NovelToon NovelToon
KASIH TIADA BATAS

KASIH TIADA BATAS

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Nikahkontrak
Popularitas:229.3k
Nilai: 5
Nama Author: Liliana *px*

Ibu,,, aku merindukanmu,, airmatanya pun berderai tatkala ia melihat seorang ibu dan anaknya bercanda bersama. Dimanakah ibu saat ini,, aku membutuhkanmu ibu,,,

Kinara gadis berusia 18thn yang harus menjadi tulang punggung keluarga semenjak kepergian kedua orang tuanya yang mengejar bahagia mereka sendiri, hingga ia harus merelakan harga dirinya yang tergadai pada seorang CEO untuk kesembuhan sang adik,,apakah bahagia akan hadir dalam hidupnya atau hanya derita dan derita,,,,

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Liliana *px*, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 29 rencana Naya

Setelah semuanya siap, maka acara tingkepan pun dimulai, dari acara siraman dengan kembang setaman, jual dawet dan rujak, memecah kelapa dan pengajian di malam harinya. Semua berjalan dengan lancar tanpa hambatan. Bima selalu mendampingi Nara disetiap menjalani semua proses acara. Nampak kebahagiaan terpancar di wajahnya. Apa lagi ada tetangga yang bilang jika mereka adalah pasangan yang serasi.

Banyak diantara para warga mengira bahwa Bima adalah suami dari Nara. Dan Nara hanya tersenyum saat beberapa tetangga mengagumi sosok Bima.

"Mas Bima, gelem opo ora dadi calon mantuku, anakku ayu tenan lo mas, sregep, pinter ngaji, seng penteng durung tau pacaran, isih prawan ting ting. Gelem po ra mas?" ( Mas Bima, mau tidak jadi calon menantuku, anakku cantik lo mas, rajin, pandai mengaji, yang penting tidak pernah pacaran, masih gadis, mau apa tidak?")

Tanya salah seorang ibu yang menggoda Bima. Ada juga wanita paruh baya yang tergila gila sama Bima. Kemanapun dia pergi ibu itu selalu mengikutinya. Bahkan tidak segan segan untuk menggandeng tangan Bima. Mengundang gelak tawa semua warga yang membantu acara tingkepan Nara.

"Mas Bima kok ganteng tenan to, koyo artis bollywood iku lo seng dadi pacare ayu ting ting, mas bambang tampan Syaheer Sheikh, aku dadi kesengsem."

Ucap Bi Tumini. Wanita paruh baya yang belum menikah sampai usianya hampir setengah abad, karena pernah di kecewakan oleh seorang pria. Baginya semua pria di dunia ini sama saja, mata keranjang dan pengkhianat cinta. Hingga hatinya luluh lagi setelah melihat ketampanan dan ketulusan Bima kepada Nara. Karena Bi Tumini tahu kisah hidup Nara yang sesunggguhnya.

"Bibi suka sama Kak Bima?"

Tanya Naya tiba tiba hadir di belakang Bima yang kini berusaha melepas gandengan tangan Bi Tumini.

"Seneng to nduk, sopo sing gak bakal kesengsem karo cah bagus iki, yo mung mbakmu kuwi sing bodo nggak gelem karo mas bambang seng kasep tenan iki." ("Senang dong Nak, siapa yang nggak akan jatuh cinta sama pria tampan ini. Cuma kakakmu yang bodo tidak mau dengan mas bambang yang tampan ini.")

Tuturnya ceplas ceplos tanpa takut menyinggung perasaan Nara yang tersenyum menatap mereka.

"Naya bantu aku lepas dari mak lampir ini."

Bisik Bima di telinga Naya pelan hingga hanya mereka berdua yang tau apa yang dibicarakan.

"Ok,, tapi Kakak janji padaku, saat aku tak bersama dengan Kak Nara, maka Kak Bima akan menjaganya."

Ucap Naya sambil melingkarkan jari kelingkingnya. Dan disambut oleh Bima.

"Ok, aku janji, akan menjaganya dengan baik, bahkan nyawapun siap aku korbankan untuk Nara."

"Dasar lebay, tapi aku percaya sama Kak Bima."

Ucap Naya disertai senyum tipisnya yang membuatnya terlihat semakin mempesona.

"Bi Tumini, boleh minta bantuannya sebentar tidak."

Ucapnya sambil menarik lembut tangan wanita paruh baya itu keluar rumah dan membawanya ke taman.

