NovelToon NovelToon
Haruskah Aku Mengalah?

Haruskah Aku Mengalah?

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:2.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: rosshie

Mohon klik tanda jempolnya terlebih dahulu..🙏🙏🙏

KISAH CINTA SEGITIGA DUA SAUDARA

Dimana Evan yang berperan sebagai seorang kakak, mengetahui jika adiknya ternyata juga mencintai gadis yang sangat dia cintai.

Evan terpaksa harus menjauh dari gadis yang sangat dia cintai demi kebahagiaan adiknya. itu dia lakukan karena janjinya terdahulu...di mana dirinya pernah berjanji akan melakukan apa pun demi kebahagiaan adiknya.

Carlos yang berperan sebagai seorang adik, dia tidak mengetahui jika gadis yang dia cintai ternyata kekasih kakaknya.

Apa yang akan di lakukan Carlos saat dia mengetahui yang sebenarnya?

Apa Evan harus terus mengalah demi kebahagiaan adiknya dan melepas cintanya? padahal dia sudah mengalah untuk kasih sayang kedua orangtuanya selama ini.

"Sekarang aku tanya sama kamu, jika ada orang yang merebut Carla dari kamu, apa yang akan kamu lakukan?" Evan menatap Carlos dengan serius.

"Aku akan menghancurkan orang itu, siapa pun dia, aku nggak perduli. Aku nggak mau kehilangan Carla untuk kedua kalinya, aku bahkan rela mati untuk Carla." ucap Carlos penuh dengan emosi.


Ingin tau kelanjutan ceritanya, ikuti terus ceritanya ya. Semoga karya aku ini bisa mengisi kekosongan waktu kalian semua.

Selamat membaca,

😘😘😘

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rosshie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kekhawatiran Dona..

Carlos berjalan masuk ke dalam rumah. Carlos tidak memperdulikan Evan. Saat ini hati Carlos benar-benar hancur.

" Sayang, kamu sudah pulang?" Tanya Dona saat melihat Carlos berjalan kearahnya.

" Carlos mau ke kamar dulu Ma." Ucap Carlos tanpa melihat kearah Dona.

Dona terdiam sambil menatap Carlos yang kini tengah menaiki tangga.

" Ada apa dengan ini anak? nggak kayak biasanya dia cuek sama aku." Ucap Dona sambil melihat Carlos masuk ke dalam kamar. Ini pertama kalinya Carlos tidak memperdulikan mama nya.

Evan yang masih penasaran dengan apa yang sebenarnya terjadi dengan Carlos kembali masuk ke dalam dan berjalan mendekati Dona.

" Sayang, sebenarnya ada apa dengan adik kamu itu, kenapa mukanya di tekuk kayak gitu? Dia bahkan tidak melihat mama saat mama bicara dengannya." Ucap Dona penasaran.

" Tadi waktu Evan tanya dia bilang katanya lagi patah hati Ma, tapi sepengetahuan Evan Carlos tidak punya pacar." Ucap Evan yang juga sama penasarannya.

" Kamu salah mendengar kali, setahu mama Carlos memang tidak punya pacar, nggak kayak kamu yang sering gonta-ganti pacar." Sindir Dona.

" Ihhh..mama ini apa-apaan sih. Tapi yang penting sekarang Evan mau serius Ma sama Carla. Evan sudah nggak mau main-main lagi, ini untuk yang terakhir."

" Katanya tadi kamu mau menjemput Carla, pasti sekarang Carla lagi menunggu kamu." Ucap Dona sambil menepuk bahu Evan.

" Astaga naga..Evan lupa Ma, ya sudah Evan pergi dulu ya Ma." Ucap Evan lalu mencium tangan Dona.

Evan berlari sekencang-kencangnya keluar dari rumah. Dona hanya tersenyum melihat tingkah Evan yang tidak pernah berubah. Selain pelupa dia juga orang yang tidak sabaran.

" Dasar itu anak, kapan dia bisa lebih dewasa sedikit saja, mending aku temui Carlos. Aku penasaran apa sebenarnya yang sedang terjadi padanya." Ucap Dona lalu berjalan menaiki tangga.

