NovelToon NovelToon
Sayap Pelindung

Sayap Pelindung

Status: tamat
Genre:Teen / Cintamanis / Contest / Perjodohan / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 4.7
Nama Author: Myhani

Nikah SMA

˚✧₊⁎❝᷀ົ≀ˍ̮ ❝᷀ົ⁎⁺˳✧˚✧₊⁎❝᷀ົ≀ˍ

Taksa Liam. Ketua OSIS tampan, berkarisma. Namun dingin dan cuek, tak tersentuh.

Iva Kayra. Supel, cerewet, cenderung pemalas, dan bukan gadis populer.

Mereka harus menikah di usia muda demi memperluas wilayah kekuasaan kedua orang tuanya, di dalam dunia bisnis.

Bagaimana kisah pernikahan mereka? Dengan sifat yang bertolak belakang, akankah keduanya bahagia dengan pernikahan ini?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Myhani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tanggung jawab

Pintu bel apartemen berbunyi sejak tadi, sepertinya tamu yang datang tidak sabar menunggu tuan rumah membukakan pintu. Dengan berutalnya dia terus-terusan menekan bel.

"Ck siapa sih, nggak sopan banget?" Iva yang baru saja selesai mandi keluar dari dalam kamar sambil terus mengomel, sedangkan Taksa lelaki itu mungkin sedang tidur usai makan siang tadi.

"Taksa!!" mereka berhenti di depan pintu, karena yang membuka pintu itu bukan Taksa.

"Iva, kok kamu di sini?" mata Iva mengerjap saat mendengar para pemuda itu menyebut namanya. Ia terkesiap dan segera tersadar.

"Em itu, Taksa sakit. Iya Taksa sakit jadi aku ke sini?" mata keempat pemuda itu memicing curiga, apalagi melihat penampilan Iva yang masih mengenakan jubah mandi serta rambut yang masih basah.

"Ngapain kalian ke sini?" suara berat milik Taksa terdengar dari belakang, menyelamatkan Iva.

Gadis itu menoleh, begitu juga keempat sahabat Taksa. Mereka melambaikan tanganya heboh. Iva menghembuskan napas lega, ia berjalan meninggalkan pintu.

Saat berhadapan dengan Taksa, Iva menatap penuh tanya pada suaminya. Seolah mengatakan kenapa nggak bilang kalau mereka mau datang? Tapi, Taksa hanya mengangkat kedua bahunya, ia juga sama tidak tahu akan kedatangan mereka.

Iva cemberut meninggalkan kelima lelaki itu dan segera masuk ke kamarnya. Taksa mengajak mereka duduk di sofa depan tivi.

"Kalian tinggal satu unit?" tanya Andra si paling kepo diantara mereka semua.

Taksa tidak berniat menjawab, ia memilih meinggalkan mereka menuju kulkas dan mengambil lima minuman kaleng dari sana.

"Kita curiga nih, kalian abis ngapain kok basah-basahan gitu?" Ian menuding wajah Taksa dengan tatapan menggoda. Karena penampilan Taksa pun tak jauh berbeda dengan Iva, lelaki itu mengenakan kaos putih polos serta celana armi dengan rambut basah tersisir walau tidak rapi.

"Abis berkeringat bareng ya?" kali ini Ardhan berseru dari tempatnya.

"Abis kerja bareng masa nggak mandi." sahut Taksa seraya mengambil minuman di atas meja dan membukanya.

Keempat temannya saling pandang mendengar jawaban Taksa. Kemudian tatapan mereka berganti horor pada Taksa.

"Serius?"

"Demi apa?"

Taksa memutar bola matanya jengah, ia mengangkat kedua bahunya. Dalam hati Taksa yakin kalau mereka saat ini berpikiran kotor padanya dan Iva.

"Ya kali abis masak-masak bau asap, bau keringat nggak mandi." jawab Taksa, ia memalingkan wajahnya menahan tawa.

Dari semua temannya tidak ada yang tahu Taksa mempunyai ekspresi lain, selain datar dan dingin. Taksa bahkan hampir tidak pernah tersenyum di hadapan mereka.

"Wihh, kita kira apaan." Adit melempar bantal sofa ke arah Taksa, namun lelaki itu berhasil menghindar. Seketika tawa mereka memenuhi ruangan itu.

"Taksa, aku pergi dulu ya. Mau ke supermarket depan." Iva keluar setelah berganti baju. Sebenarnya itu hanya alasannya saja untuk menghindari para pemuda itu, Iva masih merasa kurang nyaman berada di sekitar mereka.

"Mau ngapain?" tanya Taksa datar, sifatnya selalu berubah ketika ada orang lain bersama mereka dan Iva sudah tidak aneh lagi dengan itu.

"Kepo." ucap Iva seraya melangkah menuju pintu.

"Iva, tunggu." Taksa bangkit dan masuk ke dalam kamar, tidak lama dia kembali memberikan sebuah kartu ATM ke tangan Iva.

