NovelToon NovelToon
Dokter William

Dokter William

Status: tamat
Genre:Anak Kembar / Kehidupan di Sekolah/Kampus / Kelahiran kembali menjadi kuat / Reinkarnasi / Dokter Genius / Mengubah Takdir / Dokter / Tamat
Popularitas:212.7k
Nilai: 5
Nama Author: Yakasa

William adalah seorang dokter yang sangat jenius yang bisa mengobati segala macam penyakit dan ahli mengunakan senjata tajam di tanbah menguasai ilmu bela diri.

Banyaknya pasien tentu saja uang mengalir terus hingga William menjadi pria yang paling kaya raya di negara itu hingga suatu ketika paman dan Tantenya memberikan racun yang sangat kuat.

Sebelum menghembuskan nafas terakhirnya dia baru mengetahui kalau Paman dan Tantenya yang telah meracuni dirinya membuat dirinya bersumpah di depan mereka jika kelak berinkernasi kembali akan membalas perbuatan mereka termasuk keluarga besar Paman dan Tantenya.

William terbangun dan dirinya sangat terkejut tubuhnya gendut dan jelek serta penuh dengan luka dan di dalam ingatan pemilik tubuh kalau pemilik tubuhnya banyak mengalami penderitaan.

Bagaimana cara William membantu membalaskan dendam pemilik tubuh dan balas dendamnya? Ikuti yuk novelku

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yakasa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Membalas Dendam

"Maafkan Aku. Aku berjanji akan merubahnya dan menjadi ibu yang baik untuk putra kita William, Kelik dan Moko." Ucap Ririn sambil berlutut.

"Rey, usir mereka." Ucap Tuan Besar Willy sambil berjalan meninggalkan mereka dengan diikuti dokter William.

"Baik Tuan Besar Willy." Jawab Rey dengan patuh.

"Jika mereka naik lift bawa apa yang ada di badan mereka sedangkan kopernya di tinggal!! Lakukan seperti yang mereka lakukan pada putraku William jika mereka berhenti beristirahat!" Perintah Tuan Besar Willy sambil membuka pintu kamarnya.

"Baik Tuan Besar Willy." Jawab Rey kembali.

"Silahkan Nyonya, Tuan Muda Kelik dan Tuan Muda Moko turun lewat tangga." Ucap Rey sambil tersenyum menyeringai.

"Brengs*k." Umpat Ririn.

Sambil menggerutu mereka bertiga menuruni anak tangga sambil membawa kopernya. Setelah sampai di bawah koper yang super Besar diletakkan di samping tangga kemudian mereka menaiki anak tangga kembali untuk mengambil koper ke dua namun di pertengahan tangga mereka berhenti karena mereka bertiga sangat lelah.

"Akhhhhh." Teriak Ririn ketika tubuhnya di tendang oleh Rey.

"Akhhhhh." Teriak Kelik dan Moko ketika tubuhnya di tendang oleh kepala pelayan dan Albert.

"Jalan!!" Perintah Rey, Albert dan kepala pelayan dengan serempak.

"Awas saja kalian! Aku akan membalasnya berkali - kali lipat." Ancam Ririn.

"Aku tunggu balasanmu, sekarang jalan!!" Perintah Rey, Albert dan kepala pelayan dengan serempak.

Ririn, Kelik dan Moko hanya bisa menahan amarahnya sambil masing - masing membawa koper mereka. Mereka tidak menyadari akan kesalahannya kalau mereka pernah melakukan hal itu terhadap dokter William.

Setiap mereka berhenti untuk istirahat maka Rey, Albert dan kepala pelayan menendang tubuh Ririn, Kelik dan Moko. Karena dulu mereka melihat bagaimana dokter William diperlakukan seperti itu oleh mereka bertiga dan mereka tidak bisa melakukan apa - apa.

"Sakit tahu!!!" Bentak Ririn, Kelik dan Moko dengan serempak.

"Sakit? Itu yang dirasakan oleh Tuan Muda William ketika Tuan Muda William membawa koper milik kalian bertiga. Padahal saat itu Tuan Muda William ingin istirahat tapi kalian menendangnya tanpa punya perasaaan." Ucap Albert.

"Padahal di saat itu kami ingin sekali membantunya tapi kalian bertiga sama sekali tidak memperbolehkannya." Sambung Rey sambil menahan amarahnya begitupula dengan Albert dan kepala pelayan.

"William pantas mendapatkannya karena Dia anak dari wanita murahan." Ucap Ririn tanpa menyadari perkataannya menjadi bumerang buatnya.

Sretttttttttttttt

"Akhhhhhhhh!!!" Teriak Ririn kesakitan.

