NovelToon NovelToon
Kalian Hidup Enak Atas Tanganku

Kalian Hidup Enak Atas Tanganku

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / CEO / Mengubah Takdir
Popularitas:59.1k
Nilai: 5
Nama Author: lisxone

Hana Untari seorang wanita yang baik dan cantik, diamenikah dengan laki‑laki bernama Dimas Prayoga. Hana tinggal dengan suami beserta keluarga suaminya. Namun, Dimas selama 3 tahun menjadi suami Hana tidak menafkahinya dengan layak, dia beralasan jika Hana juga mempunyai penghasilan yang cukup. Dimas menghabiskan uangnya untuk kebutuhannya sendiri, sedangkan untuk kebutuhan ibu dan kakak serta adiknya semua uang dari Hana. Perselingkuhan Dimas dengan orang terdekat Hana, membuat Hana tidak bisa memaafkan suaminya. Mampukah Hana menjalani biduk rumah tangga dengan Dimas?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lisxone, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mencari Alamat Lastri

" Mas Bayu?."Seru Sintia saat membuka pintu ternyata Bayu yang datang.

Bayu sengaja pulang beberapa hari untuk bertemu dengan ibunya dan juga Lastri. Dia ingin tahu kenapa Lastri sampai menikah sedangkan kuliahnya saja belum selesai.

" Oh pantas saja Dimas sampai tergoda dengan mu, ternyata begini cara berpakaianmu selama ini, Sintia?."Seru Bayu memandang jijik ke arah Sintia yang hanya mengenakan celana pendek ketat sampai dua gundukannya tercetak dengab jelas. Pusarnya pun kelihatan, Sintia sama sekali tidak malu dengan penampilannya itu.

Hhhaaaeesss

Sintia mendengus kesal mendengar ceramah dari Bayu. Sekarang ini dia mau berpakaian seperti apapun itu bukan urusan Bayu, Bayu memang dulu tidak suka jika Sintia memakai baju yang ketat dan mini. Namun sekarang Dimas suaminya, dan Dimas suka dengan penampilan Sintia yang berani seperti itu.

" Bukan urusan kamu, kamu itu bukan siapa‑siapa ku lagi. Jadi jangan banyak bacot !!."Ucap Sintia kasar.

" Kasar sekali kata‑kata kamu, Sintia."Seru Bayu kaget dengan bahasa yang digunakan Sintia.

" Terserah dong, mulut‑mulut saya bukan mulut kamu. Kamu mau apa datang ke sini? Aku ini sekarang sudah menjadi istrinya Dimas, dan di dalam perutku ini ada buah cinta kita. Uppsshh sorry kamu kan sudah tahu ya, jadi tidak perlu aku cerita lagi. Heheheee."Seru Sintia sambil terkekeh.

Bayu heran dengan perubahan sikap Sintia, apa mungkin dulu Sintia memang seperti ini dan dia pura‑pura lembut saat ada Bayu saja. Bayu sudah tidak mau memusingkan soal Sintia, dia tidak ada hubungannya lagi dengan Sintia.

Bayu masuk dan duduk di kursi begitu saja tanpa menghiraukan Sintia. Bayu membuka tasnya dan mengeluarkan amplop untuk Sintia.

" Ini surat cerai kamu, kita sudah resmi bercerai dan kita sudah tidak ada hubungan apa‑apa lagi. Sekarang tolong panggilkan Dimas dan Ibu." Ucap Bayu sambil meletakkan amplop itu di atas meja.

" Aku tidak butuh surat itu lagi, kalau sudah cerai ya sudah sih tidak perlu surat‑surat cerai segala. Lagian aku juga sudah menikah dengan Dimas, tahu tidak milik Dimas itu lebih besar dan tahan lama. Dia mampu memuaskanku dan kapanku aku memintanya dia pasti akan memberikannya meskipun dia capek dari kerja."Dengan sengaja Sintia membandingkan Bayu dan Dimas.

Bbrrraaakkk

Bayu marah dan menggebrak meja kayu yang ada dihadapannya. Sintia tidak tahu malu, dia dengan sengaja membandingkan milik Bayu dan Dimas, wanita macam apa dia. Bayu yang mendengarnya saja merasa jijik sendiri.

