Malam itu Spiderman dan Syeh Maulana Syah ngobrol di teras rumah dan Putri Scupy tidur - tiduran di samping Spiderman, sambil mendengarkan cerita Nabi - Nabi.
"Gus,,, apa yg kamu cari di dunia ini ?" tanya Syeh Maulana.
"Saya hanya ingin bertemu dengan kanjeng Nabi Muhammad Saw dan ingin berjumpa dengan wujud Gusti Allah yang nyata," jawab Spiderman.
"Kenapa kamu ingin berjumpa dengan wujud yang nyata? tanya Syeh Maulana.
Novel ini menceritakan sebuah perjalanan spiritual seorang salik yang ini bersanding dengan Tuhan-Nya. Karena cinta kepada Tuhan-Nya begitu dalam ... Akhirnya pemuda ini berkelana lang - lang jagad, berjalan memutari Tanah Jawa untuk menemui para Kyai dan orang Waskito demi mencari petunjuk.
Dalam perjalanan pemuda ini menemui ber juta - juta rintangan berupa ujian dan cobaan. Namun pemuda ini tidak putus asa dan tidak takut dengan apapun, hingga akhirnya pemuda ini telah duduk di makom wali paling rendah, yaitu wali salik.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ANGWARUL MUJAHADAH, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
SANG RAJA TEGA KI DEMANG MOLO RAJA GUNUNG ARJUNA
"Ki Demang Molo...! Hadirlah di lereng utara Gunung Semeru, aku butuh bantuanmu," sapa Jin Sepultura.
"Baiklah sahabatku! Aku pergi ke tempatmu," sahut Ki Demang Molo.
Sementara Syeh Tolak Angin memangil Ki Tola Tole yang baru saja keluar dari alam astral,
"Ki Tola Toleh..! Bantulah Gus Spiderman di lereng utara Gunung Semeru, dia sekarang dalam kesulitan."
"Sendiko dawuh Kyai," sahut Ki Tola Tole.
Tak seberapa lama Ki Tola Toleh sudah ada di lokasi dan langsung membantu Spiderman. Di saat kelompok aliran hitam terdesak... Tiba - tiba Ki Demang Molo datang dan memukulkan tongkatnya ke tanah. Ketika tongkat menancap di tanah... Maka terjadi suara ledakan dan getaran yang hebat, hingga membuat Spiderman terjungkal, begitupun dengan Ki Tola Toleh dan ki Ageng Selo Karang jatuh terjungkal.
"Kalain bertiga! Maju semua! Lawan aku sendirian," tantang Ki Demang Molo.
"Gus... Hati - hati sama Ki Demang Molo, dia sangat sakti dan memiliki ilmu Ajian Cakar Naga, dia juga terkenal dengan julukan si Raja Tega," pesan Ki Tola Tole.
"Tenang saja Ki, aku ya juga punya jurus ampuh, namanya jurus Rondo Royal. Maju dulu Ki, aku mau menemui istri muda dulu," jawab Spiderman.
Ki Tola Toleh langsung menyerang ki Demang Molo... Diam - diam Spiderman memasukkan sukmanya ke dalam tubuh Ki Tola Toleh dan sukma Spiderman membaca Sholawat Pitu untuk melindungi Ki Tola Toleh dari pukulan yang mematikan.
"Nyai Fanta Istriku... Mereka adalah pemberontakan yang ingin menguasai Kerajaan Ayahmu," ujar Spiderman.
"Dari mana Gus, tahu?" tanya Nyai Fanta terkejut.
"Dari Nyai Dewi suci," jawab Spiderman sambil menghisap rokok... Spiderman menghubungi kakak seperguruannya di Alas Purwo Banyuwangi,
"Assalamualaikum Kang!"
"Waalaikum salam... Ada berita apa Gus, kok tumben malam bulan purnama menghubungi aku," sahut Ki Badar Besi.
"Aku butuh bantuanmu, datanglah sekarang juga..! Ikuti petunjuk lokasiku lewat pancaran cahaya Sholawat Nur Dzatti, ajaklah sekalian Ki Sandal Jepit." pinta Spiderman.
