NovelToon NovelToon
CENAYANG PALSU

CENAYANG PALSU

Status: sedang berlangsung
Genre:Hantu / Misteri / Iblis
Popularitas:35.3k
Nilai: 5
Nama Author: Reny Rizky Aryati, SE.

Damon terbangun dari mimpi buruknya.
Ia seperti mendapatkan ilham.
Ibaratnya, Damon bisa melihat makhluk-makhluk tak kasat mata dalam mimpinya.

Semua terjadi setelah ia tak sengaja menabrak batu nisan kuno di area Sungai Qinghe.

Apakah benar Damon bisa melihat sesuatu?
Mari ikuti kisah Damon.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Reny Rizky Aryati, SE., isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 28 Iblis Mimpi Paling Terkuat

Damon terkesiap dingin, Ia pandangi Boneka rusak yang mengejar nya di bawah sana.

"Lalu apa yang harus kita lakukan sekarang, Yulan untuk menghadapi nya ?"

Damon menoleh kepada Yulan Yaoji yang bergerak di samping nya.

"Kau masih ingat dengan petunjuk sistem, tidak..." tanya Yulan Yaoji.

"Ya, masih. Aku masih mengingat nya." sahut Damon.

"Bagus. Jika kamu masih mengingatnya Damon." kata Yulan Yaoji sembari terbang tinggi di sisi Damon.

"Yah, Aku ingat petunjuknya. Ikat tubuh iblis The Dream Nibbler menggunakan tali perak maka kamu akan temukan jalan keluar nya. Itu pesan dari sistem alam mimpi." kata Damon.

"Benar. Yang kamu katakan itu benar, kita harus mengikat tubuh The Dream Nibbler dengan tali perak maka kita temukan jalan pulang dari alam mimpi ini." kata Yulan Yaoji lalu mengangguk pelan.

"Kau benar, Yulan. Tapi..., dimana kita harus temukan tali perak itu. Kita tidak punya banyak waktu lagi berada disini." sahut Damon seraya mengedarkan pandangan nya.

"Masalahnya kita sekarang bergerak terbang, untuk pergi dari alam mimpi ini. Karena itulah kita tidak bisa bergerak menemukan barang ajaib itu." kata Yulan Yaoji.

"Lalu... Apa yang harus kita lakukan sekarang sedangkan kita bertujuan pergi dari alam mimpi Juang Liang... ?" tanya Damon.

"Hmph... Bingung juga, ya... ?!" gumam Yulan membalas ucapan Damon, sambil menoleh kesana kemari.

"Apa yang kamu cari ? Tidakkah kamu ketahui bahwa kita sedang di buru untuk dimangsa ?" tanya Damon.

"Tali perak itu. Aku sedang mencari tali perak itu, mungkin saja aku melihatnya sepanjang perjalanan pulang." sahut Yulan Yaoji.

"Dimana kamu mencarinya ? Tidak ada tali perak yang kita cari itu di sini. Apa kamu tidak salah, Yulan ?" tanya Damon.

"Tidak. Aku tidak salah. Bahkan Aku yakin kalau kita pasti akan menemukan nya meskipun cukup sulit." kata Yulan.

"Kemana gerakan matamu itu, kenapa bergerak kesana kemari. Apa yang kamu temukan di perjalanan ini, Yulan ?" tanya Damon ikut menoleh ke kanan dan ke kiri bergantian.

"Aku membayangkan bahwa tali perak tidak tersimpan dalam ruangan tertentu melainkan barang itu tersimpan di antara arak-arakan awan putih yang ada di perjalanan ini." kata Yulan Yaoji terus mencari-cari tali perak itu.

"Baiklah. Aku mengerti sekarang. Kita cari tali perak itu sembari berpencar." kata Damon.

"Apa kamu yakin, Damon ?" tanya Yulan Yaoji.

"Ya, Aku yakin kalau kita pasti temukan tali perak itu, Yulan." sahut Damon dengan anggukkan kepala tegas.

"Kalau begitu, kita berpencar sekarang." kata Yulan.

"Tetaplah berhati-hati. Aku akan alihkan perhatian The Dream Nibbler darimu, supaya kamu bisa leluasa mencari tali perak itu." kata Damon menatap serius.

