NovelToon NovelToon
Suamiku Bukan Pria Tua Buruk Rupa

Suamiku Bukan Pria Tua Buruk Rupa

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / CEO / Beda Usia / Menjual Anak Perempuan untuk Melunasi Hutang / Tamat
Popularitas:502.2k
Nilai: 4.8
Nama Author: Harsie Alive

SEOLAH SEMUA INI MIMPI!!
YA, INI PASTI HANYA MIMPI!
Aku terbangun dari tidurku dan mendapati bahwa aku sudah berubah status dari gadis biasa menjadi seorang istri pria tua buruk rupa yang lebih pantas kupanggil paman atau bahkan ayah!!
Namun sial!
Nasibku sejak lahir tidak sebaik nasib kedua kakakku yang cantik jelita dan disayang Ayah dan Ibu. Kelahiran ku tidak pernah direncanakan. Katanya saat aku lahir seluruh bisnis keluarga kami hancur berantakan. Padahal bukan kesalahanku, tapi mereka (ayah,ibu, kedua kakak bahkan sampai nenek buyutnya pamanku) menyebut aku sebagai anak pembawa sial.
Selama tujuh belas tahun hidup, aku diasingkan di gubuk tua yang jauh di belakang rumah. Dan hebatnya, saat aku diasingkan, bisnis keluarga kami kembali membaik. Apa mungkin aku benar benar seorang pembawa sial?
Kesialan itu tidak berakhir, hingga aku dipaksa menikahi seorang pria tua yang datang ke rumah untuk melamar. Kenapa aku dipaksa? padahal aku anak kandung mereka juga!!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Harsie Alive, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

28 Ruby di mana Kau!

Suasana malam di kediaman tuan muda Falcon terlihat begitu menyenangkan di mata semua orang.

Robin, Mikael, Angel, Leroy dan seluruh pelayan penghuni kediaman itu sedang bersenda gurau di dekat api unggun.

Namun tawa mereka tidak sampai pada salah satu anggota geng Pulu-pulu yang sedang menangis sesenggukan di atas atap!

Gadis itu malah naik ke atas atap rumah dan duduk bersembunyi di sana sambil menangis sesenggukan.

Di luarnya saja dia terlihat kuat, tak tahunya dia sangat rapuh.

"Awas kau paman tua jahat!!! Akan kubuat perhitungan untukmu!!!" gerutu Ruby sambil terus bergumam mengumpat kelakuan bejat suaminya pada dirinya.

Sudah berliter-liter air matanya tumpah karena menangisi pria kejam itu.

Dada Ruby terasa sesak, dia duduk di atas sana sambil menatap langit yang dipenuhi dengan bintang.

"Hahh....Aku kesepian....." ucap Ruby seraya memeluk dirinya sendiri.

Dia tidak memiliki siapapun di sisinya, dia tidak memiliki ayah yang memberinya kepercayaan diri dan ibu yang memberinya kasih sayang juga tidak mempunyai saudara-saudara yang mengajaknya bermain, bertengkar kecil lalu berbaikan bahkan dia tidak punya teman.

Hidupnya kesepian selama belasan tahun. Ditolak di sana sini bahkan di kediaman suaminya pun dia juga ditolak mentah-mentah oleh pria bernama Gamaliel Falcon itu.

Ruby mengusap air matanya," hempkhh!!! Lihat saja, aku akan membuatmu jatuh pak tua jahat!! Aku akan menunjukkan padamu kalau aku bukan seseorang yang bisa kau rendahkan!!" tegas Ruby.

"Hey kalian para bintang, bulan dan benda-benda langit, ingat sumpah ku ini, jika aku tidak berhasil, kalian bisa ambil nyawaku!!!" geramnya sampai dia bersumpah di hadapan alam.

Ruby duduk di sana, menikmati angin malam yang begitu dingin dan menusuk. Tapi baginya, angin dingin seperti itu bukan apa-apa.

Saat di gubuk tua itu, dia bahkan sudah menghadapi hujan es dan topan yang begitu menyeramkan.

"Ayo semangat Ruby, kita hancurkan kesombongan pria itu!" tukas gadis itu.

Dia duduk di sana dengan gaya nyeleneh sambil mengamati api unggun para pelayan yang semakin lama semakin mengecil.

Hingga kedua netranya bertemu dengan sosok si paman tua bertopeng yang keji itu.

Sang singa galak tengah berjalan di sepanjang lorong lantai dua, karena sudah gelap dia tidak melihat Ruby sedang duduk asik di atas atap.

Gadis itu terus mengamati wajah Gama yang selalu ditekuk itu.

Kedua manik mata Ruby terus mengikuti jejak si singa galak hingga tiba-tiba hal yang sangat mengejutkan membuat ketua geng Pulu-pulu itu syok berat.