"Baiklah Gus, sebagai tunggal guru aku akan membantumu," jawab Ki Badar Besi.
Tak seberapa lama Ki Badar Besi dan Ki Sandal Jepit sudah berada di lokasi dan bertemu dengan Spiderman. Setelah ngobrol sejenak... Ki Badar Besi dan Ki Sandal Jepit maju membantu Ki Tola Toleh.
"Panggil semua teman - temanmu yang sakti dari bangsa Jin! Aku Ki Demang Molo tidak akan mundur satu langkah pun," sumbar Ki Demang Molo.
***
Keributan di lembah utara lereng Gunung Semeru menjadi perhatian publik, banyak orang waskito yang melihat secara langsung dari kediamannya.
Kyai Tawakal yang berada di gunung Kelud melihat cahaya Sholawat Nur Dzatti berkata,
"Istriku... Kayaknya Gus Spiderman lagi dalam kesulitan... Mungkin sedang bertarung melawan musuh yang sangat sakti."
Lalu Kyai Tawakal menerawang posisi Spiderman. Setelah melihat dengan sek_sa_ma... Kyai Tawakal sangat terkejut dan berkata dalam hati,
"Kelompok Gus Spiderman bertarung dengan Ki Demang Molo... Sungguh berbahaya sekali, bisa banyak korban yang akan mati, apalagi sampai mengeluarkan jurus Cakar Naga! Beberapa ratus tahun yang lalu aku juga pernah merasakan kehebatan ajian Cakar Naga. Baiklah aku akan kesana. Istriku! Ikutlah aku ke Gunung Semeru... Nogo Manten..! Datanglah ke Gunung Semeru, ikutilah petunjuk cahaya Sholawat Nur Dzatti."
"Baiklah saudaraku aku segera berangkat," sahut Nogo Manten.
Sinar bulan purnama sangat indah menerangi Bumi... Sementara di lembah utara lereng Gunung Semeru Ki Demang Molo bertarung dengan panglima Selo Karang,
dengan tiba - tiba tongkat Tapak Jalak milik ki Demang Molo menghantam punggung panglima Selo Karang. Seketika itu panglima Selo Karang terjungkal dan terkapar tak bergerak, dari mulut dan telinganya mengeluarkan darah, tak lama kemudian Ki Tola Toleh juga terjungkal.
Ketika Spiderman melihat kondisi panglima Selo Karang... Tiba - tiba Ki Sandal Jepit tubuhnya terhempas membentur pohon dan seketika tubuhnya tak bergerak.
Melihat kematian panglima Selo Karang dan Ki Sandal Jepit... Spiderman sangat marah sekali! Tiba - tiba Spiderman memukulkan tongkat Brajamusti ke tanah dan berkata,
"Ki Badar Besi...! Minggirlah! Biar aku yang membunuh Ki Demang Molo!!!"
Lalu Spiderman menyerang Ki Demang Molo dengan Tongkat Brajamusti. Benturan antara tongkat Brajamusti dan tongkat Tapak Jalak mengeluarkan suara benturan yang keras juga getaran yang dahsyat.
Ki Demang Molo Berkata dalam hati,
"Hebat juga tongkat Brajamusti ini, tongkat Legendaris yang pernah membuat geger Tanah Jawa... Siapakah pemuda yang bertarung denganku, tubuhnya bisa mengeluarkan cahaya yang menyilaukan mataku."
Sambil bertarung... Diam - diam Ki Demang Molo memangil temannya,
"Nyimas Laras wati..! Jika kamu ingin berpesta... Datanglah malam ini ke lembah utara Gunung Semeru."
"Ki Demang Molo..! Aku tahu kamu sekarang sedang bertarung dengan lawan yang sangat tangguh dan kamu akan kalah! Walaupun kamu memiliki sejuta kesaktian." sahut Nyimas Laras Wati.
"Kamu tahu siapakah musuhku ini..?" tanya Ki Demang Molo.
"Kalau dari kode cahaya di atas langit... Musuhmu saat ini seorang pemuda bernama Spiderman Al-jawawi orang sakti se Tanah Jawa. Lanjut kan saja, jangan lari! Bisa hancur lebur kamu, kayak krupuk kamu," jawab Nyimas Laras Wati.