" Dasar wanita murahan, menjijikkan !! Menyesal aku dulu pernah menikah dengan wanita seperti kamu. Tidak bermoral, punya malu sedikit saja sih, Sintia."Ucap Bayu membentak Sintia.

" Kamu tidak berhak mengatarku, Bayu ."Seru Sintia dengan berani membantah Bayu.

" Ada apa sih Sintia, kamu ini brisik sekali. Kelala ibu pusing Sintia ! Ehhh ada Bayu ? Kapan kamu datang nak?." Seru ibu Sundari langsung berubah menjadi lembut tutur katanya.

" Baru saja, Bu. Ibu apa kabar?." Tanya balik Bayu lalu mencium punggung tangan ibu Sundari.

" Kenapa Lastri sudah menikah, Bu? Sedangkan kuliahnya saja baru masuk beberapa bulan?."Tanya Bayu langsung membicarakan Lastri.

" Bagaimana tidak dinikahkan, adik mu itu sudah hamil. Ya sudah kita nikahkan saja, itu adik kamu sekarang tinggal sama suaminya. Tapi kami juga tidak tahu mereka sekarang tinggal di mana, ibu dan mas Dimas sudah mengusir mereka dan tidak menganggap mereka keluarga."Jawab Sintia bicara jujur apa adanya.

Haahhhh ?

Lastri hamil duluan dan dia diusir? Mata Bayu langsung melotot dengan sempurna. Kenapa Dimas dan ibunya mengusir Lastri. Bayu tidak habis fikir dengan pikiran ibunya dan Dimas.

" Bu, apa semua yang dikatakan Sintia itu benar?."Tanya Bayu ingin tahu jawaban langsung dari ibunya.

" Benar."Jawab ibu Sundari singkat.

" Keterlaluan kalian !! Biarpun Lastri sudah bersalah, bukan berarti kalian bisa memperlakukannya seperti itu? Lantas bagaimana dengan kesalahan Dimas dan Sintia bagaimana? Mereka lebih parah, kalian itu bukan manusia tapi binatang !! ."Seru Bayu dengan amarah dan emosi yang sudah berbaur menjadi satu kesatuan dan sulit untuk dikendalikan.

Bagaimana dia tidak marah, Lastri memang salah akan tetapi tidak seharusnya diperlakukan seperti itu. Dia butuh dukungan dan suport dari orang‑orang terdekatnya. Bayu benar‑benar tidak tahu lagi dengan jalan pikiran ibu Sundari dan Dimas. Dia sebagai seorang kakak tidak bisa melindungi dan menjadi panutan untuk adiknya.

" Jangan kamu samakan aku dan Lastri dong, Mas. Lastri itu bodoh, masa iya dia mau dihamili sama pria miskin dan pengangguran. Kalau aku sih ogah!!."Ucap Sintia dengan senyuman sinis.

Pllaakkk

Bayu bangkit dan mendekati Sintia, satu tamparan berhasil dia hadiahkan di pipi Sintia. Habis sudah kesabaran Bayu menghadapi Sintia, semakin dibiarkan ucapannya sungguh keterlaluan.

" Bayu !! Sintia itu adik ipar kamu, dia istrinya Dimas. Kenapa kamu kasar seperti itu, Bayu?."Seru Ibu Sundari mendekap Sintia sambil memarahi Bayu.

" Kalian semua sudah gila !! Beruntung Hana memberitahuku jika Lastri sudah menikah, jadi aku bisa pulang dan melihat perlakuan yang seperti binatang ini. Lihat saja, sampai terjadi sesuatu dengan Lastri aku tidak akan pernah memaafkan kalian !! Mulai sekarang aku pun tidak sudi memberi uang bulanan untuk ibu. Ibu minta saja sama anak kesayangan ibu, Dimas. Bukannya dia anak kesayangan ibu, setiap dia ada salah selalu dia yang ibu bela."Ucap Bayu menyampaikan rasa kekesalannya yang selama ini sudah dia tahan‑tahan akhirnya hari ini keluar juga.

Ibu Sundari langsung melepas dekamannya di tubuh Sintia. Dia berjalan mendekati Bayu, sorot mata ibu Sundari penuh dengan amarah. Ibu Sundari memang dari dulu tidak suka jika ada yang membantah atau bicara kasar dengannya. Tapi dianya sendiri kasar dan sesuka hati memperlakukan orang.