"Eh,,, disek to nduk, aku durung ngomong iyo loh, kok di seret wae to, bang kasep ku engko mlayu maneh." (Eh,, bentar Nak, aku belum setuju, kenapa di gandeng saja, bang tampanku nanti lari lagi.")

Tuturnya berusaha menolak Naya dengan berusaha melepas genggaman Naya.

"Sudah Bi, jangan menolak ajakanku, nanti Bibi sendiri yang rugi lo."

"Emange ono opo to nduk?" (Memangnya ada apa sih, Nak?")

Tanyanya sambil mengikuti langkah Nara.

"Bibi bisa lihat sendiri sekarang."

Ucap Naya sambil menunjukkan tamannya yang kini sudah di hiasi dengan balon berwarna pink juga putih. Dan dihiasi dengan tirai tirai berwarna putih.

Garden party yang dirancang oleh Naya bersama dengan Rendra telah selesai. Taman disulap menjadi tempat yang begitu indah, Bi Tumini tampak terpesona dengan keindahan taman, apa lagi disana ada yang lebih menarik perhatiannya. Es cream kesukaannya telah tertata rapi bersama dengan hidangan yang lainnya. Nampak anak anak kecil sedang menikmati ice cream tersebut.

"Aduh Naya, kok kowe ngerti tenan senenganku." (" Aduh Naya, kenapa kamu tahu benar kesukaanku.")

Ucapnya sambil menepuk pelan pundak Naya, lalu ikut bergabung dengan anak anak yang lain menikmati ice cream mereka.

Naya tersenyum sambil memegangi pundaknya yang terasa sakit. Tanpa disadarinya, Rendra sudah memeluknya dari belakang. Membuatnya terkejut dan menoleh ke arah Rendra.

"*Kau mengagetkanku saja Kak, lepaskan pelukan Kakak, ntar kalau ada yang lihat bisa jadi bahan gosip kita sama orang sekampung."

"Kenapa mesti takut di gosipin orang sekampung, justru aku ingin mengatakan keseluruh dunia bahwa kau milikku, biar orang lain tak berani mendekatimu*."

Bisik Rendra di telinga Naya begitu dekat, hingga hembusan nafasnya pun terasa hangat di leher Naya. Membuat bulu bulu halusnya pun berdiri. Jantungnya berdegup sangat kencang karena ulah Rendra.

"Kau sudah bilang sama Nara tentang semua rencana kita, sayang?"

Lanjut Rendra yang masih memeluk Naya dari belakang.

"Aku akan bilang setelah acara ini selesai. Aku tak tega membiarkan Kak Nara dan Rana hanya berdua saja di sini, Kak."

Tiba tiba saja buliran airmata jatuh dari pelupuk mata Naya. Dia merasakan kesedihan yang teramat saat membayangkan harus berpisah dari kakak dan adik tercintanya.

Rendra yang menyadari Naya sedang menangis pun membalikkan tubuh Naya, lalu menghapus air matanya.

"Aku tahu ini sulit bagimu, tapi ini untuk masa depan kita sayang, pasti Nara akan sangat bahagia dan mendukung keputusanmu saat ini. Bukankah kita masih bisa berkunjung kesini kalau libur semester. Dan kita tidak mungkin membawa Nara dan Rana bersama kita, itu berbahaya untuk keduanya. Karena sampai sekarang, Ibu suri masih beranggapan kalau Nara yang harus bertanggung jawab atas semua yang terjadi sama Raffi."

"*Iya,,, aku mengerti, Kak,,,"

"Inilah gadisku yang penurut, dan aku jadi lebih mencintaimu dari hari ke hari."

"Dasar gombal*,,,"

Naya memukul lembut dada bidang Rendra yang membuat Rendra gemas kepadanya. Dengan refleks, ia merengkuh leher Nara dan memeluk pinggangnya dengan tangan yang satunya. Dan ciuman itu pun mendarat di bibir Naya yang membuatnya tak berdaya untuk menolaknya. Hingga,,,

"Apa yang kalian lakukan,,?"

Nara sudah menatap horor pada keduanya dan berkata dengan nada tinggi, membuat Rendra juga Naya terkejut dan menatap Nara penuh rasa bersalah.

