NovelToon NovelToon
Ardhan

Ardhan

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Misteri / Tamat
Popularitas:123.9k
Nilai: 5
Nama Author: Daratullaila 13

Ardhan Husein Zakhori adalah CEO di Millenial Group. Ia mewarisi perusahaan Kakeknya. Pribadinya yang sangat ramah membuatnya disukai banyak orang. Ia memiliki ambisi yang besar diumur yang masih muda. Namun, karena Kakeknya semakin tua dan mulai sakit-sakitan ia harus mencari calon istri dan menikah secepatnya. Saat itu pula cinta masa kecilnya datang.

"Will you marry me?" tanya Ardhan.
"Yes, I do," jawab wanita itu.

Ardhan yang malang. Ia tak tau jika hal itu akan menjadi awal ia mengetahui banyak kenyataan pahit. Akankah Ardhan menerima kenyataan dan mempertahankan cinta masa kecilnya? Atau menikahi orang lain demi mewujudkan keinginan Kakeknya? Dapatkah Ardhan bertahan dengan semua ujian ini? Penuh puzzle yang harus diselesaikan, ikuti perjuangan Ardhan dalam cerita ini!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daratullaila 13, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Gardara Company

..."Kenali musuhmu. Karena kelemahan terbesarnya adalah saat kau mengenalnya."...

...✨...

Zen, Papa Ardhan adalah orang yang bijaksana. Ia mengembangkan perusahaan orangtuanya menjadi sebesar ini. Tentu saja hal itu tidak mudah. Cacian dan makian sudah dilewatinya. Tolakan dan kebencian sudah biasa diterima. Hingga hal yang paling membuatnya sakit adalah saat sahabatnya meninggalkannya.

Gara dan Zen sudah kenal sejak kuliah. Mereka juga menjadi rekan bisnis. Namun, karena sebuah kesalahpahaman Gara jadi membenci Zen.

Zen menolak membantu Gara karena ia tau ada bahaya yang menanti. Namun, Gara tak mau mengerti. Yang ia pikirkan hanya bagaimana cara perusahaannya memiliki banyak uang walau harus berhutang.

Kini perusahaan mereka berjalan masing-masing. Hingga perusahaan Gara sukses, ia beberapa kali mencoba menjatuhkan perusahaan Zen. Sebenarnya Zen tak menaruh dendam, hanya saja ia tak terima Tuhan telah membuat orang yang disayanginya menjadi musuhnya.

"Darimana kalian?" tanya Zen pada Attila dan Ardhan yang baru memasuki rumah.

"Aku dari rumah Key Pa," jawab Ardhan sambil berlari memeluk Papanya.

"Papa kenapa jarang pulang? Kan Ardhan kangen," adu Ardhan.

"Ini kan Papa sudah pulang," jawab Zen mengelus kepala putranya.

"Bagaimana kabar Gara?" tanya Zen pada istrinya.

"Aku lihat dia baik-baik saja tanpa kamu. Sudahlah mas jangan pikirkan dia lagi," jawab Attila.

"Tadi Papa Key lihatin aku terus Pa. Mungkin karena aku ganteng ya kan Pa?" tanya Ardhan polos.

"Iya dong. Anak Papa kan ganteng," jawab Zen mengeratkan pelukannya.

Jangan sampai putraku kamu ikutsertakan dalam masalah kita Gara, batin Zen.

***

Ardhan memasuki kantor. Orang di kantor menyambutnya dengan gembira karena keberhasilan Ardhan kemarin.

Wah Pak Zakhori hebat banget ya.

Sekretaris Key gak cocok sama dia.

Andai aja suami aku sehebat pak Zakhori.

Bagitulah jadinya jika Ardhan memasuki kantor lewat pintu utama. Apalagi saat karyawan kantor sudah hadir semua. Ia akan menjadi bahan perhatian.

Saat Ardhan memasuki ruangannya, Key dan Noah menyambutnya.

"Selamat Ardhan," ucap Key.

Ardhan tersenyum. Ia mengacak rambut Key dan duduk di singgasananya.