Tuan Besar Willy yang sejak tadi mendengar percakapan Ririn dengan Rey berusaha menahan emosinya ketika mengetahui kalau Ririn dan ke dua anak tirinya sangat jahat terhadap dokter William.

Namun emosinya tidak dapat ditahan lagi ketika Ririn mengatakan kalau dokter William anak dari wanita murahan membuat Tuan Besar Willy mengambil pisau lipat yang di simpan di saku jasnya kemudian merobek mulut Ririn hingga darah segar keluar dari mulutnya.

"Itu akibatnya jika mulutmu bicara sembarangan. Justru kamulah wanita murahan yang berpura - pura baik pada putraku dan merayu Aku agar dijadikan istriku." Ucap Tuan Besar Willy sambil mengatur nafasnya yang naik turun karena menahan emosinya.

"Rey, tarik mereka bertiga keluar dari mansionku dan buang mereka di tempat pembuangan sampah setelah itu mobil yang digunakan mengangkut mereka bertiga berikan ke siapa saja orang yang mau menerima mobil itu karena Aku tidak sudi memakai mobil bekas mereka." Ucap Tuan Besar Willy.

"Baik Tuan Besar Willy." Jawab Rey

Rey, Albert dan kepala pelayan langsung menarik tangan mereka dengan kasar hingga ke lantai satu kemudian menaiki anak tangga untuk mengambil koper milik mereka.

Rey, Albert dan kepala pelayan terpaksa membawa koper - koper milik mereka bertiga dengan menggunakan lift. Setelah selesai Rey dan kepala pelayan meletakkan koper milik mereka di bagasi mobil.

Rey, Albert dan kepala pelayan menarik kembali tangan Ririn, Kelik dan Moko agar masuk ke dalam mobil sedangkan Ririn hanya bisa mengeluarkan air mata tanpa bisa berteriak karena mulutnya sangat sakit sedangkan Kelik dan Moko hanya diam karena mereka sangat shock ketika melihat kejadian tersebut di depan mata mereka.

"Akhirnya kalian pergi juga." Ucap dokter William yang melihat mereka keluar dari mansion dari balkon kamarnya.

"Hampir lupa, hari ini Aku mau meminum pil pelangsing agar tubuhku tidak berat lagi." Ucap dokter William sambil membalikkan badannya dan berjalan masuk ke dalam kamarnya.

Dokter William mengambil obat buatannya dan meminumnya, setelah selesai meminum obat dokter William berjalan ke arah ranjang untuk istirahat.

Di tempat yang berbeda di mana sesuai permintaan Tuan Besar Willy kalau Ririn, Kelik dan Moko diletakkan ditempat pembuangan sampah yang sepi bersama koper milik mereka membuat Kelik dan Moko memberontak karena tempatnya sangat bau.

"Kami tidak mau ditinggalkan di tempat ini, bawa kami kembali!!" Perintah Kelik dan Moko sambil berjalan ke arah mobil.

Tanpa punya perasaan Rey dan Albertmendorong tubuh Kelik dan Moko membuat Kelik dan Moko terjatuh di tempat pembuangan sampah.

"Hoek.... Hoek... Si*lan kamu Rey / Albert!!" Bentak Kelik dan Moko dengan serempak sambil mengeluarkan isi di dalam perutnya.

"Kelakuan dan mulut kalian sama seperti sampah jadi sudah sepantasnya sampah di buang di tempat pembuangan sampah." Ucap Rey sambil tersenyum menyeringai.

Setelah selesai berbicara mereka pergi meninggalkan Kelik dan Moko serta Ririn di tempat pembuangan sampah tanpa memperdulikan teriakan Kelik dan Moko.

"Si*l... Si*l." Umpat Kelik dan Moko sambil menarik kopernya

"Sa...kit... an..tar.. Mom ... my ke... ru....mah.... s...sa...kit." Ucap Ririn dengan nada terbata - bata.

"Sudah mommy diam, Aku lagi pusing." Ucap Kelik dan Moko dengan serempak yang tidak mengerti ucapan Ririn.

Bruk

Darah segar yang keluar dari mulutnya tidak berhenti keluar membuat Ririn kekurangan banyak darah dan langsung tidak sadarkan diri membuat Kelik dan Moko kesal karena telah menyusahkan mereka berdua.

"Akhhh... Ngeselin pakai pingsan lagi."  Umpat Kelik dan Moko dengan serempak sambil kakinya menendang angin.

"Maaf Mom. Aku tidak mau mengurusi Mommy karena merepotkan Aku jadi lebih baik Aku pergi meninggalkan Mommy sendirian di tempat pembuangan sampah." Ucap Kelik tanpa punya rasa bersalah sedikitpun.

"Apa yang dikatakan Kak Kelik memang benar, jadi maafkan Kami." Sambung Moko tanpa punya rasa iba sedikitpun.

