NovelToon NovelToon
MENIKAHI KARENA CINTA

MENIKAHI KARENA CINTA

Status: tamat
Genre:Romantis / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:631.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: Nadziroh

Albert Fernando laki laki yang sangat kaya raya menikahi Danisha Atmanegara, gadis cantik yang bekerja di klub malam...
Awal pertemuan yang kurang tepat membuat Albert maupun Danisha saling membenci

Awal pernikahan yang menyakitkan pun di rasakan Danisha karena Albert sang suami sering merendahkannya dan menghinanya,

Namun dengan berjalannya waktu ,Danisha pun mulai terbiasa dengan sikap acuh Albert padanya,
Meskipun begitu perhatian lebih pun selalu di curahkan Albert untuk Danisha, semakin hari Albert semakin bingung dengan perasaan nya untuk Danisha.

''Apakah ini yang di namakan cinta, apakah aku menikahi karena cinta? ''itulah yang selalu ada di dalam hati Albert.

Masih ada tokoh di belakang yang tak kalah unik yang harus di patuti jempol, siapa lagi kalau bukan mely sang sahabat ,
Bahkan Mely pun menikah dengan orang yang juga dingin dan angkuh,
''Apakah semuanya akan berujung bahagia, mengingat perjuangan mereka yang sama sama menghadapi pria angkuh? ''


Kalau penasaran kita baca yukkk!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nadziroh, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

# 28

Di dalam kamar ,Danisha hanya mondar mandir saja ,menunggu waktu yang di inginkan itu tiba, apa lagi kalau bukan ingin minta maaf pada Albert atas kelakuannya yang sudah berani mencium punggung tangannya.

Menurut Danisha itu adalah sebuah kesalahan yang sangat besar karena sudah berani menyentuh tangan laki laki yang sangat di segani.

Sedikit membuka pintunya berharap mendengar saat Albert ke kamarnya.

''Apa pak Ricko belum pulang ya, kenapa tuan Albert belum juga masuk kamar, gumamnya sambil sesekali mencondongkan kepalanya keluar pintu.

Karena saking lelahnya menunggu, Akhirnya Danisha merebahkan tubuhnya di ranjang dengan kaki yang masih ongkang ongkang ke bawah, namun, tak lama ada suara sepatu naik tangga membuatnya langsung saja merapikan rambutnya dan keluar, benar saja badan tinggi semampai itu mulai terlihat kepalanya.

''Minta maaf ya Danisha pada suamimu terhormat itu, semoga dia tidak marah dengan kelakuanmu.'' bicara dalama hati.

Dengan mengumpulkan semua keberaniannya, Danisha berjalan menghampiri Albert.

''Tuan, saya minta maaf.'' ucap Danisha sambil menangkupkan kedua tangannya.

Albert mengernyit mengingat salah apa yang di lakukan Danisha sampai dia meminta maaf,.

''Untuk apa ?''jawab Albert ketus yang langsung membuat wajah Danisha langsung mendongak menatap wajahnya secara intens.

Apa dia benar benar tidak menganggap itu sebuah kesalahan, batinnya, Syukurlah, masih membatin.

Dengan cepat Albert menjentikkan jarinya tepat di depan wajah Danisha yang membuat sang empu gelagapan.

Danisha akhirnya memilih untuk menggeleng dari pada tambah panjang urusannya.

Namun kali ini Albert yang mencurigai Danisha dengan sikapnya yang sedikit aneh menurutnya.

''Masuk ke kamarku sekarang,!'' lagi lagi perintah Albert membuat hati Danisha sedikit was was.

Kekamarnya lagi, mau ngapain sih, mana ini sudah malam lagi, mengingat memang hari sudah mulai malam.

Danisha tak mau bergelut dengan otaknya yang sudah sedikit error itu langsung masuk mengikuti Albert,dan sudah tak menghiraukan lagi dengan apa yang di lakukan Albert padanya.

''Lepas sepatuku!'' perintah Albert, dengan cepat pula Danisha langsung melepaskan sepatu Albert.

