NovelToon NovelToon
Penghuni Gedung Sekolah

Penghuni Gedung Sekolah

Status: tamat
Genre:Petualangan / Misteri / Horor / Spiritual / Thriller / Iblis / Kutukan / Penyeberangan Dunia Lain / Roh Supernatural / Tamat
Popularitas:2.1M
Nilai: 5
Nama Author: ARSY AL FAZZA

Para makhluk masih bergentayangan, misteri yang terselubung menyelimuti sekitar gedung sekolah. Desas-desus para makhluk ghaib yang menggangu dan meresahkan.Tidak bisa di pungkiri bahwa setiap tempat pasti ada makhluk halus yang bersemayam.
Sebut saja gedung A, Sekolah Menengah Atas favorit. Mengisahkan berbagai teror misterius yang membuat ribuan para anak-anak murid kesurupan. Bulan seorang anak indigo, salah satu siswa yang selalu melihat kejadian demi kejadian yang menimpa teman-temannya. Dia selalu dan selalu berusaha menyelamatkan teman sekelasnya dari kejahatan para makhluk di tempat tersebut. Akan tetapi jumlah mereka terlalu banyak. Salah satu sahabatnya telah pergi selamanya. Di sisi lain, Makhluk berwujud manusia yang bernama Ikhsan belum tau pasti sebenarnya bersikap baik atau buruk kepada Bulan. Apakah Bulan akan menjadi korban selanjutnya? Tanpa di duga pula ada gangguan mistis di gedung lainnya.
🔥Jangan lupa dukung terus author ya. Salam santun. Syukron, terimakasih

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ARSY AL FAZZA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Berlanjut Beni

Pagi hari masih bersama rintik gerimis yang mengundang. Suara rintihan Makhluk berwajah Tante Fera dengan wajah menyeringai lalu menghilang saat Ikhsan menghampiri. Siswa yang misterius itu masih saja tetap memakai baju putih abu-abu,bahkan sampai saat ini.

Dia memberikan sebuah kertas kepada Bulan lalu pergi berlalu meninggalkannya. Bulan menyimpan kertas tersebut sebelum membaca. Hari ini dia harus bergegas pulang sebelum ibu akan menjemputnya langsung ke sekolah.

...----------------...

FLASHBACK.

Ketika Bulan menghindari kejaran lompatan pocong saat duduk di bawah pohon seri. Dia melihat pak Yunan berjalan menuju gedung yang mengarah ke gudang dan berhenti lalu masuk ke dalam. Bulan mengamati gerak-gerik pak Yunan yang mencurigakan dia tidak bisa ikut masuk ke dalam karena lelaki itu pasti akan mengetahuinya. Berselang satu jam pak Yunan keluar menggembok gudang terlihat Ikhsan menuju gudang dan membuka pintu lalu masuk ke dalam.

Loh, bukannya tadi gudangnya sudah di kunci pak Yunan? Gumamnya sambil melempar pandangan pada gudang sekolah di dekat pohon beringin.

Karena hujan turun semakin deras, Bulan berbalik arah keluar dari persembunyiannya. Akan tetapi terdengar suara jeritan Ikhsan dari dalam. Tak khayal, bulu kuduk Bulan pelan tapi pasti langsung berdiri merentang. Hujan yang membawa hawa dingin kini berganti hawa panas di sekitar wilayah gedung. Bulan menuju pintu gudang dan menempel telinganya.

Suara jeritan Ikhsan terhenti, pintu gudang terbanting terbuka lebar. Tidak ada Ikhsan di dalamnya, tampak isi gudang yang penuh dengan potongan rotan dan kayu. Jerami, dan sepasang sepatu yang tidak asing baginya. Sepatu Ikhsan yang biasanya di lihatnya saat berjalan berbeda dengan sepatu yang kini sedang dia lepas. Sepatu yang bolong,Kumal dan sangat usang.

"Ikhsan, dimana kau?."

Tidak ada tanda-tanda Jawaban. Bulan berlari meninggalkan gudang menuju tenda. Bulan mengirimkan sepuluh pesan tentang penemuan sepatu yang mirip dengan Ikhsan kepada Ikhsan namun tidak ada balasan pesan apapun. Bahkan ponsel Ikhsan sedang tidak aktif.

...----------------...

Bagai ayam di makan tungau. Tidak sehat badannya, lagi kurus dan pucat wajah mukanya. Itulah gambaran yang kini terlihat dari Beni. Bukan hanya Bulan yang pulang hari ini, tetapi di susul langkah kaki Beni dari belakang bersama Tante Fera.

Awal cerita sebelumnya, Makhluk yang di lihat oleh Bulan tadi pagi adalah salah satu makhluk penghuni gedung sekolah yang suka mengikuti perawakan dan wajah yang mirip dengan para guru atau siswa siswi terutama Tante Fera untuk menipu orang yang sedang beraktivitas di tempat tersebut.

Bulan masih memikirkan sesosok makhluk yang berwujud Ikhsan tadi malam. Dia masih belum menemukan perbedaan wujud Makhluk atau wujud Ikhsan sebagai manusia. Tante Fera mengantarkan Bulan dan Beni berdiri di depan gerbang menunggu jemputan masing-masing. Berkali-kali Tante Fera menanyakan perbuatannya tadi malam tetap saja Beni terdiam membisu.

...Ayam hitam terbang malam, hinggap ke rimba dalam bertali ijuk bertambang tanduk. suatu hal yang kejahatan yang belum terbongkar walaupun kabar-kabar tentang kejahatan itu sudah ada, tetapi sukar benar untuk menunjuk penjahatnya yang pasti....

Beni yang telah mencuri peralatan olahraga yang telah di laporkan oleh Bulan kepada Tante Fera tidak mempunyai Bukti akurat.

Walaupun sesudah Beni siuman dia tidak mau menjawab atau mengiyakan pertanyaan dari Tante. Dirinya masih terlihat seperti orang kebingungan dan bola matanya menjelajah ke segala penjuru arah. Akan tetapi seorang pembohong tetap mempunyai ingatan yang kuat atas segala perbuatannya.

1
Libra ♎ Tetangga ujung
🙏🙏
Payung ❤cinta ❤
❤️❤️❤️❤️❤️❤️
Selamet Hidayatullah
bolehkah bewa sama aku
Selamet Hidayatullah
bolehkah hewan sama kamu eh fayer
farel
hantu setan tuh mahh 🤭🤭
siti rohmah
Luar biasa
keke kenya
up
Tim dunia lain
takut akugh
Violet✨🟣
pada akhirnya penuh ketakutan 😱
Mira Kun🦄
sampai disini paham semua kkn terjadi
Rika
misteri belum terjawab
Penumbra
skip baca udah malam kak🙏
Kapsul🐴Grup D
gagal move on dari pentol
Keyla
seram tapi bikin nagih bacanya miss
Emak Linda🌹
kuat kuat 👍 Ririn ku kasih nilai 100 plus
cimol🐯
bertambah ngeri
Junior
mabuk setan
nina
cap cup cup kembang kuncup. pentol masuk lubang semut
🐈Mozza
ikut jerit pake toak dong 🤣
Media
seram sampe kebawa mimpi 😬
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!