NovelToon NovelToon
Lelaki Penebus Hutang

Lelaki Penebus Hutang

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Fantasi / Badboy
Popularitas:42.8k
Nilai: 5
Nama Author: Shoffan Rahman

+++Happy reading++++
Di ingatkan, cerita ini hanyalah fiktif belaka dari pemikiran penulis, jadi bila ada kesamaan nama dan tempat mohon dimaafkan.

Cerita ini berkisah tentang seorang narapidana yang harus menebus hutang pamannya dengan cara menikahi seorang wanita yang cacat.

Kok segitu doang sih, min?
Penasaran? ya, dibaca dong kawand:)
Mohon saran dan kritik, agar bisa memperbaiki diri lagi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shoffan Rahman, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

29. Pria Mesum

Milla terus berdoa tiada henti. Dia tak bisa menghubungi siapapun. Hanya keajaiban yang bisa diharapkannya kini. Rasa takutnya semakin menjadi-jadi saat suara orang-orang tadi semakin terdengar dengan jelas. Sepertinya mereka sudah berhasil membuka pintu kamarnya.

Semua pria yang ada diluar nampak tertawa puas. Entah apa yang mereka rencanakan, menurut Milla itu sangat jahat. Dirinya menjadi semakin ketakutan. Air matanya tak berhenti keluar. Ia hanya bisa meringkuk di pojokan kamar mandi. Menangis dan berdoa agar ada yang menyelamatkannya.

"Hai, nona! Bukanlah pintunya, abang kesini hanya ingin bermain denganmu. Kau tahu, abang ini sangat tampan loh!" Teriak salah satu pria yang nampaknya berperan sebagai bos dari orang-orang itu.

Teriakan tadi disusul oleh tawa pria-pria yang lain. Milla tak bisa menghitung dengan pasti berapa orang yang ada di sana, yang jelas ia yakin setidaknya ada lima pria.

"Aih, masih jual mahal? Oke, kalau begitu bagaimana kalau kita buat kesepakatan?" Tanya pria itu kembali.

Milla hanya menyimak sembari menangis. Ketakutannya terlalu besar untuk dapat membalas ucapan pria itu.

"Kesepakatannya begini, kau menolak membuka pintu maka kami akan paksa pintu ini terbuka. Tapi berarti kau harus bersiap untuk dinikmati secara bergiliran sebelum akhirnya kau tewas." Sambung pria itu disusul teriakan semangat oleh anak buahnya.

"Atau kau buka pintu ini secara baik-baik. Sehingga nyawamu akan aman sebagai budak **** untuk kami?" Tawaran kedua pria itu semakin membuat anak buahnya bersemangat. Mereka tertawa dan terlihat senang dengan ucapan bos mereka.

"Enyah saja kalian semua, dasar bajing*n!!!" Teriak Milla dari dalam kamar mandi.

Sejenak mereka yang ada di luar kamar mandi berhenti tertawa. Pria yang berperan sebagai bos nampak marah.

"Dasar j*lang! Berani kau berteriak seperti itu padaku! Ledakkan pintu ini! Wanita itu meminta pilihan yang pertama. Mari kita rekam wajahnya saat kita sudah selesai menggilirnya." murka si bos.

Anak buahnya kembali menyambut ucapan si bos dengan tertawa senang. Dan salah satu dari mereka mengeluarkan sebuah benda kecil dalam tasnya dan menempelkannya pada pintu kamar mandi.

"Nona kecil, kami datang."

Pria yang berperan sebagai bos itu memberikan anak buahnya aba-aba untuk menjauh dari pintu kamar mandi. Setelah menjauh, barulah pria itu mengisyarakan agar anak buah meledakkan pintu itu.

Duar, sebuah ledakan berskala rendah meledak hanya dalam hitungan detik. Nampaknya benda yang tadi ditempelkan di pintu kamar mandi adalah bom rakitan yang memang dirancang untuk hal semacam ini.

Semuanya nampak tertawa kencang saat bom itu berhasil membuat lubang masuk ke dalam kamar mandi tempat Milla bersembunyi.

