novel ini menceritakan masa lalu Rayhan dan Bima . dimana kedua orang tua menjodohkan anaknya saat merintis karir bareng. kemudian Bima mempunyai anak perempuan dan Rayhan juga mempunyai anak perempuan siapakah yang akan menjadi menantu diantara mereka ???
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dineefff, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
#28
Akhirnya ....
Caca mengangkat kedua tangannya dia bener bener lelah hari ini tangannya terus bekerja dari mengetuk sampai menulis
Caca tersenyum melihat kalender , hari ini dia lupa kalo hari ini dia Selesai magang . Alhamdulillah, selama 6 bulan Caca magang disini banyak sekali pengalaman yang di berikan oleh orang di sekelilingnya
Sebelum pulang Caca mengucapkan terima kasih kepada senior juga atasan , terlebih lagi Caca harus berterima kasih kepada ketua magang pak Ferly . Dia yang selalu menanyakan kabar anak anak magang yang belum datang , menanyakan ada kemajuan atau belum , sudah mengerti apa belum . Baik sekali emang . Dia lebih ke bapakan terhadap perempuan karena itu dia mempunyai anak perempuan semua
Sebelum pulang Caca memberikan coklat 3 buah , dia memberikan kepada pak Ferly biar dia bisa memberikan kepada anak anaknya yang masih balita . Pak Ferly sering memberikan masukan kepada anak magang khususnya bagi perempuan harus menjaga dirinya dan bersikap baik di lingkungan kantor
Caca dan temen temen kelompok pamit kepada pak Ferly setelah memberikan coklat . Hari ini Dimas menjemputnya karena Dimas juga sudah selesai masa magang dia 2 minggu lalu dan sekarang Dimas beraktivitas seperti biasa ke kantor lalu ke kampus juga
" Dim besok aku mau jalan sama diva ya"
" Kemana ? "
" Belum tahu , soalnya aku sama diva lagi rencanain besok kemana "
" Ca aku bingung deh , diva kok sering pulang malam ya , tolong tanyain dia itu kalo pulang kuliah jam berapa sih " tanya Dimas
ya jelas diva pulang malam karena diva bekerja di cafe
" kenapa kamu gak tanya langsung adik kamu ? "
" Ogah ah males , yang ada aku di bilang kepo"
***
Pagi ini Dimas sudah marah marah , semalam jam 10 , sengaja Dimas tidur di kamar diva dia ingin tahu adiknya itu pulang jam berapa karena setiap makan malam adiknya itu selalu saja gak hadir
" Mau jadi apa kamu pulang malam ! Huh ! Udah di pake sama orang , kamu rela in tubuh kamu sama orang ? " Bentak Dimas
Kebetulan ayah dan mama lagi gak ada di rumah , kemarin sore ayah mengajak mama ke Malaysia ada pekerjaan di luar negeri
Hiks hiks hiks
" Jangan seenaknya ya jadi orang ! Jangan bikin kakak jijiq sama kamu , DIVA !!! " bentak Dimas
Diva memalingkan wajahnya ke sembarang arah , sakit hatinya kakak tersayang menyebutkan kata kata yang diva bahkan melarang itu sebelum menikah
" Siapa yang pake kamu ? Umur berapa ? Hidung belang ? Main di bar ? "
Dimas membuka gesper di ikat pinggangnya hendak memukul diva tapi diva langsung memeluk Dimas , dia juga terisak
" Kakak hiks hiks hiks "
" Diva pulang kuliah tidur di rumah temen , abis ngerjain tugas bareng hiks hiks hiks "
" Temen cewek atau cowok " tegas Dimas
" Cewek kakak" diva mengambil laptop nya membuka dokumen yang bener bener dia kerjakan bareng temen temen
Ya karena diva kan part time , kerja sambilan kalo dia ingin bekerja harus laporan dulu kepada atasannya . Dan semalam diva emang bener bener kerumah temennya mengerjakan tugas
Setelah Dimas membaca dokumen dari awal sampai akhirnya , Dimas percaya adiknya habis mengerjakan kelompok karena slide nya juga banyak
" Siap siap, jangan nunggu Caca lama . Mau jalan kan ? "
" Iya kak , maaf kak kalo aku semalam pulang nya malam banget , karena bensin aku habis jadinya aku dorong dari depan komplek kerumah "
Dimas mengeluarkan uang lima ratus ribu memberikannya ke diva, apalagi ayah gak ada saat ini Dimas berfikir diva gak punya uang sama sekali kalo gak Dimas kasih
" Dimas ! Diva " teriak Caca di bawah sana
Dimas dan diva segera keluar dari kamarnya , tak lupa diva merapikan barang barangnya terlebih dahulu
"Sayang " panggil Dimas sambil memeluk Caca
Caca membalas pelukan Dimas juga mencium pipi Dimas
" Hadeh , sok romantis " sindir diva
" Udah rapi , ayo " ajak Caca
Diva memesan taksi online dan sudah berada tepat di depan rumahnya . di belakang itu dimas masih merangkul juga mencium pipi Caca terus menerus
" Kamu sederhana aja aku suka apalagi luar biasa , uhh , Caca Nadilah " Dimas gemes sama pipi Caca dia mengigitnya
" aoww" keluh Caca
Caca melambaikan tangannya saat mobil yang di kendarai taksi online segera keluar
Huh !