Di bawah sana...

Gama sedang berjalan menuju balkon utama lantai dua untuk melihat api unggun malam ini, dan alasan lainnya adalah mencari keberadaan istrinya yang baru saja dia sakiti.

Apa responnya kalau dia sampai tahu Ruby ada di atas atap ya!?

Gama berdiri di sana, kedua netranya jauh memandang ke arah kerumunan geng Pulu-pulu, tapi tak ditemukannya Ruby di sana.

"Sial, di mana dia!?" gumam Gama seraya mengusap wajahnya dengan kasar.

Hingga tiba-tiba...

Grep!!

Seseorang memeluknya dari belakang dan hal ini tentu saja membuat sang istri sah terbelalak dan juga syok di atas atap.

"Apa yang mereka lakukan!?" ucap Ruby dengan suara kecil. Dia menutup mulutnya tak percaya, apakah ini yang disebut dengan tertangkap basah!?

Gama tampak terkejut, seketika dia menarik tangan yang memeluknya itu tetapi gadis itu enggan melepaskan pelukannya.

"Gama, aku benar-benar mencintaimu!! Apa kau tidak bisa lihat perasaanku!? Kenapa kau menikahi anak remaja labil yang bahkan tidak tahu kalau kau membenci api unggun!??" ucap Jessica dengan nada memelas seolah dia adalah korban keegoisan sang dunia.

Di sana Ruby lagi-lagi terkejut, pantas saja Gama sangat marah padanya, pria itu sepertinya membenci api unggun.

"apa ini berhubungan dengan mendiang istrinya? Tapi kenapa kak Robin dan yang lainnya tidak mengatakan apapun padaku!?" batinnya penasaran.

Gama menarik tangan Jessica dengan kasar dan mendorong tubuh gadis itu menjauh dari dirinya.

"Jangan sembarangan Jessica, kau sahabatku! Tidak akan pernah ada hubungan lebih di antara kita!!"

"Jangan merusak persahabatan kita hanya dengan perasaan semu!!" tegas Gama.

Jessica menatap Gama sambil menahan tangisannya," Gama, lihat aku, aku mencintaimu, aku sangat menyayangimu, tapi kenapa kau tidak bisa memandangku sebagai seorang wanita!? Kenapa kau malah dua kali menikah dengan dua perempuan yang tidak aku sukai!!!" protes Jessica dengan suara meninggi, untung saja geng Pulu-pulu jauh di sana, kalau tidak bisa heboh kediaman itu mendengar pengakuan sang Jessica.

"Jes, sadarkan dirimu, kalau kau masih melakukan ini, jangan pernah temui aku untuk selamanya!" kecam pria itu tanpa perasaan.

Jessica menangis pilu, sampai sekarang pun perasaannya tak pernah dibalas oleh Gama.

"Aku yang menyuruh gadis bodoh dan labil itu untuk menyalakan api unggun, dia tidak tahu kalau kau membencinya! Maaf Gama, tapi aku akan melakukan segala hal untuk menguji apa dia cocok untukmu!" ucap Jessica dengan lantang lalu dia pergi dari sana dengan kemarahan yang sudah membludak.

Gama terdiam di tempat, saat dia tahu kalau Ruby telah dimanfaatkan oleh Jessica dan dia marah tanpa memperjelas situasinya dan mencari tahu akar masalahnya.

"****!!" umpat pria itu sambil mengusap kasar wajahnya.

Dia mencengkram palang besi pembatas sambil menatap penuh penyesalan ke arah api unggun.

Dia membenci api unggun karena hal itu mengingatkannya pada kecelakaan masa lalu. Api yang besar melahap mobil mereka saat itu, tubuh istrinya juga terbakar dan wajah Gama pun jadi korban saat itu.

Sakit dan sesak rasanya dada pria itu saat mengingat kejadian mengerikan itu. Sejak kecelakaan itu, dia sangat membenci api.

Di atas sana Ruby menatap Gama dengan perasaan tak menentu. Entah kenapa dadanya berkecamuk saat melihat pria itu menunduk sedih.

"Pasti ini semua berhubungan dengan mendiang istrinya," gumam Ruby sambil terus menatap Gama.

Kedua anak manusia itu terlarut dalam pikiran mereka.

Ruby bersandar pada atap, menatap langit yang penuh dengan bintang. Beberapa hari bergabung dengan keluarga Falcon, dia menemukan begitu banyak cerita mengejutkan tentang berbagai sisi kehidupan.

"Ku pikir hanya aku yang menderita, ternyata keluarga Falcon yang sudah kaya raya saja tetap menderita!" gumamnya.

Ruby teringat dengan kata-kata Gama saat di kamar tadi, rasanya dadanya terasa sesak dan suaranya tercekat di lehernya. Kenyataan itu membuatnya merasa tidak layak dan melemahkan mentalnya.

