#bebas Promo🥳🥳🥳😉🥳
#yang baca wajib like,komen dan vote😎😎😎
Bercerita tentang Usaha seorang pengusaha muda bernama Kenzo Dayson untuk mendapatkan cinta wanita yang tanpa disadarinya telah memberikannya seorang putra.
Sangguplah Kenzo menepis semua dendam yang menutupi hati wanita ini?
dan bagaimana usahanya untuk mendapatkan cinta sang putra yang memiliki tingkat kesombongan yang sama dengan dirinya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kalung senja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
.BAB 5 #Kembali ke rumah lama #7
Ronald masih bingung dengan situasi yang tiba-tiba ini, tetapi dia tidak bisa bertanya terus-menerus dalam situasi ini. Dia akhirnya mengajak semua orang ke ruang makan, berkata, "Mari kita masuk. Seluruh keluarga sudah menunggu di ruang makan." Panggil Ronald.
Kenzo menjawab, "Baiklah."
"Mari sayang, aku akan membantu membuka mantelmu," kata Kenzo. Bagaimanapun, Kenzo tetap ingat rencananya untuk melihat apakah punggung Alesya memiliki tanda bintang. Apakah Alesya benar-benar gadis berbintang yang telah dicari selama delapan tahun ini?
Alesya tidak keberatan dengan tawaran Kenzo dan memintanya membantu membuka mantel itu.
Skala tampaknya tidak peduli dengan apa yang dia lihat sambil memperhatikan lingkungannya.
Kenzo mulai membuka mantel Alesya dengan harapan semua pertanyaan yang dia pikirkan malam itu akan terjawab.
Namun, setelah mantel dibuka, punggung dan bagian depan tubuh Alesya tertutup oleh kain.
Dalam hati, Kenzo bertanya, "Sejak kapan dia menggunakan ini?"
Kenzo mungkin tidak akan membantu melepaskan kain tersebut.
Terakhir, Kenzo harus bersabar untuk menemukan kebenaran yang menurutnya sudah ada di depan mata.
Setelah itu, mereka mengikuti Ronald Diningrat menuju ruang makan keluarga Diningrat.
Seluruh perhatian tertuju pada mereka saat mereka masuk ke dalam ruangan.
Walau dia tahu hal ini akan terjadi, Alesya tetap gemetar karena rasa dendam yang membuncah di hatinya, hingga akhirnya dia tanpa sadar memperat pegangannya pada lengan Kenzo.
Untuk menenangkan Alesya, Kenzo menyentuh punggung tangannya dengan lembut. Tidak jelas mengapa dia merasakan aura kebencian dari wanita yang digandengnya itu.
"Alesya!" Jenny berteriak dan berjalan menuju putri tirinya itu.
Alesya menarik tangan Jenny agar dia terlepas dari Kenzo, tetapi Kenzo menahannya. Dia berkomitmen untuk melindungi Alesya dari keluarga ini.
Saat Kenzo tiba di kota A, dia memiliki kesempatan untuk tinggal di Mansion keluarga Diningrat selama beberapa saat.
Selama tinggal bersama Jack, Kenzo dapat dengan jelas melihat kepalsuan dan segala macam intrik.
"Kami akan duduk disebelah sana, Nyonya," seru Kenzo, membawa Alesya ikut.
"Ya.. silahkan," gumam Jenny dengan kecewa. karena dia sebenarnya ingin Alesya duduk di sampingnya agar dia bisa mengerjainya di depan Kenzo. Wanita ular ini selalu memiliki niat buruk di kepalanya.
Kenzo memberikan perintah, "Duduklah disini sayang. Dan Skala duduk di sebelah ibumu."
Semua orang hanya bisa saling pandang melihat seberapa baik Kenzo memperlakukan Alesya.
Namun, siapa anak kecil ini? Kenapa mereka membawa dia? Apakah dia saudara Kenzo? karena wajah mereka sebanding.Namun, Kenzo tidak memiliki saudara.
Jenny tidak bisa menutupi rasa penasarannya dan bertanya, "Siapa anak laki-laki tampan ini tuan Kenzo?"
Kenzo menyatakan, "Karena saat ini aku adalah suami Alesya, sebaiknya kau cukup memanggil namaku nyonya Jenny atau sebaiknya mulai sekarang aku panggil kau dengan sebutan ibu."
Agnes terkejut dan bertanya, "Kalian sudah menikah?" Mereka pasti berbohong, katanya dengan emosi.
Agnes menatap ayah nya seakan-akan meminta penjelasan. Bagaimana bisa pria yang dia anggap sebagai calon suaminya tiba-tiba menjadi suami resmi kakak tirinya?