Hari Minggu Dimas bosan di rumah apalagi Caca gak mau mengajak Dimas keluar, baiklah , Dimas seharian akan bermain game
Di mall, diva dan Caca keduanya sudah membawa barang barang yang dia sudah beli bahkan saking banyaknya diva beli sampai dia meminta tolong Caca
" Haduh kak , hujan lagi nih gimana dong"
" Pesen taksi online cepet "ucap Caca
" Hujan begini mana ada yang mau , mana pak amin libur lagi "
" Naik bajay mau gak ? " Ajak Caca
Diva terkekeh geli , dia belum pernah naik bajay setau diva naik bajay itu sesudah turun tubuhnya gemeteran juga bergetar, diva mendengar cerita itu dari temen temen nya
" Kenapa ketawa ? Ayo " ajak Caca
Diva menuruti tapi diva maunya di pojok takutnya dia kecepritan air dari pintu yang gak di tutup itu , di dalam bajay diva dan Caca terkekeh geli harusnya mereka berdua naik bajay yang berwarna biru sehingga mesin nya halus lah ini mereka berdua naik yang warna merah
Bener kata temen temen diva , naik bajay membuatnya bergetar bahkan Caca dan diva ngomong aja engak kedengeran . Sampai beberapa menit kemudian tiba lah di depan rumah ayah Bima . Diva memberikan nya lebih karena tukang bajay itu mau masuk kedalam komplek yang cukup jauh dari jalan raya
Huh !
Diva dan Caca menaruh barang nya asal, diva pergi ke kamar untuk mencharger hp nya , di samping itu ada orang yang sedang teriak , tak lain adalah Dimas yang sedang bermain game
Saat diva dan Caca sedang minum juga makan yang tadi dia beli , akhirnya Dimas memutuskan untuk turun kebawah karena tadi diva bilang kalo pacarnya itu lagi ada di bawah, mau pulang tapi menunggu hujan berhenti
" Nanti pulangnya sama aku " ucap Dimas
Caca mengagguk , Dimas duduk di samping Caca dia juga menyuruh Caca untuk menyuapi makanan yang ada di depannya
" Habis berapa ? " Tanya Dimas
Diva dan Caca saling melirik , keduanya habis 1 juta lebih tapi gimana ngomongnya sama Dimas
" Kenapa diam ? Aku mau kejujuran ! "
" 500 ribu " jawab diva asal
Dimas menggeleng kepalanya gak mungkin belanja sebanyak ini 500 ribu , Dimas gak bodoh !!
" Kamu udah mulai bohong ya ca ! Lihat aja ! " Ancam Dimas
" 1 juta Dimas " Caca ketakutan
" Bahkan aku kasih gak sampe seminggu loh ca ? Boros banget ! "
" Dim maaf , aku khilaf "
" Aku gak mau tanggung jawab ya , pokonya sebulan aku kasih , belum sebulan udah habis ya resiko kamu "
Caca terdiam menunduk, Dimas memberi kebebasan tapi gak kaya gini langsung habis satu juta , ya walaupun di ATM masih ada satu juta lagi tapi kan itu buat keperluan Caca nantinya
Hening !
Dimas mengambil kunci mobilnya dia akan memarahi Caca nanti di perjalanan pulang , kalo dia memarahi Caca di rumah bener bener gak enak ada diva apalagi ada asisten rumah tangga
" Yaudah aku gak mau pake uang kamu lagi " pasrah Caca
" Terserah ! , Harusnya kamu itu ingat keperluan kedepannya . Kamu yang selalu ingatin aku jangan boros , kenapa jadi kemakan omongan sendiri ? Aku kasih kamu kebebasan beli ini beli itu tapi gak gini caranya sehari kamu ngeluarin uang satu juta . Okelah lah kalo ngeluarin 200 atau 300 gak masalah jadi aku gitu loh "
" Dimas aku minta maaf " rengek Caca
Sesampainya di depan rumah Caca , Dimas merasa bersalah gak seharusnya dia memarahi Caca karena uang lagi pula Dimas uangnya banyak kapanpun bisa memberikan kepada Caca
" Jangan kaya gitu lagi ya sayang , aku maunya uang kamu itu buat keperluan kuliah atau apapun , jangan boros kaya gini ya " Dimas sambil memeluk Caca
" Maafin aku by " ucap Caca
Dimas mengagguk , cukup lama mereka berdua pelukan akhirnya Caca turun bersama Dimas di belakangnya ikut masuk kerumah calon mertuanya
///
Aq klo punya suami suka KDRT mending segera minta cerai, mslhnya orangtua aq gk pernah ngasarin aq, tp alhamdulillah suami aq orangnya super duper baik & sabar sekali