" Aku ini ibumu, tidak sepantasnya kamu bicara seperti itu. Apa yang sudah ibu lakukan terhadap Lastri itu sudah sepantasnya dia dapatkan karena dia sudah bikin malu keluarga. Aku sudah tidak sudi lagi mengakui dia sebagai anakku, jadi kamu pulang karena Hana? Hana memberitahumu kalau Lastri sudah menikah? Jadi kalian sering berkomunikasi? Kenapa ibu dan Dimas tidak bisa menghubungimu? Atau jangan‑jangan selama ini kamu dan Hana ada hubungan?."Tanya Ibu Sundari dengan sorot mata yang tajam.

" Aku bukan Dimas dan Sintia yang mau dengan iparnya sendiri. Hana itu wanita terhormat, wanita baik‑baik. Bukan seperti mantan istriku yang gila dengan selangkangan."Seru Bayu memandang sinis Sintia.

Sepertinya perdebatan itu tidak akan Bayu teruskan, dia ingin mencari tempat tinggal Lastri. Mungkin dia akan menghubungi Hana dan meminta alamat Lastri. Nomor ponsel Lastri ada di sim card yang lama, Bayu lupa untuk memindahkannya. Bayu juga mengganti ponsel dan sim card nya, ponsel yang lama dia jual.

" Aku akan mencari tempat tinggal Lastri. Aku tidak sudi bermalam di rumah neraka ini, lihat saja suatu saat nanti kalian akan mendapat karmanya."Ucap Bayu lalu bangkit tidak lupa dia membawa ranselnya.

" Bayu, Bayu tunggu !! Kamu belum memberi ibu uang bulanan."Teriak ibu Sundari.

Bisa gawat jika Bayu tidak memberinya uang lagi, sebab besok sudah tanggal arisan dengan ibu‑ibu sosialita. Dia butuh banyak uang, apalagi kali ini dia mengadakan arisan di rumah tidak di cafe ataupun restoran.

" Uang ? Baiklah ini terakhir kali Bayu memberi ibu uang, dan setelah ini jangan pernah minta lagi sama Bayu."Seru Bayu mengeluarkan dompetnya lalu mengambil beberapa lembar uang merah dan meletakkannya langsung di tangan ibu Sundari.

Sundari.

Setelah itu Bayu pun keluar dari rumah, dia ingin ke rumah Hana untuk menanyakan alamat Lastri.

" Bagi dong, Bu."Seru Sintia mendekati ibu Sundari sambil menengadahkan tangannya.

" Enak saja. Ini mau untuk arisan, besok itu jadwal ibu arisan sama ibu‑ibu sosialita. Besok kamu harus bantu ibu, ibu akan mengadakan arisan di rumah Hana."Seru ibu Sundari sambil menghitung uang pemberian Bayu.

" Kok di rumah Hana?."Tanya Sintia dengan wajah keheranan.

" Ya kali mau di rumah kontrakan sempit ini? Pokoknya besok kita ke rumah Hana, kita pakai rumahnya untuk arisan. Besok dia pasti kerja dan hanya ada Jamilah miskin itu. Sebelum kesana kita beli makanan untuk menjamu teman‑teman ibu."Seru ibu Sundari sudah mempunyai rencana licik.

Heeemmm

Sintia berdehem tanda setuju dengan ibu mertuanya. Sudah lama juga dia tidak tidur di kamar ber AC, besok dia akan tidur di kamar yang biasa dia tempati sepuasnya.

Di tempat lain, Bayu sudah sampai di rumah Hana. Kebetulan Hana dan Vera juga ada di luar rumah, mereka hendak jalan ke mal.

" Siapa Han?."Tanya Vera penasaran.

" Itukan mas Bayu, Ver. Kamu lupa ya? Emm. Mau apa ya datang ke sini?."Tanya balik Hana.

" Hana, mau pergi ya? Maaf kalau kedatanganku sudah mengganggumu. Emm saya ke sini cuma mau tanya alamat rumah Lastri, apa kamu tahu?."Tanya Bayu langsung pada intinya saja.

" Oh iya mas, saya tahu. Alamatnya ada di daerah jalan Manggis nomor 5, kontrakan Dahlia. Mas Bayu nanti tanya saja kontrakan Bobi, Bobi itu suaminya Lastri."Jawab Hana dengan lengkap.