"Baik, Damon. Mari kita berpencar sekarang !" sahut Yulan seraya mengangguk cepat.

Damon mengalihkan pandangan nya ke arah bawah, melihat masih kah The Dream Nibbler mengejar mereka.

Ternyata iblis mimpi itu masih memburu mereka bertiga, Ia bergerak mengeluarkan suara berisik dengan gerakan patah-patah, melesat kilat ke arah Damon terbang di atasnya.

"Klekkk... Klekkk... Klekkk..." Boneka rusak itu menyusul Damon, Ia hampir saja mencapai Damon.

Untungnya Damon dapat mengendalikan keadaan, Ia berkelit cepat, menghindari jangkauan tangan boneka iblis itu. Menjauhkan dirinya dari kejaran The Dream Nibbler seraya meliuk lincah di udara.

Gerakan tangan The Dream Nibbler mengulur cepat ke arah Damon lalu berubah kilat seperti ujung kuas lancip.

Damon segera bertindak cepat, ia menghindari serangan mematikan itu, bergerak gesit agar tidak terkena sabetan ujung kuas The Dream Nibbler.

"DASH... !" Ujung kuas lancip menancap kuat, menghancurkan permukaan yang terkena sabetan itu.

Damon bergerak melayang di atas, sembari menatap datar ke arah The Dream Nibbler di bawahnya.

Boneka rusak itu lantas menoleh kembali, tangan nya menjulur panjang, lurus ke arah Damon. Sekali lagi, serangannya telah gagal mengenai tubuh Damon sebab ia mampu menghindari serangan tersebut.

"Klekkk... klekkk... klekkk..." Boneka rusak itu melesat kilat ke arah Damon, mengejar sang pemburu iblis di depannya. Serangannya kali ini sangat serius, menghujani Damon.

Kuas-kuas lancip berterbangan kilat ke arah Damon, seperti belati tajam.

Damon tersentak kaget, ia terkejut ketika melihat belati-belati itu ternyata bekerja seperti belati sungguhan.

"Langit bersatu... Dengan kekuatan alam mimpi, aku akan menghukummu... !" ucap Damon sambil mengayunkan pedang Agni miliknya untuk menangkis serangan-serangan The Dream Nibbler.

"Klekkk... Klekkk... Klekkk..." bunyi gerakan The Dream Nibbler terdengar keras, berdecit kuat saat iblis mimpi itu bergerak ke arah Damon.

Tubuh The Dream Nibbler masuk lewat celah di antara permen-permen lalu berubah bentuknya seperti bayangan boneka di pojok kamar jam dua lebih empat puluh tujuh pagi ketika serangan balasan milik Damon menghantam keras mengenai lantai alam mimpi ini. Nyaris menghantam tubuh iblis The Dream Nibbler-nya yang rapuh, boneka itu selamat. Ia berdiri tegak dengan kepala miring ke kiri.

"Shhh... Jangan bangunin mama. Mimpi kamu kan tidak dipakai juga. Pinjam ya...selamanya." ucapnya menggema keras, sambil meletakkan ujung jari telunjuknya ke depan bibir.

Boneka rusak yang kesepian itu semakin memainkan alam mimpi Juang Liang.

Alam mimpi Juang Liang berubah-ubah aneh, suasananya terkadang merah putih, hitam pekat lalu berubah cerah kembali, dan kadang berwarna permen terang disertai angin ringan.

"Ssshhh... Kemana kalian akan membawa anak laki-laki itu ? Jangan halangi aku, anak itu milikku sekarang !" ucapnya dengan gerakan patah-patah. "Klekkk... Klekkk... Klekkk..."

Serangan Damon tertahan di udara, sorot matanya tajam.

"Kau tak berhak memiliki Juang Liang menjadi mainanmu, dia bukan boneka rusak seperti dirimu yang bisa kamu mainkan seenaknya." kata Damon.

"Shhh... Sudah ku bilang jangan membantah perintah... Siapa yang membantah pasti di hukum berat..." sahut iblis mimpi.

"Kamulah yang akan dihukum karena melanggar aturan alam semesta, kejahatan mu tidak termaafkan karena kamu iblis mimpi telah mencuri jiwa seorang anak laki-laki tak berdosa. Kamu sandera Juang Liang di alam miliknya hingga dia tidak bisa kembali ke dunia nyara." balas Damon. "Karena kejahatan-kejahatanmu itu maka aku memutuskan menghukum mu dengan kekuatan alam mimpi."