"Aku tidak takut dan tidak mudur walau selangkah-pun!" sumbar Ki Demang Molo.
"Baiklah aku akan datang... Tetapi aku akan melihat dan menyerang dari jarak jauh, karena dulu aku hampir mati di tangan pengikut Spiderman." ucap Nyimas Lara Wati.
Ketika Spiderman terdesak ... Tiba - tiba dengan sangat cepat Ki Deman Molo di hantam oleh pukulan Telapak Naga, ki Demang Molo terjungkal dan jatuh tersungkur. Sengan tertatih - tatih Ki Demang Molo bangun lalu berkata,
"Hemmm...! Rupanya kamu Nogo Lanang! Baiklah kita lanjutkan pertarungan 50 tahun yang lalu di pesisir Pantai Banyuwangi."
Lalu Ki Demang Molo membaca Mantra ajian Cakar Naga... Tiba - tiba wujudnya menjadi Naga yang sangat besar, begitu pula Nogo Lanang berubah menjadi ular Naga Raksasa. Pertarungan antara dua naga raksasa tidak terhindarkan lagi, suara desisan dan bertemunya kesaktian menimbulkan suara yang keras juga getaran yang dahsyat.
Sementara Kyai Tawakal membantu Ki Brajamusti dan Nyai Pandan Lara. Dalam hitungan menit tombak Mini Rajawali sudah membunuh jin Sepultura juga Ki Mingkem dan 2 lainnya. Semua Jin prajurit dari kelompok hitam banyak yang melarikan diri setelah mengetahui Jin Sepultura junjungannya mati... Hingga yang tersisa hanya ki Demang Molo dan Nyai Laras wati yang berada jauh dari lokasi pertarungan.
"Ki Ageng Bayu Lanang datanglah di utara lembah Gunung Semeru, sahabat mu Ki Demang Molo dalam kesulitan menghadapi musuh yang tangguh," pinta Nyimas Laras Wati.
"Baiklah Nyimas, aku segera datang!" sahut Ki Ageng Bayu.
Semakin malam pertarungan antara dua Naga Raksasa semakin seru. Karena ingin mengakhiri pertarungan... Nogo Putri yang tadi hanya melihat, akhinya merubah wujudnya menjadi Ular Naga Raksasa dan langsung ikut menyerang Ki Demang Molo.
Karena di keroyok dua naga... Akhirnya Ki Demang Molo kewalahan dan sering terkena pukulan. Di saat ki Demang Molo terdesak... Tiba - tiba ada serangan gelap dan sangat cepat berupa batang busur panah Puser Bumi. Puluhan panah melesat dengan cepat di antara remang - remang cahaya bulan purnama... Tiba - tiba Nogo Putri jatuh tersungkur dengan lengan kanannya terkena panah. Begitu mengetahui ada serangan panah... Ki Badar Besi langsung melindungi Spiderman dan Istrinya juga pengikutnya dengan ajian Payung Besi. Sementara Kyai Tawakal berkelebat mencari orang yang melesatkan panah dari jarak jauh, dalam hati kyai Tawakal berkata,
"Bukankah ini panah Puser Bumi, senjata Nyimas Laras Wati ratu penguasa gunung Lawu? Sungguh sangat licik sekali! Habis menyerang lalu menghilang."
Tiba - tiba datang sekelebat bayangan hitam dan dengan sangat cepat memukul Nogo Lanang! Hingga Nogo Lanang terhempas dan jatuh.
"Kang Mas Demang Molo! Apakah kamu baik - baik saja? Siapakah musuhmu saat ini? sapa Ki Ageng Bayu.
"Aku baik - baik saja ki Ageng, musuhku saat ini adalah pengikut Spiderman Al-jawawi," ungkap Ki Demang Molo
Lalu Ki Ageng Bayu lanang berkata,
Apa! Yang benar kang? Wah, bisa hancur lebur. Ayo kang lari saja, mumpung belom mati berdiri."
"Kalau kamu takut! Pulanglah!" Bentak Ki Demang Molo.
tp kalo kita membaca cerita penuh nasehat beda lagi
inex ok