''Kamu ambilkan baju tidurku?'' dan kamu tungggu disini lagi sampai aku selesai mandi, lagi lagi hanya perintah yang di ucapkan Albert untuk Danisha.

Apa lagi setelah ini ya, jangan sampai dia memerintahku untuk tidur dengannya, batinnya menyelidik.

Albert pun langsung berjalan menuju kamar mandi ,sedangkan Danisha langsung menuju lemari untuk mencari piyama Albert.

Dasar ya, orang kaya ,baju tidur saja segini banyak ,perasaan aku dulu juga pernah kaya ,tapi tak begini juga kali, Menggerutu karena susah untuk mengambil baju tidur takut Albert tak menyukainya.

Tanpa pikir panjang, Danisha mengambil sebuah piyama berwarna biru ,entah tuan Albert suka atau tidak yang penting baginya sudah menjalankan perintah dari Albert.

Danisha sesekali menguap sambil melihat pintu kamar mandi yang juga belum terbuka.

''Ya ampun ni orang mandi lama banget sih, badan sudah putih, apa lagi yang di gosok ,gerutunya lagi karena sudah merasa ngantuk.

Bagaikan lampu lima what Danisha semakin meredupkan pandangannya, dan semakin lama semakin melemah dan Akhirnya Danisha menutup matanya dengan sempurna ,duduk di lantai sambil menyenderkan tubuhnya tepat di ranjang milik Albert.

Setelah beberapa menit, Albert pun keluar dari kamar mandi dengan memakai handuk saja, tak sengaja matanya langsung tersorot pada wajah Danisha yang sudah terlelap.

''Enak saja dia tidur di sini, bukankah aku menyuruhnya untuk mengambilkan baju tidur bagaimana bisa dia tidur disini, lagi pula aku kan mau nanya sesuatu bagaimana bisa malah meninggalkan aku tidur dan bermimpi indah ,apa apaan ini ?'' ucap Albert sambil berjalan mengambil piyama Yang masih berada di genggaman Danisha.

Tanpa berniat membangunkannya Albert langsung saja mengambil laptop dan menyelesaikan pekerjaan kantor yang memang belum kelar.

Sesekali pandangannya mengarah pada Danisha yang kepalanya berada di dekat kakinya.

Tidak melakukan tugasnya malah tidur di sini, apa itu pantas sebagai seorang istri, batinnya sambil menyunggingkan senyumnya.

Karena semua pekerjaanya sudah selesai ,Albert langsung menaruh laptopnya kembali merebahkan tubuhnya dan menarik selimut .

Namun pandangannya tak henti hentinya melihat Danisha yang sedikit pun tak bergeming.

Dengan sigap Albert berdiri menghampiri tubuh Danisha dan langsung mengangkatnya lalu membaringkan tubuh Danisha tepat di sampingnya,

Baru saja beberapa menit berlalu ,Albert sudah merasa gerah saat merasakan ada benda yang menimpa perutnya.

''Apa ini,?'' batinnya sambil meraba.

Albert membuka matanya dengan pelan saat beberapa menit sempat di pejamkannya.

Melihat tangan Danisha yang melingkar di perutnya membuatnya menghela nafas panjang,.

Karena ini pertama kalinya harus berbagi tempat tidur dengan orang lain, dan itu adalah wanita.

''Kayak anak kecil saja, gumamnya, namun tak sedikit pun berniat untuk menyingkirkan tangan Danisha dari perutnya.

''Apa memang dia seperti ini kalau tidur ?'' gumamnya kembali.

Kali ini Albert merasa gusar ,ada hal yang aneh saat Danisha menyentuhmya, namun seakan dirinya mengelak tentang rasa itu.

Jantungnya seperti marathon, bahkan detakannya itu akan terdengar oleh Danisha jika sang empu terbangun, itu pikirnya.

Gawat ini kalau sampai Danisha terbangun dan mendengar detakan jantungku ,dia pasti mengira aku gerogi dekat dengannya, kenapa juga jantungku seperti ini, batinnya resah.

