NovelToon NovelToon
Bukan Istri Pengganti

Bukan Istri Pengganti

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Penyelamat / Anak Genius
Popularitas:9k
Nilai: 5
Nama Author: Nana Kusumaningrum

Bagaimana jadinya jika kamu harus menikah dengan musuh kamu, itu yang di rasakan Haziqa Elvarreta Shanum atau kerap di sapa Hazi.

Seorang Dokter umum di salah satu rumah sakit di Jakarta ,anak kedua dari pasangan Kiyia Luqman dan Nyai Khodija.
Hazi harus menikah menggantikan sang kakak, apakah Kehidupan Hazi, akan baik- baik saja setelah menikah, tunggu updatenya hanya di novel ini yaa.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nana Kusumaningrum, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bukan Istri Pengganti 22

Kini Arras dan Hazi sedang dalam perjalanan menuju ke jakarta, sedari tadi mereka di selimut ke canggung dan bingung antara keduanya.

Mereka di ego masing- masing, Arras yang hanya diam dan fokus menyetir sambil menunggu sang istri untuk bercerita, sedangkan Hazi hanya diam dan melihat ke arah jalan, tidak ada niat untuk menjelaskan karena suaminya sedari tadi hanya diam.

Setelah Enam jam perjalanan mereka berhenti di rest area, tidak ada satu kata pun yang keluar di antara mereka, Arras hanya melihat ke arah istrinya yang tertidur.

"Hazi.... bangun, sholat dulu" ujar Arrras membangunkan sang istri.

Hazi yang di goyangkam tubuhnya,.seketika bangun dan mengerjapkan matanya, lalu melihat ke sekitar, "kita udah sampai?" tanya Hazi.

" belom kita sholat dulu, masih di rest area " jawab Arras dengan nada ketus.

" ouhh, okey " jawab Hazi mengangukan kepalanya.

Hazi menyadari jika suaminya sedikit berubah lebih ketus dari biasanya, ia jadi merasa bersalah, namun ia masih terlalu takut untuk jatuh cinta dengan orang yang sebenarnya untuk sang kakak, tapi tidak di pungkiri rasa yang sulit di artikan ini jug sedang menggangu pikiran Hazi sendiri.

Hazi melihat suaminya turun, tanpa mengatakan satu kata pun, ia kemudian mengikuti suaminya untuk turun dari mobil.

Hazi yang sedang tidak sholat, lebih memelih untuk ke minimarket membeli keperluannya dan juga ke kamar mandi.

Setelah dari kamar mandi, Hazi kembali ke mini market untuk membeli minum dan beberapa camilan untuk menemani perjalanannya dengan suaminya yang masih cukup panjang.

Sedangkan Arras selesai sholat, ia menunggu Hazi di depan mushola, cukup lama Arras menunggu sang istri, namun Hazi tidak kunjung keluar, Arras tidak mengetahui jika Hazi sedang tidak sholat.

Setelah hampir satu jam menunggu di depan, Arras memutuskan untuk melihat area putri, di sana cukup sepi karena jam menujukan pukul dua siang.

" kemana dia? " tanya Arras pada dirinya sendiri.

Arras segera mengambil ponselnya, ia mencoba menelfon nomer sang istri, namun ponselny tidak aktif . " Apa dia nekat ninggalin gue? seenggak mau itu dia sama gue?" tanya Arras pada dirinya sendiri.

Arras menjambak rambutnya frustasi, ia mengapa selalu gagal dalam permasalahan percintaan, padahal ia tidak pernah permainan tetang perasaan, namun mengapa percintaan selalu saja gagal.

Arras berjalan lemah menuju dimana ia memarkirkan mobil sang istri, Arras berusaha untuk menghubungi orang kepercayaan keluarganya untuk melacak dimana Hazi berada.

Namun saat panggilan dengan orang kepercayaan keluarganya terhubung Arras melihat sang istri yang baru saja keluar dari mini market dengan kantong belajanya.

" Nanti saya hubungi lagi" ucap Arras kemudian mematikan panggilan itu secara sepihak.

Arras kemudian segera berlari dan menghampir Hazi , " Hazi" panggil Arras.

Hazi menoleh ke arah belakang dan melihat suaminya yang sedang berlari ke arah dirinya, "sudah selesai mas sholatnya?" tanya Hazi dengan santainya.

" Kamu dari mana? mas nungguin kamu dari tadi di depan mushola " tanya Arras yang wajahnya tidak bisa di kontrol lagi, karena saking paniknya.

" Dari mini market mas, beli minum sama camilan " jawab Hazi menujukan kantong belajanya.

" Kamu enggak sholat?" tanya Arras.

" Enggak, aku lagi halangan" jawab Hazi.

" terus kenapa di telfon enggak di jawab?" tanya Arras kembali.

Hazi menelan ludahnya, ini lebih dari introgasi saat dia melakukan kesalahan dulu, lebih umi dan abinya, bahkan dengan tatapan Arras yang begitu tajam, namun wajahnya tampak panik.