Ada Agnes benar-benar sakit. Seluruh pikiran nya mulai diselimuti emosi. Bagaimana tidak, Agnes melepaskan kesempatan untuk bersama Frans demi Kenzo, meskipun dia telah berusaha menyingkirkan Alesya agar jalannya dan Frans terbuka. Sekarang, sang kakak tiri yang dia buang saat itu kembali dari mana-mana dan menghancurkan semua rencananya.
Ya, kami sudah menikah dengan Agnes dan ayahmu tahu akan hal itu. Dan untuk memberi tahu keluarga Diningrat tentang pernikahan kami, kami kemari malam ini. Selain itu, saya ingin menyampaikan permintaan maaf saya atas pernikahan saya dengan Alesya tanpa pengetahuan keluarga Diningrat. Tunjukkan Kenzo dengan santai.
"Bagaimana bisa kalian sudah menikah? Tidak, seharusnya aku bertanya bagaimana bisa kalian saling kenal!" Pekik Agnes tidak dapat menahan amarahnya lagi.
Kenzo dan Alesya mendengarkan semua teriakan Agnes yang sudah seperti orang gila dengan tenang.
Agnes terus dengan berkata, "Dan anak laki-laki ini.. jangan katakan kalau dia adalah anakmu dan Alesya, Kenz. Karena sampai mati pun aku tidak akan percaya!"
"Agnes, diamlah! Jaga sikapmu!" Ronald berkata lantang.
"Tidak masalah, ayah," kata Kenzo. Dia sengaja memanggil Ronald "ayah" karena dia tahu bahwa Ronald telah lama menginginkan untuk menjadi ayah mertua nya.
"Kau benar Agnes, Skala adalah anak laki-lakiku bersama Alesya," jawab Kenzo dengan tenang namun berhasil membuat Agnes frustasi.
seperti yang Anda ketahui, Alesya adalah wanita yang buruk. Dia bahkan melakukan hubungan seksual dengan seseorang yang delapan tahun sebelumnya dia tidak kenal. Agnes mengatakan kejadian sembilan tahun lalu di depan semua orang malam itu secara tidak sadar.
Setelah mendengar apa yang dikatakan Agnes, Kenzo agak terkejut. Dia bahkan berpikir bahwa mungkin Alesya adalah wanita yang ia cari.
Kenzo menunggu Alesya untuk menanggapi ucapan Agnes, tetapi Alesya tetap diam dan mendengarkan dengan tenang.
"Wah.. ternyata wanita ini benar-benar menyerahkan semua kekacauan ini padaku," kata Kenzo dengan penuh semangat.
Agnes berbohong dengan mengatakan, "Aku sendiri yang melihat dia masuk ke kamar hotel delapan tahun lalu dalam keadaan mabuk, dan dia pulang dengan pakaian yang berbeda sehingga ayah dan ibuku memutuskan untuk menikahkan dia dengan tuan Puji."
Jenny dengan pelan menarik tangan Agnes dan berkata, "Agnes! Apa kau sudah gila?" "Demi tuhan diamlah!"
Ibu, lepaskan aku. Kenzo harus mengetahuinya.Agnes menghempaskan tangan ibunya dan berteriak, "Agar matanya terbuka, wanita seperti apa Alesya sebenarnya!" Sekarang ia berjalan menuju Kenzo dan Alesya. Dia dengan kasar menarik scarf yang dipakai Alesya.
"Heh.. lihatlah, ini adalah pakaian yang sama persis yang dipakai Alesya malam itu."
Karena marah melihat Agnes memperlakukan Alesya dengan kasar, Kenzo langsung ingin mengambil scaf yang jatuh ke lantai dan memasangkannya kembali di tempatnya.
Namun, Skala, yang duduk tepat di sebelah Alesya, segera mengambil Scraf dan kembalikan ke pundak ibunya.
Skala menatap tajam ke arah Kenzo sambil memasangkan scraf.
"Sepertinya dia benar-benar mengingat kata-kataku," kata Kenzo dalam hati setelah menyadari bahwa Skala sudah mulai tersulut emosi melihat perlakuan wanita gila ini pada ibunya.
Kenzo melihat kain yang sudah dipasang kembali ke punggung Alesya. Dia agak kecewa karena Skala melakukannya sebelum dia, membuatnya kehilangan kesempatan untuk rencananya sekali lagi. Sekarang, jika tidak pasti, Kenzo dapat mengangkat rambut yang menutupi punggung yang putih dan mulus itu dan menentukan apakah Alesya adalah gadis yang dia cari.
Kenzo tetap menatap punggung Alesya, dan secara bertahap darah mulai mengalir melalui kain tipis yang menutupinya. Kenzo membuka matanya dan melihat bekas cakaran di kulit yang putih dan halus itu.
Dengan tiba-tiba, hawa panas menyebar ke seluruh tubuh Kenzo, dan dia mulai memahami maksud tatapan tajam Skala.
***
kamu kocak thor..love yooww