"Kak,,, maafkan kami,,,"

bersambung 🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹

1
💜⃟ᵇᵗˢ🅿!💤©€$™🐬𝆺𝅥⃝🐊
up lagi thorr🙏🏻💪🏻💪🏻💪🏻👍🏻👍🏻
💜⃟ᵇᵗˢ🅿!💤©€$™🐬𝆺𝅥⃝🐊
hahaaaa... gatot dah 😅😂
💜⃟ᵇᵗˢ🅿!💤©€$™🐬𝆺𝅥⃝🐊
hmmm kok skrng jdi bawel gini ya si Naya, 🤦🏻‍♂️🤦🏻‍♂️🤦🏻‍♂️
💜⃟ᵇᵗˢ🅿!💤©€$™🐬𝆺𝅥⃝🐊
wkwkwkwkwkwk .. itu derita lo!😂😅
💜⃟ᵇᵗˢ🅿!💤©€$™🐬𝆺𝅥⃝🐊
omegottt...!😮😯

kejam kali ini yg ngmong, siapa kh gerangan dia..

hnya othor alias onel yg tau jwbnnya😅😅😂🤭
💜⃟ᵇᵗˢ🅿!💤©€$™🐬𝆺𝅥⃝🐊
wuihhh kerennn nih Naya, klo aku ada di situ pasti udh tepuk tngn dluan sbgai support buat Naya xixixiiii
💜⃟ᵇᵗˢ🅿!💤©€$™🐬𝆺𝅥⃝🐊
jhahaha... brarti bpaknya Bayu SUSIS dunk, jdi kya lagu aja jdinya😅😂😂
💜⃟ᵇᵗˢ🅿!💤©€$™🐬𝆺𝅥⃝🐊
hahaaaa jan mmpi dlo lh kau Alifia, justru lo yg akn depresi benern wehhh😂😅😅
💜⃟ᵇᵗˢ🅿!💤©€$™🐬𝆺𝅥⃝🐊
astagaa itu mulut apa congor bobrok ya,..😭😭😭😭
💜⃟ᵇᵗˢ🅿!💤©€$™🐬𝆺𝅥⃝🐊
hasemmm... kenap ya horang kaya sllu mnilai merendahkn orng yg sttusnya dibwah level mrka apa dia sndri gk nyadar klo smua itu sdhlh mnjdik garis hidup msing2 mnusia...

😭😭😭
💜⃟ᵇᵗˢ🅿!💤©€$™🐬𝆺𝅥⃝🐊
perjlnan cinta yg rumit namun susah tuk diartikan dg lisan dn hati yg tlus mnyanyangi
💜⃟ᵇᵗˢ🅿!💤©€$™🐬𝆺𝅥⃝🐊
ohh jadi ini hnya skenario si Alifia biar bisa mndptkn dr Rendra...

sungguh miris mmng, mmgkn inikh yg dinamakn pagar mkn tanaman ya atau tanamn yg dipagar... au ah lieurr😂😂

lanjut thor👍🏻👍🏻
💜⃟ᵇᵗˢ🅿!💤©€$™🐬𝆺𝅥⃝🐊
ehekk... pura2 gk lhat ahh🚶🏻‍♂️🚶🏻‍♂️
💜⃟ᵇᵗˢ🅿!💤©€$™🐬𝆺𝅥⃝🐊
kok jdi gk jlas alur crtanya...
💜⃟ᵇᵗˢ🅿!💤©€$™🐬𝆺𝅥⃝🐊: jhahaaa iya2 duhh jdi melee😂🤭
total 2 replies
💜⃟ᵇᵗˢ🅿!💤©€$™🐬𝆺𝅥⃝🐊
klo nara mlih rama ya brti dia bego
💜⃟ᵇᵗˢ🅿!💤©€$™🐬𝆺𝅥⃝🐊
kok jdi lmah kek gitu nara skrng, bknnya bhgia bisa ktmu lgi sma Raffi suaminya ....
💜⃟ᵇᵗˢ🅿!💤©€$™🐬𝆺𝅥⃝🐊
😭😭😭😭😭😭😭😭
💜⃟ᵇᵗˢ🅿!💤©€$™🐬𝆺𝅥⃝🐊
omegottt😭😭😭 akhirnya babang Raffi muncul juga pasti nara bhgia brcmpur haru
💜⃟ᵇᵗˢ🅿!💤©€$™🐬𝆺𝅥⃝🐊
siapakah dia 🤔🤔
💜⃟ᵇᵗˢ🅿!💤©€$™🐬𝆺𝅥⃝🐊
kyanya ini akn mlai crta naya ini sih,
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!