Damon memutar pedang Agni berujung dua lancip milik nya ke udara, ia bersiap-siap melakukan hukuman pada iblis mimpi boneka rusak kesepian itu.

"Terima lah hukuman ini wahai iblis terkutuk. Mimpilah indah menggantikan Juang Liang !" teriak Damon lalu mengayunkan pedang Agni di tangannya tinggi-tinggi kemudian melontarkan serangan tersebut ke arah The Dream Nibbler.

"Dash... Dash... Dash..." seketika udara diliputi asap tebal berwarna hitam abu-abu ketika serangan Damon menghujani iblis mimpi boneka rusak, baunya sangit seperti batu terbakar hangus

Sayup-sayup Damon mendengar suara berisik dari arah kepulan asap tebal di sekelilingnya, mirip bunyi gerakan patah-patah milik The Dream Nibbler.

"Apa dia selamat ?" tanya Damon penasaran.

Terdengar kembali suara bisikan mirip peluit rusak diantara asap tebal menghitam, suaranya seperti berasal dari The Dream Nibbler. Dan benar saja, sesuatu muncul diantara asap tebal itu, tampak bayang-bayang tubuh iblis boneka rusak kesepian bergerak lambat.

"Shhh... Jangan bangunin mama. Mimpi kamu kan tidak dipakai juga. Pinjam ya...selamanya."

Damon terperangah kaget saat melihat iblis mimpi itu kembali selamat dari serangannya.

"Bagaimana bisa iblis itu sekuat ini seakan-akan dia tidak dapat terkalahkan meskipun dihancurkan berulang-ulang kali padahal tubuhnya sangat ringkih dan rapuh ?" tanya Damon terheran-heran bahkan tak percaya dengan kekuatan besar iblis mimpi boneka rusak itu.

Damon siaga penuh, kewaspadaan nya, ia tingkatkan pada level atas, sembari ia genggam erat-erat pedang Agni prisma di kedua tangannya kuat-kuat.

"Aku harus lebih waspada sekarang ini ternyata kekuatan iblis mimpi The Dream Nibbler tidak mudah dikalahkan." ucap Damon waspada.

Damon menatap tajam ke arah iblis mimpi boneka rusak kesepian di depan sana lalu berkata tegas pada dirinya sendiri.

"Aku harus mencari cara untuk mengalahkan iblis mimpi itu secepatnya." ucapnya serius.

Jauh di depan sana, tampak sosok The Dream Nibbler yang berdiri tegak mulai jelas terlihat diantara kepulan asap tebal yang berangsur-angsur menghilang lenyap.

Samar terlihat garis tipis muncul di wajah boneka rusak seperti membentuk lengkungan sangat tipis mirip senyuman. Sebuah senyuman paling mengerikan yang pernah ada dan membuat suasana berubah mencekam kuat.

1
Reny Rizky Aryati, SE.
luar biasa
li
👍👍👍👍
li
😂😂😂😂
Soleha
hati hati damon
Soleha
tuh kan bener kan damon iblis tuh ya gitu nyamar pura pura mulia tapi kagak aslinya ya iblis tetap akhlaknya
Soleha
pas buka nih aplikasi yang pertama muncul bab 12 jadi kebalik balik baca babnya
Soleha
sabar damon 💪
Soleha
keren nih kampus isinya anak anak tajir melintir bawa mobil seharga rumah dan seisinya👍
Soleha
hati hati damon kayak iblis gini nih yang nyamar lemah padahal sangat bahaya
Soleha
luar biasa
Soleha
hati hati damon iblis tuh alim sebenarnya tukang nipu ya sok ahli ibadah juga jadi jangan sampai ketipu godaan di alam sana
Soleha
👍👍👍👍
Soleha
👍👍👍
Soleha
ya tolong damon kaisar lu kan setan sakti
Soleha
waduh tangki mazu jangan maksa damon jadi cenayang kan dia aslinya mahasiwa
Soleha
jangan kalah damon
Soleha
semagat aja damon
Soleha
setan gak punya akhlak
Bianca Nadia
telur ceplok aliran sesat
Sundari Sukoco
hati hati damon
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!