Dona berjalan menuju kamar Carlos. Dona tiba di depan kamar Carlos dan segera mengetuk pintu kamar Carlos. Tapi Carlos hanya diam dan tidak menyahut.

" Sayang, mama boleh masuk nggak?"

Carlos terkulai lemas di lantai. Dia merasakan sakit di hatinya. Carlos tidak menyangka cintanya akan bertepuk sebelah tangan.

" Sayang..bukain pintu dong, mama mau bicara sama kamu." Sambung Dona lagi sambil terus mengetuk pintu kamar Carlos.

Carlos yang merasa terganggu karena suara ketukan pintu akhirnya membuka suaranya.

" Maaf Ma..Carlos lagi ingin sendiri." Teriak Carlos..

" Kamu ini kenapa sayang,xkalau ada masalah bicara dong sama mama, siapa tahu mama bisa bantu kamu." Ucap Dona yang merasa semakin cemas, karena Carlos tidak pernah bersikap seperti ini terhadapnya.

" Carlos nggak apa-apa kok Ma, Carlos cuma lagi ingin sendirian. Tolong ngertiin Carlos Ma." Teriak Carlos lagi.

Dona tidak ingin memaksa Carlos untuk membuka pintu kamarnya. Dengan berat hati Dona meninggalkan kamar Carlos. Ia berjalan menuruni tangga dan berjalan menuju kamarnya.

Dona membuka pintu kamarnya dan masuk ke dalam kamar. Dona melangkahkan kakinya menuju ranjang. Dona duduk di tepi ranjang.

Frans yang melihat wajah istrinya yang di tekuk lalu bangun dari tidurnya dan menyandarkan tubuhnya bersandar di punggung ranjang.

" Ada apa Ma? kenapa wajah mama di tekuk kayak gitu? " Ucap Frans sambil mengusap lembut pipi Dona.

" Carlos Pa, kayaknya Carlos lagi ada masalah deh Pa." Ucap Dona cemas.

" Mama tahu dari mana kalau Carlos lagi ada masalah?" Tanya Frans. Dona naik ke atas ranjang dan menyandarkan kepalanya ke bahu Frans.

" Tadi mama lihat muka Carlos di tekuk gitu Pa..kayak orang lagi ada masalah, terus kata Evan Carlos lagi patah hati, waktu mama ingin masuk ke kamarnya, sama Carlos nggak diizinin, katanya Carlos ingin sendiri." Ucap Dona sedih.

" Itu tandanya Carlos nggak mau di ganggu Ma..biarin saja, namanya juga anak laki-laki, putus cinta itu hal biasa. Evan saja yang selalu putus cinta juga biasa-biasa saja. Biarin Carlos sendiri, dia kan sudah dewasa." Ucap Frans untuk menenangkan Dona.

" Tapi mama khawatir Pa." Ucap Dona cemas.

Frans memeluk Dona dan mengecup puncak kepala Dona. Frans sebenarnya juga khawatir sama Carlos tapi Frans percaya Carlos bisa mengatasi masalahnya.

" Mendingan sekarang mama tidur, besok kita tanyakan ini sama Carlos." Ucap Frans lalu merebahkan tubuh Dona. Frans memeluk Dona dan mengecup kening Dona.

✓✓✓✓

Evan kini sudah berada di depan rumah Carla. Ia melangkahkan kakinya masuk ke halaman rumah Carla. Evan berjalan menuju pintu dan ia mulai mengetuk pintu. Evan merapikan kemejanya dan juga rambutnya.

Bik Inah yang mendengar pintu di ketuk menyahut dan segera berjalan menuju pintu dan membuka pintu ( ceklek ).

" Maaf..cari siapa ya? " Tanya Bik Inah sembari menetap Evan.

Bik Inah menatap lekat wajah Evan. Ini pertama kalinya Bik Inah melihat Evan datang ke rumah ini.

" Carla nya ada bik?"

Carla yang sudah bersiap-siap keluar dari kamar dan menuruni tangga. Ia berjalan menuju ruang tamu. Carla melihat Bik Inah sedang berdiri di depan pintu.