" Terima kasih, Hana. Maaf saya sudah mengganggu, kalau begitu saya mau langsung ke sana."Seru Bayu juga merasa tidak enak bertamu di rumah Hana terlebih status mereka saat ini sudah janda dan duda.

Bayu tidak mau ada fitnah yang membawa‑bawa nama baik Hana. Vera sedari tadi hanya diam menyimak saja, padahal kontrakan tempat tinggal Lastri juga milik orang tuanya.

" Iya mas sama‑sama. Maaf ya mas tidak bisa mengajak masuk dulu, soalnya aku takut ada fitnah."Ucap Hana berterus terang.

" Aku paham kok Han. Kalau begitu aku mau ke rumah Lastri dulu, permisi."Seru Bayu pamitan.

Bayu kembali masuk mobilnya dan meninggalkan pekarangan rumah Hana. Hana dan Vera juga masuk mobil, mereka akan jalan‑jalan ke danau tempat yang dulu sering mereka kunjungi saat zaman kuliah.

1
Heni Setiyaningsih
yg ada Kamu nanti malah dimanfaatkan,jgn bodoh sekar
Heni Setiyaningsih
terus sehat dan semangat Thor 😍💪
Heni Setiyaningsih
dekar,jgn sampai kamu cinta buta sama suami mu ya masa demua tagihan Ardi kamu ug byrin semua lama lama bs keenakan Ardi apalagi ibunya suka menghina mu sekar. Makanya gk enakny menyembunyikan identitas mu mendatang kan masalah utk dirimu sendiri
Heni Setiyaningsih
terimakasih crazy up nya Thor t👍👍👍
tetap sehat dan semangat Thor 😍😍💪💪
Heni Setiyaningsih
terus sehat dan semangat
Heni Setiyaningsih
semoga rumah tangga sekar tidak mengulang kisah masa lalu Hana
Heni Setiyaningsih
/Doubt//Doubt//Doubt//Sleep/
Heni Setiyaningsih
lama lama sebel sama dimas, emang nya semua orang sama seperti dirinya dulu, merasa kali ya jadinya curigaan mulu.lama lama muak rastri sama kamu dim/Frown/
sutiasih kasih
suami mokondo tak tau diri.... mnding km buang han....
😅😅
Heni Setiyaningsih
gengsi gk akan buat anak istri mu kenyang Dimas, biarpun dibantu Aldo yg tetap krj kan kamu
Heni Setiyaningsih
nah ... gitu dong Dim
Ayunda
dari semua novel yg prnh ku baca g jauh dari laki mokkndo klrg benalu selingkuhan
Heni Setiyaningsih
maunya Dimas itu apa sih dah tau gajinya kecil dibantu istrinya krj kok begitu /Smug//Smug//Smug/
Wega Luna: dia itu GK enak sama mertua nya sudah dibelikan rumah ,istri ikut kerja,walau Dimas Rasti bilang baik baik saja,pasti ada saat rumah tangga kalo diuji ada mertua mengungkit ungkit ,banyak di dunia nyata, mending kontrak atau ngekost berdua dulu baru buat rumah , jangan sampai lah rumah tangga anak diatur orang tua, kecuali mertua yg paham rumah tangga.intinya si Dimas ini minder jadi suami( efek dia menyakiti Hana dulu) 😌😌😌, kecuali pasangan seperti aldo dan Hana itu udah level beda, tinggal beli apa gesek GK ada mertua yg atur kecuali bibit pelakor datang,🤣🤣🤣,
total 1 replies
Wega Luna
GK ada kapok kapoknya si Sintia ini😌
Heni Setiyaningsih
bagus Dimas,kamubs berpikir jernih gk cemburu buta yg akan merugikan diri sendiri 👍👍
Wega Luna
jujur aja dim ,,,GK papa daripada orang lain yg ngomong
Heni Setiyaningsih
siapa itu...... mudah mudahan si Danu alias Maryadi 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Dilla Fadilla
kpn karma Shintia Thor masa Dimas aja yg menuai kehancuran kutunggu thor😡
Dilla Fadilla
kapan karma Sinta thor
Lee Mba Young
Tara jng mau ma Rasti. wanita murahan ngejar laki smp bgitu berani nginep di rumah laki tanpa ikatan itu sdh bukti nyata Rasti bukan wanita baik. sundal wanita bgitu itu. naudzubillah moga Tara dpt wanita baik.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!