Slow update
Novel ini lanjutan dari Takdir Cinta Bella Season 1&2.
Kebahagiaan keluarga mereka semua semakin bertambah saat mengetahui istri mereka sedang hamil hasil dari buah cinta mereka. Mereka pikir kehidupan mereka akan berjalan dengan mudah dan mulus ternyata tidak banyak rintangan dan godaan yang menjadi bumbu kehidupan rumah tangga mereka.
Itulah yang di rasakan vino saat ini kehamilan citra membuat nya sangat pusing untuk menuruti semua kemauan citra, bukan hanya vino saja kedua sahabat nya juga mengalami hal yang sama. Mereka di wajib kan menuruti semua kemauan istri mereka tanpa bisa menolak nya sedikit pun.
Itu semua hanya segelintir kecil masalah yang mereka hadapi, orang-orang dari masa lalu mereka dan orang tua perlahan berdatangan untuk menguji kehidupan mereka.
Jangan lupa like komen dan vote ya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cerita_Bahagia12, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 28
Vino bangun dari tidurnya, ia sudah tidak merasakan citra di samping nya dan benar saja saat ia membuka mata nya citra sudah tidak ada di samping nya. Kamar yang semula nya berantakan sudah bersih dan rapi kembali.
Saat mengingat peristiwa hari ini, vino semakin bertekat untuk sembuh dari lumpuh nya. Yang ia takut kan saat ini adalah citra berpaling dari nya dan kembali ke mantan pacar nya yang lebih sempurna dari nya.
Tak lama citra masuk kedalam kamar dengan membawa hp dan buah-buahan untuk vino. Vino langsung tersenyum bahagia saat melihat kehadiran istri tercinta nya itu.
"Sayang ini hp baru mu." ucap citra.
"Terimakasih." ucap vino sambil menarik citra agar jatuh kedalam pelukan nya.
Bukan hanya citra yang jatuh potongan buah yang berada di tangan citra jatuh keatas kasur. Tetapi vino tidak memperdulikan itu, ia memilih memeluk istri nya dengan sangat erat.
"Sayang." ucap citra.
"Kamu janji tidak pernah meninggalkan ku." tanya vino.
"Kenapa kamu bertanya seperti itu, aku tidak akan pernah meninggalkan mu. Aku sangat sayang kamu, tidak ada laki-laki lain yang lebih sempurna dari kamu." jawab citra sambil menatap mata vino.
Vino membalas tatapan itu, ia melihat sama sekali kebohongan di mata citra. Vino sangat bersyukur memiliki istri seperti citra yang selalu mengerti diri nya. Perlahan ia mendekati bibir citra dan mengecup nya dengan lembut.
"Sudah aku mau ambil buah lagi, yang ini sudah kotor." ucap citra.
"Aku makan yang ini saja, lagian jatuh nya juga tidak di lantai." ucap vino.
"Kamu yakin." tanya citra.
"Yakin sayang." jawab vino.
Citra hanya menuruti apa yang di minta vino, Menurutnya buah ini masih layak untuk di makan jadi tidak masalah jika vino menekankan nya. Citra mengambil obat dan minyak yang di berikan oleh dokter tadi pagi. Ia ingin memperaktekan apa yang sudah di ajari oleh dokter yang menangani vino.
Citra menaikan mengoleskan minyak ke kaki vino dan mulai memijat nya dengan sangat teliti dan perhatian. Hati vino terketuk saat melihat kegigihan dari citra untuk kesembuhan nya.
"Apa kamu merasakan sesuatu." tanya citra.
"Tidak sayang." jawab vino.
Citra menaikan pijatannya keatas paha atas vino sontak saja vino merasakan geli yang amat luar biasa. Sentuhan itu juga membuat vino terangsang dan membuat junior nya bangun.
"Sayang." ucap citra terkejut.
"Kamu sengaja memancing ku." tanya vino.
"Tidak, aku pikir paha bagian atas mu juga mati rasa." jawab citra.
"Tanggung jawab." ucap vino.
"Bagaimana cara nya." tanya citra.
"Seperti yang di film-film kamu yang memimpin permainan." jawab vino.
Akibat kecerobohan citra terjadi lah hal yang selama ini di inginkan vino, citra tidak bisa menolak keinginan suami nya itu. Dengan ikhlas citra memimpin jalannya pertandingan dari awal sampai akhir.
Tanpa sepengetahuan vino dan vira malam ini adalah malam ulang tahun dari vira dan vino, dapat di pastikan vino dan vira lupa kalau malam ini ulang tahun mereka karena kesibukan dan masalah akhir-akhir ini. Dengan memberikan pelayanan bintang pada vino membuat vino merasa puas dan bahagia di hari ulang tahunnya.
Semua keluarga sedang mempersiapkan acara di taman samping rumah, untuk merayakan hari ulang tahun vira dan vino. Kevin juga di berikan tugas oleh bella untuk tidak memberikan vira pulang ke rumah sebelum jam 12 malam. Dan tentu saja dengan senang hati kevin menjalan tugas itu.
Jamal dan andy sedang berdebat tentang kue ulang tahun mana yang cocok untuk acara nanti malam, mereka berdua sama-sama memiliki pendapat yang berbeda padahal yang ulang tahun bukan mereka berdua.
"Yang ini lebih enak dan mewah." ucap jamal sambil menunjuk gambar kue itu.
"Dari mana kau tau enak, makan saja belum pernah." tanya andy.
"Dari bentuk dan warna nya." jawab jamal.
"Bodoh, tidak-tidak tetap buat sesuai dengan pilihan ku." ujar andy.
"Tidak pilihan mu sangat norak." ucap jamal.
"Aku tau apa yang di sukai vira, dapat di pastikan vira sangat menyukai nya." ucap andy.
"Bohong, pokok nya pilihan ku." ucap jamal.
Caitlin dan putri yang melihat perdebatan suami mereka hanya tentang masalah kue ulang tahun, mereka berdua berjalan mendekati andy dan jamal untuk memberikan pelajaran pada mereka berdua.
"Pak, buat ke dua kue yang mereka minta." ucap caitlin.
"Baik non." ucap chef.
"Kalian berdua seperti anak kecil." ucap putri.
"Dia duluan." ucap andy.
"Kau, jangan memutar balikan fakta." ucap jamal.
"Aku tidak memutarnya, memang kau yang salah." ucap andy.
Putri dan caitlin yang kesal karena andy dan jamal terus berdebat seperti anak kecil, mereka berdua menarik kuping suami mereka untuk memisahkan agar tidak ada perdebatan kecil lagi.