Tetapi lagi-lagi dia menepis semua itu," Jangan berpikiran buruk Ruby, kamu hidup saat ini saja tanpa ada cacat sudah sebuah anugerah yang besar! ayo semangat!!" batinnya menyemangati dirinya sendiri.

Dia berbaring di sana, tak merasa dingin dengan angin malam, belaian lembut sang angin membuatnya mengantuk, perlahan-lahan gadis muda itu terlelap dan berjalan dalam dunia mimpi.

Sementara itu di bawah sana, pesta api unggun sudah berjalan berjam-jam hingga Robin menyadari bahwa Ruby tak kunjung bergabung.

"Di mana Ruby!!" teriak pria itu tiba-tiba sambil bangkit berdiri dan menatap semua orang.

"Bukannya tadi pergi dengan kak Gama!?" balas Angel.

"Tapi Paman di balkon sejak tadi, Tante Ruby nggak kelihatan!!" seru si kecil Leroy.

Robin berlari ke arah rumah itu," Gam, di mana Ruby!!!" teriak Robin.

Gama tersentak kaget, dia baru sadar kalau Ruby tak ada di sana.

"Si.. Sial, ke mana dia pergi!!!" ucap Gama yang mulai panik karena Ruby tak ada di sekitar rumah itu..

"Semuanya cari Ruby!!! Aku tidak melihatnya sama sekali!" titah Gama.

Sontak semua orang terkejut bukan main, bahkan Jessica yang akan segera meninggalkan kediaman itu sampai melongo mendengar kalau Ruby hilang.

"Yang benar saja, apa yang kau lakukan padanya Gama!? apa kau membentaknya!??" protes Mikael yang jelas tahu perangai pria itu.

"Kami sedikit berdebat tadi, ku pikir dia kembali ke sini," jawab Gama dengan nada acuh seolah hilangnya Ruby tak membuatnya khawatir.

"Dasar bajingan berengsek!!! Kau cari dia!!!" teriak Robin melengking memenuhi halaman itu.

Seluruh kediaman berlari ke sana kemari mencari keberadaan Ruby. Semuanya panik dan khawatir tapi sialnya tak satu pun bisa menemukan keberadaan gadis tengil itu.

Di atas sana, Ruby terlelap begitu nyenyak dengan selimut tebal yang dia bawa dari lantai bawah. Tengah bermimpi indah tanpa sadar kalau dirinya berhasil membuat panik semua orang termasuk si paman tua bertopeng bermuka dua!!!

"Ruby!!!!"

"Ruby di mana kau!!"

"Nyonya Muda!!!"

"Kak Ruby!!!!'"

"Tanteee......." Semuanya berteriak memanggil nama Ruby, tapi tak satupun dari suara itu membangunkan Ruby.

1
herma0ne
Luar biasa
Delita Nirayana
ini Gama bodoh apa oon ya
Dardi Mauza
/Curse//Curse/aku ikut dndng Thor JD ktw sdnir
Dardi Mauza
selmtkn Ruby thor/Sob//Sob/
Ririn Alfathunisa
semoga cepet sehat kakak author dan semangat berkarya lagi
Halimatus.s
Luar biasa
arlyn1709
semngat trus thor,,tetap berkarya🥰
As Lamiah
semangat tour semoga selalu diberikan kesehatan yg prima sehat lahir batin 🤲🤲🤲🙏
Ibelmizzel
oh begitu,itupun tetap salah besar orang tuany emang Ruby mau lahir dari hasil pemerkos kan dak,seandainy tak mampu liat mukany kasi keorang diam2 dari pada disiksa dan dikasi makanan tak layak semua serba tak layak😠😠😠😠
Ibelmizzel
oorang tua gila seandainy dia kena perkos emang salah ruby kalau Ruby ada betul2 sinting
Ibelmizzel
ya ampun nagis aku😭😭😭😭hatiku yg sakit sesak bacany
Ibelmizzel
sesak,coba Ruby keluar Bali sianida kasi kemereka atau racun tikus pun dak apa
Ibelmizzel
ini sih ibu tiri,mampir Thor 💪
Evy
satu lagi musuh dalam selimut... Jesica...
Evy
siapa yang berkhianat ya ..apakah dokter pribadi keluarga nya...
Widyawulandarii Widi
ternyata uda kebelet kawin 😅😅
Widyawulandarii Widi
ini baru cerita novel yg seru bikin ngak🤣🤣
Ri_na
ini ga pernah up malah bikin karya baru
Widyawulandarii Widi
suka ceritanya ,seru ada sedi ada lucu bikkin terhibur sma sikap bar2nya ruby 😄😆😇
Widyawulandarii Widi
Lumayan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!