia lalu menyimpan kertas berisi data Sarah dan informasi keberadaannya di saku celananya lalu melangkah ke bawah menemui salah satu sahabat terbaiknya.

“Hans!”

“Hemm…...terimakasih sarapannya. Kau tahu saja kalau aku belum sarapan.” ucap Hans yang ditawari sarapan pagi oleh pelayan Barack dan dia masih menyantap sarapannya.

“Tumben kau datang kesini pagi-pagi?” tanya Barack dengan senyum lalu duduk dimeja makan. Dengan sigap pelayan melayaninya menyiapkan makanan untuknya.

“Dante memintaku untuk mengurus Julian dan VIP clubnya.” jawab Hans tanpa basa basi menceritakan alasan kedatangannya dirumah Barack.

“Julian ada dilantai atas, kau uruslah dia dan segera bawa dia keluar dari rumahku! Laki-laki itu menyusahkan saja!”

“Mauku juga begitu tapi biarkan aku selesaikan sarapanku dulu.” balas Hans kembali menyuap makanannya.

Kedua pria itu mengobrol sambil menikmati sarapan pagi yang lezat. Tak butuh waktu lama bagi keduanya menyelesaikan sarapannya. “Kalau kau sudah selesai cepatlah pergi ke atas dan lihat pria itu.” Dante akan marah-marah lagi kalau kau tidak segera memberikan apa yang diinginkannya.”

“Ya sudah pasti. Aku akan keatas sekarang.” ucap Hans lalu berdiri dari kursinya bersamaan dengan Barack.

“Kau yang akan melakukannya tapi wajahmu malas-malasan begitu. Haaaahhhh…..!”

‘Tidak sadar diri kawan ini! Dia jauh lebih parah dariku. Lihat saja wajahnya masih muka bantal dan dia terlihat sangat lelah. Aku sudah tahu kalau dia sedang kesal dan aku paham darimana kekesalannya itu berasal!’ gumam Barack sambil tersenyum.

“Pfff!’ Hans mendengus. “Kau tahu saat Dante menghubungiku, aku sedang apa?”

“Olahraga pagi?” tanya Barack dengan senyum penuh makna.

“Ya...olahraga kamar!”Hans pun mengganggukkan kepala. “Yang bikin aku kesal, aku sedang tanggung! Dante memang tidak bisa lihat orang senang!” ujarnya sambil menaiki tangga menuju ruangan yang ditunjuk oleh Barack.

“Lebih baik daripada aku, Dante menyuruhku menguruh orang dari tadi malam dan sekarang aku harus mencari orang lagi.”ujar Barack bergumam pelan sambil melangkah keluar rumah. Dia membiarkan Hans menyelesaikan urusannya dan dia pun akan menyelesaikan tugas yang diberikan Dante padanya.

“Waduh jauh sekali tempatnya. Aku harus ke Bandung untuk sampai kesekolah Sarah.”ujar Barack sedikit meringis harus pergi sejauh itu.

Tapi dia tetap melaksanakan perintah Dante dan melajukan kendaraan. Pada akhir pekan jalanan menuju puncak selalu macet. Barack membutuhkan waktu tiga jam untuk sampai ketempat tujuannya.

Setelah tiba ditempat tujuannya, dia mengedarkan pandangan menatap gedung didepannya. “Jadi ini asrama Sarah?” ucapnya sambil meregangkan tubuhnya setelah keluar dari mobil.

1
Nami chan
Dejavu ama ant man 🙈 tp beda
Nami chan
Hah? Kok jadi cerita superhero?
Fredy: ada hulk ga?
total 1 replies
Nami chan
Kan dante udah dikasih tau nick? atau siapa ya yg bilang udh dikepung, makanya kalo fiserang suruh semua penghuni masuk bunker
Nami chan
Paa secara ga langsung mau kasih info ke anna biar ga bingung. Tp knp mesti muter2 sih, ga langsung ngomong. Kan cm ada manuel doank, dan lagi udh dikasih tau dante dia bukan bella
Nami chan
Kan barrack udah tau bukan bella, seingetku dante pernah ngomong
Nami chan
Yg heran itu kok bs mimpin lama.. Pdhl perasaan tiap perang banyak pasukan federal yg mati.
Mmg robert sll kambing hitamin org tiap ada gagal perang. Tp kan ttp dibawah kepemimpinan robert intinya.
Anggep ada yg backing org kuat. Tp kalo presidennya bener harusnya ttp curiga. Kecuali presiden jg iblis
Nami chan
Bukannya rudal udah diganti target ke arah gudang senjata yg dikepung federal?
Nami chan
Disuruh jangan sebut nama padahal
Nami chan
Aku ga paham maksudnya robert kane ngrencanain apa?
Nami chan
kan haizzz pengacau emg bocil kematian ini. kok emosi aku
Fredy: sabar mba..sabar jgn emosi, cukup hajarrrr..pukulll..tendangg 😂😂😂
total 1 replies
Nami chan
malah jd beban si sarah itu. Jd kebagi konden dante
Nami chan
Ga paham dante skrg udah sampe dimana? Maksudnya sarah ikut ke tempat transaksi?
Nami chan
Apa ga seharisnya bilang ya walau mgkn anthony pun ga akan langsung percaya.
Tp kalo ga bilang ada kemungkinan anthony bakal lindungi robert.
Walaupun udh tau bukan anaknya tp pasti merasa udh dirawat. Krn blm tau sifat asli robert
Nami chan
Noel kenapa manggilnya masih tuan aja 🤣 masih sungkan kah?
Nami chan
nah udah kuduga.. aku ketar ketir takut pas dante tlp malah sibuk gr2 nick lg tlp ed. Harusnya mereka punya hp sebanyak jumlah temennya gasih ? 🤣
Nami chan
Tp duduk manispun otaknya bekerja lbh berat drps yg lain. Biasanya pemimpin lelah di otak
Nami chan
Maksud belinda mungkin dunia dante CS itu bahaya. Belinda udh mmg biasa ada di sikon bahaya jd biar dia aja yg udah terlanjur masuk. Jangan sarah juga.
Lagipula dante tipe setia, barrack tipe suka jajan. Mgkn itu yg jadi pertimbangan
Nami chan
Ya karna waktu belinda hamil itu yg belinda rasain, makanya nurun ke janin. Lagian jg belinda takut gelap gara2 kau dante
Nami chan
Maksudnya ini 1 arah? trs kuarnya gimana? Berarti tiap kesana harus 2 org. Apa itu untuk penjara apa gmn
Nami chan
Wkwkwkk grogi sampe dante gagal romantis.
Ada cjncin berlian ditaroh di atas spon cuci piring 🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!