''Tenang lah Al, ini cuma perasaanmu saja, bicara pada dirinya sendiri.

Albert sesekali mengusap peluhnya yang mulai menghiasi pipinya meskipun Ac menyala, Namun Albert semakin lama semakin merasa gerah.

Awas saja besok kamu ya , aku akan menghukummu, ketiduran di kamar ku membuatku tak bisa tidur saja, ucapnya pelan.

Berbeda dengan dirinya yang terlihat semakin gusar ,Danisha malah terlihat seperti pingsan, mungkin kini Danisha sedang bermimpi, dan tak menghiraukan maki makian dari Albert.

''Bodoh amat mendingan aku tidur, Albert memiringkan badannya sambil memeluk guling ,tak peduli lagi dengan tangan Danisha yang masih setia memeluknya .

Tidur bersama, itulah Albert dan Danisha saat ini, meskipun Danisha tak menyadari dan Albert yang tak melakukan apa apa namun ada sebuah kebahagiaan yang tersirat dari wajah Pak Heri dan Ricko saat ini, karena setelah tau apa yang pernah di lakukan Albert pada Danisha, Ricko memutuskan untuk selalu mengawasi Albert melalui pak Heri pengasuh setianya dan harus selalu melaporkan setiap waktu , dan inilah awal dari apa yang di ingin kan Ricko itu segera muncul dan tidak di aling alingi lagi dengan sikap gengsinya itu ,

Karena Ricko memang berharap bahwa adiknya itu bisa benar benar bisa jatuh cinta pada Danisha dan mencintai sang istri, dan menjalani rumah tangganya layaknya pasangan yang lain, bukan hanya sekedar status atau terobsesi saja.

''Semoga ini awal yang baik untuk kalian berdua, ucap Pak Heri sambil mengukir senyuman meninggalkan pintu kamar Albert.

1
Oei vi
makasih untuk ceritanya.
Oei vi
🤣🤣🤣
Oei vi
👍👍👍👍
Oei vi
arman kamu sdh salah kaprah sma bos kamu.🤣😅
Oei vi
tanda-tanda Bucin dhe..🤭🤭
Oei vi
🤣🤣🤣🤣
Bunda SalVa
ceritanya bagus....kita bisa belajar dari Al dan Nisha bahwa mencintai dan dicintai itu tidak perlu pakai syarat...hati yang tulus akan membuktikannya 👍🏻👍🏻
Tri Utari Agustina
Ceritanya sangat bagus sekali thor mantap thor semangat thor semoga novel tambah sukses selalu
Hj_ ijotfauziyah
kalo di novel tuh pasti ngidam nya GK masuk akal GK ada di dunia nyata. maklum lah dunia halu. ngidam mnya pun halu. suka2 kamu lah thor
Hj_ ijotfauziyah
kasihan Melly. blm di sentuh sama suami nya. sebener nya si Rico cinta GK sih sama Melly
Hj_ ijotfauziyah
lgi pula dosa lho kalo suami istri menahan dan melupakan ibadah yg satu itu
Hj_ ijotfauziyah
GK masuk akal. masa udah suami istri udah halal kok malah dibtahan2. yg blm halal aja kalo tiap hari tidur bersama .bisa saja terjadi
Rini Haryati
ceritanya bagus
sukses thor
smangat thor
mksh
‼️n
Mau dong jadi temen Danisha....☺️☺️☺️
‼️n
Rektor....
Lektor....
agk ganggu mb Nad...
Oh Dewi
Mampir ah...
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu, searchnya pakek tanda kurung biar gak melenceng yaa
Asmawati
oon mlu mluin itu nya krangan author
Asmawati
,karanganmu jijay perempuannya kampungan and oon ktanya anak hebat bisa mandiri tpi oon
Asmawati
kmu hanya meleceh harga diri wanita author kau itu pengarang GK sih
Asmawati
kau menceritakan perempuan matre yg gkmau berusaha supaya bisa hidup
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!