" Siapa bik yang datang? " Tanya Carla sambil berjalan menuju pintu.

" Hai sayang.." Ucap Evan sambil melambaikan tangannya.

" Kamu sudah datang, mau berangkat sekarang atau nanti? " Tanya Carla yang kini sudah berada di depan Evan.

Bik Inah berjalan masuk meninggalkan Evan dan Carla. Sebenarnya Bik Inah penasaran siapa yang kini sedang bicara dengan majikannya tapi Bik Inah tidak mau ikut campur urusan majikannya.

" Bik..nanti kalau mama nanya bilang saja aku makan malam sama teman aku ya." Teriak Carla lalu menutup pintu.

" Iya non.." Teriak Bik Inah. Carla dan Evan berjalan menuju mobil. Mereka masuk ke dalam mobil.

" Sayang..kenapa kamu nggak mengizinkan aku untuk ketemu sama mama kamu? aku kan nggak enak sama mama kamu. Masak setiap aku mengajak kamu jalan aku nggak izin sama mama kamu, nanti mama kamu mengira aku nggak punya sopan satun lagi." Ucap Evan sambil menghidupkan mesin mobil.

Evan menatap wajah Carla dengan tatapan penuh tanda tanya. Evan sebenarnya penasaran kenapa Carla tidak memperbolehkannya untuk menemui mama nya. Sebenarnya apa yang sedang Carla sembunyikan.

" Nanti bila sudah saatnya aku akan mengajak kamu untuk menemui mama ku, tapi untuk saat ini nggak." Ucap Carla sambil menggenggam tangan Evan.

" Kenapa? " Tanya Evan penasaran.

" Nanti aku beri tahu, sekarang kita jadi makan nggak aku sudah lapar."

" Ya sudah...tapi kamu janji kamu akan memberitahu aku, apa alasan kamu melarang aku untuk ketemu sama mama kamu."

Carla menatap Evan lalu menganggukan kepalanya. Evan mengecup kening Carla.

" Aku itu tulus mencintai kamu jadi kamu nggak perlu meragukan cinta aku."

" Aku tahuu.." Ucap Carla sambil tersenyum.

" Kita mau makan dimana?"

" Ke restoran favorit aku."

" Dimana itu?"

" Sekarang kamu jalan lurus nanti aku beri tahu jalannya." Ucap Carla.Evan menganggukan kepalanya lalu melajukan mobilnya.

Dengan arahan dari Carla akhirnya mereka sampai di restoran favorit Carla. Mereka turun dari mobil dan masuk ke dalam restoran.

" Sayang..kamu tahu dari mana restoran seromantis ini? " Tanya Evan. Ia sangat kagum dengan desain restoran yang penuh bunga bunga dan alunan musik yang sangat romantis, menambah suasana malam ini menjadi semakin romantis.

" Aku tahu dari teman aku, ayo kita duduk di dekat jendela agar kita bisa melihat pemandangan kota di malam hari." Ajak Carla sembari menaril tangan Evan.

Carla dan Evan berjalan menuju bangku paling pojok yang dekat dengan jendela. Evan memanggil pelayan dan memesan menu yang paling spesial di restoran itu.

" Suasananya romantiskan?"

" Kamu pernah kesini? " Tanya Evan curiga.

" Ya..sekali, tapi waktu itu siang hari. Ternyata kalau malam hari lebih kelihatan indah." Ucap Carla sambil melihat keluar jendela.

" Kamu kesini sama siapa? Sepertinya restoran ini di khususkan untuk pasangan." Ucap Evan sambil menatap Carla dengan tatapan penuh kecurigaan.

Evan merasa Carla tidak pernah cerita tentang dirinya yang sedang makan di restoran dengan temannya. Evan semakin curiga sama Carla.

" Apa kamu menyembunyikan sesuatu dari aku?" Sambung Evan lagi.

" Aku kesini sama Dokter mama aku, dia mengajak aku makan siang disini."

" Kenapa kamu nggak pernah cerita sama aku?"

