NovelToon NovelToon
Tak Akan Aku Biarkan Kau Ambil Suamiku, Mbak!

Tak Akan Aku Biarkan Kau Ambil Suamiku, Mbak!

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikah Kontrak / Cinta Seiring Waktu / Dunia Masa Depan
Popularitas:764
Nilai: 5
Nama Author: Aryani Ningrum

Laras demi membahagiakan ibunya yang menginginkan cucu, rela menerima suami temannya yang dijadikan barang jaminan agar bisa mendapatkan uang yang banyak.

Seiring berjalannya Waktu, Laras benar-benar jatuh cinta pada suami jaminannya yang bernama Rayyan. Demikian pula Rayyan yang ternyata amnesia karena kecelakaan dan ditemukan oleh istri pertamanya( Naya) ia jatuh cinta pada Laras.

Mengetahui suaminya ternyata kaya raya, Naya ingin kembali pada suaminya dan melakukan berbagai usaha untuk memisahkan Rayyan dan Laras.

Akankah Laras bahagia dengan Rayyan? Siapakah yang akan dipilih Rayyan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aryani Ningrum, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bah. 28

Bagaikan pria bucin, Rayyan justru menerima luar dalam kekurangan Laras meskipun kekurangan wanita itu ada pada urusan dapur dan ... Ranjang.

"Huft ... Kapan aku bisa mengajari Mbak Laras kalau dia saja sangat polos," gumam Rayyan dalam hati, menatap Laras dengan wajah sedihnya lalu melahap kembali hidangan makan malamnya bersama Laras.

Selesainya Rayyan makan malam, lelaki itu seorang diri berada di ruang tamu, duduk di sofa dengan segelas susu vanilla hangat di atas meja tepat di samping layar laptopnya. Berkat laptop canggih yang Laras belikan untuknya kini Rayyan bisa melangsungkan penyelidikan mengenai kecelakaan beberapa waktu silam yang dia alami.

Rayyan mengangkat pandangan menatap pembatas ruang tengah. Hanya ada Rayyan seorang diri, dan harapannya sampai dia selesai melakukan penyelidikan tidak ada yang melihatnya baik Laras ataupun Mak Harti.

"Sepertinya Laras sudah tidur di kamar, atau lagi mandi, ya? Ah sudahlah, yang penting jangan sampai Laras tahu apa yang aku lakukan sekarang," gumam Rayyan, kemudian ia kembali fokus pada layar laptop super canggihnya.

Bukan hanya laptopnya saja yang canggih, namun kapasitas otak Rayyan yang dapat mengimbangi kualitas ilmu teknologi yang cepat Rayyan resapi.

"Hm, aku memang sedang lupa ingatan. Tapi memori yang hilang dari kepalaku sama sekali tidak menghapus jejak kepintaran ku yang dulu. Untunglah aku masih bisa memahami ilmu teknologi yang sempat Aunty Cloe ajarkan." Rayyan tersenyum miring. Sekarang ia fokus mencari tahu kasus kecelakaan yang dialaminya, dan siapa saja orang-orang yang berada di TKP.

"Sialan sekali orang-orang yang mengganggap kecelakaan ku murni kecelakaan tunggal. Cih! Apa-apaan, sampai aku tahu ini ulah kalian, siap-siap saja nanti!" tukas Rayyan tak akan membiarkan pelaku yang mencelakainya hampir meregang nyawa karena kecelakaan maut itu.

Kemahiran yang Rayyan punya ia gunakan sebaik mungkin. Berbagai akses yang dilaluinya pada saat kecelakaan itu telah Rayyan catat, lokasi dan tepat mobilnya hancur terbakar karena masuk jurang.

Seingatnya, saat itu Rafael sempat banting stir hingga menabrak pembatas jalan dan berakhir mobil di belakangnya mendorong paksa mobil yang Rafael kenakan saat kecelakaan itu.

Karena tidak seimbang, tentu Rafael tidak dapat menahan bobot mobil bagian depan meskipun telah ia paksa menginjak rem penuh. Namun karena posisi jalan yang condong ke bawah hingga mobilnya terjun ke jurang.

Brak!

"Ahhkkk ...!" Rayyan menutup laptopnya dengan kasar saat ingatan itu membuat kepalanya berdenyut. Kepingan memori itu menyerang Rayyan hingga kepalanya tidak sanggup menerimanya dan berakhir lelaki itu ambruk ke atas sofa.

Napas Rayyan memburu, kedua tangannya meremas kepala berharap rasa sakit itu kian menghilang. Dia sudah mengingat jati dirinya, namun kenapa disaat Rayyan mengingat kembali memori saat kecelakaan membuat kepalanya sakit.

"Sialan! Kepala ku sakit sekali, tapi aku tidak boleh menyerah. Orang yang mencelakai ku harus mendapat pelajaran yang setimpal!" geram Rayyan berusaha menarik tubuhnya untuk kembali duduk. Gelas susu di atas meja ia ambil lantas meneguknya hingga tandas.

Dirasa sudah sedikit membaik, meskipun denyut di kepalanya masih terasa Rayyan memaksa dirinya untuk lanjut melacak kasus kecelakaan dirinya.

"Aku yakin lambat laun orang yang mencelakai ku akan ketahuan busuknya. Dengan tanganku sendiri, aku bisa mengetahui pelakunya." Rayyan memberi semangat pada dirinya untuk melancarkan penyelidikan. Dia tidak akan terima, orang itu harus berakhir di tangannya.

Tidak ada toleran, Rafael tidak akan melibatkan polisi melainkan dirinya sendiri yang akan menyidang orang-orang itu. Baginya tidak ada pembalasan setimpal selain masuk ke dalam jeruji besi yang Rafael ciptakan sendiri.

"Bermain-main dengan api tidak akan membuat kalian menjadi hebat, tapi berakhir menjadi hangus karena berani berurusan dengan Rafael." Seringai terbit di sudut bibirnya, berkesan mengerikan dari sisi gelap Rafael putra Hanuraksa.

Klik!

Alis Rayyan saling bertautan manakala lokasi kecelakaan itu telah disabotase oleh seseorang. Di mana, Rayyan mengecek CCTV jalan yang sialnya sempat ditutup pada saat penyelidikan polisi dan tim sar sehingga tidak ada bukti nyata karena CCTV jalan memang sengaja dimatikan oleh seseorang.

"Kurang ajar! Ternyata memang kecelakaan yang aku alami sudah direncakan sebelumnya. Sial! Aku tidak akan tinggal diam. Aku akan membalasnya!" geram Rayyan lalu menyalin bukti-bukti yang dia dapatkan, kemudian mengirimkan nya ke ponsel pribadinya.

Setelah selesai mendapatkan bukti, Rayyan pun menghapus semua jejak penyelidikan dari riwayat penyimpanan di laptop. Bukan apa-apa, Rayyan hanya takut jika sampai Laras mengetahuinya.

Laras tidak boleh tahu, sebab selama ini yang istrinya ketahui laptop pemberiannya dipakai Rayyan untuk bekerja, tidak lain untuk mempromosikan semua produk di toko butik wanita itu. Rayyan melirik ke arah sang istri yang masih sibuk membuat desain baju. Sesekali Laras akan menghapus desain itu dengan penghapus pensil dan kembali membuat gambar baru yang sesuai dengan keinginan sang customer.

"Mas?!" pekik Laras.

1
falea sezi
lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!