semoga kalian para pembaca suka dengan novel pertama ku ini, maaf jika banyak penulisan yang salah
happy reading readears
salam manis dari penulis 😁
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon micracle, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 28
Lima tahun yang lalu, Leo menjadi sekretaris pribadi serta pengawal yang setia bagi tuan mudanya Henry. Dengan wajah yang tak perna sekali pun menampilkan emosinya, selalu tampak tenang dengan sorot mata yang tajam.
Mengawasi segala hal yang menyangkut dengan Henry supaya berjalan dengan lancar dan tanpa kendala apa pun.
Namun semuanya berubah, sejak seorang perempuan cantik dan berani terus menerus menganggunya, berusaha untuk mendekati nya demi menemukan celah dalam hati Leo yang tertutup rapat untuk siapa pun.
" Hey cowok" dengan memasang seringai khasnya. berharap laki-laki itu bergeming dan membalas sapaannya.
Namun yang di sapa hanya sekedar melirik.
" Kakak, bantu aku!!! " memasang wajah memelasnya ke hadapan Henry.
" Le, jawab lah sapaan adik sepupu ku ini. " pinta Henry.
wanita itu pun langsung tersenyum menandakan kemenangannya.
" hey nona Dira. Dan tolong jangan menyapa saya seperti itu. "
" Kenapa?? "
melihat situasi yang mulai memanas Henry pun memutuskan keluar dari ruangannya.
" Urus lah urusan kalian dulu, aku keluar. dan kau Le, jika kau tak menyukainya katakan lah dengan jelas kepada. Dan Dira jika Leo menolak mu jangan ganggu dia lagi, memgerti!! "
" iya kak. "
" tuan, saya..... "
" jadi lah lelaki yang gentlema Le. "
Henry pun telah keluar dari ruangan dan sekarang ruangan itu menjadi senyap tanpa ada kata yang keluar dari mulut mereka. karena merasa jengah Dira kembali membuka suara.
" Leo, mari duduk dan bicara."
Leo pun menurut dan duduk di sofa yang ada di ruangan Henry.
"Nona, saya tau anda menyukai saya tapi saya tidak bisa nona, tuan muda adalah prioritas saya. jangan terus merendah kan diri anda dengan terus mendekati saya. "
" Ahhh, jadi aku langsung di skatmat ni hahhaha. Le kau tau, aku memang menyukai mu, tapi tak bisa kah kau beri aku kesempatan sekali saja untuk membuat mu bisa jatuh cinta pada ku, jika aku gagal aku akan pergi menjauh dari mu. "
" apa anda yakin? "
" tentu saja, aku sangat percaya diri sekarang. "
" baik lah, saya akan memberi anda waktu selama sebulan untuk anda berusaha membuat anda bisa merubah hati saya "
" oke, sebulan. siap-siap lah bertekuk lutut pada ku Le. selama ini aku belum mengerahkan semua daya tarik ku pada mu."
" kalau begitu saya pamit nona, saya akan menyusul tuan Henry. "
" Eeeeiiiiiittttttts, tidak bisa." sambil mengenggam tangan Leo dengan erat. " sekarang waktu nya makan siang, dan aku yakin kau belum makan siang. ayo kita pergi lunch berdua ya. "
" Nona, saya.... "
" Ingat kau sudah berjanji memberi ku sebulan untuk membuat mu tertarik pada ku kan. jadi jangan halangi usaha ku dong. " mode on wajah cemberut.
Deghhh
ehhh kenapa hati ku berdetak begini. ehhh Leo bodoh kalo tak berdetak berartk kau seduh mati.
" Nona lepas kan pegangan tangan anda. "
" Kalo ku lepas kan, kau janji ya kita akan lunch berdua. "
" iya, tapi saya harus, izin dengan tuan muda dulu. "
tiba-tiba pinti terbuka. menampilkan sosok lelaki yang dari yadi menguping pembicaraan antara Leo dan Dira. Leo pun bergegas melepaskan tangan Dira tang masih memegangi tangannya.
" pergi lah Le, bersenang-senang lah. Dira jangan kau apa-apa kan seketaris kesayangan ku ini ya hahhhahaha. "
" ihhhhh kakak, seharusnya kakak berbicara itu ke Leo dong bukan ke aku. "
" Leo tak akan melakukan sesuatu yang buruk pada mu Dir, aku malah khawatir Leo yang nanti nya akan di apa-apa kan oleh mu. "
" Ihhhhhh, serah kakak deh, aku pergi. BYE!!! ayo Le. " sambil menarik tangan Leo agar segera keluar dari tempat tersebut.
up-nya....
semakin seruh saja....
lanjut thor... jangan lama2 donk up-nya..