"Key kamu urus berkas ini. Siapkan jadwal aku untuk meeting nanti siang. Lakukan yang terbaik," jelas Ardhan memberi perintah.

"Baik, Pak," jawab Key keluar ruangan.

"Bang siapa yang berani ganggu perusahaan kita?" tanya Noah menghampiri Ardhan.

"Lintang Group," jawab Ardhan malas.

"Papa Key?" tanya Noah sedikit berbisik.

"Iya," jawab Ardhan singkat.

Noah kembali ke tempat duduknya. Ia lanjut menyiapkan berkas penting untuk Gardara Company. Sedangkan Ardhan masih bersenang-senang dengan komputernya.

"Jam berapa meeting nanti?" tanya Ardhan.

"Jam 11 bang. Dua jam lagi," jawab Noah.

"Siapa yang akan ke sini? Cabang negara mana?" tanya Ardhan lagi.

"Cabang Indonesia bang. Manajer mereka yang akan ke sini," jawab Noah.

"Gue mau cabang Eropa," ucap Ardhan serius.

Noah bergidik. Suasana hati Ardhan terlihat kurang baik. Suasana di dalam ruangan jadi ikut mencekam.

"Permisi Pak," ucap seseorang memasuki ruangan.

"Pak meeting akan dimulai 10 menit lagi. Perwakilan Gardara Company sudah hadir" ucap orang itu.

"Perlakukan mereka dengan baik Van. Minta sekretaris Key membawa semua berkas saya," perintah Ardhan kepada manajernya yang bernama Evan.

"Baik Pak," jawab Evan membungkukkan badan dan pergi.

Ardhan merapikan dirinya. Ia sudah menantikan hari ini.

Setelah kerjasama ini berhasil aku akan menguasai ekonomi Indonesia, batin Ardhan.

Key berjalan memasuki ruangan. Wajahnya terlihat gelisah. Berkas di tangannya belum dirapikan.

"Ardhan kamu meeting dengan Gardara Company?" tanya Key panik.

"Iya, kenapa?" tanya Ardhan balik.

"Dhan materinya belum selesai, berkasnya aku juga gak tau, bentar lagi meetingnya mulai, gimana ini Dhan?" jelas Key takut.

"Oh," jawab Ardhan singkat dan berlalu pergi.

Ardhan menyambut rekan kerjanya dengan ramah. Ia mengajak mereka memasuki ruangan meeting. Key mengikutinya di belakang. Ardhan hanya menatapnya dingin.

"Baiklah, kita akan mulai rapat hari ini," jelas Ardhan.

Ardhan bicara dengan sangat lancar seperti sudah menghapal materi. Perwakilan Gardara Company manggut-manggut mengerti. Mereka terlihat sudah menyukai Ardhan.

"Baiklah rapat hari ini saya akhiri," ucap Ardhan mengakhiri pembicaraan.

Semua orang menyalami Ardhan dan keluar ruangan. Tinggallah perwakilan Gardara Company.

"Pak Zakhori, Anda sangat hebat saat rapat tadi, kita akan segera menjadi rekan bisnis sekarang. Saya harap hubungan kita semakin akrab," ucap Manajer itu menyalami.

"Terimakasih. Tapi saya mempunyai beberapa syarat sebelum menyetujui kerjasama ini. Salah satunya saya ingin bertemu Nona kalian di Eropa," ucap Ardhan.

"Eh ... itu ... bahkan saya baru sekali bertemu beliau," jawab si Manajer canggung.

Ardhan masih diam menatapnya dingin.

"Baik saya akan memberi nomor telepon kantor cabang Eropa," lanjut Manajer itu.

"Siapa nama Nona kalian?" tanya Ardhan.

Manajer itu tercengang. Tak pernah ada yang berani menanyakan hal itu.

"Maaf saya memberitau hal ini tapi Anda sungguh lancang," ucap Manajer itu.

"Saya hanya ingin tau namanya. Bukankah aneh jika menjadi rekan bisnis tapi tidak saling mengenal?" tanya Ardhan licik.