" Kenapa mas kayak panik gitu?" tanya Hazi melihat ke arah Arras.

" Gimana enggak panik, mas dari tadi nunggu kamu di depan mushola hampir satu jam, kamu enggak keluar, habis itu mas telfon enggak di angkat dan perkataan Hanzzah tadi pagi " jawab Arras.

Hazi terdiam mendengar jawaban suaminya, ia juga melihat ke khawatiran yang begitu tulus dari raut wajah suaminya, " Ya Allah, apakah ini termasuk ujian hamba? hamba bingung dengan perasaan hamba sendiri Ya Allah " gumam Hazi.

" kita bicara di mobil ya... mas, di sini rame " ujar Hazi kemudian meraih tangan suaminya dan menggadengnya menuju ke mobil.

...****************...

Sedangkan di suatu tempat di daerah Kalimantan, Mila yang kini sedang bekerja sebagai guru agama di salah satu sekolah dasar di sana dan juga ustadz yusuf bekerja sebagai penjaga toko dan juga menarik ojek online.

Mila baru saja membuka berita dan mendengar berita tentang uminya dan juga abinya yang telah tiada, dada Mila begitu sesak .

Nafasnya tersangkal, sejak kemarin ia merasakan perasaan tidak enak, sejak kabur dirinya mematikan ponselnya, namun entah mengapa dirinya sejak kemarin ini mehidupkan ponselnya.

Saat menghidupkan ponselnya banyak sekali pesan dan panggilan masuk dari orang terdekatnya, yang pertama ia buka adalah pesan dari adiknya Hazi yang memberitahu jika orang tuanya meninggal dan juga Hazi yang menggantikan dirinya untuk menikah dengan Arras.

Lalu pesan berikutnya adalah dari adik bungsunya, yaitu Hanzzah yang memaki dirinya dan mengumpati karena telah membawa uang maha sebesar satu miliar dan Hazi yang harus membayar itu semua.

"Astagfirullah uangnya masih di aku" gumam Mila di sela tangisnya .

Mila kini di landa kebingungan, ia harus menghubungi adiknya atau tidak, tapi ia takut jika semua orang murka dengannya.

Lalu ia memutuskan untuk menghubungi Ustad yusuf,.ya... mereka tinggal terpisah, karena mereka belum muhrim.

Mila memutuskan untuk menghubungi Ustad Yusuf terlebih dahulu, lalu mereka akan mencari solusi bersama.

Sedangkan di dalam mobil milik Hazi, tangis Hazi kini pecah setelah mengutarakan semua segala ketakutannya dan apa yang ia alami beberapa tahun lalu dengan seorang Gus Bilal.

Mereka belum beranjak dari rest area, karena Arras ingin pulang ke jakarta dengan perasan tenang dan membuang segala pikiran buruknya.

" Dengar, kalau pun dia meminta mas dari kamu, dia enggak punya hak lagi dan mas enggak akan mau, mas hanya milik kamu dan kamu hanya milik mas, percayalah mas sudah memiliki rasa cinta itu sejak mas menjabat tangan abi dan melafazkan ijab qabul" ujar Arras menakup kedua pipi Hazi dengan kedua tangannya.

" Mas enggak akan biarkan siapapun untuk mengagangu rumah tangga kita berdua, termasuk itu orang terdekat kita" imbuh Arras.

" Mas tau dari Bunda, kamu merasa begitu bersalah atas uang yang di bawa kabur oleh kakak mu dan mas sudah ikhlaskan itu, mungkin itu rezeki kakak mu dari mas, kamu enggak usah pusing soal itu, sekarang kamu cuma boleh fokus dengan diri mu sendiri dan juga keluarga kita, tidak usah dengarkan apa kata orang, mereka tidak tau apa yang kamu alami" .

" Jangan terus memikirkan orang lain,kamu juga harus memikirkan diri kamu sendiri dan mas akan mengusahakan segalanya untuk kamu"

1
pilay
Hazi namanya sama dgn tetangga aku
Rahmi
Double up Thor
Aning Melindasari
aaa aku selalu nunggu up an nyaa thor😍😍
Aning Melindasari
aku nunggu bab berikutt nyaa thorr, ceritanya seruuu paraaahhh😍
Nana Ningrum: terima kasih kak🙏 di tunggu yaa kak bab berikutnya 😄👍
total 1 replies
Elly Maryani
lanjut Thor .
Nana Ningrum
bagus
Elly Maryani
yg kamu bilang nyebelin itu jodoh kamu arras
allana
thorr kalau ada waktu luang mampir dongg
Nana Ningrum: okey kak 😍 semangat terus💪
total 1 replies
allana
semangat thorr💪
Elly Maryani
sama2 nyebelin nanti JD bucin😅😅
allana: bener banget biasanya gitu🤭
total 1 replies
Rian Moontero
mampiiirr😍semangat up tiap hari ya thooorr🤣👍👍
Nana Ningrum: terima kasih sudah mampir kak 🙏 di tunggu update selanjutnya yaa kak
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!