"Hentikan tawa kalian! Biar aku dulu yang menikmatinya kalian berjaga di sini. Tunggu aku selesai!" Si bos itu berjalan masuk ke dalam kamar mandi Sementara anak buahnya berjaga diluar.

Saat masuk hanya ada suara tangis Milla yang terdengar. Selain rasa takut, Milla juga terkejut dengan bom yang barusan digunakan oleh orang-orang ini.

"Aih, seperti yang diucapkan wanita itu. Dia cantik sekali. Ah, nikmatnya malam ini." Batin si bos berjalan mendekat ke arah Milla.

Milla sadar ada sesuatu mendekat ke arahnya. Sampai sebuah tangan mengangkat wajahnya. Hembusan nafas menggebu ia rasakan dari pria itu. Dia yakin pria itu pasti menatapnya dengan tatapan mesum.

Plak, satu tamparan Milla berikan dengan sisa-sisa kekuatannya. Rasa takut yang besar membuat semua tenaga Milla lenyap entah kemana.

Pria itu terdiam. Terlihat sebuah cap merah di pipi pria itu.

"Aku suka dengan hewan yang liar. Mari kita lihat seberapa lama keliaran itu bertahan." Ucap pria itu.

Tanpa rasa kasihan, pria itu menarik rambut Milla. Dia menghiraukan suara kesakitan Milla. Lalu ia menyeret Milla keluar dari kamar mandi dengan menarik rambutnya.

Milla berteriak meminta pertolongan dan ampunan. Rasa sakit pada kepala tak bisa ia tahan. Namun, itu tidak berpengaruh apa-apa.

Pria itu melempar Milla ke atas kasur dengan kasar. Anak buahnya yang tadi berjaga diluar melihat aksi si bos dan menyorakinya seperti sedang menonton pertandingan bola.

"Ampuni aku." Mohon Milla memegangi bagian kepalanya yang sakit.

Si bos malah tertawa senang. Dengan kasar ia menindih Milla sampai Milla tak bisa menggerakkan kakinya. Saat itu Milla memukul-mukul pria itu. Tapi tenaga Milla kalah jauh. Pria itu melayangkan satu buah pukulan agar Milla terdiam.

"Akhirnya diam juga." Ucap pria itu sembari menahan kedua tangan Milla dengan tangan kirinya. Sementara tangan kanannya membuka satu persatu kancing piyama Milla. Melihat gumpalan daging milik membuat pria itu menggila ia bermain kasar atas milik Milla menghiraukan jeritan Milla yang begitu kencang.

"To, tolong aku. Siapapun, please tolong aku!"

1
Ratna Rahayu
seruuh
Widati Dati
ceritanya menarik, cuma bahasanya kurang enak...
Ina Yulfiana
next semngt sukses selalu
Ina Yulfiana
semoga secptnya Mila bisa meliht lagi dan bisa saling jatuh cinta dengan Deka...

next semngt sukses selalu
Ina Yulfiana
next semngt sukses selalu
Gendon
lanjutkannn turrrr
Ina Yulfiana
semoga Milla bisa membuka htinya untuk Deka percylh Deka bisa melindungimu dri orang² yg berbuat jaht kepadamu...


next semngt sukses selalu
Ina Yulfiana
next semngt sukses selalu
FUN: thanks support nya😇
total 1 replies
Ina Yulfiana
wah Akhirnya Deka cm Milla mau Unboxing...
lebih baik hapus kontrak pernikahanya jdilah pasngn yg sesungguh'a kasihan Milla Deka dia butuh orang yg bisa menjaga'a...


next semngt sukses selalu
Halu
udah buta bego pula 🤦
FUN: Tapi cantik😀
total 1 replies
Gendon
lanjuttt turrr
FUN: siap pak supir otw🤣
total 1 replies
Halu
Pake bajasa popoler aja lah gausah pake LW
FUN: Siap kak, mimin tampung sarannya. Makasih banyak sarannya 🤗
total 1 replies
Halu
deka umur berapa? di penjara 15 tahun apa 3 tahun?
gak di jelasin ditail? t
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!