NovelToon NovelToon
I Love You My Boss

I Love You My Boss

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / CEO / Cinta pada Pandangan Pertama / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:49.3k
Nilai: 5
Nama Author: Beepoo

~Follow, Like dan Comment ya ayang-ayang akoooh~

Alvaro Gabriel, seorang CEO yang terkenal sangat sukses diusianya yang masih muda. Kehadiran Vanaya Anastasya seorang Akuntan baru di perusahaan itu, sedikit mengusik perhatiannya.

Akankah Alvaro berhasil mencuri perhatian Vanaya?

Mari dibaca ya teman"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Beepoo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Berhasil

Agak sedikit panas ya guys... Harap bijak memilih bacaan

"Sayang, apa kau baik-baik aja? Kenapa lama sekali keluar dari kamar mandi?" Alvaro khawatir karena sejak sejam yang lalu setelah dia selesai mandi Vanaya belum juga keluar

"Naya! Nay? Ada apa?" Alvaro menggedor pintu kamar mandi takut terjadi sesuatu pada istrinya itu saat mandi

Sementara Vanaya berdiam diri didalam kamar mandi merasa takut dan gugup akan seperti apa mereka akan menghabiskan malam pertama mereka setelah menikah.

Dengan pelan-pelan dia membuka pintu kamar mandi dan menyembulkan kepalanya dari balik pintu.

"Al...." Vanaya hanya menyebut nama suaminya itu

"Kenapa sayang?" perlahan Alvaro membuka pintu kamar mandi namun tidak menemukan kejanggalan pada istrinya

"Aku gapapa Al! Heheee! Aku hanya gugup" jawab Vanaya karena merasa bersalah membuat suaminya itu khawatir

"Gugup kenapa? Sini aku gendong aja kalau ga bisa jalan keluar" Alvaro menyosor masuk dan menggendong Vanaya dan mendudukkannya diatas ranjang.

"Kalau lama-lama dikamar mandi bisa masuk angin sayang. Lagian gugup kenapa?" tanya Alvaro

"Aku takut membayangkan malam pertama kita" ucap Vanaya malu

"Sama suami sendiri koq gugup sih!" Alvaro menggenggam erat tangan Vanaya

"Kalau emang belum siapa ya udah gapapa kita tunda dulu" Alvaro mengalah agar istrinya itu tidak ketakutan

"Sini peluk aja" Alvaro membaringkan tubuhnya dan menarik pelan tubuh istrinya kedalam pelukannya.

Mereka pun saling berpelukan, sesekali Alvaro mengelus punggung istrinya dan mengecup keningnya

Dia dengan pelan mengalihkan kecupannya ke telinga Vanaya dan mulai menyusuri leher jenjang itu dengan lembut.

Vanaya yang berada dalam pelukan Alvaro mulai merasakan desiran darahnya mengalir hangat dan membuat bulu kuduknya berdiri.

"Al...."

Namun Alvaro semakin dalam menyusuri leher istrinya dengan penuh nafsu. Dia merasakan sesuatu dibawahnya yang sudah mulai bangun dan berontak ingin keluar dari dalamnya.

"Aku menginginkanmu sayang" Alvaro berbisik dengan nafas yang terasa hangat ditelinga Vanaya

"Ahhhh..." Vanaya melenguh karena merasakan sensasi geli dibagian lehernya

Kecupan demi kecupan mulai menjalar dibagian tubuh Vanaya. Dia yang mulai bergerak gelisah karena merasa nikmat namun takut bercampur jadi satu

"Bisa kita melakukannya sekarang sayang, hum?" Alvaro berbisik sambil menahan gairah nya.

Sebesar apapun nafsunya dia tetap meminta izin demi kenyamanan dan mental istrinya. Dia mengerti untuk seorang wanita yang belum pernah melakukan hubungan badan akan merasa sedikit sakit.

"Iya lakukanlah Al! Tapi ku harap kau melakukakan dengan pelan" Vanaya mengizinkan suaminya untuk menyentuhnya lebih lagi karena saat ini dia juga sudah diliputi gairah dan penasaran

"Terima kasih sayang! Katakan kalau nanti kau merasa sakit ya" ucap Alvaro dan tanpa menunggu jawaban istrinya, dia dengan lembut mencium bibir Vanaya

Mereka saling membalas ciuman yang awalnya lembut perlahan menjadi menuntut. Dengan bibir yang saling bertaut, Alvaro menggerakkan tangannya mengitari bagian atas tubuh istrinya

"Ah! Al..." Vanaya mendesah merasakan sensasi geli

Mendengar suara nakal dari bibir Vanaya membuat Alvaro semakin menjadi-jadi. Dengan tidak sabaran dia melepaskan pakaian yang melekat ditubuh Vanaya.