Iva mengerutkan kening, menatap bergantian pada suami dan ATM di tangannya. Buat apa lelaki itu memberikan kartu itu? Orang dia hanya ingin beli camilan doang.

"Kamu tanggung jawab aku, gunakan semua yang ada di dalamnya untuk keperluan kamu. Sandinya tanggal pernikahan kita." bisik Taksa, ia tidak mau para sahabatnya ikut mendengar.

Senyum Iva merekah. Hei siap yang tidak senang dikasih kartu ATM sendiri, unlimitid pula. Sama orang tuanya saja, dia masih selalu di kasih cash biar nggak boros katanya.

"Makas..." Taksa menahan kening Iva dengan telapak tangannya, gadis itu sudah bersiap memeluknya. Beruntung Taksa sadar bahwa saat ini beberapa pasang mata sedang memperhatikanya.

"Peluk aja, Va. Anggap aja kita nggak ada!" seru Adit dari belakang Taksa.

"Iya, kita nggak lihat kok." timpal Ian.

Taksa tersenyum mendengar godaan sahabatnya, seraya mengusak puncak kepala Iva. Sedangkan Iva cemberut, kesal kenapa harus ada mereka sih. Ia melongokan wajahnya di balik tubuh Taksa dan memeletkan lidahnya pada para pemuda itu.

1
Siti Nina
oke
Qaisaa Nazarudin
Lho ko udah tamat aja thor,,Huaaaaa...Tapi aku suka karya mu thor,alurnya gak berat2 amat,tq ya thor,Semoga sehat selalu dan Sukses selalu,Teruskan berkarya ya..⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🥰🥰🥰🥰🥰
Qaisaa Nazarudin
Pasti kejutan ultah nya Taksa ya pasti..😄
Qaisaa Nazarudin
Waah 23 tahun aja umur mereka, Berarti udah 6 tahun kemuadian ya..Kepo aku nya thor..😂😂😜😜
Qaisaa Nazarudin
Lho kok udah punya anak aja,Gak ada rinciannya atau kejelasan gitu atau di beritahu sama outhor, 2 atau 3 tahun kemudian gitu..baca2 langsung udah ada baby aja mereka..😂kan jadi bingung aku,aku pikir mereka adopsi anak..
Qaisaa Nazarudin
Ckk Bilang aja loe nangis karna kecewa,karna tdk bisa merebut harta laki loe lg,niat yg buruk maka Allah akan mematahkan niat loe..
Qaisaa Nazarudin
Cih Niatnya aja udah gak bener,Emang Pantes anak nya mati,..Taksa juga ngapain sih sanggup berkorban segitunya,Pengorbanan mung akan di pandang sama duo benalu itu,Ckk keselnaku sama Taksa..🤦🤦
Qaisaa Nazarudin
Kok anak SMP bisa masuk ke sini??
Qaisaa Nazarudin
Udah namanya abe geh..iya ini nih,sifatnya masih kekanak kanakan..Masalah itu di selesaikan dgn vara baik2, Bukan nya dgn diem2 begitu..🤦🤦
Qaisaa Nazarudin
Kan ku bilang juga apa Taksa,mending kamu cerita dari awal,biar Iva gak salah paham,Dari Iva mendengarnya dr mulut org lain,gini kan jd nya..
Qaisaa Nazarudin
Waah siapa tuh?? Ternyata Taksa diam2 punya rival??🤔🤔😄
Qaisaa Nazarudin
Kalo cewek lain mah suka banget di kenalin sebagai pacar,Kalo mau di kenalin sebagai calon isteri..😄😄😜
Qaisaa Nazarudin
Nah kan Iva,Taksa salah paham lagi jadinya..
Qaisaa Nazarudin
Awal pertemuan Taksa dan Iva ya..👏👏👍👍
Qaisaa Nazarudin
Dasar isteri yg g peka,,Lagian ngapain sih masih aja blom move on,Miko udah lama g ada, Sekarang ini Liam itu masa depan kamu,Jgn sampai kamu kehilangan kedua-dua nya..
Qaisaa Nazarudin
Bukan kah sebaiknya Taksa mencerita kan semuanya dgn jujur,Udah saat ya Iva tau apa yg tlah berlaku,Kecuali Taksa ada niat utk mengakhiri hubungan mereka..
Qaisaa Nazarudin
KARMA IS REAL.. Rasain tuh tukang selingkuh..😡😡😡
Qaisaa Nazarudin
Lha ku pikir udah cerai sama selingkuhannya,Terus malam itu dtg gabung makan sok baik itu apa?? Ckk pantesan Taksa masih marah,Mama nya aja yg mau2 nya mengalah..😡😡
Qaisaa Nazarudin
🙄🙄🙄 Ckk ganggu aja..🤦
Qaisaa Nazarudin
Yang sampai masuk ke telinga nya Taksa itu vuman perkataan DIBELAI doang..Modus banget nih Misua..🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!