" Untuk apa aku cerita sama kamu, waktu itu kan kita belum jadian. Lagian kita cuma makan siang dan itu aku juga cuma mau mengucapkan terimakasih karena dia sudah menolong aku."

Pesanan mereka pun datang. Mereka mengakhiri pembicaraan mereka dan memulai makan malam dengan keheningan.

Evan merasa bersalah karena sudah menuduh Carla yang bukan-bukan. Evan sesekali melirik Carla. Carla pun juga begitu. Tanpa di duga mata mereka bertemu pandang. Evan dan Carla lalu tertawa bersamaan. Evan menggenggam tangan Carla.

" Maaf.."

🌟🌟🌟🌟

1
Sulaiman Efendy
NOVEL DGN EPISODE PANJANG, HNY DPT VOTE 2 SUARA, DN TDK BNYK YG LIKE DGN NOVEL INI, BRRTI BNYK READER YG KECEWA DGN CERITA NOVEL INI..

DLM CERITA INI SBENARNYA PLING BENCI DGN TOKOH EVAN.. YG KDUA YAA CARLA JUGA.. KRN MRK TDK JUJUR DARI AWAL TTG HUBUNGAN MRK, DISAAT CARLOS MASUK..
CARLOS GK SALAH.. APA YG DILAKUKAN EVAN SBNARNYA SNGT MRENDAHKN WANITA, KRN ANGGAP WANITA SPRTI BARANG YG BSA DITUKAR GULING, ATAU ALIH TANGAN..
KLO AKU JDI CARLA, AKU TTP NIKAH MA CARLOS, BIAR NYESEK TU EVAN..
Sulaiman Efendy
CBA DARI AWAL JUJUR, GK CARLOS SAKIT HATI, YG GOBLOK YAA EVAN, HRSNYA JUJUR LBH AWAL KE CARLOS, DGN ALASAN SPY CARLOS BAHAGIA, JUSTRU SKRG CARLOS SAKIT HATI..
Sulaiman Efendy
SEMOGA CARLA CEPAT HAMIL..
Sulaiman Efendy
SALAH CARLA & EVAN TDK JUJUR SAMA CARLOS
Sulaiman Efendy
SEHARUSNYA CARLA MNOLAK, LAMARAN CARLOS.. KLO GK SAMA EVAN, YA GK USAH SAMA CARLOS JUGA
Sulaiman Efendy
EVAN JUGA GOBLOK,, KNP GK BILANG KE CARLOS KLO CARLA ITU KKASIH LO
Sulaiman Efendy
DAN EVAN JUGA GOBLOK.. KLO MSLH HATI, JGN SOK2AN BERKORBAN UNTUK KBAHAGIAAN ADIK..
Sulaiman Efendy
SEHARUSNYA CARLA JUJUR MA CARLOS, KLO DY SDH PNY KKASIH, DN JGN KSIH HARAPN KE CARLOS
Lilis Yuliningsih
sebaiknya dua"nya jangan dibikin jadi ,daripada ada yang tersakiti lebih baik bubarkan 😂😂😂
Fransiska Siba
kecewa sih sama ceria Kalista. aku kasihan sama kalista
Fransiska Siba
jujur thor kecewa, dan sedih Khalisa pergi selama lamanya
Fransiska Siba
entalah Nana di sini kekanakan sekali. beng sekali aku sama Nana ga cocok buat jasson
Ankaka
trlalu bertele2.
Ankaka
trlalu bertele2
Dhesty
nyeseekkkkm evaannnn😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
Vidha Purnama Dewi
sedih bgt sih. ko kalisa egois bgt ☹️ kasian sama geo sampe tertekan gitu
Dian Lestari
Dasar Nana anak ABG ..gampang dikompori
Dian Lestari
Suka dengan pilihan Kalisa, berat sih dipoligami, tp itu jalan terbaik
Yani mulyani
ga usah marah kamu carlos harusnya kamu sadar stlh clara bicara jujur..evan berkorban demi kamu.....masih egois memaksakan cinta yg ga terbalas
Yani mulyani
pengecutttt... Evan...dan carlos egoisss
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!