"Jangan ditutup sayang" Alvaro menahan tangan Vanaya yang berusaha menutup bagian atasnya karena merasa malu

"Tapi aku malu Al" jawab Vanaya dengan wajah memerah

"Kau sangat indah sayang" bisik Alvaro dan menggigit pelan telinga Vanaya dan dengan perlahan dia menyingkirkan tangan Vanaya dari sana kemudian meng*lumnya dengan nafsu.

Berkali-kali Vanaya meracau karena merasa sesuatu seperti sengatan listrik ditubuhnya. Beberapa kali juga Vanaya mencapai puncaknya padahal Alvaro belum memasukinya.

Alvaro kembali mencium Vanaya dengan nafsu sambil mengarahkan miliknya yang sudah berdiri tegak sejak tadi untuk memasuki sarangnya.

"Aku masuk sayang! Rileks ya jangan tegang! Katakan kalau sakit ya" Alvaro berbisik

Vanaya hanya menganggukkan kepalanya dan membalas ciuman Alvaro

"Arkkkk" Vanaya memejamkan matanya dan menggigit bibirnya sendiri saat merasakan sesuatu dibawahnya

"Sakit sayang?" tanya Alvaro menghentikan aktivitasnya takut melukai istrinya

"Sedikit! Lanjutkan aja Al! Nanggung" jawab Vanaya

Alvaro mendorong miliknya lebih dalam lagi. Dan setelah beberapa kali mencoba akhirnya dia berhasil menerobos milik istrinya yang perawan.

"Aku bergerak ya sayang! Pelan-pelan nanti akan terasa nikmat" Alvaro memaju mundurkan miliknya

"Ah! Ah! Ah" Vanaya meracau menikmati milik Alvaro didalam sana

Setelah 2 jam lebih akhirnya Alvaro dan Vanaya mencapai puncak mereka masing-masing.

Mereka terkulai lemas karena menghabiskan waktu dengan aktivitas panas mereka. Bukan sekali, Alvaro masih saja menggempur istrinya malam itu sampai subuh. Dia benar-benar menyalurkan gairahnya yang tertahan.

Karena aktivitas mereka, saat ini mereka sampai kesiangan bangun. Vanaya yang merasa sakit dibagian bawahnya meringis menahan perih.

"Apa masih sakit sayang? Kalau belum bisa jalan aku gendong aja ya! Tunggu sebentar aku siapin air di bath up" Alvaro merasa kasihan melihat istrinya.

"Dasar suami mesum! Ini kan kelakuanmu Al sampai aku susah jalan" Vanaya menggerutu

"Iya maaf sayang! Abisnya enak sih" Alvaro menjawab enteng

"Ihhhh! Gimana dong mau jalan-jalan kalau kayak gini" Vanaya memukul dada suaminya

"Hari ini kita istirahat dulu ya" Alvaro menggendong istrinya ke dalam kamar mandi dan membantunya membersihkan diri

Benar saja seharian ini mereka berada dikamar hotel. Alvaro dan Vanaya menghabiskan waktu berdua dengan canda dan tawa sambil menikmati pemandangan indah kota Tokyo dari balkon kamar mereka.

1
Tralaaa
patah hatiku bacanya thor 💔 kenapa amber harus berhasil sih sama rencana jahatnya 😡
BeePoo: heheee 🤭
total 1 replies
Silvi Aulia
cie Vanya udah jadi nih 🥰
Silvi Aulia
cie Vanaya di beliin cincin 🤭
Silvi Aulia
dapat notifikasi langsung gercep melencur ke novel nya author 🤗
BeePoo
thank you kakak udah setia disini 🤗
Tralaaa
Up thor..aku nungguin mumpung cuti kerja
Tralaaa
rasakan tuh amber 😂😂 jahat sih
Tralaaa
Yeyyyy kabar bahagia 😍 Vanaya akhirnya hamidun
BeePoo: heheee 😍😍
total 1 replies
Silvi Aulia
semangat Thor 😍 aku suka karya novelnya nya author sama sekali gak ngebosenin.

maap.baru baca eps satu next aku bakalan baca lagi 🙏
BeePoo: Maaci kakak
total 1 replies
Rendi
lanjut
BeePoo: siap kakak..ditunggu ya
total 1 replies
Erna Misni
cerita e bagus
BeePoo: maaci kakak udah mampir
total 1 replies
NoonaCha
semangat author. ceritanya bagus bngett
BeePoo: maaci kakak 😍😍
total 1 replies
Harpena1
keren, lanjut lagi thor
BeePoo: siap kakak
total 1 replies
Tralaaa
aku kembali thor..btw itu si amber jangan bkin rusuh diacara pernikahan ya thor
BeePoo: Maaci sudah mampir
total 1 replies
ega cempluk
ya elaaaaah...pake jatuh segala Blazernya. thor..klo bikin cerita jgn dibikin lebay lah
BeePoo: Hehee..maaci sudah mampir
total 1 replies
Tralaaa
Suka alur romantis berharap happy ending 😍
BeePoo: Ikutin terus ya
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!