"Baiklah. Namanya adalah Nona ...," ucapan Manajer itu terpotong.

"Permisi Pak," ucap Key masuk.

"Ada apa?" tanya Ardhan kesal.

"Itu ada yang mengantar kopi," jawab Key tergesa.

"Hanya itu?" tanya Ardhan lagi.

"Iya Pak," jawab Key gugup.

"Silahkan keluar," usir Ardhan.

Key pergi tanpa berkata lagi. Tatapan Ardhan sangat dingin padanya. Sedangkan Manajer itu hanya menonton mereka.

"Baik Pak lanjutkan. Siapa nama Nona Anda?" tanya Ardhan.

"Namanya Nona Reyna Bidara," jawab Manajer itu.

"Baik. Sekarang kita sudah bekerjasama," ucap Ardhan menyalami Manajaer itu dan mengubah ekspresinya menjadi ramah.

Ardhan mengantar perwakilan Gardara Company sampai depan pintu utama. Mereka berbincang sebentar sambil berjalan. Karyawan Ardhan membungkuk hormat pada tamu mereka. Saat perwakilan Gardara Company sudah kembali, Ardhan memasuki ruangannya lewat jalan khusus.

Noah berada di ruangannya. Ia meminum kopi yang terletak di meja Ardhan.

"Kenapa lo yang minum?" tanya Ardhan kesal.

"Hehe," jawab Noah cengengesan.

"Gimana bang?" tanya Noah.

"Berhasil," jawab Ardhan singkat.

"Kok lo bisa lancar bang?" tanya Noah lagi.

"Jadi lo doain gue gak lancar?" tanya Ardhan balik.

Noah terdiam. Ia tak pernah bisa melawan Ardhan.

Ardhan membuka komputernya dan mengetik sesuatu di sana.

"Reyna Bidara"

Wikipedia : Reyna Bidara adalah CEO Gardara Company. Perusahaannya berhasil dikembangkan hingga menguasai Eropa. Di umur 24 tahun ini ia berencana menguasai Asia. Dirinya tak pernah terekspos di dunia maya. Fotonya tak pernah berhasil ditemukan. Ada suatu isu yang mengatakan bahwa ia selalu menggunakan masker saat pertemuan karena wajahnya luka karena kecelakaan. Tapi tidak ada yang tau hal sebenarnya.

Gue harus segera menguasai Asia, batin Ardhan geram.

1
Jeffie Firmansyah
mengubah takdir di novel kuno nya kenapa tdk diterusin , padahal cerita nya keren Thor
Gibran
kok si ling jdi ke sini sih thor
Bunbun Boba
koq ad Ling disni
Avocado
semangat Kaka.....😊, lanjutkaannn terusss....pantang mundur....semangat yok semnagat....saya suka sama ceritanya😍😍, aku mendukungmu...
mohon dukungannya juga untuk novelku kak....SunFlower. mohon tinggalkan saran, masukan dan kritik kan dariku yang masih belajar ini....🙏🏻😊🤗
Neti Jalia
boom like untukmu kk🤗🙏
Lenkzher Thea
Lanjut ka👍❤
Lenkzher Thea
Lanjut ka bom like sudah hadir lagi
Lenkzher Thea
lanjut
Lenkzher Thea
waduuuh knp jadi begitu ka
하늘
Aamiin, semoga author juga sehat selalu ya
semangat terus, ditunggu updatenya
🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀
⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐
💛 Good luck! 💛
⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐
🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀
하늘
lanjut thor, semangat terus up nya
Hiatus
cicil dl ya thor.
semangat^^
하늘
nice kak, lanjut
Manami Slyterin
lanjut mangatz
Manami Slyterin
lanjut
Hiatus
swmangat up thor
Tara
Semoga happy ending. Langsung give5🌟n 🎁click Fav n like. Semangat kak!! 🥰🤗🌹🙏
riski iki
kok Hiatus 🤣
Nindira
Apa ini?
Mommy Gyo
3 like hadir thor

maaf Cinta dan air mata dan cinta Berlumur Dosa tahap penghapusan gak usah di like ya Thor 🙏🙏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!