"Apa lagi obatnya Aku yang menyimpannya jadi biar Aku saja yang menggunakannya untuk meracuni Daddy." Ucap Kelik sambil tersenyum devil.

"Aku juga akan membantu Kakak." Sambung Moko.

"Mommy sudah tua jadi biarkan Kami ini yang akan menikmati semua kekayaan milik Daddy." Sambung Kelik dan Moko dengan serempak.

Kelik dan Moko pergi meninggalkan tempat pembuangan sampah hingga dirinya berada di tempat orang jualan atau di kenal dengan pasar. Kelik dan Moko yang merasa ribet membawa barang banyak menjual setengah barang miliknya dengan harga murah. Uang hasil penjualan digunakan untuk menyewa rumah untuk mereka tinggalin.

Di tempat yang berbeda Ririn tersadar dari pingsannya sambil menatap ke arah sekelilingnya untuk mencari Kelik dan Moko yang sangat disayanginya.

'Dasar kalian berdua anak kurang aj*r, sia - sia saja Aku merawatnya dari bayi. Seandainya saja Aku tahu sifatnya seperti itu sudah kubunuh waktu Kelik dan Moko masih bayi." Ucap Ririn dalam hati.

Ririn yang merasa berat membawa koper akhirnya koper yang berisi hiasan makeup yang harganya sangat mahal dan tas branded terpaksa di tinggal hanya membawa koper ukuran Besar Willy yang berisi pakaian dan koper kecil yang berisi barang berharga miliknya yang dibelinya secara diam - diam tanpa sepengetahuan suaminya.

'Kebetulan daerah ini Aku kenal, aku akan tinggal di rumah yang waktu itu Aku beli walau jaraknya lumayan jauh tapi tidak apa - apa. Aku akan meninggalkan koperku di rumahku kemudian aku akan pergi ke dokter untuk mengobati lukaku setelah itu Aku akan membalas dendam ke mereka.' Ucap Ririn dalam hati sambil menahan rasa sakit yang teramat sangat.

xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

Sambil menunggu Up silahkan mampir ke karya temanku dengan judul :

1
Linda Samudin 88
waduhh kyk gadis aja ya nangisnya hiks.. hiks
Sushy
Luar biasa
Cindy
👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
Fujikawa Akira
kak, apa ada kelanjutannya, sekalipun banyak typo, tapi ceritanya sangat memuaskan.

masih penasan sama bodyguard yg mau membalas dendam saat introgasi kedua teman ibu tirinya wiliam
Yakasa: bulan depan ya
total 1 replies
Tafsir Rudin
Luar biasa
Yakasa: Terima kasih
total 1 replies
Emil Djibran
lumayan bagus ceritanya,lanjut thor buat cerita time travel,yang dimana mc jenius dan cerdas telah mati di dunia modern dan berpindah ke dunia zaman kuno,dan misi utama mc adalah membangun dunia kuno menjadi dunia modern.
ini hanya sekedar saran thor,terima kasih !!
Yakasa: terima kasih bintang 5 nya
total 4 replies
Yakasa
Hehehehe ... Salah dong seharusnya di ganti kata2nya
Martha Amelia Susanti
Sehat selalu untuk Author, semoga semakin baik dalam berkarya 👌
Yakasa: amin. terima kasih banyak
total 2 replies
Oshe Marley
"langsing dan seksi"....Jelas banget kata-kata ini untuk menggambarkan fisik seorang perempuan...Hahaha
LENY
Ditunggu Thor lanjutannya seru
LENY
YG TUAN MUDA PENJUAL ORGAN TUBUH SIAPA YA BELUM KETAHUAN.
LENY
SIAPA YA TUAN MUDA INI
LENY
KOK DOSENNYA JG LICIK JAHAT YA
Fitri ainin Ainin
buah mangga jatuh tak jauh dari pohonya
LENY
PAMAN BIBI DAN ANAKNYA BENAR2 IBLIS JAHAT SEMUA SDH DILASIH HATI MINTA JANTUNG
Medhy Santoso Gwl: baper amat sich..
total 1 replies
𝒮🍄⃞⃟Mѕυzу​​​᭄
...
Elariesta Wahid
Saya juga mau pesan nih pil pelangsing tubuhnya 😅😂🤣🤣🤣👍🏻
Elariesta Wahid
Saya suka karya ini, bahasanya jelas singkat dan ceritanya tidak bertele-tele. Sukses selalu buat Author 👍🏻👍🏻👍🏻
Yakasa: Terima kasih banyak.
total 1 replies
Elariesta Wahid
Hubungan William & ayahnya semakin membaik & hangat 😍👍🏻👍🏻👍🏻
Jjlynn Tudin
badan penuh Luka ko bapanya x htr hpt or pangil doktor bukan org kaya meh😅
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!