Bai suzhen merupakan seorang gadis yang sangat ditakuti dan disegani oleh orang orang, dia memiliki julukan dewi athena yang artinya dewi perang karena dia akan bersikap baik dan lembut kepada orang orang baik sedangan dia akan berubah menjadi dewi kematian kepada orang orang jahat, dia memiliki banyak koleksi sejarah dan buku buku cina.
Hingga pada suatu hari dia tidak sengaja tertabrak mobil karena menolong seorang nenek yang sedang menyebrang.
Hingga pada akhirnya dia terbangun pada salah satu tubuh permaisuri Lu Wei. Banyak orang orang yang menganggap dirinya sampah bahkan suaminya acuh terhadap dirinya, bahkan ayahnya menginginkannya mati. Bagaimana suzhen menghadapi takdir ini?.....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Niputu intan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 27
Keesokan paginya...
" asta" kata lu wei
" iya tuan" kata asta
" aku ingin membeli beberapa senjata untuk kalian, apakah kau tau tempatnya dimana?" kata lu wei
" hamba tau tuan, di pasar gelap terdapat beberapa jenis senjata. Tetapi...." kata asta
" tetapi apa?" kata lu wei
" tempat itu adalah tempat bagi para pencuri, pembunuh dan juga disana ada beberapa budak yang dijual belikan" kata asta
" hmmmm.....baiklah, aku akan pergi ke tempat itu. Disana aku akan menyamar menjadi suzhen, dan ingat rahasiakan identitas ku disana" kata lu wei tegas
" baik tuan" kata asta
Mereka pun pergi menuju pasar gelap. Sesampainya mereka di pasar gelap, disana mereka melihat beberapa pencuri, pembunuh dan juga budak yang dijual belikan.
" asta gunakan topeng ini" kata lu wei
" baik tuan" kata asta
Mereka pun masuk kedalam pasar gelap tersebut.
" permisi tuan kami ingin membeli beberapa senjata, kalau boleh tau dimana tempat senjata yang paling bagus disini" kata asta
" ohh... Tentang senjata yang bagus ya. Kalian bisa menuju toko yang ada dipojok disana, toko itu mempunyai banyak senjata yang ampuh" kata orang tersebut
" terima kasih tuan" kata asta
Mereka pun pergi menuju toko yang ditunjuk oleh orang tersebut. Sesampainya disana....
" permisi tuan, kami ingin membeli senjatamu" kata asta
" baiklah, silahkan kalian pilih senjatanya" kata orang tersebut
" tuan, silahkan tuan pilih senjatanya" kata asta
" hmmmm..." kata lu wei
Lu wei pun melihat - lihat senjata yang ada di toko tersebut, lu wei melihat semua senjata yang ada disana sangatlah tidak bagus. Maka dari itu dia memutuskan untuk pergi.
" asta, ayo pergi senjata yang ada disini sangatlah buruk" kata lu wei
" baik tuan" kata asta
" hei kau, beraninya kau mengatakan senjata - senjataku buruk. Memangnya kau siapa" kata pemilik toko tersebut sambil berteriak
" hei.. Lancang sekali kau berkata begitu kepada tuanku" kata asta
" heh.. Memangnya siapa kau, palingan kalian ini pengemis yang datang kemari" kata pria tersebut
" KAU!..." kata asta yang sudah tak tahan emosi
" asta diam" kata lu wei dengan nada dingin
" baik tuan" kata asta
" tadi kau bilang aku pengemis" kata lu wei sambil menatap tajam pria tersebut
" iya, kau itu pengemis yang datang kemari, aku menantang kau untuk bertarung denganku karena gara gara kau harga diriku turun" ujar pria tersebut
" baiklah, aku terima tantanganmu" kata lu wei
" mana mungkin seorang wanita murahan sepertimu menang melawanku" kata pria tersebut
" kita lihat saja nanti" kata lu wei sambil tersenyum sinis
Mereka pun akhirnya bertarung di pasar gelap tersebut. Banyak orang bersorak mendukung pria tersebut dan menjelek jelekan lu wei
Hingga pada akhirnya mereka pun bertarung satu sama lain.
Prokk....
Lu wei menepuk tangan sekali, seketika pria tersebut tidak bergerak. Lu wei menepuk tangannya dua kali hingga dada pria tersebut sakit dan muntah darah. Banyak orang yang melihat ini menjadi terkejut melihat kemampuan lu wei.
Hingga pada akhirnya lu wei menepuk tangannya tiga kali, pria tersebut langsung mati dengan keadaan darah yang keluar dari mulutnya tanpa henti. Seketika semua orang merasa takut terhadap lu wei.
Ada seorang pria yang memperhatikan lu wei dari tadi, dia takjub melihat kemampuan lu wei.
" hmmm... Menarik juga gadis itu" ujar pria tersebut
Pria tersebut mendekati lu wei.
" permisi nona kalau boleh tau siapa namamu?" kata pria tersebut
" siapa kau, aku tidak kenal dengan dirimu" kata lu wei dingin
" aku adalah pemiliki dari pasar gelap ini" kata pria tersebut
" ooo... Begitu, namaku suzhen" kata lu wei dingin
" suzhen nama yang bagus" ujar pria tersebut
jd kapan balas dendamnya...